EXO Ahjussi ~ II

Gambar

Title  :: EXO Ahjussi ~ II (1)

Script Writer  :: Muriza  (Follow > @Queen_yiFan93)

All Cast ::

*  Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

*  Cho Yaegi (OC > Kris’s Wife)

*  Ha Sun Ahjumma (OC)

* Park Soo Rim (OC)

* EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

*  EXO’s Real Manager (Im Seunghwan Jaehyuk Yongmin Minwook Yongjun)

CAMEO       ::  BB/GB  (you will  find in the FF)

Genre          ::  Romance, Comedy, Family,Friendship,Kris Marriage Life

Rating                   ::  PG 17

Length         ::  Two Shoot

Disclaimer   ::  Typo Bertebaran ! This FF originally born from my absolute brain~ No Plagiat, Don’t plagiat, Don’t take it without my permission and don’t  do something same as like plagiat !!

EXO for you, Kris for me only *digebukin😀

Personal  Blog            : EXO & Prince WuFan

Fan Page Facebook      : Fan Fiction Exo Kris

‘Aish Yak yak Oh Sehun aku hampir jatuh..’

‘Eoh Tao kemarikan perekat itu.’

‘Gyahaha ige mwoya..’

‘Astaga Kai ini terbalik ~’

‘Omo mo hati hati anak manis ..’

Begitulah kini suasana apartement Yaegi. Ramai oleh memberdeul yang datang dan ketika  pintu terbuka,mereka langsung berteriak – teriak histeris -_- tertutama D.o Baekhyun dan Chanyeol mereka yang terheboh diantara memberdeul.

Mereka datang tanpa rencana, tanpa kabar dan tanpa persetujuan dari sipemiliki apartement sekalipun. Mereka membawa sekumpulan pernak-pernik yang mereka beli sebelumnya.

‘Yaegi~ssi, ini disini saja eotteyo? Jadi anak mu tidak akan jatuh’ Luhan dan Xiumin menggeser Baby Box kesisi dinding kamar.

‘Eoh boleh, kau benar disitu saja..’ Yaegi ikut antusias dengan kuli dadakan yang datang untuk mebantunya. Mereka semua tampak antusias,Ahjumma,Soorim semuanya ikut membantu dan mendekor kamar tamu menjadi kamar Twins Wu nantinya. Mereka sudah sepakat bahwa kamar tamu yang lebih cocok, karena semua perlengkapan Twins Wu lebih banyak dari yang diperkirakan.

EXO Ahjussi pun tidak ada yang mau mengalah ataupun menerima jika barang pemberian  mereka tidak dipajang atau dipakai ketika Twins Wu lahir.

‘Ahhh andwae ! Bebek ku disini. Andwae andwae ! YAK !!’ Chen berteriak, ia dan Lay sedari tadi bertengkar masalah bebek dan baju yang Lay beli. Lay hendak menyusun semuanya didalam box kecil tetapi Chen memilih lemari itu untuk menyimpan bebek yang ia pesan -_-

‘ByunBaek.. Gyahaha..’ Chanyeol tertawa hingga wajahnya memerah.

Baekhyun yang sedari tadi sedang menaiki tangga kayu untuk menyematkan dekorasi kamar yang D.o beli menoleh dengan wajah polos ke arah Chanyeol yang ada dibawahnya..

‘KYAAAAA !! Huaaaaa Kris Hyung !! Liat ini Happy Virus apa yang dia lakukan. AHHHH SUHO HYUNG !!’ Baekhyun terus melihat arah celananya nya yang sudah diolesi lem perekat ulah Kai dan Chanyeol.

PLEEETAKK !

‘AKHH ! YAK kenapa melempar ku !’ Chanyeol berteriak ke arah D.o yang memang sengaja melempar segulung lakban tetapi untuk Kai.

‘Aih Hyung, mian..’ D.o mengigit bibirnya.

‘Hahaha. Mwol mwol? Haha  Chanyeol Hyung kau kena..’ Kai tertawa keras serayaa memeletkan lidahnya ke arah D.o.

‘Xiumin Hyung, bantu aku angkat ini kesana eoh ..’ Suho menarik sebuah lemari baju yang bermotif boneka beruang.

‘OK ..’ Xiumin bersemangat.

‘Sehunni.. turun nanti kau jatuh, itu biar Luhan Hyung dan Baekhyun saja yang melakukannya.’ Tao menarik narik kaki Sehun yang iseng menaiki tangga kayu.

‘Hiks.. Hiks.. kau jahat yeol..’ Baekhyun sudah menangis dipojok ruangan akibat celananya sudah dipolesi lem oleh Chanyeol -_-

‘Ada apa ini? Baekhyun kenapa?’ Kris menghampiri Baekyeol.

‘Dia !!’ Baekyeol saling menunjuk satu sama lain.

‘Siapa?’ Kris menjadi bingung .

‘DIA ! PARK CHANYEOL Hyung. Hiks.. ‘ Baekhyun masih tersedu.

‘Kau Chan, apa yang kau lakukan ?’ Kris mulai mengintrogasi Chanyeol.

‘Anya Hyung, aku tidak sengaja.’ Chanyeol berdiri dan memasang wajah polos.

‘BOHONG ! Dia menaruh ini..’ Baekhyun ikut berdiri dan menunjukkan celananya bagian belakang.

‘Hmmpphh’ Kris yang melihatnya juga hendak ingin tertawa keras tetapi ia menahannya.

‘AHH KRIS HYUNG WAEIRAE !! Kau sama saja HUUAAAA.’  Baekhyun semakin menjadi.

‘Aih siapa itu. Omo Baekhyun Hyung kenapa menangis?’ Sehun akhirnya turun dari tangga .

‘Ini minuman dan makanan ringannya. Istirahatlah sebentar ..’ Soorim menaruh semuanya dia atas meja. Sementara Ahjumma sedang berkutat didapur untuk menyiapkan makan malam.

‘Aigo Soorim~ssi gomawo ..’ Xiumin yang lebih dulu menghampiri meja tersebut -_-

Ketika Soorim hendak berbalik, ia berpas pas an dengan Suho mantan kekasihnya. Mata mereka saling bertemu, jantung Soorim masih berdegup kencang. Tetapi ia sudah memutuskan untuk tidak melanjutkan perasaan itu, ia memilih untuk lebih dulu pergi menuju dapur.

Suho masih terpaku sesaat ‘Soo.. ah anyi dia bukan milikku’ Suho cepat cepat menepis rasa itu.

