Daddy, Where are you? Chapter 2

Gambar

Title  :: Daddy, Where are you? Chapter 2 ( 1 )

Script Writer  :: Muriza  (Follow > @Queen_yiFan93)

Main  Cast & OC ::

*  Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

*  Cho Yaegi (OC > Kris’s Wife)

* Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

Support Cast & OC ::

* Park Soo Rim (OC)

* Lee Soo Man

* EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

*  EXO’s Real Manager (Im Seunghwan Jaehyuk Yongmin Minwook Yongjun)

CAMEO       ::  BB/GB  (you will  find in the FF)

Genre          ::  Romance, Comedy, Family,Friendship,Kris Marriage Life

Rating                   ::  PG 17

Length         ::  Chaptered

Disclaimer   ::  Typo Bertebaran ! This FF originally born from my absolute brain~ No Plagiat, Don’t plagiat, Don’t take it without my permission and don’t  do something same as like plagiat !!

EXO for you, Kris for me only *digebukin😀

Personal  Blog            : EXO & Prince WuFan

Fan Page Facebook      : Fan Fiction Exo Kris

Chap 2 is coming.. dedededeng deng .. *sarap -_-

Author sesak napas masa ._. gara gara ToBeCo piaraan Author selalu muncul disetiap akhir chap kkkk .. dan bikin reader jadi esmosi gituu *melet bareng Ace :p

Hihihi.. mau tau siapa yg datang? Sebenarnya uda ketebak tuuuhh .. jeng jeng jeng .. >> liat sendiri aja yah *ngeeekk Tendang author -_-

Aiihhh .. Buat SuSoo & HanNa.. diselip selip aja yah, mereka ga eksis tuh masih pada kagok *diinjek Suho #injek balik😀

SuSoo udah jelas mereka ada EHEM EHEM.. nah buat HanNa.. entar nyempil deh ya. Soalnya ini chap buat Wu’s Familiy. Kan biar si kembar yg gembul itu ikut eksis kayak Daddy nya😀

*Reader : *ngorok*

Kkkk ~ CAP CUUUSSS >>>>

_xxxxx_

Setelah dua namja asing itu pergi bersama Jae,Soo Rim menutup pintu. Lalu Soo Rim berlari kecil menghampiri Yaegi.

‘Yaegi~a..’

Yaegi tertunduk lemah.. ‘Eo’

‘Hokshi (apakah) Kris tau soal ini?’

‘Eum. Geusseo tte (dia sudah tau), tapi soal kedatangan Ahjussi tadi dia belum tahu sepertinya’ Yaegi menggeleng.

‘Geum Chan & Geum Sha adalah prioritas utama Yaegi~a. Kau jangan mengurus hal-hal itu dulu sebelum mereka sudah bisa ditinggal.’ Soo Rim menyarankan.

‘Ne Soo Rim~a. Geureyo gatheyo (ku rasa juga begitu). Ah michikanda (aku bisa gila).’ Yaegi berjengit pelan.

‘Yasudah kau masuklah kekamar, akan kubuatkan bubur dan susu untuk mu. Kajja~’ Soo Rim memapah Yaegi hingga kamar dan bergegas menuju dapur.

#FLASHBACK

‘Annyeonghaseyo. Boleh kami masuk?’

Soo Rim menoleh pada Yaegi..

‘Nugu?’ Yaegi mengintip arah pintu.

Soo Rim tak bergeming .. dan mempersilahkan dua namja itu masuk.

Yaegi masih terheran heran. Ia masih tidak bisa mengenali dua sosok itu.

‘Kau Nona Cho Yaegi?’ Salah satu namja itu bertanya.

‘Y yy yye. Nuguyeyo (anda siapa?)’ Yaegi sedikit gugup.

Soo Rim berdiri disamping Yaegi dan menyuruh mereka duduk.

‘Tuan anjuseyo (silahkan duduk).’

‘Ah ye ye.’ Dua namja itu duduk.

