Don’t Lie, Get Love,& Be My Last Chapter 4

Gambar

Title  :: Don’t Lie, Get Love,& Be My Last  Chapter 4 ( 1 2 3 )

Script Writer  :: Muriza  (Follow > @Queen_yiFan93)

All Cast ::

*  Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

*  Cho Yaegi (OC > Kris’s Wife)

*  Kim Nana (OC)

* Park Soo Rim (OC)

* Cho Kyuhyun (SJ)

* EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin) 

*  EXO’s Real Manager (Im Seunghwan Jaehyuk Yongmin Minwook Yongjun)

CAMEO       ::  BB/GB  (you will  find in the FF)

Genre          ::  Romance, Comedy, Family,Friendship,Kris Marriage Life

Rating                   ::  PG 17

Length         ::  Chaptered

Disclaimer   ::  Typo Bertebaran ! This FF originally born from my absolute brain~ No Plagiat, Don’t plagiat, Don’t take it without my permission and don’t  do something same as like plagiat !!

I love my reader , I Love my Kris too *plaaaak😀

Read,Comment,Like .. jadikan itu budaya ya ~ Don’t be silent reader. oKAI 😀

Personal  Blog            : EXO & Prince WuFan

Fan Page Facebook      : Fan Fiction Exo Kris

****

#FLASHBACK

Memberdeul baru saja tiba diDorm sepulang dari Dream Concert. Mereka segera berbenah dan pergi ke atas kasur yang empuk dan mulai bermimpi. Kecuali Kai,Suho,Luhan dan Kris.

Luhan pergi menemui Nana, sedangkan Kris sudah langsung naik ke lantai 20.

Kai yang tadinya bertengkar dengan D.o, ia memilih untuk tidur dikamar Suho malam ini, dan Suho tidak keberatan.

Kini mereka tinggal berdua diruang TV, Kai sedari tadi terus memainkan PSP nya. Sementara Suho mengganti berulang kali acara TV yang hendak ia tonton, dan hingga ia teringat akan sesuatu..

‘Astaga Kai. Aku lupa ..’ Suho menepuk jidadnya.

Kai yang meilhat itu menghentikan aktifitasnya ‘Mwoe (Apa)?’

‘Kyuhyun Hyung..’ Suho buru-buru mengecek ponselnya dan ternyata benar..

‘From : Kyuhyun Hyung~

Eodi? Setelah acara selesai,segera kemari. Nanti aku yang akan mengantar pulang. Malam ini aku akan mengenalkannya ^_^’

Suho termangu sejenak .. ‘Kai, bagaimana ini? Aku sungguh merasa tidak enak.’

Kai ikut mengecek ponselnya ‘Omo Hyung. Kyu Hyung berkali-kali menelfonku.’

‘Kau juga diajak?’

‘Eodi? Anya, kemarin ketika bertemu dikantor Kyu Hyung bilang star craft premium sudah rilis. Dari pada membelinya, lebih baik aku minta aplikasinya saja. kekeke’ Kai memang sering bertukar game dengan Kyuhyun. Mereka gamers.

‘Etteokhae jigeum? (jadi bagaimana sekarang)’ Suho melirik jam dinding.

‘Eoh pinjam mobil Kris Hyung.’ Kai mengangkat telunjuknya.

‘Kris Hyung di atas.’

‘Aih sudah, ia pasti menaruh kunci mobilnya di atas meja kamar.’ Kai beranjak menuju kamar.

Dan mereka pun pergi menuju kediaman yang dimaksud.

Selang beberapa saat, Kai dan Suho tiba  di rumah Kyuhyun.

‘Aih Hyung, ramai tidak? Aku malas sekali jika banyak tamu’ Kai masih tidak membuka sitbeltnya.

‘Ini hanya makan malam biasa, dia hanya ingin mengenalkan yeojachingunya’ Suho mematikan mesin mobil dan mulai mmebuka sitbelt yang melilitnya.

‘Mwo? YeojaChingu? Aigo Kyuhyun Hyung, akhirnya.’ Kai bernafas lega dan ikut membuka sabuk pengaman.

