My Guardian Oppa Chapter 4

Gambar

Title  :: My Guardian Oppa   Chapter  4 ( 1 2 3 )

Script Writer  :: Muriza  (Follow > @Queen_yiFan93)

All Cast ::

*  Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

*  Cho Yaegi (OC > Kris’s Wife)

*  EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

*  Krystal Jung F (x)

*  EXO’s Real Manager (Im Seunghwan Jaehyuk Yongmin Minwook Yongjun)

CAMEO         ::  BB/GB  (you will  find in the FF)

Genre              ::  Romance, Comedy, Family,Sad,  Friendship,Kris Marriage Life

Rating             ::  PG 17

Length             ::  Chaptered

Disclaimer       ::  Typo Bertebaran ! This FF originally born from my absolute brain~ No Plagiat, Don’t plagiat, Don’t take it without my permission and don’t  do something same as like plagiat !!

I love my reader , I Love my Kris too *plaaaak😀

Read,Comment,Like .. jadikan itu budaya ya ~ Don’t be silent reader. oKAI 😀

Personal  Blog            : EXO & Prince WuFan

Fan Page Facebook   : Fan Fiction Exo Kris

***

Drrt Drtt .. ponsel yang tergeletak dimeja ruang TV Dorm EXO terus bergetar. Memberdeul sudah terlelap,wajar saja ini sudah pukul 1 malam. Tetapi ada seseorang yang masih terjaga, dia adalah Leader Suho.

 Suho membawa secangkir kopi hangat yang ia seduh sendiri dan kembali ke ruang TV.

Matanya tertuju ke arah ponsel tersebut ..’Kris Hyung?’ nama sipemanggil adalah ‘Duizang’. Ponsel tersebut adalah milik Lay. Ia sepertinya lupa mengambil ponselnya.

Suho meraih ponsel tersebut dan mengangkatnya ..

‘Hyung ada apa? Lay su~’

‘YiXing kau ke atas sekarang. Yaegi demamnya tinggi sekali. Sekalian kau bawakan plester demam.’ Bip

‘Eung?’ Suho termangu sejenak, ia sama sekali tidak mengerti apa yang Kris katakan, karena semuanya didalam bahasa mandarin dan begitu cepat.

Suho adalah namja yang berpikir tangkas, ‘Yaegi?’ Ia memutar otaknya, dan tak lama kemudian ia menaruh cepat cangkir kopi ditangannya dan keluar dari dorm dengan berlarian.

****

TING TONG  bell terus ditekan berulang kali.

CEKLEK ~

‘Kau?’ Kris tidak menyadari bahwa yang menerima telfon tadi adalah Suho.

‘Hyung, Yaegi~ssi kenapa eo?’ Suho langsung berhamburan ke dalam, ia berlari kecil mencari yang mana pintu kamar yang ia tuju.

Yaegi terjatuh tak sadarkan diri setelah sedikit berdebat dengan suaminya itu.

‘Hyung, demamnya tinggi sekali. Kita kerumah sakit saja..’ Suho memegang dahi Yaegi.

‘Sssh, jangan. Nanti manager Hyung akan tau. Aku sedang memanaskan air untuk mengompresnya.’ Kris masih terlihat sangat khawatir, ia bingung harus bagaimana.

Sedangkan Suho untuk pertama kalinya ia memasuki kamar yeoja yang sudah seperti sosok adik baginya.

Suho berjongkok disisi ranjang, ia menggenggam tangan  Yaegi..

‘Kau ada membawa plesternya?’ Kris datang dengan nampan berisi es batu,air hangat  dan handuk untuk mengompres.

Suho menggeleng .. ‘Aku tidak mengerti apa yang kau ucapkan Hyung’

‘Eo, menyingkirlah. Aku mau mengompresnya’ Kris menyuruh Suho untuk berpindah tempat.

Ia mulai mengisi sebuah kain dengan es batu, lalu menekan-nekankan pada dahi Yaegi.

‘Hyung, dia sedang hamil. Kita kerumah sakit saja..’ Suho merasa tidak yakin dengan pengobatan alternatif itu.

‘Dia akan baik-baik saja. Yaegi tidak suka rumah sakit Suho~a..’ Yaegi pernah mengatakan pada Kris tentang hal itu.

Suho memilih untuk diam dan duduk dikursi rias.. hatinya masih bergejolak.

Selang satu jam kemudian, jam menunjukkan pukul 2 pagi..

