Love Blossom (Collab with SuSoo)

Gambar

Title  :: Love Blossom (Collab with SuSoo)

Script Writer  :: Muriza  (Follow > @Queen_yiFan93)

All Cast ::

* Suho EXO-K ( Kim Joon Myun)

* Park Soo Rim ( OC )

* Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

*  Cho Yaegi (OC > Kris’s Wife)

* Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

Genre          ::  Romance, Comedy, Family,Kris Marriage Life

Rating           ::  PG 17

Length         ::  One Shoot / Short Story

Disclaimer   ::  Typo Bertebaran ! This FF originally born from my absolute brain~ No Plagiat, Don’t plagiat, Don’t take it without my permission and don’t  do something same as like plagiat !!

EXO for you, Kris for me only *digebukin😀

Personal  Blog            : EXO & Prince WuFan

Fan Page Facebook      : Fan Fiction Exo Kris

 

Auuurrrrggghhh .. *Nge Wolf😀

Kekeke ngaret yah? *pake nanya -_-

Setelah melihat TEASER itu author baru fit lagi kekeke..

Kris Kris Kris Kris Kris Kris #Soo Rim : SUHO *berapi api

meskipun ini sudah telat dan sudah bukan tanggal lahir dari si SUMO eh SUHO *Suho megang gergaji* yg bahasa kite itu BIRTHDAY nya Suho tapi author tetep mau menuhin permintaan Reader atas SuSoo😀

YaeKris tetep ada karena ini rumah mereka,SuSoo numpang😀 *Twins Wu nari balet

Ace : aku ga diajak lagi *loncat dari jamban kkkkk~

Yesungdahlah .. CAP CUSSSSS ~

*sekali lagi masih greget liat teaser -,-*

Reader : TERUS SALAH GUE? *pitam

Yuuuuukkkk😀

OoOoO

Recommended Song : K.Will – Love Blossom

The popcorn-like flower petals are flying up high
When you tell me that you love me, I really melt
When the wind blows like it does today, I go crazy all day
Because you keep flickering before my eyes

Our love is melting with the warm spring light
Love is blowing with the swaying wind
When the wind blows like it does today, the first thing I think about
Is only you, only you, only you

Seorang yeoja berlari – lari kecil setelah turun dari bus yang ia tumpangi dan tergesa gesa berjalan menuju sebuah toko pernak-pernik dikawasan Myeongdong.

Yeoja itu memasuki toko tersebut dan langsung diberikan sebuah bingkisan oleh sipemilik toko.

‘Ahjumma kamsaeyo .. hosh hosh mianhae aku terlambat mengambilnya’ Yeoja itu tampak terengah engah nafasnya.

‘Ye gwemchanasseoyo. Semoga chingu mu suka ne ..’ Ahjumm si pemilik toko mengambil lembaran won yangg diberikan oleh yeoja itu.

Tanpa mengulur waktu lama,yeoja itu segera keluar dari toko dan menuju ke suatu tempat dimana ia sudah memiliki janji untuk bertemu oleh seseorang yang sangat penting baginya.

_xxx_

Yaegi’s Apartement

‘Auuuurrrggggg..’

‘Omo suami ku kenapa jadi begini?’ Yaegi sedari tadi menatap lekat layar Ipad miliknya.

Teaser MV Wolf EXO baru saja selesai dirilis, dan itu sudah menjadi trending topik  ketika ia membuka akun sosial media miliknya.

Sembari menjaga Geum Chan & Geum Sha yang tertidur, Yaegi mensearching seluruh foto teaser EXO beserta Videonya. Meskipun ia adalah istri dari salah satu member Boy Grup tersebut tetapi ia tetap harus melakukan hal yang sama dengan Fans ketika hendak melihat mereka (EXO).

‘Aigo Luhan~ssi..’ Yaegi terus mengulang-ulang video yang berdurasi 1 menit lebih tersebut.

hingga …

CEKLEK ~ pintu kamar dibuka oleh seseorang..

Yaegi yang duduk diatas ranjang mendongak melihat siapa yang datang.

‘Seru sekali..’ namja itu menerobos masuk dan duduk ditepi ranjang.

‘Wolf..’ Yaegi menampakkan layar Ipadnya dihadapan namja itu.

