Chapter 2 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

Gambar

Chapter 2 : “ Hokshineun,Nattemunya? ”

( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo )

/ Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

–      Authoress/Script Writer  >  Muriza  a.k.a Cho Yaegi (Namkor)

–    Main Cast >>

Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

Cho Yaegi (Official OC😀 )

Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

–      Support Cast         >> Cho Kyuhyun & Cho Kyubin

–      CAMEO/ OC           >> Other BB/GB/OC/ EXO’s Real Manager

–      Genre                     >> Romance,Comedy,Brothership,Kris Marriage Life,Family

–      Rating                             >> PG 17

–      Length                  >> Chaptered

DISCLAIMER >> 1st.. PLAGIAT  IS NOT ALLOWED > OUT > KOJIKARAGU !! 2nd ..THIS STORY ABSOLUTELY BELONG TO MY BRAIN~ 3rd .. TYPO WILL BOTHER YOU ANYTIME KEKEKE😀

LI JIAHENG >> WU YI FAN >> K.LI >> K.WU >> KEVIN LI >> KEVIN WU >> KRIS >> DUIZANG >> COWBOY >> ANGRY BIRD >> FANFAN >> BEN BEN = M.I.N.E😀 (Reader : CHUGOLLAE? WANNA  DIE??) KEKEKE😀

–      OFFICIAL WORDPRESS  >> EXO & Prince WuFan

–      OFFICIAL  FANPAGE     >> Fan Fiction Exo Kris

–       

–       

Recommended Song / OST :: Jeff Bernat – CALL YOU MINE

(Lagu yang dinyanyiin Kris feat. Lay di ShimShimTapa)

(Can I) call you my own, and can I call you my lover

Call you my one and only girl

(Can I) call you my everything, call you my baby

You’re the only one who runs my world

 

XXXX

Tepat pukul 8 malam Yaegi baru tiba diapartemennnya setelah sore tadi meninggalkan Kris dan Twins Wu begitu saja karena ia baru mengingat bahwa hari ini adalah hari Kyubin akan bertolak ke Ausi seperti apa yang Kyuhyun katakan sebelumnya.

Tit tit  tittt.. Yaegi memasukkan kombinasi password apartement dan masuk kedalam dengan wajah yang sangat terlihat lesu. Ia tak dapat menahan Kyubin pergi karena Kyuhyun dan kedua orang tuanya sudah bulat untuk menyekolahkan Kyubin di Ausi dan tinggal bersama Ahra. Yaegi hanya bisa pasrah,setelah ia mengingat ia mempunyai dua buah hatinya yang ia tinggalkan begitu saja.

Yaegi melangkahkan kakinya menuju kamar, tetapi  sesuatu menahannya. Suho dan D.o keluar dari dapur dengan lengan baju yang mereka tarik ke atas, mereka tampak seperti baru mengerjakan sesuatu yang menggunakan air.

‘Eo Yaegi-ssi kau sudah pulang?’ D.o masih mengibas ngibaskan tangannya yang basah.

‘Ah mianhae.. aku pergi begitu saja,dan tidak jadi membuat cemilan. Jeongmal mianhae.’ Yaegi mengingkari janjinya pada memberdeul, terutama pada Sehun dan Baekhyun.

‘Eum gwenchana. Kami sudah membongkar dapur mu kekeke’ D.o tertawa berbasa basi.

‘Jinjjayo? jadi kalian tadi memasak apa?’ Yaegi mengintip pintu dapur yang tertutup oleh Suho.

‘Dumpling isi coklat penemuan baru D.o dan Lay. Tapi tenang saja, dapur mu sudah kembali seperti semula.’ Suho menurunkan kembali lengan bajunya yang tadi sengaja ia lipat agar dengan mudah mencuci piring bersama D.o.

‘Eoh Kris eodisseoyo?’ Yaegi celingukan melihat seisi apartement tanpa melihat batang hidung suaminya itu.

‘Dia tadi masuk ke kamar, Geum Sha terus menangis dia tidak mau digendong dengan siapapun kecuali Appanya. Sepertinya Kris Hyeong juga sudah tidur didalam..’ D.o menjelaskan panjang lebar.