‘Aku Lee Soo Man. CEO SM..’ DEG !! Namja itu mengulurkan tangannya agar bisa berjabat dengan Yaegi.

Yaegi dan Soo Rim tak percaya..

‘Tu tu tuan ..’ Yaegi masih denagn kegugupannya.

‘Aku mengetahui kabar bahagia ini dari Seunghwan. Chukkahanda. Ku dengar juga bayi mu kembar dan sehat. ‘ mereka berjabat tangan.

‘Ye Kamsaeyo. Tapi apa yang membawa mu kemari Tuan?’ Yaegi bertany sopan.

‘Ah aku sampai lupa. Il Jung.. kemarikan ?’ Soo Man menadahkan tangannya pada seorang namja yang memakai baju safari disampingnya itu.

‘Ah ini Tuan..’ Namja itu menyerahkan bingkisan yang sedari tadi ia pegang.

Soo Man mengambilnya dan memberikan pada Yaegi. ‘Ini untuk cucu ku..’

‘Ye,Kamsaeyo’ Yaegi menerimanya dan mengucapkan terima kasih untuk kedua kalinya.

Soo Rim mengambil hadiah itu,menaruhnya dimeja ruang tengah dan menuju dapur untuk membuatkan minum.

Sementara itu Lee Soo Man yang terkenal dengan sikapnya yang diam diam menghanyutkan itu ternyata adalah sosok pria yang bersahaja dan penuh wibawa.

‘Tidak perlu begitu tegang Nona. Maksud kedatangan ku dengan tujuan baik.’

‘Ah ye, jwesongmida (maaf)’ Yaegi mengangguk dan membenarkan posisi duduknya.

‘Kris sedang disibukkan dengan album comebacknya.’ Soo Man berbasa basi sesaat.

‘Ye Tuan’ Yaegi hanya menyahut seadanya.

‘Panggil aku Ahjussi. Ternyata Tuan Hwang benar, putri Gi Hoon memang sangat cantik.’ Soo Man tersenyum ramah.

‘Ye Ahjussi ..’

‘Nona Cho. Kau CEO SM saat ini, kau sudah mendengarnya? ‘

‘Ye, chaldeurosseoyo (aku sudah mendengarnya)’

‘Hmm. Joaheyo (itu bagus). Apa kau bersedia menjadi CEO untuk beberapa waktu kedepan? ‘ pertanyaan Soo Man sungguh membuat Yaegi terlonjak seketika.

‘Ahjussi.. mianhamida.. Jae jaegayo ..(aku)..’ Yaegi terbata,ia masih tidak bisa berpikir jernih. Hingga Soo Rim pun tiba dari dapur dan menyuguhkan dua cangkir teh hangat.

‘Silahkan diminum..’ Soo Rim tersenyum sopan dan ikut duduk disamping Yaegi.

‘Dia Eonni mu?’ Soo Man menunjuk Soo Rim.

‘Yee, Eonni ku.’ Yaegi mengangguk mantap.

‘Bukankah kau putri tunggal?’ Soo Man mengetahuinya.

‘Ah aku sahabatnya. Aku sudah dari kecil bersamanya.’ Soo Rim mengklarifikasi dengan lugas.

‘Ah geureseyo (begitukah). Hmm,Nona Cho bagaimana dengan tawaran ku yang tadi?’ mereka kembali ke topik pembicaraan. Soo Rim tampak bingung.. ia tak tau menau sebelumnya.

‘Ahjuusi. Aku masih kuliah. Lagi pula ~’ kalimat Yaegi terpotong..

‘Kau bisa mengambil homescholing. Jika masalah bayi mu itu perkara mudah.’ Soo Man meyakinkan.

‘Yee? Homescholing?’ Yaegi lagi lagi terhenyak dengan setiap kata yang keluar dari mulut SooMan.