‘Kau baru melihatnya? ‘ Namja yang bernama lengkap Wu Yi Fan itu menarik Ipad tersebut dan ikut melihat video yang berisikan gambar dirinya.

‘Eo. Tadi aku membuka twitter ku, lalu mereka banyak sekali yang mengirimi ku video ini..’ Yaegi ikut mengintip dari bahu Kris.

‘Eotteoyo? Moshine (keren kan?)’

‘Eo.’ Yaegi menjawab singkat.

‘Ini ..’ Kris memberikan kembali Ipad itu dan berjalan kedepan Baby Box.

‘Yaegi~a..’ Kris menoleh kebelakang.

‘Mwoe?’ Yaegi masih sibuk berkutat dengan Ipadnya.

‘Aku mau mengambil Geum Sha..’ Kris mencoba mengangkat putri kecilnya itu.

‘Eeehh? buat apa? dia sedang tidur.’ Yaegi kini berjalan mendekat.

‘Tidur disana saja..’ Kris menunjuk tempat tidur.

‘Aih andwae. Dia akan bangun. Aih Kris..’ Yaegi memindahkan tangan Kris yang terus berusaha mengangkat Geum Sha.

‘Yasudah Geum Chan saja..’

‘Kris~a andwae! mereka rewel sekali seharian ini.. ‘ Yaegi kembali melakukan hal yang sama.

‘Ah waeyo? aku besok belum tentu bisa melihat mereka. Besok aku ada Take 1 di SBS.’ Kris berdecak kesal.

‘Ck~ nanti ketika mereka haus mereka akan bangun. Sudah kemari..’ Yaegi menarik tangan Kris kembali ke ranjang.

‘Eoh Soo Rim belum pulang?’ Kris baru menyadari akan hal itu.

‘Eum. Dia berkencan dengan Suho.’

‘Eeeh? Berkencan? Cih..’ Kris mencibir.

DUUUKK !!

‘AUUWH!’ Kris meringis memegang bahunya.

‘Apa maksudmu mencibir seperti itu? ‘ Yaegi memukul Kris dengan bantal guling didepannya.

‘Waeirae (apa apaan kau) Cho Yaegi !! Apho..’ Kris masih mengusap ngusap bahunya.

‘Mereka  pergi merayakan ulang tahun Suho..’ Yaegi memperjelas.

‘Ara ! Tapi kenapa harus memukul ku?’ Kris sesungutan.

‘Mian..’ Yaegi menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

‘Aish.’ Kris masih sedikit kesal.

‘Mianhae.. kau ini seperti tidak pernah muda saja.’ Yaegi bergelayut manja dilengan kanan Kris lalu bersandar dibahunya,mencoba merayu suaminya itu.

‘Mworagu? (kau bilang apa barusan)’ Kris bergeser menghadap Yaegi.

‘Yang mana?’ Yaaegi mulai bingung.

‘Tidak pernah muda? ‘ Kris menekankan intonasinya.

‘Eo. Jika sudah punya anak kita sudah menjadi orang tua bukankah begitu?’ Yaegi membela dirinya.

‘Tapi aku belum tua Yaegi~a..’ Kris tak terima dikatakan demikian.

‘Aih molla. Terserah apa kata mu. Yang jelas sekarang pasti Suho & Soo Rim sedang meniup lilin bersama, make a wish, memotong kue.. kya~ itu romantis sekali..’ Yaegi menghayal dengan sendirinya dengan kedua tangannya yang ia tautkan.

‘Kau mau menyindirku?’

‘Mwo?’ Yaegi kembali bingung.

‘Aku anyi maksudku kita.. kita tidak pernah merayakan ulang tahun bersama.’ Kris dengan susah payah mengeluarkan argumennya.

‘Lalu?’ Yaegi medekatkan wajahnya tepat dihadapan wajah Kris seraya mengedip ngedipkan matanya.

‘Aku  bukan namja romantis Yaegi~a..’ Kris terlihat bodoh sendirinya.

‘Memangnya aku ada membandingkan mu dengan mereka?’ Yaegi masih diposisi yang sama.

‘Aih wajah mu jangan seperti itu..’ Kris mendorong wajah Yaegi menyingkir dari hadapannya.