‘Geureyo? Ahh..’ raut wajah Yaegi berubah tidak enak, Kris pasti akan marah padanya.

‘Eo kami kembali ke Dorm dulu ne’ Suho dan D.o  hendak pergi sekarang.

‘Ah ne ne, gomawoyo..’ Yaegi mengangguk cepat, ia masih merasa tidak enak.

‘Eum, Yaegi-ssi annyeong..’ D.o lebih dulu melenggang menuju arah pintu, sedangkan Suho masih berdiri dihadapannya dengan tangan didalam kedua sakunya.

‘Kyubinni gga.. khallaeyo (jadi pergi?)’ Suho sudah mengetahui hal ini sebelumnya langsung dari Kyuhyun.

‘Eo.’ Yaegi menunduk lemah, terasa matanya memanas seperti hendak menangis.

‘Hyeong ..’ D.o memanggil dari arah pintu.

‘Uljimma. Kau masih bisa menghubungi Kyubin nanti nya. Istirahat lah sekarang. Aku kembali ke dorm dulu eoh? Bye bye..’ Suho mengusap kepala Yaegi lalu melambaikan tangannya berpamitan.

Yaegi masuk kekamar, membuka pintu perlahan .. sebuah pemandangan yang sulit ia lukiskan dengan kata-kata.

Kris tertidur dengan posisi miring dan tangannya menjadi bantal untuk kepala Geum Chan & Chan Sha. Geum Sha berada ditengah-tengah, sementara Geum Chan berada dipaling ujung dengan bantal guling sebagai pembatas agar ia tak jatuh ke bawah.

Kesedihan Yaegi yang ditinggal oleh Kyubin sedikit terobati melihat malaikat kecil nya kini sedang tertidur pulas disamping Appa mereka yang selama memang belum pernah tidur bersama mereka seperti itu.

Yaegi perlahan jalan mendekat menuju sisi tempat tidur, ia hendak mengangkat Geum Chan.. tetapi tangan Kris yang mulanya hanya memeluk Geum Sha kini bergerak dan menjadi memeluk keduanya.

Segaris senyum terlukis diwajah Yaegi ketika melihat bubuk susu yang juga menempel pada bagian pipi Kris. Ia mengetahui jelas, bahwa Kris sangat susah untuk membuat susu mereka dan mengganti popok.

Yaegi menghapus butiran bubuk susu itu perlahan,agar jangan sampai membuat Kris terbangun.

Setelah ia membasuh muka, dan mengganti baju. Yaegi memilih untuk mengambil kasur lipat dari dalam lemarinya, ia memilih untuk tidur dibawah malam ini. Karena posisi Geum Chan, Geum Sha dan Kris sudah memenuhi tempat tidur. Ia tak mungkin menggeser atau memindahkan malaikat kecilnya kedalam baby box. Itu akan membuat Kris terbangun.

Yaegi mulai merebahkan badannya, dan mengecek ponselnya yang penuh dengan panggilan tak terjawab dari ‘Kyuhyun’. Ia sengaja tak mengangkatnya. Ia benar benar merasa kecewa saat ini, air matanya akan kembali berderai jika mengingat kejadian sore tadi dibandara ketika ia hendak menahan Kyubin untuk pergi.

#FLASHBACK

‘Kyubinna..’ nafas Yaegi terengah engah setelah ia sampai diruang tunggu bandara.

Ahra,Kyubin,dan kedua orang tua Kyuhyun juga ada disana.

‘Omma..’ Kyubin kecil yang semula duduk dibangku bandara,sontak turun dan memeluk Yaegi yang berjongkok dihadapannya.

‘Kyubinna eodi khagae (kau mau kemana )hmm? Chup~’ Yaegi mengecup puncak kepala Kyubin lalu menggendongnya.

‘Gomapta kau telah bersedia datang sebelum Kyubin pergi’ nada bicara Ah Ra terdengar sedikit ketus.

‘Yaegi~a, kau dengan siapa kemari nak? lalu bagaimana dengan bayi mu?’ Nyonya Cho menginterupsi.

‘Suami~ anyi Kris ada dirumah eomonim.. mereka tinggal bersama Kris’ Yaegi segera meralat kata katanya.