‘Ye masseumida (benar). Homescholing. Dengan begitu kau bisa tetap berkuliah meski dengan kesibukan mu. Aku belum bisa mempercayai pihak manapun setelah aku mengetahui tentang Young Min. Dan saham SM saat ini sedang sedikit tidak stabil. Saham KK Grup adalah pilarnya.’ Soo Man menjelaskan panjang lebar.

‘Geundae Ahjussi.. Tuan Hwang, apa kau sudah membicarakan ini dengan Hwang Ahjussi?’

‘Tuan Hwang sedang mengurus putri tunggalnya untuk berobat di Swiss. Dia terkena gangguan jiwa dan depresi berkepanjangan.’

‘MWO?’ Yaegi nyaris berteriak memekik mendengar kabar itu, yeoja yang dimaksud Soo Man pasti lah Hwang Ji Ra.

‘Aku juga sudah mendengar semua kronologi kejadiannya. Aku turut berduka atas meninggalnya teman mu Nona Cho’

‘Ahjussi.. keugeyo (masalah itu), aku harus memberitahu Kris terlebih dahulu.’ Yaegi menyadari bahwa posisinya adalah seorang istri dan memiliki tempat untuk meminta persetujuan.

‘Kau tidak perlu khawatir masalah itu. Kau pikirkanlah ini semua secara matang. Jika kau bersedia aku akan segera mengirimkan baby sitter untuk kedua buah hati mu kelak.’ Soo Man terlihat hendak pamit.

‘Ahjussi, aku akan mempertimbangkannya.’ Yaegi mengalah.

‘Bantu lah aku Nona Cho. Kau yang bisa ku andalkan saat ini. Aku yakin pemikiran mu lebih matang dari usia mu. Geurom.. aku hendak pamit sekarang.’ Soo Man bangun dan bergegas pergi.

Tetapi … sosok Jae kembali dari apartement bawah.

‘Eoh Tuan Lee annyeonghaseyo ..’ Jae menunduk sopan.

‘Ye annyeonghaseyo. Jaljinasseo (bagiamana kabar mu) Cho manager?’ meskipun sudah mengetahui yang sebenarnya, tetapi Soo Man sudah terbiasa memanggil Jae dengan marga samarannya Cho.

‘Ye aku baik baik saja Tuan Lee. ‘ Jae menjawab sopan.

‘Aku sudah memberitahukan pada Nona Cho. Aku pamit sekarang ye.’ Soo Man menepuk pelan bahu Jae.

‘ Ah ye ye mari ku antar Tuan..’ Jae ikut mengantarkan Soo Man dan bodyguardnya ke basement.

#FLASHBACK END

Yaegi terduduk disisi baby box sembari menatap dua buah hatinya yang sudah tertidur lelap.

Yaegi kembali melirik jam dinding kamarnya yang menunjukkan pukul 9 malam.

‘Kris belum pulang juga.’ Yaegi lagi lagi teringat akan sosok itu.

‘Yaegi~a..’ Soo Rim membuka pintu dengan bahunya dan membawa nampan kedalam kamar.

‘Eoh Soo Rim~a gomawo..’ Yaegi mengambil nampan tersebut.

‘Kau makan sekarang. Geum Chan & Geum Sha biar aku yang melihatnya.’ Soo Rim membantu Yaegi bangun dan duduk dimeja rias.

‘Ne.’ Yaegi menurut.

Kini Soo Rim yang duduk dibangku sisi baby box Twins Wu.

‘Mereka baru saja pulang.’ Perkataan Soo Rim membuat Yaegi terhenyak.

‘Kau tau darimana?’

‘Suho baru saja mengabariku. Kris mungkin sebentar lagi akan kemari. ‘ Soo Rim mencoba menghibur.

‘Eo’ Yaegi mengaduk-ngaduk bubur yang ada dimangkuknya.

Tiba-tiba .. Drrrt Drtttt..

‘Eoh Yaegi~a.. ponsel mu..’ Soo Rim bangun dan mengambil ponsel Yaegi yang tergeletak diatas ranjang lalu menyerahkan pada pemiliknya.