‘Eoh, itu Kyu Hyung..’

‘Hey kau kemari !’ terdengar suara Kyuhyun yang memanggil mereka dari jarak yang hanya beberapa meter.

‘Kajja Hyung~ Kai yang paling bersemangat.  Ia berlari kecil ke arah Kyuhyun yang tengah menggandeng tangan seorang yeoja.

Langkah  Kai terseret terhenti setelah mendekat dan dapat melihat dengan jelas sosok yeoja disamping Kyuhyun.

DEG ! sorot mata yeoja itu pun sontak kian memanas menatap Kai dan seseorang yang masih berjalan perlahan mendekat.

‘Kka kkau ..’Kai sama sekali tidak percaya dengan semua ini.

TAP ~ tangan Suho menepuk pundak Kai dari belakang.

‘Kenapa tidak menungguku.’ Suho masih bisa tersenyum, mungkin dia belum melihat  sosok dihadapannya itu.

‘H hy hyung..’ Kai masih tergagap, ia yakin Suho pasti akan lebih shock dibanding dirinya.

‘Yak kenapa lama sekali? Makanan sudah habis. Aigo sibuk sekali’ Kyuhyun menyambar dengan meninju pelan bahu kedua hoobaenya itu.

‘Eoh Hyung mianhae na jinjja mollasseo (aku benar-benar lupa). Kami baru saja pulang, dan makan diluar’ DEG ~ lagi-lagi Kai kali ini tercengang dengan sikap Suho.

‘Hyung.’ Kai menyikut siku Suho.

‘Aih  kau ini kenapa? Hyung, dia minta aplikasi game.’ Suho masih bersikap biasa saja. Hal yang sangat mustahil jika ia tidak mengenali sosok Soorim yeojachingunya yang saat ini berdiri bergandengan dengan Kyuhyun.

Mata dan raut wajah Soorim kian berubah setelah melihat Kai dan Suho, ia perlahan melepaskan genggaman Kyuhyun.

‘Eoh tunggu sebentar lagi bagaimana? aku mau mengantarkannya pulang. Ah ne Soo~a kenalkan ini Suho dan ini Kai.. mereka member Grup EXO kau tau?’ Kyuhyun sama sekali tak tau menau soal Suho dan Soorim.

‘Ahh yyye ye..’ Soo Rim tergagap.

‘Suho imnida..’ Suho menjabat tangan Soorim dan membungkuk sopan layaknya menghargai pasangan sunbaenya.

‘Kk Kk Kai imnida..’ Kai akhirnya mengikuti bahasa tubuh Suho.

‘Park Soorim Imnida..’ Soorim juga mengikuti alur yang diciptakan dua makhluk EXO planet itu.

‘Geure, tunggulah dikamar.’ Kyuhyun bergegas pergi mengantar Soorim.

‘Ah Kyu, tidak usah. Aku aku bisa pulang naik bis..’ suara Soorim menginterupsi,dan matanya telihat melirik Suho perlahan.

‘Waeyo? Andwae kau tidak boleh pulang sendirian,’

‘Mmm, Kyu Hyung benar. Yeoja tidak baik jika pulang sendirian.’ Suho ikut menambahkan.

DEG~ ‘Myunnie kau.. apa ini sungguhan dirimu?’ Batin Soorim berkelut.

‘Kau dengar? Guardian angel saja mengatakan demikian.’ Kyuhyun memakai nickname Suho.

‘Hahaha.’ Suho justru kini tertawa renyah, dan serenyah hatinya saat ini.

‘Ah ne aku sampai lupa. Soo~a apa kau tidak mengenal mereka? Kris suami Yaegi juga dari Grup yang sama dengan mereka’ Kyuhyun mengingat bahwa mereka  saling berkaitan.

Soorim hanya tersenyum kaku. Begitu juga dengan Kai.

‘Hyung, palli. Setelah ini kami akan segera pulang, itu mobil Kris Hyung’ lagi-lagi Suho berakting.

