Chapter 9 END : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

Gambar

Chapter 9 END : “ Hokshineun,Nattemunya? ”

( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo )

/ Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

1 2 3 4 5 6 7 8

–      Authoress/Script Writer  >  Muriza  a.k.a Cho Yaegi (Namkor)

–    Main Cast >>

Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

Cho Yaegi (Official OC😀 )

Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

–      Support Cast         >> Cho Kyuhyun

–      CAMEO/ OC           >> Other BB/GB/OC/ EXO’s Real Manager

–      Genre                     >> Romance,Comedy,Sad,Kris Marriage Life,Family

–      Rating                             >> PG 17

–      Length                  >> Chaptered

DISCLAIMER >> 1st.. PLAGIAT  IS NOT ALLOWED > OUT > KOJIKARAGU !! 2nd ..THIS STORY ABSOLUTELY BELONG TO MY BRAIN~ 3rd .. TYPO WILL BOTHER YOU ANYTIME KEKEKE😀

LI JIAHENG >> WU YI FAN >> K.LI >> K.WU >> KEVIN LI >> KEVIN WU >> KRIS >> DUIZANG >> COWBOY >> ANGRY BIRD >> FANFAN >> BEN BEN = M.I.N.E😀 (Reader : CHUGOLLAE? WANNA  DIE??) KEKEKE😀

–      OFFICIAL WORDPRESS  >> EXO & Prince WuFan

–      OFFICIAL  FANPAGE     >> Fan Fiction Exo Kris

 

 

Recommended Song / OST :: Jeff Bernat – CALL YOU MINE

(Lagu yang dinyanyiin Kris feat. Lay di ShimShimTapa)

(Can I) call you my own, and can I call you my lover

Call you my one and only girl

(Can I) call you my everything, call you my baby

You’re the only one who runs my world

XXX

Tit tit .. Kris menekan tombol apartement Yaegi dan masuk kedalamnya dengan tergesa gesa.

Ia tidak ingin terlambat atas semuanya,apalagi setelah mendengar kalimat yang belum habis Kyuhyun ucapkan bahwa Yaegi sedang sakit saat ini.

‘Yaegi.. Yaegi-a.. Cho Yaegi..’Kris membuka sepatunya dan mencampaknya kesembarang tempat,ia langsung berhamburan melewati ruang tamu.

‘Eoh wasseo?’ Soo Rim yang baru saja keluar dari dapur dengan dua botol susu ditangannya.

‘Yaegi eodisseo? Dia sakit apa?’ Kris tak berbasa basi.

‘Bekas caesarnya sedikit terbuka, tapi dia sudah baik baik saja.’ Soo Rim meneteskan sedikit cairan susu ditangannya.

‘Eum, kemarikan.. ‘ Kris meminta dua botol susu di tangan Soo Rim.

‘Eo, ige..’ Soo Rim memberikannya.

Perlahan Kris membuka pintu kamar.. ia menyingkap sedikit demi sedikit dan terlihatlah  Yaegi dan dua malaikat kecilnya yang seperti sedang bermain main ditempat tidur..

‘Sayang, tidur ne? Ini sudah malam, Omma mengantuk.. Chup~’ Yaegi yang membelakangi Kris sedang mencium satu persatu buah hatinya yang belum mau terlelap. Mata mereka justru masih terjaga, sesekali suara Geum Sha dan Geum Chan terdengar.. mereka seolah menanggapi apa yang Yaegi katakan.

~FLASH

‘Tidak ada seorang pun Ibu didunia ini yang sama sekali tidak menyayangi darh dagingnya sendiri’

~FLASH

‘Sekalipun dalam amarah ia mencaci..itu karena rasa cinta yang begitu besar terhadap buah hatinya.. Kasih Ibu sepanjang masa Yi Fan.. ‘

~FLASH

‘Ibu yakin,Yaegi dalam keadaan penat mengatakan itu.. ia tidak sungguh sungguh.’

Kalimat demi kalimat yang Ibunya katakan malam tadi terus terngiang ditelinga Kris.

‘kyaa~..’ Geum Sha memegang jemari Yaegi dan sesekali memasukkannya kedalam mulut mungilnya.

‘Omo mo.. kau mau bicara sesuatu hmm? Aigo.. ‘

‘Mmmaaa..’ Geum Chan akhir akhir ini sangat sering bersuara demikian.