Setelah semuanya beres dan mereka makan malam bersama, memberdeul bergegas pulang karena mulai esok hari jadwal mereka akan lebih padat dari sebelumnya, comeback stage  sudah diambang mata.

‘Yaegi~ssi kami pulang ne .. ‘ memberdeul keluar dari apartement satu persatu.

‘Noona, semua dekorasi itu jangan ada yang diubah lagi aro? Kami bekerja keras untuk itu’ Sehun sungguh memaksa -_-

‘Ara. Aku tidak akan mengubahnya. Sehun Ahjussi gomawo..’ Yaegi mengusap ngusap rambut Sehun.

‘HAHAHA..’ serentak mereka yang ada disana tertawa.

‘Oh Sehun Ahjussi, hahaha. Ya.. ige babo anya..’ Kai tergelak hebat.

‘YAK ! KKAMJONG AHJUSSI !!’ Sehun mulai meradang.

‘Aigo itu saja marah. Tapi jika nanti mereka tau jika Ahjussi nya bergigi busuk kyyaaa eotteokhae etteokhae gyahaha’ Kai berlari sambil tertawa, ia melarikan diri dari amukan Oh Sehun.

‘KAI !!’

‘KYAAA’

‘Hyung, kami kembali ke Dorm dulu eoh? Akan buruk jika mereka tinggal berdua saja’ Suho buru buru menyusul mereka.

‘Ahjumma makan malamnya gomawo. Jeongmal mashiseoyo..’ Baekhyun mengancungkan kedua jempolnya.

‘Ah ye ye anak manis. Aigo kau kelinci kecil.’ Ahjumma menarik pipi Baekhyun.

‘Geure, sebentar lagi aku juga akan kembali ke Dorm.’ Kris mengangguk menepuk pundak Baekhyun Luhan dan memberdeul yang lain.

Mereka semua berlalu dan masuk ke dalam lift. Kini apartement kembali sepi, Ahjumma bergegas pergi ke kamar untuk tidur begitu juga dengan SooRim.

Tetapi ada sedikit yang berbeda dari SooRim, ia seperti orang kebingungan sembari memegang ponselnya.

Yaegi yang hendak menuju dapur, menarik tangan SooRim yang memegang ponsel lalu membaca apa yang tertera dilayar ponsel SooRim.

‘From : Joon Myun

Marhae julkka isseo?  Uri mannaeyo (ada yang ingin kau katakan? Bertemu saja)’

Yaegi  menatap SooRim, ‘Kassusseyo (pergilah). Mungkin Suho memberi mu kesempatan’

‘Yaegi~a..’ SooRim masih ragu.

‘Palli. Jika kau mengulurnya maka kau akan kehilangannya. Esok hari mereka akan sangat sibuk hingga beberapa waktu kedepan.’ Yaegi membujuk SooRim.

‘Ssshhh, lalu bertemunya dimana?’

‘Ketika kau membuka pintu itu, pasti Suho disana.’ Yaegi menunjuk arah pintu.

Soorim memberikan ponselnya pada Yaegi, menarik nafasnya pelan.. dan bergegas keluar dari apartement.

Kris dan Soorim berjalan berlawanan arah, Kris baru saja menutup pintu dan hendak menghampiri Yaegi.

‘Kris..’ Soorim membungkukkan sedikit kepalanya.

‘Eo dia didepan’ Kris juga sudah mengetahuinya dari awal.

Soorim akhirnya keluar dari pintu apartement dan ternyata benar Suho sudah ada didepan pintu, ia hanya mengecek SeKai sejenak.

‘Nyonya Wu, kau yang menyuruhnya lagi?’ Yang Kris maksud adalah Suho.

‘Anya. Aku tidak melakukan apapun Kris~a.’ Yaegi menampik cepat.

‘Yasudah. Kau mau melakukan apa lagi? pergilah tidur, aku mau kembali kedorm’ Kris mengusap kepala Yaegi lembut.

‘Aku mau melihat kamar malaikat kecil setelah didekorasi Kris~a, aku ingin melihatnya lagi sebelum tidur’ Yaegi memasuki kamar tamu dan…

‘Kris~a..’ Yaegi merasa takjub dengan kamar tamu yang sudah disulap menjadi kamar yang begitu lucu.

‘Euum. Kau suka?’

‘Eoh neomu joahe.’ Yaegi melihat langit langit kamar, dan semuanya begitu sempurna.

Setelah persalinan, kamar Yaegi akan berpindah ke kamar tamu.. agar mereka bisa dengan leluasa menjaga malaikat kecil kelak.

‘Yasudah tidurlah disini..’ Kris duduk ditepi ranjang yang berwarna jingga tersebut.

‘Kau mau pulang sekarang?’ nada Yaegi terdengar sedikit kecewa.

‘Ne. Aku tidak bisa tidur disini, banyak yang harus kami persiapkan untuk esok hari. Mungkin untuk beberapa hari kedepan aku tidak tidur disini, tapi aku akan berusaha meluang~’

‘Ara. Na arayo’ Yaegi memotong kalimat Kris dengan menaruh telunjuknya dibibir Kris.

‘Mmi mmianhae..’ Kris menyadari kekecewaan Yaegi meskipun tak ia lahirkan.

‘Anyi. Neo calmuttaenchi anya (kau tidak perlu meminta maaf). Na arayo’ Yaegi memeluk tubuh bidang itu yang mungkin untuk beberapa hari kedepan kesempatan itu akan terkikis oleh waktu yang akan membuat dirinya dan Kris tidak akan bisa seperti ini satu sama lain.

‘Saranghae..’ Kris berbisik tepat ditelinga Yaegi, nafasnya terdengar sedikit tidak beraturan.

‘Mm.. ‘ Yaegi hanya bisa mendeham, suara nya seperti menimbulkan getaran.

‘Uljimma..’ Kris mengetahui itu.

‘Anya. Aku tidak menangis..’ Yaegi masih mengeratkan pelukannya.

‘Aku akan selalu dirumah dan bermain dengan mereka. Kita akan mengurusnya bersama-sama eum? Uljimma..’ Kris berusaha menenangkan Yaegi yang semakin bergetar menahan tangisnya.

‘Hiks..’

‘Ssssttt. Cho Yaegi..’ Kris ikut mengeratkan pelukannya dan menghirup dalam dalam aroma shampoo dari rambut istrinya itu.

‘Hmm.. hiks..’ Yaegi tidak mau menampakkan wajahnya yang sedang menangis saat ini.

‘Jika kau seperti ini, aku tidak akan bisa fokus Yaegi~a.. jebalyo..’ Kris memohon.