Suho yang sempat tertidur dimeja rias, tiba-tiba terbangun dan memperhatikan sekitar ..

Ia melihat Kris juga ikut tertidur di atas ranjang tepat disamping Yaegi. Suho berjalan mendekat, hendak menarik selimut untuk keduanya tetapi ..

‘Aigo esnya mencair..’ Suho melihat kain yang Kris taruh sebelumnya mulai mencair,mungkin Kris ketiduran dan lupa untuk menggantinya.

Suho kembali mengulangi apa yang Kris lakukan, hingga matanya terlihat tak sanggup untuk terbuka lagi. Tetapi, Suho terus menjaga dan mengganti handuk kompresan Yaegi. Suho juga mengecek suhu tubuh Yaegi dengan termometer yang ada dimeja sisi tempat tidur.

Tiba-tiba ..’Eunngg…’ Yaegi memberikan respon.

Ia mulai membuka matanya perlahan  dan melihat sekitar dengan pandangan yang masih terasa buram..

‘Yaegi~ssi..’ Suho berbisik pelan.

‘Sssh..’

‘Yaegi~ssi gwenchana?’ Suho memegang dahi Yaegi.

‘Suho~ssi.. kau kenapa disini? ‘ terdengar jelas suara parau yeoja itu.

‘Aih kau jangan bangun dulu. Tidurlah ..’ Suho menahan tubuh Yaegi yang hendak bangun.

Yaegi menoleh ke samping kanannya, wajah Kris memang hanya beberapa inci darinya..

‘Dia kelalahan karena menjagamu..’ Suho menjawab tatapan Yaegi.

‘Sssh, kepala ku tadi pusing sekali.’ Yaegi tetap memaksakan diri untuk bangun.

‘Kau mau kemana?’ Suho masih khawatir.

Yaegi menoleh ke arah Kris perlahan, mengusap rambutnya pelan.. lalu mengecup kening namja itu dan menarik selimutnya.

‘Suho~ssi kajja ‘ Yaegi menarik tangan Suho keluar kamar.

Kini mereka berada ditaman apartement Yaegi..

‘Yaegi~ssi kau pakai ini..’ entah darimana Suho mendapatkan cardigan tersebut, yang pasti itu untuk menutupi tubuh Yaegi.

‘Suho~ssi anjo..’ Yaegi menyuruh Suho duduk disampingnya.

‘Eo’ Suho menurut saja.

Yaegi perlahan merebahkan kepalanya, meluruskan badannya.. ternyata ia membaringkan badan dengan kepala yang bertumpu pada pangkuan Suho.

‘Yaegi~ssi ..’ Suho tak percaya.

‘Biarkan seperti ini sebentar saja.’ Yaegi memejamkan matanya.

Suho memilih untuk diam, ia sedikit merasa kikuk kali ini ..

Hingga .. ‘Suho~ssi..’ Yaegi memanggil namanya.

‘Waeyo?’

‘Joon pernah tidur dipangkuan ku sebelum dia pergi ..’

‘Ne..’ Suho hanya mengangguk, perasaannya seperti bergemuruh.

‘Suho~ssi kau satu-satunya setelah Joon pergi..’ Yaegi memiringkan badannya.

‘Ma ma maksudmu?’ Suho kali ini tidak mengerti.

‘Kau Oppa ku. Cho?’ Yaegi tersenyum tipis.

‘Eo, tentu saja.’ Suho bisa bernafas lega sekarang.

‘Suho~ssi.. tadi  Joon datang didalam mimpiku. Dia tampan sekali, dia membawakan ku boneka salju yang sangat besar..’ Yaegi mulai bercerita.

‘Apa kau mengambilnya?’

‘Anyo. Kata  Joon itu untuk putriku.. ‘

‘Jinjjayo? Woahh itu artinya anak mu perempuan Yaegi~ssi ..’ Suho memperdiksikan.

Museowo (aku takut)’ suara Yaegi terdengar lirih ..

‘Waeyo?’

‘Aku takut jika putriku akan pergi bersama Joon..’

‘Maksudmu?’

Yaegi tak bergeming ..

‘Yaegi~ssi..’ Suho memberanikan diri untuk membelai rambut Yaegi.

‘Kau bertemgkar dengan Kris Hyung?’

‘Hmm. Sedikit.’ Yaegi mengangguk.

‘Karena Krystal?’