‘Kau kenapa Tuan Wu? Aneh sekali..’ Yaegi menggembungkan pipinya lalu melipat kedua kaki diatas tempat tidur.

‘Amogattasseo (tidak ada apa apa), aku mengantuk..’ Kris bangun dan berbaring dari sisi tempat tidur yang satunya lagi.

Yaegi hanya menatap Kris yang tiba tiba saja moodnya berubah buruk.

‘Suami ku kenapa? hmm?’ Yaegi menelungkupkan badannya sembari mengusap pipi Kris pelan.

‘Yaegi~a  benarkah kita tidak pernah pergi keluar bersama?’ Kris berbalik memiringkan badannya dengan wajah yang mendadak serius.

‘Euung? memangnya mau pergi kemana? kita pernah ke Busan waktu itu.’ Yaegi balik bertanya.

‘Kita tidak pernah merayakan ulang tahun bersama, makan bersama cho?’

‘Ulang tahun mu masih lama Tuan Wu..’ Yaegi kini berbaring menatap langit langit kamar.

‘Kau mau tidak?’ Kris justru berbicara lain.

‘Mau apa?’

‘Seperti mereka..’ Kris ikut menatap langit langit kamar.

‘Suho Soo maksud mu? ‘ Yaegi menoleh..

‘Hmm’ Kris mengangguk.

dalam waktu yang bersamaan..

‘Hoooaa hoooaaa..’

‘hooaa hooaaa..’ suara yang semula 1 kini menjadi 2..

Geum Sha dan Geum Chan nangis bersamaan..

‘Kau lihat itu? kita sudah terlambat untuk melakukan hal hal seperti itu Kris~a..’ Yaegi bangun dan menunjuk baby box.

‘hooaaa hooooaa..’

‘sssttt.. uri aegy wae geurayo? Omma yeogisseo..’ Yaegi menggendong Geum Sha.

Kris menyusulnya lalu mengambil Geum Chan.. ‘Aish dia pipis..’ Kris terlanjur menggendongnya.

‘Hahaha. Kau kenapa selalu terkena pipis mereka Kris~a? ‘ Yaegi masih bisa tertawa -_-

‘Bagaimana kau masih bisa tertawa Nyonya Wu.. kemarikan GeumSha..’ Kris hendak menaruh Geum Chan kembali.

‘Eeeh? kau mau apa? Kau yang lakukan..’ Yaegi menyuruh Kris mengganti popok Geum Chan.

‘Yee? Ah Yaegi~a..’ Kris menolak ..

‘Geum Sha haus, aku mau memberinya susu ..’ Yaegi berjalan kesisi ranjang dan membuka kancing piyamanya.

‘Hooa hooa..’ Geum Chan masih menangis.

‘Yaegi~a bantu aku..’ Kris merasa kerepotan.

‘Tidak bisa. Kau tidak lihat ini anak mu?’ Yaegi menunjuk arah dadanya.

‘Aish..’

‘Eo.. uljimma.. ssstt Wu Geum Chan don’t cry.. hey son..’ Kris berbicara dengan rapnya -_-

Yaegi yang menyaksikan itu terkekeh pelan, Kris memang selalu gagal jika dalam hal menggantikan popok dua malaikat kecilnya itu.. tetapi Geum Sha maupun Geum Chan akan selalu berhenti menangis ketika tangan Kris mendekap mereka ^_^

***

_Han River_

semilir angin berhembus perlahan memberikan hawa sejuk yang mampu membuat setiap pengunjung yang datang dimalam hari dapat merasakan kenyaman & ketentraman yang luar biasa meskipun saat ini sedang musim panas.

“Myunnie..’ seorang yeoja melambaikan tangannya dan berlari kecil dengan sebuah bingkisan ditangannya.

Namja yang merasa dipanggil namanya itu menoleh dan melemparkan senyuman hangatnya..

‘Kau sudah lama menungguku? Hosh..hoshh.. mianhae tadi bosku memberiku perkerjaan lembur..’ yeoja yang bernama Park Soo Rim itu ikut duduk disamping namja yang lebih akrab dipanggil Suho.

