Chapter 4 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

Gambar

Chapter 4 : “ Hokshineun,Nattemunya? ”

( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo )

/ Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

 1 2

–      Authoress/Script Writer  >  Muriza  a.k.a Cho Yaegi (Namkor)

–    Main Cast >>

Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

Cho Yaegi (Official OC😀 )

Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

–      Support Cast         >> Cho Kyuhyun

–      CAMEO/ OC           >> Other BB/GB/OC/ EXO’s Real Manager

–      Genre                     >> Romance,Comedy,Brothership,Kris Marriage Life,Family

–      Rating                             >> PG 17

–      Length                  >> Chaptered

DISCLAIMER >> 1st.. PLAGIAT  IS NOT ALLOWED > OUT > KOJIKARAGU !! 2nd ..THIS STORY ABSOLUTELY BELONG TO MY BRAIN~ 3rd .. TYPO WILL BOTHER YOU ANYTIME KEKEKE😀

LI JIAHENG >> WU YI FAN >> K.LI >> K.WU >> KEVIN LI >> KEVIN WU >> KRIS >> DUIZANG >> COWBOY >> ANGRY BIRD >> FANFAN >> BEN BEN = M.I.N.E😀 (Reader : CHUGOLLAE? WANNA  DIE??) KEKEKE😀

–      OFFICIAL WORDPRESS  >> EXO & Prince WuFan

–      OFFICIAL  FANPAGE     >> Fan Fiction Exo Kris

 

 

Recommended Song / OST :: Jeff Bernat – CALL YOU MINE

(Lagu yang dinyanyiin Kris feat. Lay di ShimShimTapa)

(Can I) call you my own, and can I call you my lover

Call you my one and only girl

(Can I) call you my everything, call you my baby

You’re the only one who runs my world

XXXX

Ciiiittttt ~ Van putih dan hitam berhenti pada parkiran PongPyu apartement. Satu persatu memberdeul keluar dari dalamnya. Mereka sudah mulai mengantuk,itu terlihat dari kesenyapan yang ada. Tidak ada satu pun yang histeris,berteriak ataupun hal gila lainnya yang seperti biasa terjadi.

‘Hooooaaammm.. akh~ ngantuk sekali ..’

‘Luhan Hyeong tunggu aku.’

‘Eoh ponsel ku mana..’ suara mereka tampak lemah tak berenergi, wajar saja karena ini sudah memasuki pukul 11 malam.

‘Anak-anak, langsung beristirahat. Ara? Besok kita akan take untuk Inkigayo.’ Minwook manager yang mengemudi Van Hitam berteriak dari dalamnya.

Sementara itu Seunghwan manager yang mengemudikan Van putih masih memandang seseorang yang duduk disampingnya. Kris masih termangu dan termenung. Bahkan setelah semua memberdeul sudah mulai memasuki lift, ia masih berdiam diri menatap lurus kedepan.

‘Kris..’

‘Kris..’ Seunghwan mencolek bahunya. Tak ada respon.

‘Kris.. Wu Yi Fan..’ Seunghwan melambai lambaikan tangannya, tetap tak ada tanggapan. Mata Kris seolah tak berkedip,dengan tangan  yang bertumpu pada pintu mobil.

‘YAK !’

‘AHH HYEONG !’ Seunghwan memekik pada telinga Kris, dan respon yang tak diduga duga.. Kris dengan spontan berteriak ke arah Seunghwan.

‘Apa yang kau lakukan? Turun lah.’ Seunghwan mulai emosi.

‘Eoh mianhae~’ Kris mengangguk pelan dan mulai membuka sit beltnya.

‘Kau kenapa?’ pertanyaan Seunghwan menghentikan aktifitas Kris.

Kris terdiam sejenak, suasana kembali hening..

‘Direktur Lee mengatakan apa padamu?’  Ketika party berlangsung, Lee Soo Man hadir dan mengajak Kris berbicara empat mata saja dengannya. Dan kemungkinan besar itu yang kini  Kris pikirkan.

Pertanyaan Seunghwan membuat Kris menatapnya.

‘Anyimida.’ Kris menggeleng.

‘CEO?’ Seunghwan terus memancing.

‘Eum’ Kris hanya mendeham pelan.

‘Lalu?’

‘Aku bingung Hyeong. Aku bingung harus berbuat apa. Aku tidak punya kendali apapun disini’ Kata kata Kris terdengar pasrah.