‘Anyo. Aku tidak mempermasalahkan itu, hanya saja aku ingin kepekaannya sebagai seorang Appa.’ Yaegi berkata tenang.

‘Percayalah, Kris Hyung bisa kau andalkan. Dia namja yang baik.’ Suho lagi-lagi mengulang kalimat yang sama.

Yaegi  kini memilih untuk bangkit dan kembali duduk.

‘Suho~ssi ..’

‘Dia suami mu. Keburukannya ataupun sejenis itu,kau juga harus bisa menerimannya. Bukankah pernikahan itu sakral? Kemanapun ia melangkah dan dikelilingi banyak yeoja, tapi percayalah  hanya kau yeoja yang mampu merenggut hatinya.’ Suho meyakinkan Yaegi.

‘Suho~ssi waeyo? Kenapa kau tidak pernah menyadari bahwa aku pernah menyukai mu?’

Suho menyunggingkan senyuma malaikatnya .. ‘arayo.’

‘Mwo?’ Yaegi tak percaya.

‘Aku tau kau menyukai ku. Anya aku tau kau berharap aku akan mendekati  mu setelah kau berpisah dengan Kyuhyun Hyung, anyitji?’ Suho berkata tenang.

‘Hmm’ Yaegi mengangguk.

‘Lalu aku  akan menjadi pelarian mu. begitu?’ Suho masih tersenyum .

‘Yee?’ Yaegi terhentak dengan pertanyaan Suho.

‘Aku bisa saja dulu mendekati mu setelah Kyuhyun Hyung. Aku bisa saja berperan sebagai guardian mu ketika Kyu Hyung menyakiti mu.. tapi bukan itu yang ku inginkan.’

‘Maksudmu Suho~ssi?’

‘Kau yeoja yang baik, kau juga harus mendapatkan kebahagiaan yang baik. Ketika aku tau bahwa  Sehun,Lay dan Kris Hyung mempunyai rasa pada mu.. aku mencegahnya.’

‘Suho~ssi..’ Yaegi tercengang, ternyata Suho mengetahui semuanya.

‘Aku mencegah Sehun dan Lay untuk mendekatimu. Tetapi tidak untuk Kris Hyung. Aku juga tidak  tahu apa alasan ku membiarkan Kris Hyung mendekati mu… tetapi semuanya sekarang sudah terbukti. Dia namja yang telah dipersiapkan Tuhan untuk menggantikan Kyu Hyung dihatimu.’ JEBLEB~

Hati Yaegi terasa tersentuh dengan semua apa yang dikatakan oleh Suho. Jika biasanya Yaegi yang mampun mengalirkan energi positif ke orang lain.. tetapi Suho lebih kuat darinya.

‘Suho~ssi..’ mata Yaegi berkaca-kaca.

‘Jangan pernah menyakitinya. Jangan pernah menyakiti Hyung ku. Ataupun menganggapnya tidak baik  hanya karena kesalahan yang ia lakukan diluar kesadaraannya.  Kris Hyung hanya memiliki dua wanita dihatinya, kau dan Ibunya. Apapun keburukannya terimalah. Dia suami yang baik. Bukankah cinta itu diikat oleh tali pernikahan untuk saling melengkapi? Kau mengerti sekarang?’ Suho mengusap pelan pipi Yaegi.

‘Hmm’ Yaegi mengangguk, seraya menghapus air matanya yang mulai turun.

‘Tidak perlu cemburu pada  Krystal, Jung Sister atau siapapun itu. Tapi kau bersiap-siaplah untuk cemburu jika putri mu akan lebih cantik dari mu. dan Kris Hyung akan lebih memperhatikannya..’ Suho tersenyum hingga gigi taringnya terlihat.

‘Bagaimana kau bisa mengetahuinya?’ Yaegi lupa dengan perkataannya yang sebelumnya.

‘Bukankah Joon yang mengatakan langsung padamu? Dua putri yang cantik. Princess WuFan.. geureyo?’ Suho menyolek hidung mancung yeoja itu.

‘Aku mau namja, aku mau mereka sepasang’ Yaegi menggeleng.

‘Jika aku jadi kau, aku akan memohon pada Tuhan agar aku dan aegy ku selamat lalu bisa menjadi keluarga kecil yang bahagia..’

‘Eo, kau benar..’ Yaegi tersipu malu.

‘Cha~ kajja masuk. Bahkan ini sudah menjelang pagi..’ raut wajah Suho terlihat lelah.