‘Jadi bagaimana? Soo~a, kau tunggu disini sebentar eoh? Aku masuk sebentar mengambil PSP ku. Kai ikut aku.’ Kyuhyun memutuskan untuk memberikan apa yang Kai perlukan terlebih dahulu.

‘Ne.’ Soorim mengangguk singkat.

‘Kau tidak masuk lagi?’  Kyuhyun menatap Suho.

‘Anya Hyung, lagi pula ini sudah malam. Kai cepat ne.’ Suho menolak pelan dan duduk dibangku yang ada ditepi kolam ikan yang terdapat dihalaman rumah Kyuhyun.

Sedangkan Soorim masih berdiri membeku  menundukkan kepalanya.

Suho mengeluarkan ponselnya dan mengotak atik benda tersebut.

Tak ada sepatah katapun yang mereka ucapkan.

Hingga ..’ Myunnie..’

‘Eoh Hyung naya.. mobil mu ku pinjam sebentar ne?’ ternyata diwaktu yang bersamaan Suho sedang menelfon Kris, entah hanya triknya saja ataukah sungguhan, yang jelas Soorim dapat merasakan hawa dingin dari diri Suho saat ini.

‘Ne Hyung, ne ..’ Bip. Suho hanya melakukan percakapan singkat. Kini ia kembali menatap layar ponselnya dan lalu beralih pada Soorim.

‘Park Soorim~ssi kau barusan mau mengatakan apa?’ DEG ~ darah Soorim berdesir pelan.. ia semakin tak percaya bahwa itu adalah Suho yang ia kenal.

‘Myunnie a a aku..’

‘Nama ku Suho Nona Park. ‘ Suho menjawab sopan dengan seulas senyumannya.

Mata Soorim kian memanas, kini bulir-bulir hangat satu persatu menetes membasahi pipinya.

‘Uri kkeunnesseo (kita selesai)’ Suho menambahkan dengan aura malaikatnya, kepribadiannya sungguh sangat tenang meskipun sesak didada terus membuncah.

Tangisan Soorim semakin menjadi, kini ia menutup mulutnya agar rintihannya tak terdengar. Semakin lama ia semakin tak dapat menahannya dan memilih untuk pergi tanpa sepengtahuan Kyuhyun, ia berlari menjauh dari kediaman Kyuhyun.

Suho yang melihat itu hanya menatap sesaat dan kembali fokus pada layar ponselnya.

#FLASHBACKEND

Hening.. selama dalam perjalanan menuju Dorm Kai dan Suho saling diam satu sama lain. Kai terus terusan menatap Suho yang sedang menyetir.

‘Hyung..’

‘Hmm. Waeyo Kai? Kau lapar? Perlu kita membeli sesuatu eoh?’ Suho merespon seperti biasanya.

‘Hyung neo gwenchana?’ Kai merasa Suho sedang tidak baik baik saja saat ini, meskipun ia tahu bahwa Suho akan mengatakan yang sebaliknya.

Suho tersenyum simpul menatap fokus jalanan didepannya.. ‘Memangnya aku kenapa Kai? ‘

‘Keuge, ta tadi ..’ Kai menunjuk arah belakang dengan telunjuknya, ia kini sungguh seperti bocah bodoh -_-

‘Itu bukan masalah. Bukankah semua namja pernah merasakan hal seperti itu hmm?’

‘Eoh ye Hyung’ Kai mengangguk singkat, walaupun ia tak tau apa maksud ucapan Suho.

Suho menambah laju kecepatannya agar segera tiba didorm segera dapat memejamkan mata untuk menghapus semua memori di hari ini.

***

Keesokan harinya.

Yaegi’s Apartement.

‘Kris~a ireonna.. ‘ Yaegi membuka selimut Kris agar ia terbangun.

‘Eunngg..’ Kris merenggangkan tubuhnya dan menarik nafas perlahan.

‘Palli. Apa kau tidak latihan pagi ini?’ Yaegi menggeser habis selimut yang menutupi badan Kris.