‘Hmm. Geuresseo. Tapi, jika memang itu sudah sangat mendesak. Kau harus membiarkan Yaegi untuk melakukannya.’ Seunghwan yang sebenarnya adalah tempat Kris berbagi ketika ia sedang didera masalah, mencoba memberikan solusi yang ia miliki.

‘Sashireunyo (sebenarnya)..bukan itu yang aku pikirkan. Tapi~’

‘Anak mu? Itu bisa kita  atasi. Saham SM kini sedang sangat merosot. Yaegi yang memegang kendali agar KK dapat mendonasikannya kembali pada SM. Dan itu jika Yaegi bersedia.’ Seunghwan menjelaskan.

‘Eo. ‘ Kris menelan salivanya yang terasa pahit.

‘Hmm, geure. Kau beristirahatlah sekarang. Jangan memikirkan hal yang tidak penting. Aku akan selalu membantu mu dan Yaegi jika kalian membutuhkan. ‘ Seunghwan mengusap ngusap punggung Kris.

‘Ye Hyeong. Gomawoyo’ Kris turun dari Van,berjalan masuk ke apartement.

XXXX

EXO’s Dorm

Memberdeul kini tengah sibuk dengan ritual mereka sebelum tidur, ada yang membasuh muka, menyikat gigi dan mandi.

PRAKKK TAK DUM TAK TRIIING  BRAMMMMM ~

BRAKKK PRANGGGG ! KYAAAAAA.

GYAHAHAHHA.. BRAAKKKK

‘Sikat gigi ku dimana?’

‘Aih kenapa ditendang?’

‘Handuk ku handuk ku GYAHAHHA..’

‘SEHUNNNIIIIIIIIIIII… kapur cat pewarna rambut mu jangan ditaruh sembarangan..’

‘YE HYEONG ..’

‘YAK XI LUHAN SAMPAH MU !’

‘KYAAAA KAI AWAS KAU !’

‘Chen Chen.. ‘

‘Baekhyun kau kenapa seperti Monggu HAHAHAH’

‘YAK HUANG ZHI TAO..’

Ternyata kesepuluh little wolves masih beraksi dan tak seperti yang dibayangkan di awal.

Dorm kembali gempar layaknya kelas PlayGroup taman kanak kanak.

‘Suho Hyeong .. aku minta hair dryer mu eo.’ Sehun berteriak dari dalam kamar.

‘Eo pakai saja..’ Suho yang sedang duduk menepi diruang TV menyahut.

Ia sedang mengecek ponselnya yang banyak menerima pesan singkat dari beberapa teman dan keluarga terdekatnya atas kemenangan mereka yang pertama kali ini.

Sesekali Suho tersenyum membaca pesan singkat tersebut. Hingga sampai disebuah nama yang membuat jantungnya nyaris keluar.

‘From : Soo

Chukkae. Happy First Win Kim Joon Myun ssi ^_^’

Suho mengeluarkan senyum terbaiknya ketika membaca pesan singkat tersebut, tetapi ketika ia hendak memilih ‘reply’ jemarinya berhenti…

Suho mengurungkan niat untuk membalasnya. Suho justru merasakan hawa lain disisi belakangnya. Dan ..

‘HYAAAAAAAAAAAAAAAA !!’

‘Aigo Hyeong..’

‘Eyyhhh Suho-ssi kenapa harus berteriak?’

‘Kai Sehunni.. apa yang kalian lakukan? Aish,mengejutkan saja.’ Wajah Suho memerah seperti kepiting rebus. Kali ini bukan karena pesan singkat Soo Rim ataupun kata kata manis dari pesan singkat yang ia terima. Melainkan, dari kedua bocah yang selalu bisa tiba tiba muncul dimana mana -_-

Kai dan Sehun sengaja mengintip Suho yang sedang asik dengan ponselnya.

‘Eyyhh kau masih teringat dengan Nona Soo itu Hyeong?’ Kai mencolek dagu Suho mesra -_-

‘Aih Kai..’ Suho mengelak, ia merasa geli.

‘Aigo Kim Suho-ssi.. ‘ Sehun ikut mencolek hidung Suho.

‘Kalian kenapa? Apa yang kalian butuhkan hmm?’ Suho dapat membaca jelas gerak gerik dua maknae biang kerushan tersebut.

