hapter 6 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

Gambar

 

Chapter 6 : “ Hokshineun,Nattemunya? ”

( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo )

/ Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

1 2 3 4

–      Authoress/Script Writer  >  Muriza  a.k.a Cho Yaegi (Namkor)

–    Main Cast >>

Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

Cho Yaegi (Official OC😀 )

Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

–      Support Cast         >> Cho Kyuhyun

–      CAMEO/ OC           >> Other BB/GB/OC/ EXO’s Real Manager

–      Genre                     >> Romance,Comedy,Brothership,Kris Marriage Life,Family

–      Rating                      >> PG 18 

–      Length                  >> Chaptered

DISCLAIMER >> 1st.. PLAGIAT  IS NOT ALLOWED > OUT > KOJIKARAGU !! 2nd ..THIS STORY ABSOLUTELY BELONG TO MY BRAIN~ 3rd .. TYPO WILL BOTHER YOU ANYTIME KEKEKE😀

LI JIAHENG >> WU YI FAN >> K.LI >> K.WU >> KEVIN LI >> KEVIN WU >> KRIS >> DUIZANG >> COWBOY >> ANGRY BIRD >> FANFAN >> BEN BEN = M.I.N.E😀 (Reader : CHUGOLLAE? WANNA  DIE??) KEKEKE😀

–      OFFICIAL WORDPRESS  >> EXO & Prince WuFan

–      OFFICIAL  FANPAGE     >> Fan Fiction Exo Kris

 

 

Recommended Song / OST :: Jeff Bernat – CALL YOU MINE

(Lagu yang dinyanyiin Kris feat. Lay di ShimShimTapa)

(Can I) call you my own, and can I call you my lover

 

Call you my one and only girl

(Can I) call you my everything, call you my baby

 

You’re the only one who runs my world..

 

XXXXXX

#FLASHBACK

Yaegi kembali masuk ke dalam apartemennya  setelah ia gagal menahan Kris dan dua malaikat kecilnya yang dibawa Kris untuk tidur bersamanya didorm malam ini. Yaegi nyaris tak tau lagi bagaimana cara menangis saat ini, hatinya terasa sangat berkedut karena hal bodoh yang tanpa sengaja ia lakukan. Yaegi sudah mengeluarkan kalimat yang seharusnya tidak boleh didengar oleh Kris seumur hidupnya.

‘Sudah ku katakan aku belum siap’ Kalimat itu terus terngiang ngiang dibenak Yaegi. Masih terbayang jelas raut wajah namja itu ketika Yaegi mengeluarkan kalimat tersebut.

‘Hiks.. ‘ Yaegi menyibakkan rambutnya yang tergerai dan menutup pintu. Ia berjalan gontai masuk kekamar.

Ia melihat sebuah benda ditempat tidur yang terus berkelap kelip tanpa suara. Sebuah ponsel merah muda miliknya yang sengaja ia ‘silent’ kan karena jika bersuara itu akan membuat tidur Geum Sha & Geum Chan terganggu.

Ia dengan segera meraih ponselnya dan ‘Eomonim’..

Yaegi menarik nafas, menyeka air mata dan mengangkatnya..

‘Dear..’

‘Hmm. Ibu..’ Yaegi menahan tangisnya dengan menutup mulut dengan telapak tangan.

‘Kau belum tidur? ‘

‘Eum, belum. Ibu baik baik saja kan?’ Yaegi mencoba sebiasa mungkin.

‘Tentu saja. Putri ku ini juga baik baik saja kan? Bagaimana cucu ku ?’

Kalimat sang mertua sontak membuat hati Yaegi kembali teriris perlahan. Yaegi melemparkan pandangannya kearah baby box yang biasanya terdapat dua malaikat kecil yang sedang terlelap.

‘Yaegi?’ Ibu Kris memastikan keberadaan Yaegi.

‘Ah ne, ah iya Ibu.. mereka sedang tidur.’  Dusta Yaegi.

‘Kris sudah pulang? Ibu mencoba menghubunginya tetapi tidak ada jawaban’ DEG ! Lagi lagi, kalimat yang sebenarnya tak Yaegi harapkan.

‘Ah, sudah ah tidak maksud ku aku tidak tau Ibu. Kris belum kemari, mungkin dia lagi perjalanan pulang. Jadwalnya hari ini memang begitu padat.’ Yaegi mengatur skenarionya dengan baik.