‘Ini sudah jam berapa Yaegi~a?’ Kris hari ini tidak amnesia.

‘Pukul 6. Bangunlah, lalu mandi. Aku akan membuat sarapan dulu.’ Yaegi hendak berbalik pergi.

Tetapi tangan Kris menahan langkahnya.. ‘Nyonya Wu..’

Yaegi kembali menoleh ‘Waeyo?’

‘Morning Kiss. Kissseu ..’ Kris perlahan bangun dan duduk sembari menunjuk nunjuk bagian bibirnya.

‘Aih kau ini. Tidak mau, kau belum membasuh wajah mu.’

‘Sekali saja. palli .. Ah palli’ Kris kembali berulah layaknya balita.

‘Chu~ sudah bangunlah.’ Yaegi akhirnya mengecupnya dengan sedikit keterpaksaan.

Mata Kris kini bisa terbuka lebar dan tersenyum. ‘Cho Yaegi Xie Xie..’

‘Eum.’ Yaegi hanya mendeham dan berjalan meninggalkan kamar.

Beberapa saat kemudian.

‘Omo~ aish kau mengejutkanku’ Yaegi sedikit shock ketika tiba-tiba tangan Kris melingkar dari belakang ditubuhnya.

‘Mian..’ Kris menaruh dagunya dibahu Yaegi yang tampak sedang membuat sesuatu.

Yaegi mencium bau yang ganjal dari aroma tubuh Kris.. ‘Kris kau pakai sabun apa? Kenapa wanginya seperti punya ku?’

‘Memang punya mu. Gel mandi ku sudah habis yang dikamar mandi, tidak mungkin aku mengambilnya didorm.’ Kris masih bersandar manja di bahu Yaegi.

‘Eyyyh itu khusus yeoja, kenapa kau memakainya?’ Kini Yaegi membalikkan badannya agar bisa berhadapan dengan Kris.

‘Memangnya kenapa? tidak ada bedanya. Gel mandiku juga bisa dipakai untuk yeoja’ Kris menjawab santai.

‘Terserah apa katamu.’ Yaegi kembali melanjutkan aktifitasnya, kali ini ia sedang membuat susu untuk dirinya dan Kris.

‘Yaegi~a..’

‘Hmm.’

‘Sabun mandi mu ganti dengan yang lain saja.’

‘Eoh? Memangnya kenapa?’ Yaegi menoleh kesamping melihat Kris sekilas.

‘Terlalu mahal. Lagipula ukurannya kecil sekali.’ Kris berkata ragu.

‘Aku sudah lama memakainya. Tidak mau, aku tidak mau menggantinya.’

‘Tapi Yaegi~a.. ‘

‘Aku bisa menggunakan tabungan ku. Kau tidak perlu khawatir tentang itu. ‘ Yaegi tau apa maksud pembicaraan Kris.

‘Eo.’ Kris menjawab singkat, ada rasa kecewa yang terlintas dibenaknya. Ia baru menyadari bahwa yeoja yang ada dipelukannya itu adalah pewaris tunggal dari sebuah perusahaan ternama.

‘Kau kenapa?’ Yaegi memastikan kenapa Kris tiba-tiba telihat berbeda.

‘Mianhae.’

‘Eeeh?’ Yaegi membulatkan matanya tak percaya apa yang ia dengar.

‘Eo aku minta maaf. Aku bukan suami yang bisa memberikan semuanya untukmu, membelikan mu ini itu. Aku sedang berusaha untuk tidak bergantung pada Ibuku.’ Kris mengatakan perkata.

Yaegi menatap Kris intens, tepat ditengah manik matanya.

‘Aku .. aku ..’

‘Mwol ? kau kenapa? ‘ Yaegi menantikan kalimat selanjutnya..

‘Aku bahkan belum pernah memberimu apapun setelah pernikahan kita. Apa aku terlihat menyedihkan?’ raut wajah Kris terlihat polos.