‘Kekeke. Aku lapar Hyeong..’ Kai memegang perutnya.

‘Hyeong.. chicken. Chicken eoh?’ Sehun sudah memegang ponselnya hendak memesan delivery pada restaurant 24 jam.

‘Hmm, yasudah. Lain kali jangan seperti tadi. Hyeong tidak suka.’ Suho masih sedikit kesal.

‘ARASSEO ! GYAHAHAH.. ‘ Kai dan Sehun tertawa bersamaan dan berlari mencari mangsa berikutnya -_-

CEKLEK ~ Kris yang baru saja memasuki Dorm, berjalan gontai melewati Suho.

‘Hyeong..’

‘Hmm wae?’ Kris menoleh.

‘Kau baik baik saja?’ Suho juga merasakan sesuatu yang berbeda dari Kris.

‘Hmm. I’m OK.’ Kris mengacungkan jempolnya, tetapi ketika ia hendak melanjutkan langkahnya..

Drrrtt Drrrrttt..

‘Eo..’

‘Kris-a.. kau sudah pulang?’

‘Eum sudah. Wae?’

‘Ah kau naiklah. Geum Sha.. Geum Sha tidak mau berhenti menangis’ suara Yaegi terdengar bergetar.

‘Mwo?Dia kena~’ Bip tut tut tut.. Sambungan lebih dulu terputus.

Kris berbalik pergi dan keluar dari  Dorm tergesa-gesa.

‘HYEONG EODI?’ Suho berteriak.

‘ATAS..’ BRUKK ~ Kris menjawab singkat dan menutup pintu Dorm dengan sedikit keras.

XXXX

Tit tit.. Kris menekan cepat password apartement dan berlarian masuk kedalam.

‘Yaegi~a.. Cho Yaegi.. ‘ CEKLEK ~ Kris langsung menuju kamar dimana Yaegi berada.

‘Kris-a..’ Yaegi dengan wajah paniknya, sedang menggendong Geum Sha yang masih menangis memekik.

‘Geum Sha kenapa?’ Kris melihat wajah Geum Sha yang kian memerah dengan suara yang nyaris habis. Mungkin ia sudah terlalu lama menangis.

Kris mengambil Geum Sha lalu mencoba menimang nimangnya agar Geum Sha mau berhenti menangis.

‘Wu Geum Sha, Appa .. Appa wasseo. Aegi.. Sstt sttt..’ Kris memeluk tubuh mungil Geum Sha yang terasa sedikit hangat itu.

‘Susunya mana?’

‘Dia tidak mau minum susu Kris~a..’  raut wajah Yaegi seperti orang yang baru siap menangis.

Kris membalikkan posisi Geum Sha dalam gendongannya, dan kini ia menggendongnya dalam posisi Geum Sha yang tertidur.

‘Ssst, aegy.. uljimma..’ suara tangis Geum Sha perlahan mulai mereda, meskipun ia masih sesenggukan.

Kris melihat sesuatu yang sedikit berbeda dari wajah putri mungilnya itu.

‘Dahi nya kenapa memar?’ Kris menyentuh pelan dahi Geum Sha.

Yaegi terdiam kaku, ia tak bergeming.

‘Cho Yaegi aku berbicara pada mu..’ nada suara Kris seperti hendak meradang.

‘Dia jatuh Kris-a..’

‘Mwo?’ Kris  tak percaya.

‘Anyi, mianhae.. tadi aku ke dapur sebentar. Geum Sha ku taruh ditempat tidur. Aku lupa menaruh guling..’ Yaegi masih tertunduk.

Kris menatap wajah Yaegi yang tak berani menatapnya itu. Perasaan Kris mengatakan lain.

‘Kau tadi kemana?’

‘Aku tadi turun kebawah sebentar tapi aku~’

‘Kau tadi kemana?’ Kris mengulangi pertanyaannya.

‘Kris-a..’ Yaegi memberanikan diri menatap Kris, matanya berkaca-kaca.

Kris melirik meja rias yang terdapat sebuah bingkisan kecil berwarna hijau toska.

‘Siapa yang datang?’

‘Yee?’ Yaegi mulai mati kutu.

‘Naega anhae Cho Yaegi matji (Kau Cho Yaegi yang ku kenal kan?)’ DEG ~ kalimat Kris sontak membuat perasaan Yaegi berdesir.