‘Eo Suho Oppa..’ Yaegi memanggilnya dengan sebutan itu untuk pertama kalinya.

Suho tersenyum lebar mendengar panggilan itu ..

Mereka masuk kedalam tetapi hanya sampai dipintu kamar saja..

‘Istirahatlah. Jangan sampai Kris Hyung terbangun, dia sangat lelah hari ini. Tadi dia harus rekaman ulang berkali-kali’ Suho berbisik.

‘Geure. Eoh kau?’ Yaegi melihat kaki Suho.

Suho tersenyum bodoh ..’Tadi aku buru-buru kemari setelah Kris Hyung menelfon ke ponsel Lay. Aku tidak tau apa yang ia katakan, tetapi ada namamu’

‘gomawo’ Yaegi masih menahan senyumnya.

‘Geure, chalja ~’ Suho melangkah keluar dari apartement kembali ke Dorm dengan tidak memakai sandal, ia benar-benar tergesa-gesa berlari demi untuk mengetahui apa yang terjadi pada Yaegi.

#FLASHBACK  SMEnt 2010

Kyuhyun berjalan menyusuri koridor lantai 3 SM, ia menuju kesebuah ruang latihan dimana semua trainee sedang latihan .

‘Joon Myeonnie ~ ‘ Kyuhyun berteriak melambaikan tangannya.

‘Eoh Hyung ..’ salah satu trainee berlari ke arahnya.

‘Mana myun?’ Kyuhyun bertanya pada namja yang lebih muda 6 tahun darinya.

‘Sebentar,dia belum selesai.’Namja yang bernama lengkap Kim Jong In menunjuk dengan jempolnya.

‘Aigo sebentar lagi akan debut cho? Chukkae ~’ Kyuhyun menepuk-nepuk pundak Jong In.

‘Hyung..’ namja yang dimaksud akhirnya datang menghampiri.

Kyuhyun ,Suho dan Kai sudah lebih dulu akrab satu sama lain,ketika dua hoobaenya itu belum didebutkan sebagai EXO.

‘Sudah selesai? Kajja ikut aku..’ Kyuhyun menarik tangan Suho.

‘Ehh mau kemana? Nanti aku dimarahi’ Suho menahan langkahnya.

‘Yeoja yang aku ceritakan padamu. Hari ini aku meminta Ahjumma untuk meminta yeoja itu yang mengantar pakaian gantiku. Nanti kau akan melihatnya. ‘ Kyuhyun sangat bersemangat,karena ia ingin mengenalkan sosok yeoja yang sedang dekat dengannya pada Suho.

‘Aih Hyung, aku juga mau melihatnya. Ah semoga saja yeoja yang kau taksir itu juga akan kemari. ‘ Kai memalingkan wajah ke Suho.

‘Ssstt  jangan besar-besar.. jika didengar oleh Trainee yang lain, habislah kita’ Suho menarik lengan Kai untuk mendekat.

‘Aigo kenapa tidak pernah mengatakannya?’ Kyuhyun semakin bersemangat, mereka tampak asik didepan pintu.

Hingga.. Cho Kyuhyun~ssi..

Kai Suho dan Kyuhyun menoleh ke arah suara itu ..

DEG ~ hati Suho bergemuruh .. Apakah yeoja itu yang dimaksud oleh sunbae dihadapannya ini..

‘Hyung, benarkah itu yeoja yang kau maksud?’ Kai berbisik pada Kyuhyun.

‘Eo. chamkamman ..’ Kyuhyun mengangguk dan segera menghampiri yeoja yang bernama Cho Yaegi itu dan mengambil barang yang dibawakan oleh Yaegi untuknya.

‘Woahh aku tidak menyangka, Kyu Hyung menyukai anak pesuruh dormnya sendiri. Dia cantik Hyung..’ Kai masih melihat ke arah Kyu & Yaegi.

‘Hyung, mana yeoja yang kau bilang itu? Kalahkan Kyu Hyung.. Kekeke’ Kai menyikut siku Suho.

Suho masih tertegun kaku menatap mereka yang disana..

‘Hyung.!’

‘Ehh? Mwo? Kau bilang apa barusan?’ Suho terhentak dengan teriakan Kai yang tertahan.

‘Mana yeoja yang kau ceritakan itu. Kapan kau akan mengajaknya berkenalan? ‘ Kai masih menuntut.