‘Hiks..’ Yaegi melepaskan pelukannya dan menyeka air matanya kasar.

‘Ssstt. Lihat wajah mu jelek sekali jika sedang menangis..’ Kris menghapus sisa sisa  air mata yang masih berbekas.

‘Jangan terlalu banyak memandang yeoja lain aro? Jika kau sedang diwaiting room, duduk saja jangan kemana mana.’ Yaegi adalah salah satu FanGirl yang suka menonton acar musik, ia tau betul jika banyak GB yang terdapat banyak yeoja cantik.

‘Sudah ku katakan. Mata ku mungkin akan menghianatimu, tapi tidak hati ku. Chu~ ‘ Kris menarik wajah Yaegi dan mencium bibirnya.

‘Naneun saramninde (aku hanya manusia biasa) Yaegi~a..’ wajah mereka saling berdekatan hingga hidung mereka bertemu satu sama lain.

‘Tapi Kris~a..’

‘Aku hanya mencintai seorang Cho Yaegi. Kau tidak perlu merasa takut dengan hal yang tidak akan pernah terjadi. Naekoya (aku milik mu)’

‘Hmm, ne.’ Yaegi mengangguk lemah.

‘Yasudah, berbaringlah. Aku akan menemanimu’

‘Ah anyi, aku akan tidur dikamarku saja  bersama Ahjumma dan Soorim’

‘Geure, kajja ku kita keluar ..’ Kris membuka pintu.

‘Kau pulanglah,aku masih ingin disini.’ Yaegi menahan langkahnya.

‘Tidak mau. Kau pasti akan menangis lagi.’ Kris mengatakan cepat.

‘Anya.’ Yaegi menggeleng.

‘Nyonya Wu kau jangan keras kepala’ Kris menarik tangan Yaegi.

Yaegi akhirnya menurut dan mereka keluar dari kamar Aegy.

‘Aku kembali kedorm dulu eoh? Chup~’

‘Hmm. ‘ mereka berganti posisi,jika diawal Kris yang merasa khawatir, kini Yaegi.

‘Jika kau menangis lagi itu artinya kau menghianatiku.’ Kris mengancam.

‘Ara.’ Yaegi menjawab datar.

Kris menarik tangan Yaegi dan menaruh didepan dadanya. ‘Kau dengar ini? Ini hanya akan berdetak seperti itu jika didekat mu.’

‘Eo’ Yaegi kembali mengangguk.

‘Nyonya Wu chamkamman..’ Kris tampak berpikir sejenak.

‘Waeyo Kris~a?’

‘Tadi aku bertemu dengan San A, lalu dia~’

Belum habis Kris menjelaskan ..’Itu saja kau tidak memberitahuku !! Hiks..’

Yaegi kembali mentikkkan air matanya perlahan.

‘Aih Nyonya Wu. Bukan begitu, astaga kau ini. Aku tidak seburuk itu. Aih jangan menangis,nanti Bibi akan berpikiran yang tidak tidak terhadapku. Yaegi~a..’ Kris seketika kembali berubah panik mengusap pelan pipi Yaegi yang sudah ditumpahi titikan air mata.

‘Hiks.. ‘

‘Tadi dia menanyakan tentang mu, kau sudah melahirkan atau belum. Lalu ku jawab belum.’

PUK !

‘Akh, Yaegi~a kenapa kau memukul ku !!’ Kris berjengit dengan tangannya yang memerah.

‘Kau ini bodoh atau apa? Waktu itu kau bilang aku yeojachingu mu !! lalu kenapa kau menjawabnya ‘ Yaegi mendadak sesungutan.

TAP ! Kris menepuk jidadnya keras. ‘Kau benar Nyonya Wu. Ah tapi darimana dia mengetahuinya?’

‘Molla.’ Yaegi sudah kehabisan kata-kata.

‘Hmm Nyonya Wu, aku tau siapa yang mengatakan ini semua. Kau tenang saja eoh? ‘ Kris memicingkan matanya dan ia sudah mendapatkan tersangka utama. Zhang Yi Xing.

‘Tapi siapa? OMO ! Jika dia berpikir aku hanya hamil tanpa menikah etteokhae ? Aish aku bisa gila Kris~a..’

‘Kau jangan berlebihan Nyonya Wu. Apa rupa ku seburuk itu? Hingga aku menghamili gadis diluar nikah? Ck~ Kau ini.’ Kris menekuk wajahnya dalam dalam.

‘Eoh wajah mu itu seperti diam diam meghanyutkan. Kau tau? Ketika aku pertama kali melihat mu, aku yakin kau banyak menyelundupkan sesuatu. Bahkan sunbae ku dikampus berfikir bahwa kau sudah memiliki istri.’ Yaegi mengungkit kesan masa lalunya dengan gaya seperti menggurui.

‘Aku Rapper,bukan bandar narkoba! Tapi memang benar,kau istri ku cho?’ Kris menggeser telunjuk Yaegi yang ada didepan wajahnya.

‘Dulu bukan sekarang !!’ Yaegi mengerang frustasi jika melihat Kris yang sama sekali tidak pantas ketika memasang wajah polos seperti saat ini.

‘Kau sadar tidak? Kita sering kali meributkan hal yang konyol.’ Tanpa terasa Kris sudah menghabiskan banyak waktu disana.

‘Pernikahan kita juga konyol maksudmu?’ Yaegi menatap Kris tajam.

‘Aish. Anya! Ya tuhan, Cho Yaegi kenapa pikiran mu selalu buruk terhadap ku? Aih yasudah,aku pulang saja. kunci pintunya.’ Kris kini benar-benar kesal dan berbalik pergi.

‘Kau jahat.’

Langkah Kris terhenti, ia kembali menoleh ..

‘Aku jahat,aku jelek, aku tidak berguna,aku tidak mencintai mu lagi,aku bukan suami yang baik. Ada lagi?’  Kris menghafal satu persatu perkataan Yaegi selama ini ia ketahui.

Yaegi hanya dia tertegun menatap Kris dengan pandangan nanarnya, ada perasaan menyesal karena ia tidak meninggalkan kesan yang baik.

‘Aku pulang.’ Kris melanjutkan langkahnya menuju pintu.

Yaegi tak mengeluarkan sepatah kata pun, ia melihat punggung Kris dari jarak beberapa meter didepannya yang memang sungguhan tidak berbalik dan .. menghilang dibalik pintu. Kris benar-benar pergi.

‘Hiks.. hhh….’ Yaegi menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan dan meringsut disisi belakang sofa, ia menangis tertahan.