‘Kris-a..’ Bibir Yaegi bergetar.

‘Teruslah seperti ini. ‘ Kris membawa Geum Sha keluar kamar.

‘Kris-a..’ Yaegi menyusulnya, ia memberanikan diri mengatakan yang sebenarnya.

‘Ssstt.. tidurlah, Appa yeogisseo hmm?’ Kris masih menepuk nepuk Geum Sha agar kembali tertidur.

‘Kris..’ Yaegi menarik pelan bagian belakang baju Kris. Kris sama sekali tak mau berbalik melihatnya.

‘Tadi Kyuhyun datang kemari, dia memberi~’

‘Isseo tte (aku sudah tau).’ Kris mengangguk pelan, dan berbalik kembali masuk kekamar untuk menaruh Geum Sha kembali pada baby box.

Yaegi berdiri mematung diluar kamar, melihat respon Kris yang begitu dingin.

Tak lama kemudian Kris keluar dari kamar, ekspresinya masih susah untuk ditebak.

‘Kris~a kau mau kemana?’ Yaegi menahan tangan Kris yang hendak melewatinya.

‘Kembali ke Dorm’ Kris menghentakkan tangan Yaegi sedikit keras dan melanjutkan langkahnya tetapi..

‘YA! APA KAU HANYA BISA SEPERTI INI EOH !!’

Nada suara Yaegi membuat Kris langsung menoleh. Kris menatapnya tajam.

‘Aku hanya turun sebentar dan mengambil sesuatu  pada Kyuhyun. Aku tidak berbuat apapun ! Aku bahkan turun karena aku tau kau akanmarah jika dia datang ke apartement ! ’  Yaegi akhirnya mengakui.

‘Sudah ku katakan aku sudah tau.’

‘Jadi kenapa kau bersikap seperti itu?’ Yaegi masih menegang.

Kris yang semula berjarak sedikit jauh, kini melangkah mendekat ke sisi Yaegi.

‘Kau bertanya kenapa aku bersikap seperti ini? hmm?’ suara Kris layaknya es batu yang membeku. Begitu dingin tetapi menusuk.

‘Eo.. ww wa wae?’ Yaegi terbata, wajah Kris cukup dekat dengannya.

Kris mengepalkan kedua tangannya, ia tak mau bersikap melewati batas terhadap Yaegi. Ia berusaha untuk menahan amarahnya yang sudah di ubun ubun itu.

Kris menarik nafas sejenak, dan kembali berdiri dengan jarak normal.

‘Lain kali jangan meninggalkan GeumSha dan Geum Chan sendirian. Mereka masih terlalu kecil’

Yaegi terdiam ….

‘Kau besok mulai bekerja kan? Istirahat lah.’ DEG ~ Yaegi mendongak..

‘Kris-a..’ Yaegi tak mengetahui sebelumnya jika Kris sudah mengetahui semuanya.

‘Geum Sha dan Geum Chan akan ku bawa.’

‘Kris-a.. aku~’

‘Lakukan apa yang seharusnya kau lakukan sebagai anak yang berbakti. Besok pagi aku akan membawa mereka.’ Kris segera ingin menyudahinya.

‘Mau kau bawa kemana?’

Kris tak menjawabnya dan melangkah menuju pintu.

‘YA WU YI FAN AKU SEDANG BICARA !!’ suara Yaegi lagi lagi meninggi.

‘GEUMANHAE !!’ Kris gagal menahan semuanya, ia ikut berteriak.

‘APA YANG KAU LAKUKAN? NEO BABOYA !!’ Yaegi melakukan perlawanan.

‘Baboragu (kau bilang bodoh? Naega? ‘ Kris menunjuk dirinya sendiri,suaranya kembali normal.

‘AKU TIDAK BISA MENGATAKAN YANG SEBENARNYA KARENA KAU PASTI AKAN MARAH. KAU SELALU BERTINDAK SESUKA MU. NEO ARO !!’

‘Anyi. Aku tidak mempermasalahkan antara kau,Kyuhyun ataupun warisan Appa mu. Tapi, aku meminta mu untuk bisa menempatkan posisi mu sebagai seorang Omma. ‘ suara Kris terdengar lirih.

‘SUDAH KU KATAKAN DARI AWAL AKU BELUM SIAP !.’ DEG ~ kalimat Yaegi sangat mengiris perasaan Kris sangat dalam.