‘Tidak ada. Aku hanya bercanda saja waktu itu padamu.’ Suho tersenyum, dan berjalan menuju ruang ganti Trainee.

Ia melewati Kyuhyun dan Yaegi ..

‘Myun.. ini Cho Yaegi..’ Kyuhyun mengenalkan yeoja itu pada Suho.

‘Eeeh? Memangnya ada apa dengan ku? Eo kau yang selalu dihalte itu cho?’  Yaegi langsung bisa mengenali Suho.

Ternyata selama ini mereka sering berdiri menunggu bis dihalte yang sama. Suho akan pulang dengan bis sehabis latihan diSM, dan Yaegi akan selalu menunggu bis sehabis les tambahan di Sekolahnya.

‘Kau mengenalnya?’ Kyuhyun semakin berbinar.

‘Eum. Kami sering bertemu.  Kim Joon Myeon imnida..’ Suho  menundukkan kepalanya.

‘Ye, Cho Yaegi imnida..’ Yaegi ikut menundukkan badannya.

‘Geure, itu bagus. Kai kemari..’ Kyuhyun ikut memnaggil Kai yang masih berdiri bodoh didepan pintu.

‘Ah Hyung, aku ganti baju dulu. Sebentar lagi akan latihan lagi, aku gerah sekali’ Suho mengibaskan bajunya.

‘Geure. Nanti malam ku jemput kau OK?’ Kyuhyun menepuk pundak Suho dan Suho pun berlalu.

Perasaan ini tidak boleh berkembang sesuai keinginanku. Karena disana ada sosok yang telah ku anggap Hyung ku yang lebih membutuhkan mu disisinya. Terhitung dari hari ini,kau tidak kunyatakan lagi sebagai cinta pertama ku. Terhitung dari hari ini kita akan menjadi saudara,bahkan ketika kalian berpisah kelak.. aku tidak akan mendekati mu karena Hyung ku pernah mengisi hatimu. Hari yang akan selalu ku ingat, nama mu Cho Yaegi ^_^-

#FLASHBACKEND

Yaegi kembali masuk kedalam kamarnya tetapi ..

‘Kris~a..’ Yaegi terkejut melihat sosok Kris yang terduduk dimeja belajar seraya memainkan ponsel miliknya. Kris terbangun dan mengetahui bahwa Yaegi keluar bersama Suho, tetapi ia masih menerima akan hal itu .. ia tidak ingin memperburuk keadaaan dengan kondisi Yaegi yang masih seperti sekarang.

Kris menoleh ..’ Dia sudah pulang?’

Yaegi justru tidak menjawab itu, ia perlahan berjalan mendekati suaminya dan menatapnya dari dekat.. ternyata ia benar, ada sesuatu yang aneh..

Yaegi menangkup wajah Kris dengan kedua tangannya ..’Kau kenapa?’

‘Aku memang seperti ini jika terbangun ketika sedang tidur.’ Kris bangun dan berjalan ke atas ranjang, sseperti ada sesuatu yang ia hindari.

‘Kau menangis?’ pertanyaan itu meluncur begitu saja dari mulut Yaegi.

‘Anya. Sudah ayo tidur lagi. ‘ Kris menghindari kontak mata dengan istrinya itu, ia kembali berbaring dan menarik selimut.

Yaegi membuka sandal yang ia kenakan dan ikut naik ke tempat tidur.

‘Kris~a..’ Yaegi memberanikan dirinya.

‘Hmm..’ Kris yang membelakangi Yaegi hanya mendeham.

‘Mianhae..’ Yaegi berbicara dengan menahan gengsinya.

‘Arasseo. Sudah ayo tidur.’  Kris masih tidak berbalik.

‘Kris~a aku sedang bicara..’

Kris reflek berbalik dan bangun.. mereka duduk saling berhadapan.

‘Yaegi~a apa diagnosa itu benar?’

‘Eum’ Yaegi mengangguk lemah.

‘Mwo? Anya, kita coba periksa lagi saja eo?’ Kris tiba-tiba memeluk erat tubuh gadis itu.

‘Kris~a kau kenapa? Hgggh.. nafasku..’ Yaegi menolak tubuh Kris pelan.

‘Dokter itu tidak salah?’ raut wajah Kris terlihat shock berat.

‘Waeyo? Jika tidak mau juga tidak apa-apa. Kau ini kenapa jadi seperti itu.’ Yaegi menepis tangan Kris yang ada dibahunya.