‘Kris suami mu?’ Tuan Cho menyambangi.

‘Ye aboenim..’ Yaegi mengangguk pelan.

Ting tong ting.. bell bandara berbunyi,pertanda keberangkatan akan segera tiba.

‘Yaegi~a kemarikan Kyubin, kami harus segera check in..’ Ah Ra memberikan tangannya.

‘Ah Eonni.. Kyubin tidak bisakah tinggal bersama ku saja? Aku bisa mengantarnya setiap pagi.’ Yaegi enggan memberikan Kyubin.

‘Jangan bertanya pada ku. Tanyakan saja pada Kyuhyun. Cha~ aegi kemari dengan Imo. Kita akan pergi sekarang..’ Ah Ra mengambil Kyubin dari tangan Yaegi.

‘Omma.. Omma kenapa tidak ikut? ‘ sorot mata Kyubin terlihat muram.

‘Anyi, kau mau kan tinggal bersama Omma saja? hmm? kau mau kan sayang?’ mata Yaegi mulai berkaca kaca.

‘Hmm..’ Kyubin mengangguk.

‘Omma Appa.. urineun khalgae (kami pergi)..’ Ah Ra tidak memiliki waktu banyak.

‘Eonni.. tinggalkan Kyubin bersama ku. Aku akan membicarakan setelah ini dengan Kyuhyun. Kyubinna. Omma rang katji (pergi dengan Ibu saja).’ Yaegi hendak kembali mengambil Kyubin yang juga seperti hendak menangis.

‘Yaegi~a, Kyubin juga butuh pengobatan disana. Kau masih bisa menghubunginya bahkan menjenguknya ketika kau memiliki waktu luang. Bukankah begitu Ah Ra?’ Omma Kyuhyun mencoba menenangkan.

‘Hmm, Omma benar Yaegi~a. ‘ Ah Ra mengangguk.

‘Omma..’ Kyubin masih mengarahkan badannya ke arah Yaegi.

‘Oemonim.. Eonni, aboenim.. ‘ hidung Yaegi mulai memerah.

‘Kami masuk sekarang. Geurom.’ Ahra menggendong Kyubin dan menarik sebuah koper dengan sebelah tangannya lalu memeluk Appa dan Ommanya sebelum mereka masuk kedalam untuk check in.

Kyubin terus melihat arah belakang hingga sosok Yaegi tertutup oleh kerumunan orang banyak..

Yaegi tak bisa berbuat apapun saat ini, ia segera pamit dan berlari keluar bandara lalu masuk kembali kedalam taksi yang semula ia tumpangi dari apartement.

Yaegi merogoh saku celananya dan menghubungi seseorang.

Tersambung..

‘Eo. Aku sedang lati~’

‘Kyu, marhae julkka (aku mau bicara)..’

‘Aku sibuk.’

‘Kyu jebal..’ Yaegi sangat terdesak.

‘Bicarakan melalui telfon saja. Mwoe? palli,aku sibuk.’ Suara Kyuhyun terdengar ketus.

‘Eodi? aku akan menyusul mu..’

‘Aih kau mau apa? Andwae.’ Kyuhyun menolak cepat.

‘Kenapa kau membawa Kyubin pergi ! Sudah ku katakan aku tidak setuju Kyu !’ emosi Yaegi perlahan meluap.

‘Kedai guksu kawasan Hongdae. Aku tunggu kau disana.’ Bip

‘Yeob~ Kyu.. Ya Cho Kyuhyun ! Aish ~’ Yaegi mengerang frustasi.

‘Eoh Ahjussi, antarkan aku ke Hongdae.’ Yaegi berbicara pada supir taksi tersebut.

‘Ye Agasshi (baik nona)’ Supir taksi tersebut langsung mengiyakan dan melajukan taksi menuju Hongdae.

Selang 20 menit kemudian Yaegi tiba ditempat yang ia tuju.

‘Kyu kau tidak bi~’

‘Duduk, tempat ini ramai pengunjung’ Kyuhyun memilih tempat duduk didalam dan sangat terpojok disisi ruangan.

‘Shhh. Kyu..’ Yaegi menurutinya.

‘Biarkan Kyubin tinggal bersama Noona.’ Kyuhyun masih memakai masker dan topinya.