‘Dasar kau Cho Yaegi babo, apa yang kau lakukan. Hiks..’ Yaegi menjambak rambutnya frustasi.

‘Hiks.. dia benar-benar tidak kembali kesini. Hiks..’ Yaegi mengintip sesaat ke arah pintu.

‘Hiks..’ Ia tidak mau sampai ahjumma melihatnya menangis.

Yaegi bergegas bangun dan .. sosok Kris berdiri dibelakangnya.

Yaegi tak bergeming,hanya saja air matanya terus mengalir dan semakin deras..

‘Hhhmm.. hhhuuuaaaa.. ‘

Kris menariknya lugas kedalam pelukannya untuk kesekian kali.

‘Dasar kau yeoja babo. Bagaimana bisa aku meninggalkan mu ketika kau seperti ini? ‘ Kris mengeratkan rengkuhannya.

‘Hiks.. mianhae.. maafkan aku..Kris~a..hiks.’ Yaegi terisak perlahan.

‘Aku selalu berpura-pura didepan mereka, tapi tidak dengan mu. Aku hanya bisa menjadi diriku ketika kau disamping ku Yaegi~a..’ suara Kris bergetar, ia menahan setumpuk kristal kecil yang hendak mengalir dari pelupuk matanya.

Yaegi mengangguk cepat ..’Ara. Arasseo Kris~a.. hiks..’

Kris melepaskan pelukannya ..’Tidurlah, esok hari sebelum pergi aku akan kemari. Jangan bersedih lagi aro? Ah aku mempunyai sesuatu untuk mu, tapi besok saja aku membritahunya. Chup~ Chalja..’

‘Eum, Kris~a chalja..’ Yaegi menyeka bulu matanya yang lentik akibat titikan air matanya.

‘Bye Bye..’ Kris melambaikan tangan dan kembali ke dorm.

Dari awal Yaegi sudah mempersiapkan diri untuk kemungkinan yang akan terjadi,Kris tidak lagi bisa menemaninya setiap waktu untuk beberapa waktu kedepan.

***

TRING ~ Pintu lift terbuka dilantai 13. Tetapi bukan hanya pintu sisi Kris saja, lift disebelahnya ikut terbuka dan Suho keluar dari dalamnya.

‘Kau?’

‘Eoh Kris Hyung..’

‘Darimana saja?’ Kris merangkul pundak Suho dan berjalan bersama menuju dorm.

‘Tadi aku bertemu Soorim.’ Suho terlihat seperti menutupi sesuatu.

‘Chamkamman.. jangan masuk dulu’ Kris menahan Suho yang hendak menekan password Dorm.

‘Wae Hyung?’

Kris menunjuk dengan seksama pada titik mencurigakan yang ia maksud, yaitu..

‘Bibir mu, seka dulu bibir mu..’

‘Eoh ! ‘ Suho sangat shock,berbalik membelakangi Kris sejenak dan mengelap bibirnya kasar.

‘Eyyyhh~ kenapa cepat sekali melakukan hal semacam itu?’ Kris justru semakin menggodanya.

‘Anya Hyung. Aku hanya..’ Suho sangat panik.

‘Kau lupa? Aku sudah menikah.’ Kris mengisayaratkan bahwa ia lebih berpengalaman didalam hal itu -_-

‘Tapi aku sungguh tidak melakukannya untuk itu Hyung.’ Suho masih membela dirinya.

‘Ara. Tapi lebih baik jangan diulangi lagi, sebelum dia resmi menjadi istri mu. Tidak baik.’ Kris menasehati namja yang setahun lebih muda darinya itu.

‘Eoh Hyung. Ah Kris Hyung, kau jangan menceritakan ini pada mereka eoh eoh? Kau janji? Pada Yaegi juga jangan eoh hyung? Kris Hyung kau janji?’ Suho terlihat lebih mirip seperti Sehun.

‘Kau meragukan ku? Tidak perlu khawatir, ini rahasia antara namja cho?’  Tit Tit.. Kris menekan password dan mereka pun masuk.

Sementara itu didalam Dorm, jauh dari perkiraan.. jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, tetapi memberdeul semua masih sibuk dengan berbagai macam buku, note dan pulpen ditangan masing-masing. Ada yang membuka Ipad, laptop dan gadget lainnya. Mereka terlihat seperti sedang mengerjakan sesuatu.

‘Sudah ketemu?’ Suho sepertinya sudah tau apa yang memberdeul lakukan.

‘Shipchianha (tidak mudah)’ Lay masih membolak-balikkan buku bersampul plastik kecil.

‘Eoh eoh  ini saja bagaimana? Seul Chan..’ Chanyeol menunjuk sebuah tulisan yang ia temukan dari buku miliknya, dan memberdeul seketika berkerumun.

‘Aneh yeol. Yang lain saja..’ Chen menolak.

‘Eoh itu aneh Hyung’ mereka kembali ketempat masing-masing. Ada yang duduk diatas sofa, bersandar dipunggung satu sama lain.

‘Kris Hyung marga mu Wu saja?’ Kai bertanya dengan pulpen yang ia seliplkan didaun telinganya.

‘Eum. Marga memang harus satu. Kalian sedang apa?’ Kris masih tidak tau menau tentang apa yang mereka perbuat.

‘Mencari nama yang sesuai untuk ponakan kami Hyung..’ Suho ikut duduk disamping Kai.

‘Eoh ini bagaimana? Wu Ren Xi.. yeoja nya Wu Mei Xi..’ Luhan menemukan digadget miliknya.

‘Apa artinya? ‘ Tao menyambangi.

‘Aih itu yang tidak ada.’ Luhan menggaruk kepalanya.

‘Jika artinya itu wanita penghibur bagaimana Hyung?’ Sehun menjawab polos.

‘YAK !!’ Luhan frustasi -_-

‘Ssssshh, coba saja marga nya boleh ikut Omma nya. Ini bagus sekali..’ Xiumin mencatat dibuku note miliknya.

‘Apa? Mana?’ mereka kembali berkerumun.

‘Cho HaNa.. bunga yang cantik. Cho Na Ra si tampan yang bahagia. Wooah ini bagus sekali Xiumin Hyung’ D.o mengangguk setuju.

‘Tapi marga Kris Hyung itu Wu. Bukan Cho. Jika Cho artinya suami Yaegi~ssi itu Cho Hmmmphh’ Tao segera membekap mulut Baekhyun.

‘Haha. Maksud Baekhyun Hyung mungkin Cho yang lain Ge..’ Tao tertawa aneh.