‘Kau yakin kau baik baik saja nak?’

‘Yee?’ Mata Yaegi yang kian memerah itu membulat sempurna.

‘Kau sakit? Suara mu seperti terserang flu’

‘Hmm, ah iya Ibu.. aku sedang sedikit tidak enak badan,tapi tadi aku sudah minum obat.’

‘Obat? Bukankah kau alergi dengan obat?’ DEG ~

Yaegi terdiam sejenak. Air matanya terus mengalir.

‘Aku meminum obat herbal bu, tidak akan alergi.’ Yaegi berusaha menahannya sekuat mungkin.

‘Yaegi..’

‘Hmm, iya ?’

‘Ada yang belum pernah Ibu ceritakan pada mu. Ibu lupa mengatakannnya ketika Ibu diKorea. ‘

‘Iya Ibu, katakan saja. Yaegi akan mendengarnya..’ Yaegi menyeka lagi air matanya dan bersiap mendengar cerita sang mertua.

‘Ini menyangkut Yi Fan..’

‘Hmm..’ Lagi lagi Yaegi harus menahan kesedihannya.

‘Apa dia tumbuh dengan baik setelah menikah? ‘

‘Maksud Ibu?’ Yaegi tidak mengerti.

‘Yi Fan tidak  tumbuh seperti anak anak lainnya. Ibu terkadang merasa bersalah, karena Ibu yang melangsungkan pernikahan kalian begitu cepat. Tanpa menayakan pada mu apa kau siap atau tidak..’ DEG .. lagi lagi mengenai perasaan Yaegi.

‘Eum..’ hanya itu yang dapat Yaegi katakan.

‘Ku harap kau bisa menjaga serta mendampingi Yi Fan kecil ku, Yaegi. Dia selalu bercerita pada Ibu, bahwa ia ingin tumbuh menjadi laki laki dewasa dan menikah serta memiliki keluarga yang tidak seperti keluarganya. Dan kau tau? Setiap Ibu mencoba bertanya keluarga seperti apa yang ia maksud?’

‘Hmm?’ Yaegi meresepon.

‘Yi Fan akan selalu menangis atau bahkan kini ia akan mengatakan ‘Ibu aku dipanggil oleh manager’ atau ‘Ibu aku ke Toilet sebentar’. Ia tidak pernah  mau mengatakannya.’  

Yaegi yang mendengar itu, perlahan memahami apa hubungannya yang Kris katakan tadi dengan apa yang Ibunya katakan saat ini.

‘Dia satu satunya milikku didunia ini. Dia tidak pernah mencintai wanita lain selain Ibunya, tetapi ketika ia sudah menikah dengan mu.. Ia dengan konyolnya menelfon Ibu hanya untuk mengatakan ‘Ma.. debuqi,kau sekarang harus berbagi tempat dihati ku, karena Yaegi baru saja pindah kesini (hati ku)’

‘Hmmpp..’ Yaegi menahan kuat rasa harunya, betapa bodohnya ia baru menyadari bahwa apa yang selalu Kris katakan selama ini bukanlah bualan belaka.

‘Yaegi..’

‘Iya Ibu?’

‘Jika dia bersikap dingin, kaku atau tiba tiba marah pada mu. Ku harap kau bisa memakluminya. Aku mempercayai mu untuk menjaga  Yi Fan ku. Aku percaya kau gadis yang baik, kau tidak akan pernah melukai perasaanya..’

‘Hm,Shi Ma.’ Yaegi tak tau harus bagaimana lagi menahan semuanya, ia kini memilih  untuk menggigit bantal agar tangisannya dapat ia tahan.

‘Yi Fan paling tidak suka jika ada orang lain yang bertanya tentang keluarganya. Bahkan ia pernah memarahi manager nya ketika mereka bertanya tentang keluarganya. <<< (FACT) Yi Fan juga sangat membenci orang yang tidak mencintai keluarganya..’

‘Aku mengerti Ma..’

‘Hahaha. Apa Ibu terlalu lama berdongeng? kau sudah mengantuk?’ Ibu Kris terkekeh pelan.

‘Haha. Tidak, tidak apa apa Ibu.’