‘Aku tidak setuju. Aku sudah pernah mengatakannya pada mu. Waeiraeneunde (kenapa kau seperti itu) !’ Yaegi masih merasa jengkel.

‘Bukan urusan mu. Dia putraku’

‘Na Ommaya !’ suara Yaegi tertahan.

‘Mollasseo? Urineun hyeojesseo (kau lupa? kita sudah berpisah)’ kalimat Kyuhyun  sukses membuat Yaegi nyaris tak berkutik.

‘Kyu, jangan kekanak kanakan. Sudah ku katakan sebelumnya, meskipun aku sudah menikah, Kyubin tetap putra ku. Aku Omma yang nyata untuk nya Kyu.’

‘Geuwo Omma obseo (dia tidak butuh Omma).’

‘Cho Kyuh~yun..’ Yaegi mengecilkan suaranya.

Kyuhyun melempar pandangannya keluar jendela kaca yang menghadap halaman belakang restaurant kecil tersebut. Ia tak menggubris perkataan Yaegi.

‘Ji Ra neunde (kah)?’ DEG ~ pandangan Kyuhyun langsung berbalik menatap Yaegi.

‘Keurom isseo (tidak perlu tau) ’ Kyuhyun menjawab dingin.

‘Sampai kapan pun aku tidak setuju jika Kyubin tinggal bersama Ji Ra. Anhae. Coltero (tidak akan. Tidak pernah)’ Yaegi mengeraskan rahangnya.

‘Geurom. Uri kyeoro eoh? (baiklah. Kita menikah eo?)’ DEG ~ lidah Yaegi seketika kelu mendengar ucapan Kyuhyun.

‘Kyu.. ‘

‘Kau terlalu bertindak gegabah. Aku tidak akan mau disalahkan tentang semua ini. Kau yang bersalah. Neo tteumune (karena mu), hidup Kyubin jadi seperti ini. Kau terlalu cepat mengambil keputusan, kau tidak pernah memikirkan posisi ku Yaegi~a..’

‘Kyunna..’ kalimat demi kalimat yang Kyuhyun ucapkan semakin mengiris.

‘Bisakah kau dulu tidak menikah dengannya? kau bisa dengan mudahnya tidak mendengarkan ku dan memutuskan untuk menikah dengan namja lain. Geurigo (dan juga), wae? wae na anhae geure shikka (kenapa aku tidak bisa melakukan hal yang sama)? huh?’ ucapan Kyuhyun semakin memojokkan Yaegi.

‘Tidak perlu membawa masalah pribadiku. ‘ Yaegi membuang tatapannya keluar jendela, ia tak tau mau menjawab apa.

‘Geurom ireokhamyeon (jika seperti itu), juga tidak perlu mencampuri urusan pribadiku. Kyubin bukan darah daging mu.’ Kyuhyun tak kalah kelit.

‘Ya Cho Kyuhyun..’

‘Ada lagi yang ingin kau bicarakan? Aku sibuk. ‘

Yaegi menunduk pasrah, ia benar benar kehabisan kata kata.

‘Geure. Na geurom bonjo Nagakhesseo (aku pergi duluan).’ Kyuhyun segera bangkit dan berjalan lurus menuju pintu keluar.

Yaegi melengos frustasi, ia menangkupkan kedua tangannya pada wajahnya dan mengusapnya pelan. Wajahnya kian memerah seperti menahan sesuatu yang membuncah.

#FLASHBACK END

Kris terbangun dari tidurnya dan melihat sekitar dengan setengah matanya yang terbuka. Ia melihat Geum Sha & Geum Chan masih tertidur pulas dengan bertumpu dilengannya, Kris perlahan menggeser tangannya dan menaruh bantal di dibawah kepala kedua buah hatinya itu.

Kris nyaris terkejut ketika ia hendak turun dari ranjang dan melihat Yaegi yang tidur dibawahnya dengan selimut yang sudah menutupi seluruh badan.

Kris perlahan menarik selimut Yaegi, dan memandang sejenak wajah yeoja yang ia cintai itu. Yaegi tertidur dalam keadaan berbaring membelakangi Kris. Ketika Kris hendak mengangkatnya agar ia bisa tidur diatas tempat tidur, Yaegi sedikit memberikan respon dan berbalik. Ia mengigau..