Kris mencoba menetralisir tempramen nya saat ini, ia tak mau bertindak yang terkesan kasar terhadap seorang yeoja.

‘Ara.. na jinjja aranya.’ Kris mengangguk pelan, ia menahan kristal yang nyaris keluar dari pelupuk matanya.

‘Besok aku akan ke SM.’ Yaegi menyeka air matanya yang lebih dulu jatuh.

‘Hmm Geure.’ Kris mengangguk singkat, ia merasa kakinya mati rasa..

‘Aku sudah mendapatkan Baby Sitter untuk menjaga mereka.’ Yaegi melanjutkan kalimatnya.

‘Piryeobchi (tidak perlu).’ Kris menyambangi cepat.

‘Tidak akan ada yang bisa menjaganya Kris-a. Kau juga akan sangat sibuk.’ Yaegi kembali normal.

‘Aku akan membawa mereka. ‘

‘Kemana?’

Lagi lagi Kris terdiam setelah mendengar pertanyaan Yaegi. Ia hanya bisa mengatakan bahwa akan membawa buah hatinya,tetapi sejujurnya ia sendiri tak memiliki tempat untuk itu.

‘Aku hanya menempati posisi itu ~’

‘SUDAH KU BILANG AKU MENGERTI ! TIDAK PERLU DILANJUTKAN !’

‘WU YI FAN !!’ Yaegi balik membentak Kris.

‘Hiks.. Kau kenapa tidak pernah bisa memikirkan posisi ku? Kau selalu bertindak sesuka mu. Kau selalu memaksa ku..~’

‘ARAA !! NATTEMUNYA ! SEMUA INI KARENA KU ! TIDAK PERLU DILANJUTKAN !!’

‘Hiks.. ‘ Yaegi terduduk dilantai dengan tangisannya yang mulai terisak.

Sementara Kris masih berdiri didepan pintu dengan wajah yang memerah, ia merasa kini dirinya adalah manusia yang paling tidak berguna didunia.

‘Kau bilang kau belum siap? Kau menyesal telah melahirkan mereka, begitu kan? OK.. I got the point.’ Kris mengangguk luruh.

‘KAU TIDAK PERNAH MAU MENDENGAR KAN KU! KAU SELALU BERTINDAK SESUKA MU !’ Yaegi masih memekik.

‘Hentikan Cho Yaegi, ku mohon.. mereka sedang tidur, jika kau masih mau melanjutkan kita pergi keluar saja..’ Suara Kris terdengar pasrah.

‘Hiks.. ‘ Yaegi kembali menangis.

Kris berusaha untuk menahan rasa sakit yang begitu membuncah itu. Dia adalah seorang laki laki, ia tak mau dengan mudah menangisi keadaannya saat ini.

‘Bangunlah.’ Kris kini berjalan mendekat dan mengulurkan tangannya.

‘Hiks.. ‘ Yaegi menggeleng.

‘Cho Yaegi, ku bilang bangunlah.’ Kris menyentuh lengan Yaegi membujuknya untuk bangun.

‘Tidak mau. Jangan sentuh aku.’ Yaegi masih bertingkah sesukanya.

‘Omma dan Appa mu selalu menyayangi mu hingga mereka meninggalkan mu. Bahkan hingga saat ini kau masih merasakan kasih sayang mereka. Tapi.. apa kau pernah merasakan tumbuh disebuah keluarga yang kau sendiri tidak tau harus memilih Ibu atau ayah mu?’ DEG ~

Kalimat Kris membuat Yaegi menghentikan isakannya, Yaegi perlahan mengangkat wajahnya melihat Kris yang berdiri didepannya.

‘Ireona palli.’ Kris tak mau memperlihatkan wajahnya, Ia sengaja memalingkan kearah lain.

Yaegi bangun dan mencoba menggapai wajah Kris..

‘Lihat aku..’ suara Yaegi berbisik.

Kris masih tak mau menatapnya.

‘Kris lihat aku..’ tak ada respon.

‘Wu Yi Fan lihat aku..’ Yaegi memegang wajah Kris agar mau menatapnya.

‘ChanSha Appa ! ’ Yaegi memanggilnya lagi. Air mata Yaegi kian tumpah.

‘Hmm..’ Kris akhirnya berbalik menatapnya. Mata Kris memerah.