‘Ne, Omma tte (iya,ini Omma?).. waeyo adul (Ada apa putra ku)? Kyaa~ kyeowo..’ Yaegi sama sekali tidak menyadari kedatangan Kris.

Hingga..

‘Hkkk.. hmm..’ Tangan dan mata Geum Sha terus melihat ke arah belakang punggung Yaegi. Geum Sha terus mengayun ayunkan tangan gempalnya.

‘Eunng? Geum Sha? Kau kenapa aegi~’ kalimat Yaegi terhenti ketika ia menoleh kearah belakangnya, Geum Sha memberitahukan bahwa Appa nya ada disana.

‘Wasseo..’ suara Yaegi berubah lirih.

‘Ige..’ Kris memberikan satu botol susu pada Yaegi, lalu ia berjalan kesisi tempat tidur satunya lagi. Kris naik diatasnya dan memberikan susu pada Geum Chan.

‘Kau baik baik saja?’ Kris memulai pembicaraan sembari memegang botol susu Geum Chan yang masih berada dimulut Geum Chan.

‘Eum..’ Yaegi mengangguk pelan, ia sedang memberikan susu pada Geum Sha yang ada digendongannya.

‘Hmm…kyaa~’ Geum Chan tiba tiba mengeluarkan suara dan tersenyum menatap Kris.

‘Appa bogoshippo eum? Chup~’ Kris mengusap rambut tipis  Geum Chan lalu mengecup pipinya gemas.

‘Euummm pppaa..’ Geum Sha melihat arah samping,tanganya terus mengarah pada keberadaan Kris.

‘Daddy is here.. kau memanggil Appa ?’ Kris masih tak percaya.

‘Geum Sha.. habiskan dulu susu mu sayang… ssstt..’ Yaegi mengalihkan pandangan Geum Sha agar kembali konsen meminum susu.

Kris mengambil Geum Chan dan menaruhnya dibaby box, lalu ia juga hendak mengambil Geum Sha yang ada digendongan Yaegi..

‘Kemarikan dia..’

‘Dia belum mengahabiskan susunya..’ Yaegi masih memeluk Geum Sha.

‘Biar aku yang menggendongnya.. Wu Geum Sha.. Appa..’ Kris memberikan tangannya pada Geum Sha.

Yaegi akhirnya memberikan Geum Sha pada Kris.

‘Cha~ kau tidur disini ne.. ‘ Kris menaruh Geum Sha juga pada baby box.

‘Hmmaa.. hhhkkk..’ Geum Sha memberikan penolakan tidak seperti sang Oppa.

‘Geum Sha.. tidak boleh cengeng aro? Tidurlah.. ‘ Kris menepuk nepuk tubuh Geum Sha agar mau menurut.

‘Hhhkk.. hmmaaa.. ‘ Geum Sha mulai menangis.

‘Ssshh.. sudah ku katakan dia tidak mau ditaruh disini..’ Yaegi berjalan perlahan dengan menahan sakit dibagian perutnya.

‘Berhati hatilah..’ Kris memegang lengan Yaegi.

‘Ck~’ Yaegi menepisnya.

Kris termangu sesaat, ia mengetahui bahwa Yaegi memberikan sinyal amarah.

Selang beberapa saat akhirnya Twins Wu terlelap.. kini keheningan menyelimuti kamar mereka..

Kris duduk disisi kanan tempat tidur,sedangkan Yaegi berbaring  disisi kiri tempat tidur dengan membelakangi Kris.

Kris bingung mau memulainya seperti apa, Yaegi terlalu menyeramkan baginya jika sedang marah dalam diam seperti saat sekarang.

‘Yae Yaegi-a..’

SREPP~ Yaegi menarik selimut nya hingga menutup seluruh badannya.

‘Sshh..’ Kris mengusap dahinya,lalu turun dari tempat tidur. Ia berjalan ke sisi Yaegi …

‘Cho Yaegi..’ Kris berjongkok didepan Yaegi.

‘Aku mengantuk..’ Yaegi tak mau membuka selimutnya.

‘Cho Yaegi..’ Kris mencoba lagi untuk menarik selimutnya.

‘Aku bilang aku mengantuk !’ suara Yaegi terdengar berbeda.

‘Yaegi-a..’ Kris belum menyerah.