‘Kalian pergilah tidur, kita akan terlambat. Nanti biar aku dan Yaegi saja yang memikirkannya.’ Kris ikut duduk.

‘Eoh ige andwaeyo. Coltero andwae (tidak bisa ). Kau Hyung kami, istri mu Noona kami. Dan anak mu harus bangga memiliki Ahjussi sepert kami Hyung..’ D.o menggeleng tidak terima jika harus menyerah begitu saja.

‘Eum D.o benar Ge. Ge,kau sendiri sudah punya tidak nama untuk mereka?’ Tao mengangguk setuju dengan D.o.

‘Belum.’ Kris sama sekali belum memikirkan nama untuk kedua buah hatinya kelak.

‘Eoh ini ini Kyyaaa ketemu..’ Sehun berteriak menatap Ipadnya dan memberdeul kembali berkerubun.

‘Ailee & Aimee.. Ige mwoya? ‘ Chen mengerutkan alisnya.

‘Eoh ini nama Kanadian Hyung. Ailee itu artinya cahaya, sama Aimee juga..’ Sehun membaca arti yang tertera.

‘Jelek sekali.’ Kai orang pertama yang tidak tertarik.

‘Kai..’ Suho memperingatkan -_-

‘Yasudah, Wu Baekhyun dan Wu Chanyeol saja. Bagaimana? ‘ Baekhyun tersenyum lebar.

‘Yang mana namja yang mana yeojanya Byun?’ Luhan merasa itu keduanya adalah nama namja.

‘Eoh kita pakai nama XoXo saja.  Ben Ben & Xing Xing. Bukankah Kris & Lay mempunyai shipper?’  muncul lampu dikepala Xiumin -_-

‘Wu Monggu Wu Mongji ~..’ PLETAK !

‘AUHHH HYUNG !!’ Kai berteriak setelah menuliskan nama yang ia lafalkan barusan.

‘Mereka  bukan puppy ! ‘ D.o berkacak pinggang.

‘Aish. Kenapa susah sekali? Wu Wu .. Ssshh, yang  yang cocok?’ Lay membolak balikkan bukunya.

‘Wu Jong In.. ‘ Kai menuliskan di notenya.

‘Wu Se Hun..’ Sehun ternyata berpikiran yang sama -_-

‘Hey kau kenapa mencontek ku?’ Kai terkesan galak.

‘Anya. Nama ku lebih keren. Se Hun.. nama ku saja dipakai di Stage. Apa itu Kai, Kai wuuuekkk ..’ Sehun memeletkan lidahnya.

‘Ssshh, kau bocah gigi busuk..’ Kai mengeraskan rahangnya.

‘Aiih sudah sudah. Jangan bertengkar,ini tidak akan selesai.’ Chen menengahkan.

‘Hyung kau kenapa? ‘ D.o menoleh ke arah Luhan yang terdiam sejenak menatap layar ponsel.

‘YAK Kau kenapa beradegan kissing .. MIWOEYO !!’ Tao membaca isi pesan singkat yang tertera nama sipengirim  adalah ‘Nana’

‘Omo ! Ya~ teaser kita sudah mulai keluar. Omo mo mo.. aku ada tidak? Ah syukurlah aku tidak ada adegan seperti itu’ Chanyeol yang semula panik mengusap dadanya pelan.

’Memangnya siapa yang akan cemburu yeol?’ GUBRAAAK Chenyeol cengo seketika mendengar pertanyaan Baekhyun.

‘Anyi. Omma ku’ Chanyeol kembali menatap buku dengan wajah cengonya.

‘Aigo Kris, kau hampir saja menjadi visual cho? Haha aku tidak bisa membayangkan bagaimana Yaegi~ssi menanggapinya.’  Luhan justru membalikkan kenyataan -_-

‘Noona tidak seperti Nana mu itu Hyung’ Sehun menjawab asal, sembari menggunting kertas yang entah untuk  apa.

‘Eoh Suho Hyung..’ Kai tiba tiba menatap wajah Suho dengan lekat.

‘Wae?’ Suho mulai gugup.

‘Aigo, ige mwoya? ‘ Kai menunjuk bibir Suho dengan bolpoin miliknya.

‘M mm mmwol?’ keringat dingin Suho mengucur deras.

‘Kisseu cho? Eyyyhhh ..’ Kai menatap Suho dengan tatapan menggoda -_-

‘AIGO … ‘ mereka riuh seketika.

Suho menatap Kris,ia tak bisa menjawab apapun.

‘Eeeyyyhh aigo.. uri Suhoga.. sudah besar..’ Xiumin akhir akhir ini terlihat lebih eksis dari biasanya.

‘Hyung, nanti Soorim Noona bisa hamil. Kau mau tanggung jawab eoh?’

NGEEKK -_- semua memberdeul menatap cengo ke arah Sehun.

‘Kenapa menatap ku seperti itu? Luhan Hyung bilang,jika sudah mencium yeoja  maka yeoja itu akan hamil. Seperti Kris Hyung lakukan..’ Sehun lebih polos dari yang diperkirakan -_-

‘Ah itu benar. Memang seperti itu’ Luhan mengangguk dan mengedip ngedipkan mata pada memberdeul.

‘Kau jangan terlalu dekat dengan Rusa itu Sehunni. Kau akan semakin bodoh.’Lay beranjak bangun.

‘YAK YI XING !!’ Luhan berteriak.

‘Aku kekamar kecil sebentar ..’ terdengar Lay tertawa.

‘Aish dasar bocah itu. Kris kau sudah tau? Lay mengatakan pada San A jika Yaegi sedang mengandung’ Luhan membalas dendam -_-

‘Sungguhan dia? Aku juga sudah menduganya..’ Kris menunjuk kamar mandi dimana Lay berada.

‘Ini ..’ Tao kembali berdecak kagum menatap buku miliknya.

‘Mwol? Sudah ketemu?’  mereka kembali berkerumun.

‘Wu Geum Sha, Wu Geum Chan .. itu singkatan dari CheonSa. Cheon Sha.. yang artinya malaikat. ‘ Tao membaca tulisan dibuku itu.

‘Jadi ketika memanggilnya, Cheon Sha.. ireokhae? (begitu)’ Baekhyun tampak setuju dengan Tao.

‘Hyung. Bagaimana? kau suka?’ Suho melihat Kris yang masih menatap buku Tao.

‘Hmm. Ini terdengar bagus..’ Kris mengangguk.

Tiba-tiba Drrt Drrttt ..

‘Kris Ibu mu ..’ Xiumin memberikan ponsel Kris yang menerima sebuah pesan singkat.