‘Hiks..’ Yaegi menyesali apa yang sudah ia perbuat sebelumnya.

‘Nan gwenchana. Neo majayo,jeongmal. Igebeunyo..nattemunya. Na calmutesseo. (kau benar, ini semua karena ku. Aku yang bersalah) Kau tidak harus hidup seperti ini, aku bahkan tidak boleh memaksa mu untuk menikah dengan ku..’ Suara Kris membuat Yaegi semakin merasa menyesal.

‘Hiks..’ Yaegi sesenggukan, ia tak mampu berkata kata.

‘Kau boleh menyesali karena telah hidup bersama ku, tapi ku mohon jangan pernah mengatakan ini didepan mereka. Geum Sha dan Geum Channa..mereka darah dagingku Yaegi~a, jika kau ingin pergi.. aku tidak akan melarang mu. Tapi tinggalkan mereka bersama ku. ‘

‘Hiks.. Kris-a..’ Tangisan Yaegi semakin menjadi, ia tau 100% yang patut disalahkan adalah dirinya.

‘Meskipun aku tidak tau sosok Appa yang diinginkan mereka, tapi aku tidak akan membiarkan mereka merasakan hal yang sama seperti ku. Jika aku memilih Ibu ku, maka Geum Sha dan Geum Chan harus memilih ku. Na Appa ya~’ Suara Kris seperti menahan sesuatu yang ingin meledak.

‘Kris-a.. anyinde, keugon anyiranikka (bukan seperti itu)..’ Yaegi mengutuk dirinya sendiri, kalimat fatal yang ia ucapkan tadi membuatnya menangis menyesal saat ini.

‘Kyuhyun Hyeong gga.. eum, geuwo majayo (dia juga benar), nattemune.. aku yang sudah merebut mu. Aku memaksakan takdir. Apa yang mereka katakan semuanya benar. ’ Suara Kris mulai bergetar.

‘Kris-a mianhae.. anyinde, anyiranikka.. itu semua tidak benar, saranghae,neomu na saranghae.’ Yaegi menggeleng cepat, dan memeluk tubuh Kris erat.

‘Gomapta. ’ kalimat Kris semakin mengiris..

‘Anyo Kris-a, shireoyo. Aku bersalah, aku bersalah Kris-a.. kajima (jangan pergi).. Hiks’

‘Lepas..’ Kris menggeser pelan tangan Kris dari tubuhnya.

‘Anyi, tidak mau. Aku tidak mau.’ Yaegi menggeleng dengan kepala yang ia sandarkan didada bidang Kris.

‘Cho Yaegi lepaskan aku..’ suara Kris kian menelusuk.

‘Kris-a kajima..’

‘Cho Yaegi.. Anha (lepaskan)~’ suara Kris terdengar sangat lembut.

Kris perlahan berhasil melepaskan tangan Yaegi dari tubuhnya dan justru kembali melangkah menuju kamar. Selang beberapa saat kemudian ia keluar dengan Geum Sha dan Geum Chan yang ia taruh dikereta bayi.

Mata Yaegi yang membengkak akibat terlalu berat menangis kini terbuka sempurna. ‘Kris..’

‘Mereka tidur dengan ku malam ini.’ Kris mendorong kereta bayi menuju arah pintu.

‘Kris-a andwae.. kau mau bawa mereka kemana? Andwae. Kris-a kajima..’ Yaegi terus menarik narik lengan Kris dan sesekali menarik baju Kris yang tak mau ditahan olehnya.

‘Anha, jangan menangis. Suara mu akan membangunkan mereka.’ Kris sama sekali tak mau menatap wajah Yaegi, ia hanya mendengar suara tangisan Yaegi yang mulai kembali memecah.

‘Kris-a.. mianhae, na jinjja mianhae. Kajima.. ini sudah malam, kau mau bawa mereka kemana? Andwae~’ Yaegi terus memohon dalam tangisannya yang semakin menjadi.

‘Ck~’ Kris menepis kasar tangan Yaegi yang terus menarik narik bajunya.

‘KRIS !! ‘

Kris keluar dari apartement menuju arah lift, Yaegi mengejarnya dari belakang.

‘Wu Yi Fan.. ireojimalgu (jangan lakukan ini).. ‘ Yaegi masih sesenggukan menggapai tangan Kris yang terus mendorong kereta bayi.