‘Baiklah. Kau sudah bisa istirahat sekarang. Kau memiliki 3 bayi kecil, jadi kau harus memiliki tenaga ekstra untuk mereka.’

‘2 Ibu..’ Yaegi dengan polosnya membenarkan.

‘Hahaha. Aku lupa, Yi Fan ku sudah beranjak dewasa sekarang. Tetapi apakah dia masih suka bersikap seperti bayi hmm? ‘

‘Sedikit’ Yaegi hanya mencoba untuk jujur -_-

‘Hahaha. Kau mengakuinya kan? Tapi percayalah. Yi Fan laki laki yang bisa kau andalkan.  Putraku laki laki yang bertanggung jawab, bahkan hanya satu satunya didunia ini,hahaha apa Ibu berlebihan? Ibu terlalu mencintainya Yaegi.’  tawa Ibu Kris terdengar sangat renyah.

‘Hmm, Shi Ma.’ Yaegi menarik seulas senyumannya.

‘OK. Ibu mau mencoba menghubungi Yi Fan lagi, kau tidurlah duluan. Jangan menunggunya. Katakan pada kedua cucuku, tadi Grannie menelfon. Grannie mempunyai hadiah, lusa akan dikirimkan ke Korea. Bye sayang~’

‘Ah Ibu sebentar..’ Yaegi cepat cepat menahannya.

‘Hmm kenapa ?’ Ibu Kris tak jadi memutuska sambungannya.

‘Itu.. eunggg, Kris.. Kris apa dia pernah marah ah tidak maksud ku apa Kris~’  kalimat Yaegi langsung dipotong..

‘Yi Fan bukan laki laki yang kasar. Yi Fan tidak akan berbicara sepatah kata pun jika ia sedang sangat marah pada seseorang. Kenapa kau bertanya seperti itu? Kalian pernah bertengkar?’

‘Yee? Ah tidak Ibu.. aku hanya ingin tau saja’ Hati Yaegi semakin mencelos.

‘Hmm, Ibu harap rumah tangga kalian akan selalu baik baik saja. Yasudah, Ibu tutup.’

‘Hmm, Ibu bye bye..’

‘Bye ~’ Bip.

Yaegi meringsut disisi tempat tidur setelah mertuanya memutuskan sambungan telfon, rasa bersalah bercampur rasa takut mulai berkelebat lebih hitam dari sebelum nya setelah ia tau bahwa Kris sedang marah saat ini.

‘Kris marah pada ku~ Hiks..’

#FLASHBACK END

Tit tit tit tit.. Yaegi menekan password apartemennya dan masuk kedalam. Ia mendorong kereta bayi perlahan. Matanya masih memerah dan sembab. Setelah kejadian di SM petang tadi, Kris sama sekali tidak bisa dihubungi.

Yaegi sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk menjelaskan,bahkan untuk menyusul Kris ia tak dapat melakukannya. Karena tempat itu adalah SM.  Sangat disayangkan, EXO masih memiliki jadwal Fansigning dikawasan Incheon.

Yaegi memilih untuk mengambil Geum Sha dan Geum Chan agar bisa kembali tidur bersamanya malam ini. Sementara Seunghwan & Jae, sudah menyusul memberdeul dan ketiga manager lainnya menuju Incheon.

‘Hkk.. ‘ Geum Sha menggeliat.

‘Ssstt..’ Yaegi mendorong pelan kereta bayi menuju kamar. Ia menaruh satu persatu buah hatinya di atas tempat tidur. Malam ini ia ingin tidur bersama kedua malaikat kecilnya,karena sangat kecil kemungkinan Kris akan pulang ke apartement,

Chup~ ‘Tidur yang nyenyak hmm aegi..’

Yaegi kini berjalan gontai membuka lemari dan mengambil baju gantinya. Dalam waktu yang bersamaan..

Drrrt Drrrt.. Yaegi buru buru merogoh tas nya dan mencari dimana ponselnya berada. Yaegi sangat berharap bahwa itu Kris. Tetapi..

‘Hmm..’ Yaegi sedang tidak mempunyai mood yang begitu baik saat ini.

‘Kau sudah pulang?’

‘Eo.’

‘Gwenchana?’ Suara itu terdengar begitu menghawatirkannya.

‘Buruk. Sangat buruk Kyu ~’ mata Yaegi kembali meneteskan bulir bulir air.