‘From : Wo De Mama

Laki – laki = Leo  Perempuan = Pearl. Ibu sudah mengurus untuk kewarganegaar diKanada dengan nama itu. Gagah dan Mutiara, Ibu akan keKorea beberapa bulan kedepan. ’

Kris membaca sekilas dan tersenyum hangat.

‘Kris Hyung. Lalu bagaimana? bisa tidak yang ini saja?’ Baekhyun mmebuyarkan.

‘Eum bisa. Itu saja. Dan ini nama Kanada nya.’ Kris menyodorkan ponselnya.

‘Leo . Pearl .. wooah Ibu mu hebat Hyung..’ Kai takjub -_-

‘Tapi nama Chinese juga harus ada.’ Lay sudah kembali dari Toilet.

‘Rumit sekali hidup anak mu Kris..’ Luhan kembali menggaruk kepalanya. Ia sedang frustasi akibat pesan singkat dari yeoja yang ia sukai tetapi belum mempunyai status yang jelas.

‘Hoooaammm.. akkkhh .. aku mengantuk..’ Kai bangun dan menguap lebar.

‘Yasudah kalian tidurlah. ‘

‘Hmmm.. kajja yeol ..’

‘Aigo akhirnya nama yang sesuai sudah selesai …

Memberdeul masuk kekamar masing-masing. Lay dan Kris masih duduk disofa. Lay masih mencari-cari nama Chinese yang sesuai.

‘Kau . Apa yang kau katakan pada San A?’

‘Kau sudah menikah. ‘ Lay menjawab santai.

‘Kau yakin tidak apa apa?’ Kris terlihat tidak nyaman.

‘Tenang saja.’ Lay mengacungkan jempolnya.

Jika Lay sudah berkata demikian, Kris bisa bernafas lega  sekarang.

Mereka menyusul ke kamar dan beristirahat untuk mempersiapkan diri diesok hari. Perform perdana setelah sekian lama menunggu. XOXO ^_^

****

Keesokan harinya…..

Yaegi’s Apartement ~

Jam masih menunjukkan pukul 5 pagi. Tapi Yaegi sudah bangun dan berjalan pelan keluar kamar.

Ia menghidupkan lampu ruang tengah dan berjalan menuju pintu. Ia menutup pintu rapat seperti sedang menunggu sesuatu.

TRING ~ bunyi suara pintu lift terbuka.

Yaegi melambaikan tangannya pada sosok yang perlahan mendekat.

‘Kau cepat sekali bangun?’ Kris sudah terlihat rapi dengan blazer biru muda yang membalut tubuh sempurnanya.

‘Ne gidarida (aku menunggumu)’ Yaegi memegang tangan Kris erat.

‘Hmm. Aku harus pergi sekarang, mereka sudah menungguku. Chup ~’ Kris terlihat sangat tergesa-gesa.

‘Mana hadiahnya?’  Yaegi menadahkan tangan.

‘Ini..’ Kris meraih secarik kertas dari kantong blazernya.

‘Apa ini?’ belum sempat Yaegi membuka lipatan kertas itu~

‘Nyonya Wu. Waktu ku tidak banyak. Nanti ku telfon lagi hmm? Doakan agar semuanya lancar ne?’

‘Eoh. FIGHTING !’ Yaegi menyemangati.

‘Wo Ai Ni..’ Kris berlari kecil menuju lift dengan posisi mundur agar ia bisa terus melihat sosok Yaegi yang perlahan menghilang ketika pintu lift tertutup.

‘EXO is back.. EXO HWAITING !’ Yaegi mendesis pelan dan kembali masuk ke apartement.

OoOoOoO

KBS BULIDING ~

EXO baru saja tiba dan banyak banner bertebaran disana sini serta suara EXOTICS  yang membana meneriakkan EXO EXO K EXO M..

Mereka menuju waiting room dengan dikawal oleh beberapa guard  yang telah standby sebelum Van EXO tiba.

Kini mereka sudah menunggu diwaiting room ..

‘Kalian siap?’ keenam managerdeul  mendampingi mereka yang sedang didandani oleh Coordi Noona saat ini.

‘Kai PSP mu kemarikan ..’ Manager Im menarik PSP Kai. Mereka tidak boleh menyentuh atau melihat benda semacam itu saat ini.

Kris yang sudah lebih dulu siap didandani, ia duduk dikursi sudut ruangan sembari memutar mutar ponselnya.

‘Ini hanya TAKE 1 dan bukan live perform. Comeback  tetap 30 Mei mendatang.  Tapi kalian tetap harus memberikan yang terbaik aro?’

‘YEEE HYUNG ! EXO SARANGHAJA !!’ mereka berteriak serentak meneriakkan yell yell mereka.

Pandangan Seunghwan beralih pada Kris..

‘Kris..’ Seunghwan meminta benda yang sedari tadi dipegang oleh Kris.

‘Hyung..’ Kris terlihat ragu.

‘Jae akan segera kesana setelah kalian naik ke atas panggung. Nanti aku akan memberitahu mu. kemarikan .’ Seunghwan tau apa yang dimaksud oleh Kris. Kris terus teringat akan Yaegi.

‘Ini Hyung..’ Kris memberikan ponselnya dengan terpaksa.

‘EXO READY?’ seseorang crew masuk ke waiting room.

‘OK.’ Yongjun Manager mengangguk.

‘GO GO GO EXO GO..’ Im manager memberikan semangat pada mereka yang satu persatu keluar menuju panggung.

‘Huuhh aku gugup sekali ..’ Baekhyun sedari tadi memegang dadanya.

‘Tidak perlu khawatir. Ini bukan comeback stage Hyung..’ Sehun dengan santainya berjalan menghisap lolipop.

DRRT DRTTT DRTT ..

Sebuah pesan singkat masuk keponsel Kris.

Langkah Kris berhenti sejenak melihat arah saku baju Seunghwan.

‘Kha ~(pergilah)’ Seunghwan menyuruh Kris untuk segera keluar.

‘Hmm.’ Kris mengangguk dan menyusul memberdeul yang lain.

Setelah memastikan mereka semua sudah distage. Seunghwan mengecek ponsel Kris. Setelah ia membaca isi pesan tersebut ..

‘Jae, biar aku saja yang kesana. Kau disini saja’

‘Yaegi .. ~’

‘Hmm. Jangan beritahu apapun dulu pada Kris sebelum crew mengatakan selesai.’

‘Eo. Segera kabari aku.’ Jae sedikit berteriak  pada Seunghwan yang berlari kecil keluar melalui pintu belakang.