‘Aku hanya membawa mereka tidur didorm. Lepas!’ Kris menggeser tangan Yaegi untuk kesekian kalinya.

‘Tidur dirumah saja eoh? Kris-a.. Kris-a ’ Kris tak memperdulikan ucapan Yaegi, ia masuk kedalam lift lalu menghilang dibalik pintu lift yang tertutup.

Yaegi tak mungkin membuat keributan hingga Dorm EXO, karena itu akan mengganggu memberdeul yang lainnya. Yaegi mencoba menggunakan akal sehatnya, setidaknya ia tau kemana Kris dan kedua malaikat kecilnya berada.

‘KRIS !!’

#FLASHBACK

Soo Man mengajak Kris untuk ikut dengannya ke lantai 2, menuju ruangan CEO.

‘Anjuseyo..’ Soo Man mempersilahkan Kris untuk duduk.

Suasana tampak sangat canggung dan dingin..

Kris memilih untuk segera duduk dan bersiap mendengarkan tentang apapun yang akan dikatakan oleh sang pemilik SM tersebut.

‘Ini..’ Soo Man menyodorkan secarik kertas dan sebuah amplop coklat.

Mata Kris menatap sejenak amlop dan secarik kertas tersebut dan berpindah menatap Soo Man.

‘Esok kita akan menyambut dan meresmikan CEO baru SM. Dan ini..’ Soo Man lagi lagi menyodorkan amplop coklat itu.

‘Ini apa Direktur-nim?’ Kris berkata pelan.

‘Kontrak mu. Kau dibebaskan dari semua syarat seperti apa yang ditetapkan untuk Trainee dan anak anak lainnya.’

Kris mulai dapat menerka apa maksud dari perkataan Soo Man.

Kris memupuk segenap keberaniannya,dan..

‘Jwesongeyo.. hamida (maafkan aku, aku tidak bisa).’ Kris mendorong amplop itu dari sisinya.

‘Istri mu memegang kendali penuh saat ini. Kau tau kan? SM sedang tidak berada diatas saat ini.’

FACT >>Pendapatan SM sekarang bukan yang tertinggi. YG no 1, SM no 2 dan JYP no 3.

‘Alguesseoyo Direktur-nim.. geundayo..~’ ucapan Kris terpotong.

‘Apa pernikahan kalian terdapat didalam kontrak mu dengan perusahaan?’ DEG ! Lidah Kris kaku tak mampu menjawab apapun.

‘Kau menikah diluar kontrak kerjamu,lalu sekarang kau mengabaikan perusahaan yang telah membesarkan nama mu demi kepentingan pribadi mu. Begitu Kris?’ Soo Man terus menekankah kata katanya.

SM memang tidak pernah mentolerir,personil mereka yang melanggar kontrak kerja yang sudah disepakati. Tetapi Soo Man masih berpikir dua kali karena Kris menikah dengan putri dari pemilik separuh saham SM.

‘Kau hanya perlu melanjutkan eksistensimu. Kau tidak punya hak untuk mengatur apa yang sebenarnya kau belum mengerti..’ Lagi lagi ucapan Soo Man semakin membuat Kris merasa terdepak.

‘Cho Yaegineun~’

‘Aranya.. dia istri mu. Bahkan kau sudah memiliki dua bayi kembar,bukankah begitu? Geuresseo, aku akan mengubah kontrak perjanjian untuk seluruh teman teman mu yang ada disini. Etteosseoyo (bagaimana menurut mu?)’

‘Yee?’ Kris tak memahami apa maksud dari kalimat Soo Man.

‘EXO. Apa kau datang kemari seminggu yang lalu dan langsung didebutkan lalu dengan seenaknya kau membuat peraturan mu sendiri. Apa seperti itu?’

Kris tak tau mau menjawab apa, karena sebagian besar apa yang Soo Man katakan adalah benar. Jika semua dari mereka yang ada disini, bertindak seperti Kris itu sama artinya mereka telah menghianati perusahaan yang telah membesarkan nama mereka. Dedikasi berbuah penghianatan yang perlahan.

Soo Man mengangguk pelan ..’ Geurom. Bawa ini bersama mu.Ku anggap kau setuju dengan kontrak baru mu. Kau satu satunya anak ku yang bebas dari segala tuntutan. Jangan melarang Yaegi untuk hal apapun itu. Masih banyak Trainee yang ingin debut seperti mu.’