Mereka duduk disisi jalan yang menghadap ke sungai Han. Lebih tepatnya ditempat yang berbentuk seperti dibawah jembatan gantung yang terdapat diSungai tersebut.

‘Tidak.’ Suho menggeleng. EXO malam ini lebih cepat selesai dari biasanya, tepat pukul 07 malam mereka sudah pulang ke Dorm dan beristirahat. Tetapi berbeda dengan Suho, ini bahkan sudah lewat tiga hari perayaan ulang tahunnya.. dan mereka baru bisa merayakannya sekarang karena pekerjaan masing-masing.

‘Eoh yeogi (ini..)’ Soo Rim memberikan bingkisan tersebut.

‘Ige mwoe?’ Suho menerimanya dengan dahi yang sedikiti ia tautkan.

‘Soonmul.. Saengil Chukkaeyo..’ Soo Rim tersenyum sumringah lalu bertepuk tangan pelan.

‘Eoh gomapta.. boleh ku buka sekarang?’ terpancar kebahagiaan dari raut wajah lelah itu.

‘Eum..’ Soo Rim mengangguk.

Sebuah jam vintage yang didesign khusus untuk seorang namja tersemat dibalik kotak kecil tersebut.

Suho menatapnya sesaat lalu menatap Soo Rim.. ‘Jadi kau memaksa harus bertemu malam ini untuk memberikan ku ini?’

‘Ne. waeyo? Anjoahae? (kau tidak menyukainya)’ Soo Rim berkata lembut, ia sosok yeoja yang sangat feminin.

‘Anya. Keugeaniragu (bukan seperti itu).. jeongmal joahae.. ‘ Suho kembali menutup kotak tersebut dan menaruh disisi sampingnya.

‘Jam itu sudah ku pesan sejak seminggu yang lalu, aku ingin memberikannya pada mu ketika hari ulang tahun mu.. geundae.. kau sedang sibuk dengan comeback mu,ku rasa malam ini waktu yang tepat..’ Soo Rim menjelaskan panjang lebar.

Suho menyunggingkan senyumannya ..’Ne, neo majayo.. gomapta…’ Suho mengusap pelan rambut Soo Rim.

‘Aku tidak pernah melihat mu memakai jam, jadi pakailah pemberianku..’

‘Eum pasti akan ku gunakan, jika Manager Hyung mengizinkan  aksesoris tambahan untuk comebcak nanti.. jam ini akan ku pakai..’ Suho kembali memegang kotak tersebut.

‘Myunnie..’

‘Ne waeyo?’ Suho kembali menatap Soo Rim.

‘Kau sungguh tidak memiliki rasa dendam? kau sungguh sedang tidak membalas dendam?’ bibir Soo Rim bergetar.

‘Maksud mu?’ Suho tak mengerti.

‘Keugeyo (itu)..’

‘Aku mencintai mu.’ Suho memberikan jawaban untuk dua pertanyaan sekaligus.

‘Jinjjayo?’ Soo Rim masih merasa takut bahwa Suho hanya mempermainkannya.

‘Ne, aku bersungguh – sungguh Park Soo Rim. Aku memang belum berani mengatakan bahwa kita akan melangkah ke jenjang yang lebih jauh, tapi aku bukan namja yang munafik.’ perawakan keduanya sangatlah serasi, sama sama tenang dan mau mengalah.

‘Arayo. Tapi .. tapi kau ..’ Soo Rim kembali ragu untuk mengucapkannya.

‘Kisseu maksudmu?’

‘Yee?’

#FLASHBACK

‘Ada yang ingin kau bicarakan?’ Suho dan Soo Rim kini berada dipuncak teratas gedung apartement mereka memang sengaja bertemu disini setelah selesai mendekor kamar bagi Twins Wu, Suho memutuskan untuk memberikan Soo Rim kesempatan  membicarakan apa yang hendak ia katakan.

‘Mianhae..’ hanya kata itu yang keluar dari mulut Soo Rim.

Suho yang membelakangi Soo Rim berbalik ..’Hanya itu saja?’

‘Eum, mianhae..’ Soo Rim tertunduk tak berani menatap lepas namja didepannya.

DRAAAP ~ sebuah tangan dengan cepat menarik yeoja bertubuh semampai itu kedalam dekapan hangat.