‘Aku bilang aku mengantuk hiks..’  suara Yaegi berubah seperti menangis.

‘Nyonya Wu !’ Kris kali ini menyibakkan selimut Yaegi hingga terbuka.

Yaegi sontak terbangun .. ‘Mwol? Apa yang mau kau katakan lagi? Surat itu sudah ku tanda tangani apa lagi yang kau inginkan ! ‘ nada suara Yaegi sedikit meninggi.

Kris yang melihat ekspresi Yaegi hanya bisa diam memandang yeoja itu..

Air mata perlahan lagi lagi menetes dari pelupuk mata Yaegi..

‘Kau mau membawa mereka juga eoh? Andwae. Geum Sha Geum Chan rang (dan) harus tinggal dengan ku.’ Yaegi semakin dramatis.

‘Apa maksud mu?’ Kris dengan polosnya duduk disamping Yaegi dan bertanya demikian.

‘Aku mengantuk. Jika mau membicarakan soal itu besok saja.’ Yaegi menyeka air matanya,ia tak mau terlihat lemah kali ini dihadapan Kris.

‘Kau sakit ? Perut mu bagaimana?’ Kris mengalihkan pembicaraan karena ia sama sekali belum menyadari apa yang Yaegi katakan.

‘Eo.’ Yaegi hanya membulatkan bibirnya.

‘Mianhae..’

‘Ck~’ Tangan Kris yang hendak menyentuh kedua pipi Yaegi dengan cepat Yaegi tepis.

‘Kau pasti marah sekali pada ku.. matji?’ Kris bertanya seolah tanpa dosa -_-

‘Menurut mu? Aish sudah .. nawa (keluar)~ aku mau tidur..’ Yaegi mendorong pelan tubuh Kris agar bangun dan meninggalkan kamar.

‘Aku tidur disini..’ Kris justru menaikkan kakinya dan berpindah kembali ke posisi dimana ia akan tidur.

‘Apa yang kau lakukan? Ku bilang keluar !’ Yaegi berbalik menghadap Kris yang sudah berbaring.

‘Shireo.. aku sudah 3 hari tidak tidur disini. ‘ Kris justru mengehentak hentakkan kakinya diatas ranjang.

‘Ireona palli.. sshh..’ Yaegi menyeret Kris dengan menarik jaket yang masih Kris kenakan.

‘Aih kita mau kemana? Aku mengantuk..’ Kris tidak mau beranjak.

‘Ku bilang keluar, jangan disini. Anak ku sedang tidur.’ Yaegi dengan wajah seriusya.

‘Mworagu?  Mereka juga anak ku.’ Kris spontan bangkit dari pembaringannya.

‘Palli..’ Yaegi tak banyak berbasa basi, ia lebih dulu keluar dari kamar.

Kris yang melihat itu juga ikut bangun dan menyusul keluar, mereka memilih untuk duduk ditaman belakang.

‘Ssh..’ Yaegi masih menahan sakit diperutnya.

‘Aih kau hati hat~’

‘Tidak usah menyentuh ku !’ Yaegi masih bernada ketus.

Kini mereka duduk dibangku panjang bersebelahan.

Tiba tiba.. DUK !

‘Akh !’ satu tinjuan mendarat bebas dibahu Kris.

‘Apa tidak ada cara yang lebih  menyenangkan bila mau menceraikan ku eoh ?!’ Suara Yaegi bergetar, ia tak mampu menahan air matanya.

‘Nyonya Wu..’ Kris mulai takut.. ia takut sesaat lagi tangis itu memecah.

‘Nappeun neo (kau jahat).. aku bisa menjelaskan semuanya, kenapa menikahiku jika kau selalu menutup telinga mu untuk mendengarkan ku bicara ! Wae ! Wae!’ Yaegi mulai mengeluarkan segala kesesakannya.

‘Kau salah paha~’

‘KAU YANG SALAH PAHAM BABO !hiks ..’  emosi Yaegi kian membuncah.

‘Kecilkan suaramu.. Soo Rim akan mendengarnya,,’ Kris masih tak tau berbuat apapun.

‘Biarkan saja dia mendengarnya. Dia juga sudah tau semuanya.’ Yaegi memalingkan wajahnya. Mereka tak tampak seperti sedang dalam masalah yang serius -_-

‘Cho Yaegi.. jjaldeuro (dengarkan aku)..’ Kris perlahan mendekat kan posisi duduknya dengan Yaegi.