‘Kyunna..’

Tangan Kris yang semulau hendak mengangkat tubuh mungil Yaegi, terurungkan sesaat.. Kris tidak begitu jelas mendengarkan apa yang Yaegi katakan.

‘Kyuhyunna jebal.. kajima (jangan pergi).. ‘ Yaegi kembali mengigau.

‘Ya Cho Kyuhyun ~’ DEG ! mata Kris spontan melebar, rasa kantuknya hilang seketika.

Kris menelan salivanya yang terasa pahit ditenggorokannya, ia memilih bangun dan tidak jadi mengangkat Yaegi.

Melainkan ia mengangkat kedua malaikat kecilnya dan menaruh mereka kembali kedalam baby box. Setelah itu Kris memutuskan untuk kembali ke Dorm saja.

***

Tit tit..

‘Eoh Hyeong neo wasseo (kau sudah kembali)..’ suara Suho berteriak dari dapur.

Sementara Lay hanya duduk didepan TV dengan gitar ditangannya.

‘Kalian kenapa belum tidur?’ Kris melewati Lay dan berjalan menuju dapur.

‘Aku belum mengantuk. Eoh Duizang, tadi earphone mu ku pinjam.. ‘ Lay berbalik dan berbicara dari arah sofa.

‘Eo geure..’ Kris hanya mengangguk seraya mengambil gelas dari rak yang ada didapur, lalu menekan air di dispenser.

‘Apa yang kau lakukan?’ Kris melihat Suho yang berdiri didepan mesin cuci.

‘Baju ku sudah kotor semua Hyeong, ini saja aku memakai baju Kai kekeke’ Suho sedang menekan tombol yang ada dimesin cuci.

‘Sudah berapa bulan?’ Kris melemparkan leluconnya.

‘Dia hampir mendapatkan mobil mewah jika genap 3 bulan tidak mencuci bajunya Duizang..’ Lay berteriak dari arah sofa.

‘Hahaha.. Lay apa yang kau katakan~’ Suho tergelak mendengar kalimat Lay.

‘Ck~ kau ini, lain kali jangan menyuci malam malam. ‘ Kris menaruh gelasnya dan berjalan menuju sofa.

‘Hyeong, kau kenapa tidak tidur diapartement?’ Suho bersuara setengah berteriak.

‘Disini saja.’ Kris menyahutnya.

‘Istri mu sudah pulang?’ Lay memetikkan senar gitarnya perlahan.

‘Tentu saja sudah. Jika belum, anak ku tinggal dengan siapa? Kau ini.’ Kris mengangkat kakinya dan menekan remote TV mencari siaran yang enak untuk ditonton.

‘Kau kenapa?’ pertanyaan itu dengan spontan keluar dari mulut Lay.

Kris tidak menoleh sedikitpun, tatapannya masih lurus kedepan layar TV.

‘Tidak apa apa. Memangnya aku kenapa?’

‘Aku sudah mengenal mu lebih dari 4 tahun Ja-gi-ya..’ Lay berbisik seduktif tepat dibagian telinga Kris, yang merupakan organ tubuhnya yang paling sensitif.

FACT >> Bagian tubuh Kris yang paling sensitif adalah telinga.

‘Eiiishh ! Menjauh !’ Kris sontak menolak badan Lay agar menjauh darinya.

‘Gyahahha..’ JRENG JRENG ~’ Lay tertawa  memetik senarnya asal lalu ia bangun  kembali ke kamar.

Kris memang sedang memendam sesuatu, beberapa hari terakhir ia merasa bahwa hubungannya dan Yaegi tidak sehangat dulu. Meskipun Yaegi tidak berbuat sesuatu yang salah tetapi tetap saja Kris merasa demikian.

‘Ssh mungkin ini karena aku yang terlalu sibuk dan jarang bisa ke apartement..’ Kris menghapus sugesti negatif nalurinya.

‘Hyeong..’ Suho datang menyentuh bahu Kris, menyodorkan secangkir teh hangat.

‘Eoh gomapta..’ Kris mengambilnya.