Ya.. Suho menarik Soo Rim kedalam pelukannya, memeluknya erat.. seolah melepaskan semua rasa sakit,amarah yang selama ini mendera.

‘Hanya itu yang ingin kau katakan jika aku mengangkat telfon mu? hmm?’ Suho berbisik .

Soo Rim masih terpaku, otaknya belum bisa bekerja dengan apa yang terjadi.. tangannya masih lurus tak menyentuh Suho sedikitpun.

‘Myunnie..’

‘Park Soo Rim ..’

‘Myunnie..’ suara Soo Rim mulai bergetar.

‘Hanya itu saja?’ Suho kembali mengulangi kata-katanya.

‘Jangan meninggalkan ku.. hiks..’ air mata Soo Rim akhirnya ikut tumpah.

‘Katakan sekali lagi..’ Suho masih dengan posisinya.

‘Saranghae, Kim Joon Myun saranghae.. hiks..’ Soo Rim kini ikut memeluk erat tubuh Suho dan menangis sejadi jadinya.

Suho memejamkan matanya sesaat merasakan sembulir kebahagiaan yang membuncah dari dalam hatinya..

‘Jangan membohongiku lagi.. miweoyo (aku benci hal itu)..’

‘Hmm.. hiks..’ Soo Rim tak mampu menjawab lagi dengan kata kata.

‘Ssstt.. hapus air matamu.’ Suho melepaskan pelukannya dan mengusap air mata Soo Rim yang membasahi pipinya.

‘Hiks.. kau jangan mengabaikan ku lagi..’

‘Ne, tidak akan ku lakukan hal bodoh itu lagi..’ Suho mengangguk dan menatap gadisnya itu lekat.

‘Hiks.. aku salah..’

‘Hmm.. lupakan lah.’ Suho masih berdiri menatap Soo Rim.

‘Kka kau.. anyi maksud ku ki kit kita..’

Chu~ ciuman lembut menyapu bibir Soo Rim dalam sekejap ..

Lagi lagi sistim  limbik Soo Rim terganggu akan apa yang sedang Suho lakukan terhadapnya.. ini ciuman pertamanya.. ia tidak pernah melakukan ini ketika bersama Kyuhyun..

‘Kau yang pertama..’ Suho menyudahinyadan berbisik..

‘Neo do..’ pipi Soo Rim merah merona seperti kepiting rebus.

‘Berjanjilah untuk selalu bersama..’ mereka saling mendekap satu sama lain untuk kedua kalinya.

#FLASHBACK END

****

‘Kris~a..’ mata Yaegi tertutup setengahnya.

‘Eo..’ Kris juga sama seperti Yaegi, mereka saat ini sedang menyandarkan kepala mereka disisi Baby box.. Geum Chan & Geum Sha belum juga mau tertidur setelah mereka terbangun satu jam yang lalu.

‘Putraku Geum Chan ayo tidurlah nak.. Omma mengantuk sekali..’ Yaegi menepuk nepuk Geum Chan yang masih terjaga, dan justru kini ia terlihat sedang tersenyum sendirinya.

‘Hoooamm..’ Kris menguap besar dan Geum Sha juga terlihat seperti Geum Chan seolah mereka mengerti bahwa Appa & Omma nya kini terlihat lucu -_-

‘Kris~a kenapa mereka keras kepala seperti mu..’ Yaegi sudah semakin lunglai.

‘Kau tidur lah, biar aku yang menjaga mereka..’

Geum Sha & Geum Chan belum mau tertidur,tetapi jika Kris ataupun Yaegi mulai berpindah mereka akan menangis bersamaan ..

‘Andwae.. kau besok memiliki jadwal yang padat.. kau tidurlah..’  Yaegi menolak.

‘Kau lihat itu Nyonya Wu? mereka sedari tadi tersenyum dengan sendirinya. ‘ Kris baru menyadari akan hal itu.

‘Ssshhh.. bagaimana ini Kris~a? Jika kita bangun pasti mereka menangis..’ Yaegi tak kuasa menahan rasa kantuknya.

‘Eoh sudah pukul 12 ..’ Kris melirik jam dinding.