‘Hiks..’ Yaegi masih menangkupkan kedua tangan untuk menutupi wajahnya.

‘Yaegi-a..’ Kris meraih tangan Yaegi agar ia mau mempelihatkan wajahnya.

‘Tidak mau. Aku tidak mau.’ Yaegi menggeleng, ia mengeraskan tangannya.

‘Arayo.. calmutaesso, mianhae..’ Kris memelankan suaranya.

‘Semuanya sudah terlambat  Kris-a.. hiks, aku sudah menandatanganinya.. ‘ Yaegi masih tersedu.

‘Tidak apa apa, surat itu bu~’

‘BAGAIMANA BISA KAU BERKATA TIDAK APA APA SEDANGKAN KAU SUDAH MENGIRIMKANNYA KEPENGADILAN ! HIKS..’ Yaegi memecah, wajahnya penuh cucuran air mata.

‘Aih makanya kau dengarkan aku dulu..’ Kris memberanikan dirinya.

‘Mwol? Apa lagi yang mau kau jelaskan ? Jika tau begini AKU TIDAK MAU MENIKAH DENGAN MU ! HUAAAAMMHPPPFF..’

‘Jangan menangis, apa kau tidak malu jika Soo Rim mendengarnya. Cho Yaegi dengarkan aku dulu..’ Kris dengan cepat membekap mulut Yaegi.

‘Hmmpphh..’ Yaegi memukul mukul tangan Kris agar melepaskan bekapannya.

‘Berjanjilah untuk tidak berteriak..’ Kris masih bernegosiasi.

‘Hmmpphh..’ Yaegi masih meronta ronta, ia tak menghiraukan ultimatum yang Kris buat.

‘Itu bukan surat cerai..’ Kris berbisik pelan.

Mata Yaegi seketika berhenti menangis, dan ia mulai tenang meskipun Kris sudah melepaskan bekapannya.

‘Apa kau mau menghiburku?’ Yaegi masih tak percaya.

‘Ssshh, aih kau ini kenapa bisa bodoh sekali.. Itu surat untuk mengurus akta pernikahan kita .. Lagipula surat itu salah, karena  aku tidak tau cara menulis hangul mu.’ Kris mencoba menjelaskan.

‘Tidak tau bagaimana? Nama istri  mu sendiri kau tidak tau, suami macam apa kau ini!’ Yaegi berbalik sesungutan.

‘Ssst, Nyonya Wu.. jangan besar besar. Bukan seperti itu, kau tau kan bahasa Korea ku saja masih sering ditertawakan, apalagi untuk menulis membaca saja susah. Aku membuat nama mu dalam kanji mandarin. Lagipula Ibu yang menyarankan seperti itu.’ Kris menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.

‘Kenapa tidak bertanya padaku?’

‘Kemarin aku masih marah.’ Kris menjawab enteng.

‘Sekarang kenapa tidak marah lagi? ‘ Yaegi memelototi Kris.

‘Aku merindukan istri ku..’ Kris dengan gamblangnya memeluk Yaegi dari posisi samping.

‘Aih lepaskan !’ Yaegi menolak tubuh Kris.

‘Nyonya Wu !’

‘Mwol? Aku ingin bergantian. Sekarang aku yang marah.’

‘Eeeh?’

‘Eo, kau seenaknya saja mengabaikan ku. Tidak mau mendengarkan penjelasanku. Pergi datang seenak mu. Apa kau tidak pernah berbuat salah?’ Yaegi mulai mengupas semuanya.

‘Apa ada seorang Omma yang meninggalkan anak nya demi sebuah bingkisan dari mantan kekasihnya dan hingga anaknya terjatuh?’ kalimat Kris membuat Yaegi tertahan.

‘Keugon (soal iyu)..’ Yaegi tak tau menjawab apa.

‘Aku sangat membenci kalimat mu ketika kau katakan kau belum siap. Jika mengingat itu, aku juga ikut menyesal kenapa Geum Sha ataupun Geum Chan harus lahir kedunia ini..’ Kris berubah serius.

‘Kris-a..’ Yaegi  kembali seperti semula, hatinya mulai was was.. ia takut jika kris akan marah lagi.