Yaegi justru menyunggingkan senyumannya. ‘Mmm, menyedihkan. Bahkan sangat menyedihkan’

Hati Kris mencelos setelah mendengar tanggapan dari istrinya itu, ia tertunduk dan mencoba melihat ke arah lain. Kris tidak berani untuk menatap Yaegi yang terus menatapnya.

Yaegi menangkup wajah Kris dengan kedua tangannya dan mengembalikan tatapan Kris agar tepat didepan wajahnya.

‘Menyedihkan karena kau tidak menyadari betapa banyaknya yang sudah kau berikan pada ku Kris~a..’

Kris masih bungkam.

‘Kau itu kado Kris~a. Soonmul.. Neo soonmul~a..’ Yaegi berbisik tepat didepan wajah Kris yang sama sekali nyaris tak ada jarak diantara mereka berdua.

‘Jinjjayo?’ Kris ikut menangkup wajah Yaegi ..

‘Hmm. Jinjja.’

Seketika ciuman hangat kembali menyelimut keduanya, bagi Yaegi Kris adalah kado yang dikirimkan Tuhan untuknya. Sebuah kado untuk semua ulang tahunnya, hingga sisa akhir hidupnya.

TING TONG TING TONG TING TONG ~

‘Hmmp. Kris~a chamkamman.’ Yaegi lebih dulu menghentikan french Kiss mereka.

‘Aish. Biar aku yang membukakan pintu’ Kris menjambak rambutnya frustasi dan menyeret langkahnya menuju pintu yang sedari tadi sudah dihujami oleh suara bell.

CEKLEK ~

‘HYYAA! Nu nu nuguya (kau siapa)?’ Kris spontan terlonjak kaget melihat sosok dihadapnnya yang seperti panda, bahkan matanya lebih dari mata panda Tao.

‘Sluurp..’ orang itu menarik ingusnya perlahan.

Kris masih memegang gagang pintu, ia bergidik ngeri.

‘Hiks huuaaaaa AKU KIM NANA. Huaaaa Yaegi~a..’ Nana menerobos Kris dan langsung masuk kedalam mencari chingunya Cho Yaegi.

‘Kim Nana? Luhan?’ Kris masih termangu didepan pintu dengan wajah bingungnya.

Sementara itu Nana berlarian mencari Yaegi kepenjuru ruangan, dan ia menemukan sosok itu sedang membwa sesuatu kemeja makan.

‘Huuuaaa Yaegi~a  hiks sluurpp..’ Nana terus tersedu-sedu dengan memengag tali tas selempang yang ia kenakan.

‘OMONA.. kau kenapa?’ Yaegi buru-buru menaruh nampan sarapan paginya dan memeluk Nana.

‘Hiks.. Rusa itu jahat sekali. Hiks..’ Nana menangis didalam dekapan Yaegi.

‘Eeeh? Rusa? Siapa itu Rusa?’ Yaegi ikut mencelos melihat chingunya itu, meskipun ia belum tahu pasti apa titik permasalahan.

‘Luhan. Xi Luhan hiks..’

#FLASHBACK

‘Nana~a kajja ..’

‘Eunng?’

‘Kajja kita memulainya..’

‘Luhanna..’ Nana tak bisa bernafas dengan normal setelah mendengar ucapan Luhan yang juga menggenggam tangannya.

‘Kita memulai untuk meleburkan semuanya menjadi teman saja.’ DEG !

‘Lu Lu han..’ jantung Nana serasa berhenti berdetak.

Luhan menoleh perlahan. ‘Na andwaegetta. Mianhaeyo (aku tidak bisa melakukannya. Maafkan aku)’

Sesaat mata Nana sudah menumpuk sungai kecil yang oerlahan mengalir.

‘Wa wae wae geure shikka? (kenapa kau melakukan ini)’ Nana terbata, tangisannya mengalahkan suara lembutnya.

‘Terlalu banyak alasan jika aku menjabarkannya satu demi satu. Ayo kita berteman saja. Hmm..’ Luhan memberikan tangannya.

Nana hanya menatap tangan Luhan, ia masih tak percaya dengan semua ini. Luhan yang semula bersikap manis dan seolah menyayanginya kini berubah dingin dan terkesan memang seperti Fans yang sedang bertemu dengan idolanya.