‘Kyuhyun?’ Yaegi membaca nama yang tertera.

Soo Rim hanya menatapnya ..

‘Yeobse~’

‘Huuuaaaa Ommaa Huuaaaaa.. Ommaa Yaegi Ommaa..’ terdengar tangisan yang sudah terhafal diluar kepala Yaegi.

‘Kyubinna..’ Yaegi menaruh mangkuk buburnya dan kini tersenyum sumringah.

‘Omma.. hiks.. Kyu Appaneun.. Kyu App~’

‘Yaegi~a ini aku..’ suara seketika berganti menjadi suara  Kyuhyun.

‘Eo. Kyubin kau apakan?’ Yaegi mendadak sengit.

‘Tadi manager Hyung memberitahu kami bahwa kau sudah melahirkan. Lalu aku mengatakan pada Noona tetapi Kyubin mengerti pembicaraan kami. Dan sekarang dia terus berteriak agar aku mengantarnya kerumah mu.’ Kyuhyun mejelaskan panjang lebar sembari terdengar tangisan Kyubin dibelakang sana.

‘Kyu, Kyubin kau gendong dulu.’ Yaegi merasa risih.

‘Dia marah padaku. Dia sudah besar, sudah pintar membantah Yaegi~a..’

‘Huuua Omma..’ terdengar suara Kyubin mendekat.

‘Aish. Berikan ponsel padanya.’ Yaegi berdecak kesal.

‘Omma hiks..’

‘Omo.. aigo Kyubin Omma kenapa? Kau kenapa sayang?’ Yaegi terlihat khawatir.

‘Hiks.. Appa.. Kyu Appa bohong padaku. Omma adik bayi ku sudah sampai kan? Hiks..’ Kyubin masih sesenggukan.

‘Appa tidak berbohong Cho Kyubin..’ terdengar suara Kyuhyun berteriak dari jarak jauh.

Yaegi tak mampu menahan tawanya. ‘Haha. Iya sayang, sudah sampai. Uljimma.. nanti kau kemari bersama Appa ne? Omma punya dua adik bayi’

‘Jinjja? Dua? Aku mau yeoja Omma.. ‘ Kyubin terdengar bersemangat dan berhenti menangis.

‘Kau tidak mau namja?’

‘Eo mau Omma. Aku mau. Tapi Kyubin mau semuanya…’ kalimat yang membingungkan.

‘Ne ne, dua duanya. Kyubin, kau tidak sekolah besok ? Pergilah tidur’ Yaegi tersenyum.

‘Ah shireo. Aku mau kesana sekarang. Omma.. Kris Appaga eodisseoyo? ‘ Kyubin masih mengingat sosok Kris.

‘Eungg.. Kris Appaga sedang bekerja. Waeyo jagiya? ‘ Yaegi bertanya balik.

‘Kris Appa do nappeun (juga jahat). Kris Appaga geotjimal (bohong).’ Kyubin seolah layaknya orang dewasa yang sedang curhat -_-

‘Eeh? Kenapa bisa begitu?’ Yaegi terhenyak dengan pernyataan Kyubin.

‘Kris Appaga, pernah bilang padaku~’

‘Yaegi~a dia harus tidur sekarang. Mungkin esok dia akan pergi bersama Noona ke apartement mu.’ sepertinya Kyuhyun merampas paksa ponselnya dari putra tunggalnya itu.

‘Ah Appa.. Kyu Appa huuuaaa …’ Kyubin kembali berteriak.

‘Yaegi~a ku tutup’ Bip

‘Eeh?’ Yaegi melihat layar ponselnya yang memang sudah terputus.

‘Kenapa Yaegi~a?’ Soo Rim ingin mengetahuinya.

‘Kyubin terus menangis ingin kesini. Mungkin esok dia akan kemari’

‘Kyuhyun juga?’ Soo Rim seketika panik.

‘Anya.’ Yaegi mengibaskan tangannya.

Ting tong ting tong .. bell menggema..