‘Kau sungguhan tidak?  bisa merawat mereka?’ Kris menoleh pada Yaegi.

‘Geurom.. mereka darah dagingku. Hingga keujung dunia pun tau bahwa aku Omma kandung mereka. Aku yeoja yang melahirkan mereka.’ Yaegi menjawab mantap.

‘Apa ucapan mu itu bergaransi?’

‘Eeh? Apanya digaransikan?’ Yaegi tak mengerti kalimat bodoh Kris.

‘Ucapan mu. Aku tidak mau terulang lagi seperti kemarin. Kau tidak lihat dahi Geum Sha membengkak. Itu sakit sekali..’

‘Mian..’ Yaegi menundukkan wajahnya.

‘Eo, ku maafkan.’ Kris menganguk.

‘Kenapa hanya aku yang bersalah !’ Yaegi kembali menyadarinya.

‘Eo aku juga bersalah. Minhamida Cho Yaegi-nim..’ Kris menundukkan kepalanya seraya mencibir Yaegi.

‘Apa maksud mu?’ Yaegi tak langsung menerima permintaan maaf Kris.

‘Kau orang yang menentukan penghasilan ku sekarang cho? Kau CEO,tolong perhatikan EXO ne.’ Kris menunjuk wajah Yaegi.

‘Apa yang kau katakan Wu Yi Fan? Aku hanya menempati posi~’

‘Gwenchana. Aku mengerti.’ Kris langsung memotong kalimat Yaegi.

‘Bisa tidak mendengarkan ku dulu !’ Yaegi berasap -__-

‘Kenapa jadi marah marah ..’ Kris memasang wajah polosnya -__-

‘Cih.. kau tidak pantas dengan wajah seperti itu.’ Yaegi menahan tawanya.

‘Ah palli.. kenapa cerewet.’ Kris mulai tak sabaran.

‘Aku hanya menempati posisi itu 1 bulan saja. Hanya 1 bulan, selebihnya aku hanya menjadi Co-CEO. Karena seperempat saham KK ada di SM. Aku hanya tidak ingin mereka menyalah gunakannya lagi.’ Yaegi menyandarkan sikunya dipalang kursi yang mereka duduki.

‘Lalu setelah sebulan bagaimana?’  Kris berbalik menghadap Yaegi.

‘Kim Young Min-ssi.. dia masih memegang jabatan itu. Aku hanya sebagai tangan kanannya.’ Yaegi berbicara sembari melihat jajaran kukunya.

‘Bagaimana bisa?’

‘Kau kenapa jadi seperti wartawan? Aku sedang tidak ingin membahas itu.’ Yaegi mulai jengah dengan pertanyaan Kris.

‘Jika tidak mau memberitahu tidak perlu marah marah !’ mereka masih berlomba siapa yang paling memiliki daya tahan urat leher yang paling kuat -_-

‘Aih suara mu!’ Yaegi menutup kedua telinganya.

‘Geum Sha & Geum Chan bagaimana? Kau jadi memakai jasa baby sitter?’ Kris kembali ke inti permasalahan.

‘Anyi.. suami ku tidak mengizinkannya. Aku akan membawa mereka kekantor.’

‘MWOHAE?’ Kris terhenyak.

‘Geurom.. lalu mereka tinggal bersama siapa? Aku sudah mengajukan syarat ini pada Soo Man Ahjussi, jika dia tidak bersedia maka KK grup akan menarik kembali semuanya.’

‘Kk kkkau ma mau membawa mereka ke ke kk kkantor?’ Kris masih tak bisa mengatur rasa shocknya yang begitu hebat.

‘Eo, Geum Chan Geum Sha rang.. akan menjadi pengawal ku. Meotjinne (keren kan?)..’ Yaegi menatap langit langit.

‘Kau yakin tidak apa apa? Keugon.. aku tidak keberatan jika memakai jasa baby sitter, mianhae.. aku sudah terlalu egois..’ Kris berbicara pelan.

‘Anyimida. Mereka akan selalu ikut ketika aku ke SM. Tenanglah, tidak ada yang tau jika mereka anak mu. Aku mengatakan suami ku sedang diluar negeri kekeke’ Yaegi mencoba menebak apa yang membuat Kris khawatir.