‘Ssst, uljimma. Dia hanya salah paham. Mianhae, nattemune. Tadi aku juga tidak bisa menahannya, mereka masih memiliki begitu banyak jadwal.’

‘Eo.’ Yaegi menyeka air matanya.

‘Aku didepan apartement mu.’

‘Mwo?’ kalimat Kyuhyun membuat Yaegi terperangah.

‘Jika terjadi sesuatu, aku ada disini.’ suara Kyuhyun terdengar sangat menelusuk.

‘Aku lelah Kyu. Ku tutup.’ Bip ~ Yaegi sedang tak ingin berbagi dengan siapapun, apalagi dengan sosok yang akan membuat Kris meledak dalam seketika.

Pikirannya kembali terberai. Ia memandang ke arah tempat tidur, melihat kedua malaikat kecilnya sedang tidur dengan damainya. Air mata Yaegi kian menumpah, ia kembali terngiang ngiang apa yang ia katakan pada Kris.

‘SUDAH KU KATAKAN AKU BELUM SIAP ~’

‘Hiks.. hmmpp..’ Yaegi menahan tangisnya yang tak sengaja sedikit bersuara. Yaegi mengurungkan niatnya untuk mengganti baju dan kembali ke sisi tempat tidur.

Ia mengusap lembut kepala Geum Sha lalu berpindah pada Geum Chan.

‘Omma, Omma.. neomu saranghae. Chup~’

‘Hiks.. Omma mianhae..’ Yaegi memeluk kedua buah hatinya yang sedang tertidur pulas itu. Hatinya terasa teriris akibat perlakuannya sendiri.

‘Wu Geum Sha, Wu Geum Chan.. Omma cheonsaneun (malaikat ku) .. hiks..’ Yaegi tak henti hentinya menangis.

Hingga ia tak menyadari bahwa pintu kamar terbuka dan seseorang masuk kedalamnya.

Yaegi merasakan sebuah bayangan mendekat.. ia menoleh dan..

‘Kris-a..’ Tangis Yaegi berhenti sesaat.

Kris baru saja pulang, itu tampak dari pakaian yang ia kenakan. Ia belum mengganti bajunya sama sekali.

Kris berjalan masuk kekamar mandi. Yaegi yang melihat itu  tidak dapat menerka  apa yang akan terjadi selanjutnya. Kris masih seperti es batu.

Beberapa saat kemudian. Kris keluar dengan baju handuk yang tersemat ditubuhnya. Ia baru saja selesai mandi.

Kris membuka lemari pakaian mereka, dan mengambil baju dan celana yang hendak ia kenakan. Yaegi yang melihat itu hanya bisa diam tak bersuara, Kris tampak menakutkan.

Kini Kris sudah selesai memakai kaos oblong berwarna birunya serta celana jeans selutut yang sering ia kenakan dirumah.

‘Kau sudah mandi belum?’

‘Yee?’ Yaegi terhenyak mendengar suara Kris yang mengarah padanya.

‘Bersihkan dulu badan mu. Aku tunggu diluar.’ Kris kembali keluar kamar.

Yaegi menurutinya. Selang beberapa menit kemudian. Yaegi sudah berganti busana menjadi piyama yang berwarna senada dengan baju yang Kris kenakan.

Ia menghampiri Kris diluar kamar yang kini tengah duduk disofa dan sedang memainkan ponselnya.

Yaegi duduk perlahan disamping Kris..

‘Marhaeyo (katakan;ah) .’ Mata Kris tak berpindah dari layar ponselnya.

‘Kris-a..’

‘Katakan apa yang ingin kau katakan sekarang.’ Kris menaruh ponselnya di atas meja.

‘Jae jaegayo.. apa yang kau lihat tadi itu tidak benar Kris-a.. keuromgon anyinde’ Yaegi menjelaskan satu persatu ..

‘Lalu?’

‘Eo, Aku.. aku yang bersalah.’ Yaegi kembali menunduk menyembunyikan air matanya.

Kris menatap lurus kedepan, ia mengatur nafas dan detak jantunya agar tidak melebur menjadi emosi yang meledak ledak.

‘Cho Yaegi..’ Kris memanggil lepas nama Yaegi.

‘Hmm?’ Yaegi memberanikan diri untuk mendongakkan wajahnya.