‘Ah itu pasti mereka Yaegi~a..’ Soo Rim bersemangat bangun keluar dari kamar untuk membukakan pintu.

‘KYYAAAA !!’ pasukan huru hara tiba -_-

‘Sssstt.. jangan berisik.’ Kepala Baekhyun yang lebih dulu muncul dari balik pintu.

‘Aigo mereka sedang tertidur.’

‘Aish yak, jangan menginjak kaki ku !’ Sehun,D.o dan Baekhyun lebih dulu tiba.

‘Eoh Noona.. mereka kapan bangunnya?’ Sehun D.o dan Baekhyun berdiri disisi baby box dan melihat Twins Wu yang sedang terlelap.

‘Kyeopta..’

‘Mereka  akan bangun jika haus atau buang air.’ Yaegi menjelaskan.

‘Eoh begitu..’ Sehun mengangguk seolah mengerti.

‘Omo mo pipinya Hyung.. pipinya  kya~’ D.o menjadi gemas sendirinya.

‘Hey..’ Chanyeol  Luhan Xiumin dan Chen muncul dibalik pintu seraya berbisik pelan.

‘Aish jangan semuanya disini.’ Baekhyun mengusir mereka satu persatu, sedangkan Yaegi hanya bisa tersenyum senyum melihat tingkah konyol mereka.

‘ Aish yak yak’ Xiumin mulai oleng, seperti ada sesuatu yang mendorongnya. Ternyata Lay juga ikut menerobos masuk kekamar.

‘Lay kau bisa membangunkan mereka.’ Xiumin kembali stabil -_-

‘Aish ku bilang keluar jangan semuanya disini’ Baekhyun ribut sendiri -_-

‘Kau yang keluar ByunBaek..’ Chanyeol tak mau kalah.

‘Kakak Ipar !’ Tao terlalu bersemangat.

‘SSSSTTTTT !!!’ mereka serentak menodong Tao.

‘Mian..’ Tao menjadi merasa bersalah.

‘Gwenchana ..’ Yaegi kembali tersenyum geli.

‘Noona.. dia mirip sekali Baekhyun Hyung..’ Sehun sesekali menyentuh pipi Geu Chan.

‘Berhenti mengatakan itu Sehunni. Jika  Duizang mendengarnya tidak enak..’ Luhan menginterupsi.

‘Dia ponakan ku. Geum Chan~a jika sudah besar kita bernyanyi bersama ne..’ Baekhyun berbisik pelan ke arah Geum Chan yang sedang tertidur.

‘Geum Sha.. yappeonji? (cantik kan)’ D.o beralih pada Geum Sha.

‘Kakak Ipar, jika Geum Sha lebih cantik dari mu.. Gege pasti akan mengabaikan mu hahaha’ Tao tertawa polos.

‘Kau bisa saja Tao..’ Yaegi hanya ikut tertawa.

‘Eeeyyhhh sudah keluar.. mereka akan sesak ..’ Baekhyun kembali mengusir -_-

‘Kenapa disini semua? ‘ Suho muncul dari balik pintu.

‘Eoh Suho Hyung. Kai sudah diangkat?’ Chen teringat akan sesuatu.

‘Eeeh? Memangnya Kai dimana?’ mereka bertanya-tanya.

‘Kai tidur bangku belakang Van.’

‘Astaga Kai. Dia sudah dibawa lagi ke SM bersama manager Hyung..’ Suho menepuk jidadnya dan langsung buru buru pergi untuk menelfon manager Hyung agar mereka tau bahwa Kai masih tertinggal dikursi belakang,ia tertidur pulas.

‘Aish sudah sudah. Nawa (keluar) !’ Baekhyun mulai kesal.

‘Eoh Duizang..’ Luhan melihat Kris yang berdiri didepan pintu.

‘Ayo keluar. Palli palli ..’ Lay mengiring mereka satu persatu,seolah mengerti keadaan.

‘Noona .. kami keluar eoh..’ Sehun melambaikan tangannya.