‘Semoga semuanya lancar..’ ke empat managerdeul ikut mendoakan yang terbaik.

****

SEOUL INTERNATIONAL HOSPITAL LANTAI 3

Seunghwan terengah-engah berlari mencari sosok Ahjumma dan Soorim yang sudah lebih dulu menunggu dirumah sakit.

‘Oppa !’ Soorim berteriak  dari arah depan ruang bersalin.

‘Eoh..’ Seunghwan berlari ke arah mereka.

Mata Ahjumma sudah membengkak, ia seperti sudah lama menangis.

‘Yaegi. Yaegineun eotteeoseyo?’ Seunghwan kini ikut terlihat khawatir.

‘Dia banyak sekali pendarahan Oppa. Tadi kami membawanya kemari dengan Taxi. Mian tidak sempat mengabari mu, karena kondisi nya sangat lemah.’ Soorim menyeka air matanya.

‘Lalu dia dimana sekarang? Dokter bilang apa?’

‘Aku sudah mendonorkan darah ku. Darah ku dan Yaegi cocok Oppa.’ Tangan Soorim terlihat ditutupi sedikit kasa kecil.

Pada waktu yang bersamaan ~ Uisanim keluar dari ruang bersalin ..

‘Keluarga Nyonya Wu ..’ Kim Uisanim dokter yang selama ini menangani Yaegi keluar dengan wajah yang sulit diartikan.

‘Uisanim. Uisanim bagaimana ponakan ku?’ Seunghwan segera menghampiri uisanim.

‘Bagaimana putriku uisanim?’ Ahjumma terlihat kembali terisak.

‘Tanda tangani ini. Nyonya Wu harus segera melakukan bedah caesar. Kedua bayinya sungsang. Akan sangat beresiko jika diulur dalam waktu yang lama.’

‘Tapi ini buat apa?’ Soorim hanya menunjuk secarik kertas tersebut.

‘Kemungkinan operasi hanya 70%, kami tim dokter hanya ingin terbebas dari tuntutan sekiranya Nyonya ataupun jabang bayi tidak dapat diselamatkan.’ DEG ~

‘Uisanim..’ Soorim menutup mulutnya, ia tak mampu menahan tangis mendengar sahabatnya yang sedari kecil kini sedang berjuang melawan maut.

‘Segera diputuskan. Denyut nadi Nyonya Wu dan bayinya semakin tidak stabil. Permisi..’ Uisanim kembali masuk kedalam kamar bersalin tetapi…

‘Uisanim. Jika kami menyetujuinya, apa ponakan ku dan bayi kembar itu bisa selamat?’  Seunghwan menahan langkah Uisanim.

‘70% Tuan.’ Uisanim menjawab singkat.

‘Lakukanlah. Cepat lakukan sekarang’ Seunghwan segera menanda tangani kertas tersebut.

‘Seunghwan.. kau jangan gegabah, kau jangan melakukan kesalahan yang sama..’ Ahjumma menarik narik tangan Seunghwan.

‘Aku siap mati Ahjumma jika terjadi sesuatu padanya,’ Seunghwan menunduk, ia teringat akan keputusannya dimasa lalu yang membuat setengah memori Yaegi menghilang dimasa lalu.

‘Baiklah. Kami bertindak.’ Uisanim masuk ke kamar bersalin dan beberap saat kemudian..

Yaegi dibawa keluar menuju ruang operasi, ia tertidur lemah dengan oksigen yang menutupi hidungnya.

‘Yaegi~a..’  Ahjumma dan Soorim mengikuti dari belakang.

10 menit ..

25 menit ..

30 Menit..

60 Menit ..

TREKKK ~ pintu ruang operasi terbuka, tetapi lampunya tetap berwarna hijau.

Eoh suster bagaimana?’ Seunghwan bangun dari duduknya.

‘Anda Tuan Wu? Bersabarlah, kami segera melakukan resusitasi.’ Suster itu membuka masker yang menutupi wajahnya.

‘MWO ? Resusitasi?’ Soorim ikut berdiri.

‘Nyonya tidak bernafas lagi..’ DEG !!

‘Yaegi~a.. aigo aigo putriku Cho Yaegi ..’ Ahjumma kembali menangis sejadi-jadinya.

‘Kami akan melakukan resusitasi agar nafasnya kembali normal’ Suster itu bergerak cepat dan meninggalkan mereka.

Soorim Seunghwan dan Hasun Ahjumma kembali menunggu ..

2 Jam .. kemudian .. Titt .. lampu berubah menjadi kuning.

‘Syukurlah.’ Soorim bernafas lega.

Dan terdengar tangisan bayi yang sepertinya lebih dari satu.

‘Ahjumma..’ Soorim tersenyum haru.

‘Cucu ku lahir.. aigo Tuhan ..’ Ahjumma dan Soorim berpelukan satu sama lain.

Seunghwan tak mampu berkata-kata.. dan DRTTT DRTTTT .. ponsel Kris yang terbawa olehnya tampak bergetar.

‘Wo De Mama’

Tersambung ..

‘Kakak Wu..’

‘Yi Fan..’

‘Aku Seunghwan, Kris sedang perform. Cucu mu sudah lahir’ mereka berbicara dengan bahasa mandarin.

‘BENARKAH ? YA TUHAN. Sekarang dimana cucu dan menantu ku?’ terdengar jelas suara histeris itu.

‘Kami masih menunggu diruang operasi. Semoga saja semuanya akan baik baik saja.’

‘YiFan tau akan hal ini? Mana dia? ‘

‘Dia sedang perform. Aku dirumah sakit Kak. Dia akan segera mengetahuinya. ‘

‘Baiklah baiklah. Apa yang harus ku perbuat sekarang? Ya Tuhan aku gugup sekali. Baiklah baiklah, aku akan menghubungi lagi,tolong sambungkan video call segera.’ Bip. Sang mertua yang sangking paniknya tak mengucapkan salam diakhir menutup telfonnya.

TREEEKK ~ pintu ruang operasi kembali terbuka dan mengiring Yaegi yang masih terkulai lemah tak sadarkan diri keluar menuju ruang rawat inap.

‘Uisanim..’ Seunghwan segera menghampiri Kim Uisanim.

‘Chukkae ~ cucu mu kembar. Mereka semuanya sehat. Ku harap Appa nya segera mengetahui kabar bahagia ini’ Kim Uisanim mengenak Seunghwan dan Kris.

‘Lalu bagaimana ponakan ku?’