‘Ah Soo Rim sepertinya belum pulang..’ Yaegi yang tadinya mengantuk kini berubah bugar dan berjalan menuju pintu mengintip sejenak.

‘Apa yang kau lakukan Nyonya Wu?’

‘Soo Rim belum pulang..’ Yaegi kembali menutup pintunya.

‘Dia bersama Suho,kau tidak perlu khawatir.’ Kris ikut bangun dan menatap dirinya sesaat dicermin.

‘Hoooaa.. hooaaa..’

‘Eoh Omo.. anya anya.. Omma yeogisseo..’ Yaegi berlari kecil mengahampiri baby box.

tetapi dua malaikat kecil itu masih menangis..

‘Kris~a kemari..’ Yaegi memanggil Kris yang ternyata mencuri waktu untuk memakaikan krim diwajahnya.

‘Ssshh sebentar Nyonya Wu..’

‘Aih kau ini.. aahh palli.. Mereka menangis lagi.. sstt aegy..’

Kris berjalan gontai dan berdiri didepan baby box. dalam waktu yang bersamaan dua malaikat kecil itu berhenti menangis.

‘Eoh? ini curang..’ Yaegi menyadari sesuatu.

‘Apanya yang curang Nyonya Wu?’ Kris masih memegang krim malam miliknya -_-

‘Mereka menangis jika kau saja yang pergi. Coba lagi, coba kau pergi kesana..’ Yaegi mendorong paksa tubuh Kris menjauh dari sisi Baby Box.

baby Geum Chan mulai mengeluarkan suaranya ..

dan Geum Sha menyusulnya..

‘Omo mo Kris~a kemari ..’ Yaegi menarik tangan Kris paksa.

‘Aish Nyonya Wu apa yang kau lakukan ! krim ku tumpah semua !’ Krim diwajah Kris belum merata.

‘Ya Tuhan kenapa suami ku seperti ini? aih yak.. kau lihat ini anak mu eoh? mereka hanya akan menangis jika kau yang pergi.. ini tentu saja tidak adil.’ Yaegi sesungutan.

‘Lalu apa masalahnya? kau cemburu? Kau jangan gila Nyonya Wu..’ Kris menjawab enteng sembari meratakan krik diwajahnya.

‘Aku  Ibu mereka Kris~a.. ‘

‘Eoh itu benar, aku juga tidak punya wanita simpanan..’

DUKKK !

‘Akhh apho !’ Kris terlonjak ketika tangan Yaegi meninju lengannya keras.

‘Dwesseo dwesseo.. kau saja yang menjaga mereka, aku mengantuk.’ Yaegi merasa kesal dan membuka sandal boneka spongebob yang ia kenakan secara brutal lalu menghempaskan dirinya ketempat tidur.

‘Eyyyyhh~ kalian lihat itu? Omma mengamuk.. kekeke’ Kris sama sekali menganggap itu lelucon .. anehnya Geum Sha & Geum Chan lagi lagi tersenyum lebar -_-

***

sementara itu didepan pintu apartement

‘Deorowa (masuklah)..’ Suho mengantarkan Soo Rim hingga kedapan pintu.

‘Euumm.. kau tidurlah yang nyenyak malam ini .. ‘ Soo Rim menarik hidung Suho pelan.

‘Ne, kita bertemu didalam mimpi saja..’ Suho sukses membuat pipi Soo Rim kembali bersemu merah.

‘Aku masuk ..’

‘Ah Soo Rim~a chamm~..’

Chup ..

bibir Soo Rim menempel dipipi Suho sekilas..

‘Myunnie jaljja..’ Soo Rim tersenyum malu dan langsung masuk kedalam apartement.

Suho yang menyaksikan itu tersenyum lebar.. hatinya seolah hendak bersorak riang saat ini..

‘Love Blossom.. sempurna..’ Suho berbalik pergi kembali ke Dorm dengan perasaan yang berbunga bunga layaknya cinta yang bersemi ~

 ‘Eoh mereka belum tidur ?’ Soo Rim melihat lampu kamar YaeKris masih menyala.

CEKLEK ~  Soo Rim menyembulkan kepalanya dari balik pintu, ia tidak sampai masuk kedalamnya.