‘Aih palli..’ Chen mendorongnya.

Setelah mereka semuanya keluar .. kini tinggalah keluarga kecil yang seutuhnya.

Kris semula menatap baby box..lalu berjalan mendekat ke arah Yaegi yang duduk dimeja rias.

‘Kau sudah makan?’ suara Kris terdengar lirih.

‘Eum.’ Yaegi mengangguk.

‘Kenapa buburnya masih ada?’ Kris berjongkok didepannya dan mengambil mangkuk tersebut,

‘Aku sudah kenyang Kris~a. Wajah mu lelah sekali.. ‘ Yaegi justru menaruh kedua tangannya dipipi Kris yang semakin terlihat kurus itu.

‘Hmm. Aku tidak apa apa. Aku akan menyuapkannya.. kau makan hmm?’ Kris mengambil sesendok bubur lalu mengarahkan kemulut Yaegi.

Yaegi menggeleng tanda menolak..’Shireo. Aku kenyang Kris~a..’

‘Mogo (makanlah). Bukankah mereka tidak meminum susu formula? Kau harus makan, mereka membutuhkannya. Hmm?’ Kris membujuk Yaegi perlahan.

Yaegi akhirnya menurut dan membuka mulutnya ..

Kris tersenyum memandang yeoja dihadapannya itu.

‘Kau tidur disini?’ Yaegi bertanya ragu.

Kris menunduk sejenak .. lalu mengembuskan nafasnya pelan.

‘Mian, aku ada keperluan dengan manager Hyung untuk showcase mendatang. Suho juga ikut dengan ku.’ Kris mengusap kepala Yaegi.

‘Malam malam begini? ‘ Yaegi tak percaya.

‘Hmm.. kami akan menginap dikantor. Soo Rim menemani mu kan?’ Kris menaruh mangkuk berisi bubur itu lalu membantu Yaegi bangun dan mengantarkan ke sisi ranjang.

‘Jadi kau tidak tidur disini?’ Yaegi masih bertanya hal yang sama.

‘Tunggulah sedikit lagi. Wajah mu jangan seperti itu, jelek sekali.’ Kris mencoba mencairkan suasana.

‘Eo’ Yaegi masih mengunyah bubur yang belum habis habis dimulutnya.

Kris bangun dan berjalan mendekat pada baby box. Ia menatap Geum Chan & Geum Sha yang terlelap.

Perlahan Kris mendaratkan jemarinya yang mulus untuk membelai wajah Geum Chan & Geum Sha tetapi ..

Drrrt  Drtttt Drttt.. Kris segera menekan tombol hold di ponselnya agar mereka tak terbangun dan buru buru keluar dari kamar.

Yaegi yang melihat itu hanya menghela nafas sejenak dan berbaring untuk tidur.

Selang beberap detik… Geum Sha menangis tiba-tiba ..

Yaegi segera bangun dan disusul oleh Soo Rim yang datang dari luar kamar.. kini Geum Chan juga menangis.

‘Mereka haus Soo Rim~a..’ Yaegi menggendong Geum Sha dan membawanya ke ranjang untuk disusui.

Kini tinggal Geum Chan yang menangis ..

‘Ssst. Aegy chamkamman .. ‘ Yaegi bergantian menenangkan buah hatinya.

‘Ssstt, Geum Chan uljimma..’ Soo Rim menepuk nepuk punggung Geum Chan pelan.

Kris kembali masuk ke kamar ..

Soo Rim tadinya hendak memberikan Geum Chan pada Kris, tetapi Kris tidak peka terhadap itu. Ia justru berjalan mendekat pada Yaegi yang sedang menyusui Geum Sha..

‘Yaegi~a aku pergi sekarang eum? Chup ~’ entah sadar atau tidak, Kris benar-benar tidak memperdulikan Geum Sha ataupun Geum Chan yang ada didekatnya,setelah mengecup kening Yaegi singkat.. Kris melangkah tergesa gesa keluar kamar lalu pergi.