‘Dia baik baik saja. Nyonya Wu gadis yang kuat. Meskipun usianya tergolong sangat muda, ia mempunyai batin dan fisik yang kuat. Ia akan segera siuman. Ku tinggal dulu ~’ Uisanim berlalu.

****

PUKUL  06.11  SORE KST

Prook proookk prookk .. DAEBAAKK .. CARESSEO (kerja bagus) GOOD JOB..

Managerdeul bertepuk tangan setelah EXO kembali dari stage.

‘Duduk .. duduk..’ memberdeul kini sedang dirapikan tatananny aoleh Coordi Noona. Peluh mereka yang mengucur segera dilap oleh handuk lembut yang tersedia.

‘Sehunni tadi menginjak kaki ku..’ D.o menunjuk Sehun.

‘Aku tidak sengaja Hyung..’

‘Huh.. tadi itu keren sekali..’

‘Kau benar Chen. Woaahhh aku masih tidak percaya sebentar lagi comeback stage..’

‘Seunghwan Hyung mana?’ Kris segera mencari sosok itu.

‘Kris, ganti dulu baju mu..’  Minwook Manager menyuruh Kris untuk masuk kedalam waiting room.

Setelah Coordi Noona menyelesaikan tugas mereka, kini EXO sudah diizinkan pulang oleh pihak crew dan akan melanjutkan recording lusa esok digedung yang sama.

Mereka bergegas meninggalkan waiting room tetapi ..

‘KYYAAAAAAA !!’ Baekhyun memekik.

‘Byun Baek kau kenapa?’ Chanyeol dan memberdeul mendekat.

Mata Baekhyun terlihat membulat sempurna ketika melihat layar ponselnya.

‘Cepat cek ponsel kalian ..’ Baekhyun masih bergetar ..

‘Ada apa?’

‘Memangnya kenapa?’

‘Aih ada apa?’

‘Membuat penasaran saja..’

Managerdeul yang sudah mengetahui terlebih dahulu sengaja menutup  pintu waiting room agar suara mereka tak terdengar hingga keluar.

Memberdeul dengan malas menuruti perkataan Baekhyun untuk mengecek ponsel mereka.

Kris mematung sedari tadi, ponselnya dibawa oleh Seunghwan dan yang satunya lagi sengaja ia tinggalkan didorm karena hanya berisi game dan beberapa  lagu.

‘KYYYAAAA !!’

‘OMO !!’

‘KRIS HYUNG !!’

‘OMO MO MO..’

Semua ponsel mereka menerima sebuah pesan multimedia dari nama yang tertera ‘Noona/Yaegi~ssi/Uri Yeodongsaeng. Yang mengirimkan sebanarnya adalah Park Soo Rim yang memakai ponsel Yaegi ..

Sebuah pesan multimedia..

‘EXO AHJUSSI .. Annyeong ~ Uri ireumeun Wu Geum Chan Wu Geum Sha imnida ^_^’

(Kanan namja, Kiri  yeoja. Anggap aja begitu yak :D)

Gambar

ToBeCo to ENDCORE >> EXO AHJUSSI ~

Kyaaaaaaaa…. bagaimana anak naganya? Mirip siapa ya? Kekeke

Mian.. belum balas comment kalian satu persatu dan FF kali ini ngaret juga terkesan busuk sebusuk paman Seunghwan *digampar

Author sedang kurang fit ini .. *curcol -_-

Nantikan ENDCORE EXO AHJUSSI yahhhhh😀

XOXO in 30 May. Please Waittttttt😀

Thanks million buat semua readerdeul yang selama ini sudah memberikan masukan serta saran yang membangun untuk FF ini dan semua jalan cerita.

SEE U SOON ~ ^_^

97 thoughts on “EXO Ahjussi ~ II

  1. Kyaaaaaaaaa kaaaaaaa kyaaaaaaa
    #lomat-lompat sambil pgangan tangan breng exo ahjusssiiii
    kyaaaaa kyaaaaaaaaaa

    #tarik nafas. . .
    Kyaaaaa
    wkwkwkkwkw gtw kenapa jd euforia sendiri. Entah krn mereka mau kambek atau krn twins naga udah lahiran. Tapi serius lho chingu aku euforia sndiri. Serasa ini tuh bneran trjadi
    yaegi tuh bener2 jd temen aku sndiri gitu. Aku serasa soorim atau nana gitu yg ikut heboh blengsetan gitu wkwkwkw
    initnya ini fellnya 10000000% terasa.

    Ini seriesnya manisssssss
    kebayanga aja betapa antusiasnya exodeul utk mnyambut klhiran ponakan mereka. Antusiasme merka cari nama#smpai itu ikatan batin dan ikatan epil sekai smkin trasa. Belum lagi si ang xiumin smkin eksis. Aku suka soalnya bakpao itu dmn2 jrg meski hnya sebagai cameo. Pdhl kan dia gak klh imut dari lulu#dipijir2 exo itu justru yg tua yah yg terlihat imut.

    Ot1t beneran kambek tgl 30? Knpa gak tgl 31 aja skalian ngerayain ultah aku?#emanglosiape?
    Huhu, aku belum liat teasernya. Emang iya yah ada adegan kisseu gitu? Kyungie ama jon innie gak mengkhianati bibir mereka kan?#losiapeseason 2 :p

    ayh. . . Ayh. . . .
    Pokoknya ini nih aku suka
    semuanya ngefell. Pdhl yah adegan cemas si tiang cuma mutar ponsel sambil natep cemas di waiting room, tp udah kebayang aja gimana gitu cemasnya dia

    #jd ngebayangin muka suami tmen aku (ini ceritanya persisi ama yaegi lho yeobo. Serius deh. Cuma beda latar profesi aja. Mereka pasang muda. Temen aku yg jd yaeginya bener deh)

    ahhhh.. . .
    Mau baca last part deh
    sebelum cerita aku bikin sampah di box komen kekekekekeke
    chu:*

  2. Eonnieeee, aku baru ngecek blog eon masa >.< Gaboleh main lappy hampir seminggu.
    Baca part satu tadi, tapi langsung lompat part dua tanpa komen di part satu! OMO OMO!!!!! Saoloh seneng bet liat bocaaaah, gacaya masa eonn Kris punya baby! Aaaa daebaaak! Eon! Gapernah kehabisan ide ya! Luph yu su much/?

  3. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

  4. Tp aku mah watir sama bapaknya
    gegara hp’a disita dia bisa jd orang terakhir yg tau anaknya
    wkkk
    untung yaegi’a g kenapa2…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s