‘Eoh?’ Soo Rim sangat terkejut melihat sosok Kris yang seperti hantu.

‘Kau sudah pulang?’ Kris tak memperdulikan tampilannya.

‘Ne. Geum Chan dan Geum Sha belum tidur?’ Soo Rim melirik arah baby box.

‘Eo. Mereka masih ingin main..’ Kris mengangguk.

‘Bawa ke tempat tidur saja.. mungkin dengan begitu mereka akan tertidur..’ Soo Rim menyarankan.

‘Kau benar juga. Geure..’ Kris mulai mengangkat Geum Sha..

‘Yaegi kenapa?’ Soo Rim melihat Yaegi yang tidur dengan selimut yang menutupi seluruh badannya, Yaegi hanya akan seperti itu jika sedang marah.

‘Dia mengantuk. Kau tidak istirahat?’ Kris segera menyudahi percakapan.

‘Eoh geure, aku kembali ke kamar dulu. Jika perlu sesuatu panggil saja aku.. selamat malam.’ Soo Rim menutup pintu perlahan dan menuju kamarnya.

‘Geum Sha~a Cha~ kau tidur disamping Omma ne?’ Kris sudah menaruh Geum Sha ditempat tidur bersama dengan kasur kecilnya.

‘Hiks.. hhooa..’ Geum Sha menangis lagi ketika Kris berpindah sejenak mengambil Geum Chan yang masih di baby box.

‘Appa wasseo.. chamkamman… ’

setelah Geum Chan juga sudah ditempat tidur kini mereka berbarik dan tidur bereempat.

Kris berbalik menghadap Yaegi diseberang sana..

‘Nyonya Wu,,’ Kris mencoba menarik selimut Yaegi.

‘Aku mengantuk.’ Yaegi  menarik keras selimutnya.

‘Eeeyyhhh istri ku..’ Kris mengeluarkan smirknya.

‘Shireo!’ Yaegi masih tak terima.

‘Buka selimut mu..’

‘Shireo !’

‘Buka !!’

‘Tidak mau !’

‘Buka atau aku ~’

‘Atau apa? mwol? kau mau apa?’ Yaegi segera membuka selimutnya setelah Kris hendak mengatakan sesuatu.

‘Atau aku akan tidur duluan kekeke ~’ Kris tersenyum evil, ia hanya mengerjai istrinya.

‘Aish..’ Yaegi hendak kembali menutup selimut tetapi tangan Kris menahannya.

‘Mwol? Niga mwol (kau mau apa? )lepaskan..’

‘Aih nanti tangan mu mengenai mereka, kau ini..’ Kris menahan siku Yaegi yang hampir mengenai Geum Sha..

‘Menyebalkan.’ Yaegi akhirnya mengalah.

‘Mereka seperti mengetahui bahwa aku akan  pergi esok hari Yaegi~a.. mungkin Geum Chan Geum Sha hanya ingin bersama ku lebih lama..’

‘Eo.’ Yaegi menjawab singkat.

‘Kau tidak suka jika aku dekat dengan mereka?’

‘Anyo. Bukan seperti itu..’

‘Lalu?’

‘Kenapa harus membawa bawa wanita simpanan ! apa tidak ada kalimat ynag lebih enak didengar !’ ternyata itu yang membuat kekesalan Yaegi.

‘Omo ! Jadi itu?’ Kris tak percaya.

‘Aku mengantuk.’

‘Eeyyyhh aku belum selesai..’ Kris menarik selimt Yaegi untuk kesekian kalinya.

‘Apa? kau mau apa lagi?’

‘Istri ku sedang cemburu ternyata eoh? aigo.. senang sekali..’ Kris tersenyum sumringah.

‘Kris berhenti menggangguku. Ukh~’

‘Kau sudah memberiku dua keajaiban Yaegi~a..’ Kris kali ini terus menahan tangan Yaegi agar tak menutup selimutnya.

‘………’ Yaegi memilih untuk bungkam.

‘Kau lihat? Geum Sha dan Geum Chan.. mereka keajaiban yang tuhan kirimkan melalui gadis yang ku cintai.. ‘

BLUSH ~ pipi Yaegi tak kuasa menahan rona merahnya..