Soo Man lebih dulu bangun dan keluar lebih dulu. Kini tinggal Kris diruangan tersebut. Kepalanya serasa hendak pecah saat ini.

Tak sengaja matanya tertuju pada sebuah papan kepengurusan. ‘Cho Yaegi’ nama itu telah dihapus dari posisi CEO sementara dan hanya menjadi ‘CEO I’.

Kris meremas kertas yang ada didepannya dengan kuat, serta amplop yang berisikan cek kosong itu..

Drrrttt Drrrrt dan sementara itu ponselnya terus berbunyi.. ‘Wo De Mama’ nama itu terus memanggilnya..

‘Apa ini semua karena ku?’

#FLASHBACK END

To Be Co

 

131 thoughts on “Chapter 4 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

  1. Aaa sedih baca part ini, jangan cerai please mereka pasangan yang sweet😦
    Thor, aku harap dirimu bisa menghilangkan Kyuhyun dari kehidupan mereka, kyuhyun ngerusak bangett *gemes*
    Lanjutannya asap!
    Oh iya numpang promosi blog aku ya, lilotus(dot)wordpress(dot)com kamsa ^^

  2. Wahhh daebak eon…series ini bener-bener bikin hati mengkell -.- kris amp kepikiran mau pisahh yaegi sedikit keterlaluan…#parah
    jadi kasian ama kriss😐

    next chap jgn lama-lama ya eon…^^

  3. Kris knp jadi begitu eon ??
    Kok tiba” jadi emosional ??
    Serem.. X_x

    Di part ini Kris kok bisa tega ngeliat Yaegi nangis ??
    Aaakkkhhh…. Makin lama ni ff cerita’a makin serem >..<
    Tp aku suka .___.

  4. Ping-balik: Chapter 5 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only) | EXO and Prince WuFan ^_^

  5. Wah sunbae ko keadaanx jadi gawat seperti ini,hiks hiks.. Jangan buat yaekris tengkar besar dong sunbae,kasian chanSa.. Hiks😦 next sunbae.. L

  6. aahhh, Yaegi jadi CEO SM._.
    kasian Kris dipojokin terus sama Sooman aboeji, ya kan eon?._.
    Kris, jangan dingin terus ke Yaegi eonni, kasian dianya:”””
    Wu Geum Sha kasian banget eon:” jatuh dari tempat tidur T_T aigo, aegi please don’t cry.___.
    itu Twins Wu keturunan Kris banget sifatnya, walaupun Kris sama Yaegi teriak”an tetep aja ga bangun._. wkwkwk
    eon, jangan bikin mereka kaya Kris alami yaa eon, jebal:”)

  7. Ping-balik: hapter 6 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only) | EXO and Prince WuFan ^_^

  8. Daebak…… part ini menegangkan q bibgung mau komen apa yg jelas q ikut kebawa sama jalan cerita part ini…feel y sampe jd ikut terhanyut dama cerita y….
    uhhhh Daebak….
    tp nyesekkin pertama kasian ma Yaegi pas kris marah2 gt tp pas baca lg n tau alesan krus kyk gt langsung mencelos n paham posisi kris…
    Daebak…Daebak…Daebak…

  9. Ping-balik: Chapter 7 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only) | EXO and Prince WuFan ^_^

  10. Ping-balik: Chapter 9 END : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only) | EXO and Prince WuFan ^_^

  11. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

  12. Eommaaaa aku udah berkali kali bca chap yg ini,, tapi kenapa masih nagis2 juga😦
    Aaaaaaahhhhhhhhhhhh eommaaaaaa aku udah tau 1 hal yg psti klo aku bca chap yg ini pasti nangis,, tapi kenapa masih mau dibaca terus😦
    Aishhh eommaaaaaaaa sedihhhh ihhhhhhhhhhh,,
    Papa upan dingin bgt sam yae eom😦,,
    Apalagi kata2 yg kluar dri papa upan ituu nyesekkkk sekkk sekkkkkkk pake banget😦,,
    Lagian yae eom nya juga sih,, aisshhh jinjja

  13. Sebenarnya masalahnya simple
    semata kan untuk menyelamatkan sm maka’a yaegi harus jd CEO cm mungkin cara yaegi n so man mengungkapkan k kris’a salah…
    hmmm
    duhhh
    mereka jd pisah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s