‘Mereka semuanya sudah tidur. Kau belum mengantuk Hyeong?’ Suho sudah selesai membilas cuciannya dan kini ia ikut duduk menemani Kris didepan TV.

‘Ajik to (belum mengantuk).’ Kris menggeleng, lalu menyeruput sedikit teh hangat yang Suho buat itu.

‘Yaegi tadi ke bandara? Aku mendengar dari Kyu Hyeong jika Kyubin dibawa oleh Ah Ra Noona ke Ausi..’ Suho ikut bersantai dengan menaruh kakinya diatas meja.

‘Mollayo’ Kris menjawab singkat.

Suho terdiam sejenak, ia mulai merasakan hawa tidak enak menyelimuti Kris saat ini.

‘Hyeong~’

‘Hokshineun nattemunya?  (apa ini karena ku) Suho~a..’ Kris memotong kalimat Suho.

‘Yee? Musseonseorinde (maksud mu apa )?’ Suho berpura pura kurang paham apa maksud pertanyaan Kris.

‘Apa benar ini semua terlalu cepat bagi ku dan Yaegi? Aku mulai merasakan hal itu Suho~a..’ Kris menoleh memandang Suho.

‘Ah keugon (itu) .. ‘Suho bingung hendak mengatakan bagaimana.

‘Dua tahun, sementara dua tahun bersama ku kami sudah memiliki ChanSha.’ Kris mengambil posisi duduk senyaman mungkin.

‘Ah Hyeong, anya.. itu perasaan mu saja. Buat apa memikirkan hal yang telah lalu. Itu hanya akan membuat pikiran  negatif mu muncul .’ Suho mencoba membantah sugesti Kris.

‘Jika soal Kyubin, aku bukannya keberatan jika ia tinggal bersama Yaegi. Tapi aku juga tidak mungkin berbicara langsung pada Kyuhyun Hyeong untuk meminta Kyubin tinggal bersama kami..’ Kris justru masih melanjutkan apa yang hendak ia utarakan saat ini.

‘Eo. Alguesseo (aku sudah paham). Yaegi seperti itu mungkin karena Kyubin sudah sejak kecil bersamanya. Kyubin sudah seperti putra kandungnya Hyeong..’ Suho mengangguk pelan.

‘Kau tau asal muasal Kyubin? Dia anak adopsi? Jinjjayo? Jeongmal?’ Kris tiba tiba bangun dari sandarannya dan mendekat pada wajah Suho dengan raut wajah yang begitu penasaran.

‘Hahaha. Kris Hyeong neo waeganyi eoh? (apa yang kau lakukan). Geurom (tentu saja), Kyubin itu bukan anak kandung Yaegi. Kau ini, pertanyaan mu konyol Hyeong..’ Suho nyaris terbahak akibat ekspresi serta pertanyaan konyol yang Kris lontarkan.

‘Aahh molla..’ Kris menghempaskan kembali tubuhnya diatas sofa.

‘Wae? Kau tidak yakin? Aku saksi ketika mereka bersama Hyeong, aku selalu pergi bersama Kyuhyun Hyeong ketika mereka berkencan..’ Suho menunjuk nunjuk dadanya sendiri.

‘Bukan itu yang ku maksud Suho~a..’

‘Lalu?’

‘Apa aku terlihat seperti sangat protect terhadapnya eoh? Kau merasakan seperti itu?’ Kris lagi lagi meminta pendapat Suho.

‘Anyiogathe (ku rasa tidak). Waeyo? Memangnya kau melarangnya melakukan apa?’ Suho menggeleng,

‘Anyi, aku hanya tidak mengizinkannya untuk menjadi CEO atau masalah bisnis apapun itu. Aku hanya ingin istri ku dirumah saja mengurus Geum Sha juga Chan Sha ..’

‘Kuliah juga?’

‘Anya, itu jelas saja aku tidak akan melarangnya.’ Kris mengisyaratkan dengan tangannya.

‘Eum.. kau harus mencoba mengerti posisi Yaegi Hyeong. Jika masalah Kyubin, menurutku Yaegi hanya sedih sebentar saja, dan hal menyangkut CEO itu .. ku sarankan kau lebih mendekatkan diri pada keluarga istri mu.’ Suho memberikan saran yang menurutnya dapat menjadi sebuah solusi bagi Kris.