‘Maksudmu?’

‘Kita harus melakukan itu secara rutin.’ Yaegi berkata pelan, ia masih terlalu malu untuk mengungkapkannya.

‘Ternyata dia belum melihat kertas lab itu..’ Kris membatin. Ternyata ada kesalah pahaman diantara mereka berdua. Kris mengetahui sesuatu hal yang lain selain anjuran hubungan suami istri yang seperti Yaegi maksud.

‘Kris~a..’ Yaegi menarik pelan baju kaos Kris.

‘Hmm wae?’ Kris tersadar dari lamunan sesaat nya.

‘Eotteokhae?’ raut wajah Yaegi terlihat susah.

Kris menyunginggkan senyum terbaiknya ..’Kita cari cara lain saja. hmm?’

DEG ~ jantung Yaegi kembali berhenti berdetak..

‘Omo apa-apaan ini, dia tidak seperti biasanya. Kali ini aku tidak mau mempercayai apa yang Suho~ssi katakan. Kris apa kau mulai menyukai yeoja lain, Kris apa kau mulai tidak menyukai ku ..’ Yaegi bergelut dengan perasaannya.

‘Nyonya Wu?’  Kris melambaik-lambaikan tangannya didepan wajah Yaegi yang sedari tadi mematung.

‘Eoh?’ Yaegi tersadar.

‘Ayo kita tidur. Besok aku harus latihan pagi hari..’ Kris hendak kembali berbaring.. tetapi..

Tangan Yaegi menahannya dengan menarik bajunya perlahan..

‘Waeyo?’ Kris terlihat heran.

Haebwa (lakukanlah) ..’ Suara Yaegi sangat kecil dan terdengar pelan..

‘Eung?’ Kris mendekatkan telinganya ke arah suara Yaegi, ia masih tidak mengerti apa yang Yaegi katakan.

‘Haebwa..’ Yaegi mengulanginya..

‘Anya. Aku sama sekali tidak marah karena hal itu. Sudah ayo tidur..’ Kris merasa bahwa Yaegi lagi-lagi mau melakukannya karena berasumsi bahwa  dirinya marah.

‘Kris~a aku istri mu..’ Yaegi mengatakan itu dengan susah payah.

‘Eung? Lalu?’ Kris memastikan perlahan.

‘Sudah ayo kita lakukan sekarang. Kenapa kau banyak sekali tanya ! ‘ Yaegi berteriak tertahan..

Kris masih hening tak bergeming.. ia masih menatap Yaegi ..

‘Ke ke na pa kenapa menatap ku seperti itu?’ Yaegi kini menjadi takut sendirinya.

Kris perlahan menarik tangan Yaegi dan mendekatkan wajahnya.. dekat dan semakin dekat, hingga sampai tepat ditelinga Yaegi .. ‘Wanna do tonight?’

Yaegi memejamkan matanya dan menelan salivanya dengan sekuat tenaganya lalu mengangguk pelan ‘Hmm’

‘Are you sure baby?’

Kali ini Yaegi tak menjawab  atau memberi respon sekalipun, ia sudah terlalu takut ..

‘Geure’ Kris melanjutkan kalimatnya dengan sendirinya dan ..

ToBeCo

Bagian yang begituan ga perlu ya?😀

Mian telat ngeupdate, author sedang waktunya Final dikampus.. dan sedikit ada kegiatan lainnya. Mian *bow

Ah ne, di chap ini apa chingudeul berhasil menangkap sesuatu? *nyamuk kalee -_-

Maksud author gini loh *bolot😀 * ngerti ga sih apa yang author kemas dichap ini?

Ah iya, buat segala sesuatu tentang kehamilan dan lain lain itu, ambil ilmunya saja ya, jangan ambil yadongnya dan author juga sama sekali tidak bermaksud mengajak readerdeul semua untuk yadong berjamaah *pllaaak

See u soon in the next ^o^

 

 

 

85 thoughts on “My Guardian Oppa Chapter 4

  1. haa…nggak nyangka trnyata yg suho maksud adalah yaegi…hoalah jadi berhabe nih…tapi suho emg baik banget yah ampe berkorban gitu…kayaknya lebih sedihan suho dibanding lay ama sehun…hemm…
    Itu kenapa diagnosa dokter apa yaegi nggak bisa punya anak lagi kah stelah di ngelahirin nanti chingu? Penasaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s