‘Kim Nana neomu joaheyo (aku sangat menyukai Kim Nana). Geudeneun.. ini akan sangat memberatkan mu di akan datang’ Luhan terlihat menarik nafasnya kasar.

‘Geundae wae? kenapa harus mengatakan kau menyukai ku? Hiks..’ Nana mulai terisak.

Luhan menyunggingkan senyumannya.. tangannya perlahan berpindah kepuncak kepala Nana dan ia mengusapnya pelan..

‘Uljimma.. Na neokoya (aku milikmu). Ne maem neokoya (hatiku milikmu).’

Sesaat tangisan Nana terhenti.. matanya kembali menatap Luhan.

‘Rumah ku jauh Nana~a. Perjuangan ku juga belum selesai. Masih banyak hal yang ingin aku lakukan. Aku tidak ingin ada pertengkaran, perasaan tidak nyaman, perasaan cemburu,kau menangis karena merindukan ku ketika aku jauh. Keadaan ku tak akan bisa membuat mu selalu tersenyum. Aku sangat menyukai senyum dan tawa dari seorang Kim Nana.’ Luhan menundukkan sedikit badannya, mengusap air mata Nana yang lagi-lagi tumpah.

‘Hiks..’

‘Uljimma. Aku tau aku seorang pengecut, tapi kau lebih baik menangis saat ini.. menangis sebagai teman. ‘

‘Lu Luha..n apa a..pa kau menyukai yeoja lain? Kkka kau memiliki yeoja chingu?’ Nana memberanikan diri untuk bertanya.

‘Kim Nana joaheyo (aku menyukai Kim Nana)’

‘Marhae  hajima. Miweoyo (jangan katakan itu lagi. Aku benci itu)’ Nana menjawab cepat.

‘Boleh aku memeluk mu?’ Luhan meminta persetujuan Nana terlebih dahulu.

Nana menggeleng lemah.. ‘Hiks Huaaa.’ Tetapi ia lebih dulu memeluk Luhan sekuat tenaganya.

Luhan tersenyum nanar, tangannya perlahan mengusap pelan rambut Nana yang menangis hingga bajunya basah kuyup.

‘Berikan aku waktu.’

‘Hiks..’ Nana melepaskan pelukannya.

‘Berapa lama?’ Nana seolah mempunyai secercah harapan.

‘Berikan aku waktu agar aku bisa menjadi sosok yang bisa kau andalkan.’

‘M ma maksud mu?’

‘Jika memang takdir adalah milik kita, aku ingin ketika Kim Nana masih menyimpan rasa itu, atau memang aku tidak pernah dihapus oleh Kim Nana. Kita menikah saja.’ Luhan lagi-lagi membuat Nana seperti sedang menjawab soal karya ilmiah -_-

‘Bagiamana dengan mu?’ Nana bertanya balik.

‘Aku namja yang hanya bisa hidup untuk seorang yeoja. Tapi ..’

‘Geundae wae (tapi apa?)’ Nana tak sabaran..

‘Tapi jika yeoja itu juga hanya akan hidup untukku. Saat ini Kim Nana adalah yeoja itu.’

‘Saat ini?’ Nana menekankan kata-kata ‘saat ini’.

‘Sudah ku katakan jika takdir adalah milik kita, kita menikah saja’ Luhan berusaha untuk tersenyum.

‘Luhanna..’

‘Aku benci kesedihan Nana~a. Kita bisa memulai hari-hari kita seperti kemarin ketika kau bertemu dengan ku.’ Luhan mencubit pipi Nana.

‘Kau menggantungkan ku.’ Nana spontan merespon.

‘Terserah apa kata mu. Kajja kita pulang ~’ Luhan menarik tangan Nana.

‘Shireo (tidak mau.)’ Nana menahan langkahnya.

‘Hmm, geure na bonjo khaba (aku duluan). Annyeong~’ Luhan benar-benar melangkah pergi dan meninggalkan Nana seorang.