‘Jangan pernah menganggap serius jika aku berkata seperti tadi. Geum Sha dan Geum Chan ~ ‘ kalimat Kris terpotong.

‘Maksudmu  hanya karena mereka kau tidak bisa berbuat seperti itu?’

‘Lebih tepatnya kau dan mereka’

‘Ssshh.. lepaskan! tanganku pegal.’ Yaegi mengalihkan pembicaraan.

‘Aku pernah menganggap bahwa cinta pertama itu adalah yeoja yang pertama kali menjadi milikku..tetapi setelah kita menjalani semua ini.. aku merasa aku selalu akan jatuh cinta setiap harinya ketika yeoja yang bernama Cho Yaegi ada didekatku. Jika kau ingin muntah setelah mendengarkan ini pergilah kemar mandi sekarang..’ NGEEKKK -_- kalimat akhir Kris sukses membuat Yaegi cengo seketika.

‘Apa yang coba kau katakan Wu Yi Fan?’ -______-

‘Aku bukan namja romantis’

‘Lain kali jangan mengatakannya lagi, mengerikan..’ Yaegi bergidik ngeri menatap Kris.

‘Kau tidak marah lagi kan?’ Kris tak menghiraukan cemoohan dari istrinya itu -_-

‘Hmm. Tidurlah, besok akan ku bangunkan kau lebih awal..’ Yaegi mulai luluh kembali.

Kris masih menatap Yaegi lekat …

‘Mwol? Tidak bisa, kau lihat Geum Sha dan Geum Chan ditengah –tengah kita..’ Yaegi seolah mengerti apa arti tatapan Kris.

‘Yasudah kita kembalikan lagi saja mereka ke baby box..’ Kris bersemangat.

‘Aih sudah tidur saja.. besok masih ada waktu.’

‘Yaksho? (kau janji) ‘ Kris memberikan kelingkingya.

‘Eo eo yaksho..’ Yaegi tak habis pikir dengan kelakuan suaminya itu.

‘Kau harus melakukannya yang lamaaaa ..’ Kris memperagakan dengan tangannya.

‘Ku bilang tidur sekarang.’ Yaegi mulai naik darah.

‘Disini.. disini dan disi~’

‘YAK !!’

‘Astaga Nyonya Wu. kau bisa membuat anak kita tuli..’ Kris menghentikan kalimatnya barusan.

‘Kau juga tidak perlu memberikan pendidikan yadong diusia dini..’ Yaegi tak mau kalah.

‘Hahaha. Ara.. jinjja mollasseo.. (aku benar benar lupa)’ Kris kini menatap Geum Chan yang ternyata sudah terlelap sendirinya sedari tadi -___-

‘Geum Sha~a.. bukankah dia mirip dengan ku Kris~a?’ Tatapan Yaegi kini juga beralih pada Geum Sha yang masih terjaga.

‘Hhhmm. Geum Chan juga mirip dengan ku.. tapi aku tidak segendut ini ketika masih bayi..’ Kris mengusap pipi chubby Geum Chan.

‘Chup~..  cha~ ayo minum susu sayang, habis ini kau tidur ne? Lihat itu Oppa sudah tertidur..’ Yaegi mengecup pipi Geum Sha lalu mulai menyusuinya agar ia segera tidur.

sedangkan Kris mendekap pelan malaikat mungil baby Geum Chan dan mulai memejamkan matanya.

-Love Blossom.. jika mereka hanya satu kali merasakan cinta pertama yang bersemi, maka aku merasakannya setiap hari karena yeoja itu adalah Cho Yaegi. ^o^

Kris-

 

END

Akhirnya bisa memenuhi permintaan reader, mian jika part SuSoo engga banyak,kan kayak yang aku bilang diawal ekekekek😀

mian juga kalo ini sangat gaje, kan gaje lecek dan rempong di FF ku jg uda biasa😀

Mian juga *ah kebanyakan -___-

author belum selese UAS dikampus masa .. jadinya masih sibuk dengan tugas tugas. over all I will always try to do my best for you my reader ^o^

Sarangheyoooooo …..    *tereak bareng Ace

See u soon ~

78 thoughts on “Love Blossom (Collab with SuSoo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s