‘Seunghwan Hyeong maksudmu?’

Suho mengakat bahunya dan mengangguk.. ‘Bisa jadi..’

‘Aih ..’ Kris menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ia terlihat semakin terlihat frustasi.

‘Wae? Seunghwan Hyeong sosok yang begitu peduli, ia bahkan mulai menerima pernikahan kalian matji (kan)? Kau sering sering lah bercerita tentang kehidupan pernikahan mu, atau Jae Hyeong juga bisa kau andalkan..’

‘Ck~ kenapa jadi begitu rumit..’ Kris merasa serba salah.

‘Eoh Kyuhyun gga, akan bertunangan dalam tahun ini. Alguesseo? (kau sudah tau)’

‘Mwo?’ Kris tak percaya.

‘Eum.. Ji Ra rang..’ Suho mengangguk,lalu meneguk teh yang  sudah dingin itu.

‘Kau serius Suho~a? Kau tau darimana?’

‘Donghae Hyeong mengirimiku pesan singkat. Lalu disusul Sungmin Hyeong,Ryeowook Hyeong do (juga)..’ Suho memang akrab dengan SJ subaenim.

‘Ireokhaeyo (oh begitu).’ Kris hanya merespon seadanya.

‘Yaegi hanya milik mu Hyeong.. ‘ Suho menggoda Kris  bahwa Kris sangat merasa cemburu terhadap Kyuhyun.

‘Sshh aku mengantuk hooamm…’ Kris menguap dan melirik jam dinding Dorm.

‘Eoh geure, kau duluan saja aku mau~’

‘AAAAAAAAAAA !! KKAMJONG !!’ tiba tiba teriakan Sehun menggelegar.

‘YAK KENAPA MENENDANG SEHUN KU !’ Disusul dengan suara shock Luhan -_-

‘Omo mo mo.. Yak hidupkan lampunya !’

‘AAAAAAA KAKI KU HYEONG ~’

‘YAK YEOL HIDUPKAN LAMPUNYA !’  Hun Han Kai dan Baek Yeol malam ini tidur bersama dan sudah dapat diterka apa yang akan terjadi -__-

Kai bisa secara tiba tiba mengubah posisi tidurnya dan membuat orang yang tidur disampingnya celaka. Jika tidak terkena tamparan tangannya maka orang itu akan dengan tanpa sengaja tertendang olehnya =.=

Suho & Kris yang mendengar itu terdiam sejenak, jika keributan masih berlanjut mereka baru bertindak -_-

Dan syukurlah mereka kembali senyap.

Drrt Drrtt..

‘Eoh Hyeong ponsel mu..’ Suho mengambil ponsel yang ada dimeja.

Kris menatap sejenak layar ponselnya dan kembali melirik jam dinding yang menujukkan pukul 10 malam.

‘Hmm..’ Kris mengangkatnya.

‘Kris~a ..’

‘Eum wae?’ Kris mencoba bersikap sebiasa mungkin.

‘Neo eodiya? tidur disini saja..’ Suara parau Yaegi terdengar manja.

‘Tidak bisa. Aku esok hari akan ke SM pagi pagi sekali’ Kris berbicra sembari menatap Suho yang masih berdiri didepannya.

‘Aahhh.. Kris~a.. Wu Yi Fan.. ‘ suara rengekan Yaegi terdengar jelas.

‘Sudah pergi saja..’ Suho berbahasa isyarat pada Kris.

‘Yaegi~a aku~’

‘Ahhh shireo shireo. Palliwa Jagiya ..’ Bip sambungan teruputus.

Kris melihat layar ponselnya yang memang sudah kembali ke wallpaper awalnya yang bergambar memberdeul.

FACT >> Wallpaper ponsel Kris adalah foto EXO member.

‘Hyeong, pergilah.’ Suho membujuk Kris yang masih diam tak bergeming.

‘KYAAA !! YEOL KAU APA APAAN !!’ BRAKKKK

‘ARGGGHHH! ‘ kamar BaekYeol kembali memecah.

‘Eoh !’ Kris dan Suho bersamaan.