Soo Rim menatap Yaegi yang juga menatapnya.

‘Sabar Yaegi~a..’

Yaegi tak bergeming, ia kembali fokus pada Geum Sha.

Tetapi setelah itu.. pintu kamar kembali terbuka dan..

‘Eoh Myunnie..’ Suho tampak menyembulkan kepalanya lalu masuk kekamar.

‘Aku pergi dulu, mungkin aku akan tidur di SM.. Chup ~’ BLUSH ~ pipi Soo Rim muncul semburat merah ketika Suho mengecup keningnya singkat.

‘Ige nugu ? (ini siapa)’ Suho menunjuk Geum Chan.

‘Geum Chan Ahjussi..’ Soo Rim dan Suho membelakangi Yaegi dan Geum Sha yang diatas ranjang.

‘Geum Chan cho? Kyeowo (lucu sekali)’ Suho sesekali mengelus pipi Geum Chan lalu berbalik menghampiri Yaegi yang baru saja selesai menyusui Geum Sha.

‘Bagaimana keadaan mu?’ Suho mengacak pelan rambut Yaegi.

‘Buruk.’ Yaegi menjawab ketus.

‘Eyyyhh .. ‘ Suho mencolek hidung Yaegi dengan telunjuknya. Soo Rim yang melihat itu hanya biasa saja,kerena ia tau bagaimana hubungan Suho dan Yaegi.

Yaegi tak merespon, ia bangun dan hendak kembali menaruh Geum Sha di Baby box.

‘Eoh biar aku saja..’ Suho mengambil Geum Sha perlahan.

Geum Sha kembali terbangun dan mulai menangis perlahan..

‘Omo .. ssstt sssttt.. aigo anak manis uljimma..’ Suho menimang-nimang putri kecil itu hingga ke dekat baby box.

‘Kris, aku mau kau yang seperti itu. Kenapa Suho. Dasar tidak peka !’ Yaegi menggerutu pelan dalam hatinya.

Kini yang tampak seperti keluarga seutuhnya adalah Suho & Soo Rim. Suho tak menyadari telah menghabiskan banyak waktu didepan baby box.

‘Yaegi~a… Kris Hyung~’

‘Aku mau tidur.’ Yaegi berbaring dan menutup selimutnya, seolah tak mau mendengar lanjutan kalimat Suho.

Suho dan Soo Rim saling bertatapan.. lalu Soo Rim mengedipkan matanya mengisyaratkan Suho untuk tidak melanjutkan kalimatnya.

‘Yasudah, aku pergi dulu. Geum Channa.. Geum Sha~a.. annyeong..’ Suho bergegas pergi.

‘Ahjussi annyeong..’ Soo Rim yang menjawabnya.

Kedua malaikat kecil itu sudah tertidur pulas, Soo Rim pun ikut naik ke atas ranjang. Memberdeul sudah kembali ke Dorm sedari tadi.

‘Yaegi~a kau sudah tidur?’ Soo Rim mencoba memastikan.

‘Hmm.’ Yaegi hanya mendeham dibalik selimut.

‘Aish yak Cho Yaegi kenapa kau kekanak kanakan seperti itu !!’ Soo Rim menarik selimut Yaegi..

‘Aish  yak Park Soo Rim apa yang kau lakukan !’ Yaegi kembali meradang.

Tetapi wajah Soorim seketika tercengang.. ‘Yaegi~a..’

‘Mwo?’

‘Kau ..’

To Be Co

Kris masih seperti biasa -_- masih ga peka, masa bodoh dan sebagainya kkk😀

Nantikan next nya yah, entar ada bintang tamu spesial lhoh kekkeke😀

Annyeong ~

 

64 thoughts on “Daddy, Where are you? Chapter 2

  1. Hmmmm
    kris’a g peka
    emang kaya gt sifatnya kali ya,udah dr sononya gt…
    itu 2 sahabat kenapa?
    bagaimana kabar hanna????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s