‘Wae geurae shikka (kenapa kau melakukannya?)’

‘…………..’ Yaegi tak tau harus menjawab apapun.

‘Tolong ingat kan aku tentang masa lalu,apa aku pernah melakukan sesuatu dengan sengaja menyakiti mu?’

‘Kris-a..’ Hati Yaegi teriris perih..

‘Himdeurokho.. eo jinjja himdeurokho. Neo geure gathe? (ini terasa melelahkan, sangat melelahkan. Apakah kau merasakan hal yang sama?) ’ Kris menoleh padanya.

‘…………….’  Yaegi diam tak bergeming.

‘Jangan ulangi lagi.’

‘Yee?’ Yaegi tak percaya apa yang baru saja Kris katakan.

‘Jangan lakukan lagi semua hal yang bodoh seperti kemarin.’ Kris memperjelas.

‘Kris-a..’

‘Aku mengantuk.’ Kris bangun dan hendak masuk kedalam kamar. Meskipun ia sudah mengatakan seperti demikian, tetapi ia belum bisa merubah sikapnya sepenuhnya terhadap Yaegi.

Tetapi bagi Yaegi itu sudah lebih dari cukup, setidaknya Kris ada disini bersamanya. Ia menyadari hal sekecil apapun membutuhkan waktu.

Drrrt Drrrtt.. langkah Kris terhenti, ia mengambil ponselnya dan..

‘Aku keluar sebentar. Tidurlah jangan menungguku.’ Kris mengurungkan niatnya untuk masuk kekamar setelah membaca pesan singkat yang masuk.

‘Kris-a kau mau kemana?’ Yaegi ikut menyusulnya kedepan pintu.

‘Sebentar saja. Khanda.’ Kris  mengambil sandalnya yang terletak dirak dekat sisi pintu lalu memakainya. Ia juga tidak memakai penyamaran apapun.

Yaegi hanya bisa menurut pasrah, ia tak ingin membuat Kris berubah pikiran. Meskipun  hatinya kini sangat penasaran tetapi ia mencoba berpikir positif.

Yaegi melewati meja ruang TV, matanya baru menyadari ada sebuah amplop dokumen yang tergeletak.

Yaegi meraih amplop itu. Ia tak merasa menerima kiriman surat sama sekali.

DEG ! Matanya terbuka lebar setelah melihat tulisan stempel yang tertera pada amplop coklat tersebut.

Ia cepat cepat membuka dan melihat isinya dan….

Air matanya kembali berlinang, tubuhnya bergetar hebat..

‘Kris-a..’

ToBeCo 

 

 

         

 

135 thoughts on “hapter 6 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

  1. wawa, udah nunggu 2 hari eh dikit banget . haha
    itu surat apa eonnie ? jangan surat cerai plissss , huaa -__-
    next chapter secpatnya ya eonnie , haha

  2. eonni jangan ceraikan yaegi dgn kris T.T kasian baby wu~
    hey eonni aku little kuru yg kemaren coment di ep. sebelumnya😀 FIGHTING!!!

  3. Kyaaaa… Geum sha telat bacanya… -__- akhirnya, daddy mau ngomong sama mommy… Yippie \(^_^)/ #BaletBarengAce
    Tapi,tapi,tapi… Kenapa daddy keluar? Trus apa isi amplop cokelat yg dibaca mommy tadi??? T_T

  4. dohh ini kependekan eon T.T
    tetep aja masih nyesek. Itu amplop apakah? Jangan2 surat cere? ANDWAEEEE! Jangan cere ya eon *apa ini.

    Lanjut eon, jgn lama lama ne :”

  5. Itu surat apa? Please jangan arrgghh Kris Yaegi ayo baikan ;A; rasanya pengen nangis beneran, aku ngerasain gimana sakitnya Yaegi dan Kris secara bersamaan.
    Lanjutannya asap thorrr

  6. Ping-balik: Chapter 7 : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only) | EXO and Prince WuFan ^_^

  7. huaaaaaa,,,
    Krissssss T.T
    Please,,jangan marah
    #KebawaEmosi T.T

    Kekkekek,,
    NgeFeel banget sumpah,
    Merasa ada diposisi yaegi😀

  8. Ping-balik: Chapter 9 END : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only) | EXO and Prince WuFan ^_^

  9. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s