‘Hyeong, kau pergilah. Biar aku yang melihat mereka.’ Suho menepuk bahu Kris dan berlari kecil masuk ke kamar BaekYeol untuk mengecek apa yang terjadi.

Sementara Kris memutuskan untuk pergi dan kembali ke apartement Yaegi.

XXXXX

‘Kris~a..’ Yaegi yang duduk didepan TV bangun ketika melihat Kris yang baru saja datang.

‘Kenapa terbangun?’ Kris bersikap dingin.

‘Kau kenapa menghilang?’ Yaegi menautkan tangannya dan mengandeng lengan Kris mesra.

‘Tadi Suho menelfon ku..’ Dusta Kris.

‘Mianhae tadi aku meninggalkan begitu saja..’ Yaegi kini melingkarkan tangannya dpinggang Kris dan menyandarkan kepalanya didada Kris.

‘Hmm gwenchana..’ Kris mulai susah bernafas -_-

‘Kajja, aku mengantuk..’ Yaegi menarik tangan Kris agar mengikutinya masuk ke kamar.

Kris melihat jelas lekuk wajah Yaegi secara lekat, ia merasakan sesuatu yang lain.

‘Apa benar dia sedang datang bulan?’ batin Kris menggumam.

‘Aaah Kris~a.. palli..’ Yaegi terus menarik tangan Kris.

‘Eoh ne..’ Kris membuyarkan lamunannya dan mereka masuk kekamar.

‘Kris~a.. hmm’ Yaegi menepuk nepukkan tangannya disamping tempat ia berbaring.

‘Hmm’ Kris hanya mendeham dan ikut naik ke atas ranjang.

Mereka berbaring dengan posisi yang berbeda.

Yaegi yang memiringkan posisi tidurnya agar bisa menghadap Kris yang saat ini menerawang langit langit kamar.

‘Apa yang sedang kau pikirkan?’ Yaegi melihat raut wajah Kris seperti sedang memikirkan sesuatu.

‘Eum? Obneunde (tidak ada)..’ Kris menoleh.

‘Bagaimana Fansigning mu pagi tadi?’ Yaegi meraba wajah Kris, memegang batang hidung Kris dengan telunjuknya.

‘Eum, berjalan lancar’

‘Kau marah?’ akhirnya pertanyaan itu keluar dari bibir Yaegi.

‘Anya. Nan gwencahana.’ Kris kini ikut berbalik, mereka saling berhadapan satu sama lain.

‘Mianhae.’ Yaegi masih memainkan telunjuknya diwajah Kris.

‘Eo.’

‘Waa waeyo?’ Yaegi melihat tatapan Kris yang berbeda.

‘Kau yakin kau sedang datang bulan?’

‘Yee?’ Yaegi menghentikan akitifitas telunjuknya diwajah mulus Kris.

‘Wajah mu tidak pucat. Kau juga tidak mengeluh sakit perut atau sejenisnya. Obat penghilang rasa sakit mu juga tidak ada dikotak obat. Kenapa berbohong?’ NYESSS ~ hati Yaegi serasa mencelos.

‘Kris~a keugon.. aku..’ Yaegi mulai panik mencari alasan.

‘Aku mengantuk. Jaljja..’ Kris lebih dulu menyudahi, dan berbalik tidur membelakangi Yaegi.

Yaegi menatap nanar punggung Kris, ia merasa sangat bersalah.

‘Kris~a..’ Yaegi mencoba menjelaskan.

‘………………’ tak ada sahutan dari Kris.

Dan dalam waktu yang bersamaan.. Drrrtt Drttttt..

DEG ~ mata Kris yang mulanya tertutup kini terbuka lebar akibat getaran ponsel tersebut.

Kris berbalik dan menemukan Yaegi yang terduduk ditepi ranjang dengan ponselnya yang berkelap kelip.

Yaegi menatap Kris, begitu juga sebaliknya..

‘Kris~a..’

‘To Be Co

Sudah mulai menemukan alur ceritanya XONJI/XONAM deul semua?😀

kekeke. Keep Fighting ! Dont Be Silent Reader ~

Pai Pai *Ace kiss bye ^o^

 

 

95 thoughts on “Chapter 2 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

  1. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s