Dibalik itu Luhan berjalan menyusuri kerikil-kerikil kecil dengan perasaan yang sangat amat ia benci yaitu kesedihan.

‘Kim Nana debuqi (maafkan aku). Ku harap kau bisa memahami maksudku ketika hari esok menyambut mu dengan kebahagiaan’ Luhan berjalan lurus memuju dorm.

Sementara Nana kini terduduk lemah dipasir tepi sungai Han.. ia terus menangis terisak.. meskipun itu cukup singkat tapi sangat menyakitkan baginya. Ia menyadari arti seorang Xi Luhan baginya. Xi Luhan adalah namja bukan sekedar Idola yang selama ini ia elu elukan.

‘Aku  akan hidup untuk mu Xiao Lu..’

#FLASHBACK END

Kini Nana Yaegi & Kris duduk diruang TV dengan menatap Nana yang masih sesenggukan menangis.

Kris dan Yaegi duduk disofa yang sama dan menghadap Nana yang duduk didepan mereka.

‘Nana~a..’ Yaegi ikut prihatin.

’Mereka memang seenaknya saja. Tidak tau bagaimana perasaan yeoja. Karena mereka terkenal dengan seenaknya saja memberi harapan lalu pergi. Kau Cho Yaegi jangan sampai menikah deng~’ Nana melupakan sesuatu, ya ia lupa bahwa sahabatnya Cho Yaegi kini tengah menanti kelahiran anak pertamanya.

Kalimat Nana terhenti, wajahnya mendadak pucat ketika Kris menatapnya sedikit tajam..

‘Mi mia mianhae. Mollasseo (aku lupa)’ Nana menggaruk kepalanya yang tidak gatal, kini ia terlihat bodoh sendiri -_-

‘Lalu Luhan mana? Kau tadi malam kemana saja? matamu ada lingkaran hitam..’  Yaegi tak menggubris kesilapan Nana.

‘Di sungai Han’

‘MWO?’ Kris dan Yaegi mendadak histeris bersamaan.

‘AKU TIDAK MAU PULANG KE APARTEMENT KU ! DISANA BANYAK SEKALI FOTO RUSA JELEK ITU !! HUAAAAAA….’ Nana kembali memecah seluruh isi ruangan .

‘Aih Nyonya Wu.. teman mu kenapa bisa seperti itu ..’ Kris menutup telinganya.

‘Sssh. Nana~a uljima eoh?’ Yaegi berpindah duduk disamping Nana yang terus menangis dengan menutup wajahnya.

‘Hiks.. apho Yaegi~a, ige neomu apahago Hiks. (sakit, ini sungguh menyakitkan)’ Nana berbicara disela sela tangisannya.

Diwaktu yang bersamaan .. TING TONG TING TONG ~

Yaegi menatap Kris mengisyaratkan untuk melihat siapa yang datang.

Beberapa saat kemudian Kris datang dengan seseorang dibelakangnya. Kris kembali duduk disofa bersiap menonton drama versi Park Soorim.

‘Hiks.. Yaegi~a..’

‘Omo Soorim~a..’ Kini langkah Yaegi beralih pada Soorim yang tiba-tiba muncul dihadapannya .

Nana menghentikan tangisnya..

‘Hiks Yaegi~a.. ‘ Soorim sedikit berbeda dengan Nana, ia adalah yeoja yang anggun.

‘Aigo kau kenapa jagiya?’ Soorim merabahkan kepalanya dibahu Yaegi.

‘Aku aku.. aku bodoh Yaegi~a.. Aku mencintai Suho bukan Kyuhyun hiks..’ Soorim berbisik pelan.

Yaegi kini juga ikut merasakan apa yang sahabatnya itu rasakan.

‘Kau patah hati juga?’ Nana bertanya polos.

Soorim mengangguk. ‘Hmm’

Kris sedari tadi sudah memasang wajah angry birdnya dengan bermain game yang ada diponselnya. Kris sengaja tidak pergi dari sini, karena kondisi Yaegi yang bisa saja tiba-tiba drop akibat dua bocah yang sedang merana karena Angel & Deer EXO -_-

‘Dragon memang yang terbaik ..’ Kris masih sempat membatin membanggakan dirinya sendiri =.=

‘Yaegi~a  aku mau ke kampus.’ Nana tiba-tiba bangkit dari duduknya.

‘Memangnya kau ada jadwal hari ini?’ Yaegi masih berdiri merangkul Soorim.

Nana mengangguk ‘Profesor Han’

‘OMO. Yasudah pergilah sekarang, nanti kau tidak akan pernah wisuda’ Yaegi seketika panik.

‘Eum. Aku pamit dulu. Kris aku pamit.’ Nana membungkukkan badannya dan melengos pergi.

Yaegi mengantarkan Nana hingga depan pintu, dan ketika pintu terbuka..

Mata Nana kian membulat sempurna.

‘Kris dimana?’ Luhan tak berbasa basi sedikitpun.

‘Eoh itu didalam. Kris~a.. ‘ Yaegi meneriakkan nama suaminya.

Tak lama kemudian Kris keluar dan tangannya langsung ditarik Luhan.

‘Eyyh ada apa?’

Belum sempat Luhan menjelaskan ..

 ‘Hyung.. hosh hosh palli..’ tiba-tiba sosok Kai menyusul dengan nafas yang terengah-engah..

ToBeCo

Yuhuuuu,, nantikan last chap yah😀

Pai pai *pegi belanja ke pasar dulu ni ama Ace

Ace : yukkk Mommy *ada maunya -_-

Kekkeke readerdeul sarangheyo ^o^

EXO : R C L yahhhhhh *kedip kedip

 

120 thoughts on “Don’t Lie, Get Love,& Be My Last Chapter 4

  1. “dragon memang yg terbaik.” aku ngakak eon baca ini wakakakakakakakakakakaka…

    aigooo. keren sekali eonni … lanjutkan cpt ya? ;;) *kedip2 juga

  2. oya,komen lagi ah… wkwk
    suho emng kasihan,tp aku prcaya suho itu namja yg kuat!! fighting oppa! msh bnyk yeoja lain diluar sana ky aku ;;)

    aduh eonni, aku berharap di chapter selanjutnya sisi guardiannya suho lebih banyak dimunculin. mskpun dia sllu patah hati,dia org yg paling kuat gitu eonn… *bawel bgt gue -_-*

    gomawo eonnnn…. saranghae !!

  3. Ping-balik: Don’t Lie, Get Love,& Be My Last Chapter 5 END | EXO and Prince WuFan ^_^

  4. wkwkwk,, kris appa masih sempet2nya ngebanggain diri,,,
    Haduh, suho oh suho… Kenapa dirimu selalu mengalah??? T_T

  5. ihh bete deh sm kyu, dia ganggung bnget. pertma ganggung kris & yaegi trus skrang ganggu soorim dan suho. uhh, DASAR EVIL!!
    *maaf emosi sma kyuhyun😀

  6. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

  7. Waaah,,,,Si 2 couple dpt masalah lgi nih…
    Untung aj YaeKris g…Alhamdulillah…
    Moga masalah Suho n Luhan cepat selesai…🙂

  8. aigoo..pagi2 udah dsambut curhatan 2 sahabat yaegi..full tears..hehehe..
    Tp lucu ngebayangin kris yg nahan kesel pas nemenin istrinya nenangin sahabat2ny..

  9. Gawat kaya’a
    suho g bunuh diri kan?wkwkwkkwkwkwkwk
    duuuhhhh yaegi lagi jd eomma untuk dua sahabatnya yg patah hati
    ngomong2 kyu kasian jg ya ketika menemukan sesosok wanita yg di carinya,wanita itu lagi lagi mencintai hobaenya,hmmm

  10. mianhe baru bisa koment skrg….udh nggak sabaran sampai akhir nya….ff mu tambah bagus dri chapt ke chap chingu…good luck yah….gomawo udh buat ff sekeren ini…annyeong *bow bareng Kai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s