‘Siapa suami mu?’ Kris menyolot sempurna -__-

‘Tentu saja kau ! itu kan hanya pura pura ! Auwwhhh minchikanda (aku bisa gila)..’ Yaegi mulai frustasi dengan namja didepannya itu.

‘Pakai alasan lain saja. Aku tidak suka.’ Kris menolak.

‘Lalu apa yang harus ku katakan? Ahhh suami ku itu Kris EXO begitu? Kkeurokka? Arasseo…’ Yaegi mengangguk setuju.

‘Aih anya.. Ahh Cho Yaegi..’ wajah Kris terlihat panik.

‘Kau kenapa banyak sekali permintaan?! Sudah tenang saja, aku memakai suster Park untuk ikut dengan ku menjaga mereka dikantor.’  Yaegi mulai berang.

‘Aku tidak suka jika kau menyebut namja lain! MIWEOYO !’ Kris tak kalah berang.

‘SUDAH KU KATAKAN AKU HANYA  BERPURA PURA ! ARATTA! ARANYA! ‘

‘Terserah apa kata mu.’ Kris tak mampu berkutik.

‘Kris-a..’

‘Mwoe?’ Kris kembali menoleh.

Yaegi tak mampu mengekspresikan perasaannya yang sesungguhnya bahwa ia benar benar merindukan sosok Kris yang beberapa hari ini terasa jauh darinya..

‘Mwo? Wanna kiss me?’ Kris dengan tiba tiba mendekatkan wajahnya dan berbisik seduktif.

~GLUP terdengar saliva Yaegi yang susah payah untuk ia telan..

‘Hug?’ Kris semakin mendekatkan posisinya,hingga Yaegi kesusahan memundurkan wajahnya perlahan.

‘Kk Kk Kr Kris-a..’ Suara serak Yaegi sedikit menggoda iman Kris -_-

‘I’m so sorry .. Jika aku seorang malaikat maka kau tidak akan pernah menangis karena ku. Aku sangat mencintai gadis yang bernama Cho Yaegi.. Neoreul jinjja saranghae..  ‘ lirih suara Kris seolah menelusuk hingga rongga hati Yaegi.

Yaegi masih mengatur deru nafas dan detak jantunganya,karena Kris masih bertahan diposisinya.

‘Aku terlalu banyak menyakiti mu..’ Kris menggatungkan kalimatnya.

‘Hokshineun.. nattemu~’ Chu~~~ Kalimat Kris dipotong cepat oleh Yaegi dengan menempelkan bibir mungilnya.. Yaegi menautkan kedua tangannya dipipi Kris lalu dengan spontan mendaratkan bibirnya di bibir Kris..

Beberapa detik berselang.. Yaegi menyudahinya..

‘Uri Kris gga .. jinjja bak-ke epseo.. Marhae hajimara, nan jinjja miweoyo (kau Kris ku satu satunya,jangan berbicara seperti itu lagi..aku sungguh tidak suka)..’ Yaegi berbisik tepat didepan wajah Kris, dimana sisi hidung mereka saling bertemu.

‘Aku menyesal menikah dengan mu. Jinshimneyo (kau serius)?’ Kris mengulangi kata kata Yaegi diawal.

‘Anyinde, coltero anyinde.. Aku tidak pernah serius jika mengatakan hal seperti itu, museowo.. justru menakutkan jika kau meninggakan ku Kris-a..’ Yaegi menggeleng cepat.

‘Anhae. Tidak akan. Itu tidak akan pernah terjadi. ‘ Kris menarik seulas senyumannya.

‘Aku takut sekali Kris-a.. jika itu sungguhan surat cerai yang kau berikan..’ Yaegi kini memeluk Kris erat, ia memejamkan matanya perlahan.

‘Eum, apa kau berpikir aku sudah tidak waras? Eo, aku memang tidak waras.. karena aku begitu  menyayangi mu..’

BLUSH ~ kalimat Kris sukses membuat pipi Yaegi memerah bak kepiting rebus.

‘Aku hanya mencintai istri ku.. Cho Yaegi.’ Kris mengulangi kata katanya.

‘Eum.. nado.. Wu Yi Fan jinjja bak-ke epseo..’ Yaegi terus mengulangi kata katanya.

‘Aih tapi.. darimana kau bisa tau itu surat gugatan cerai? ‘ Kris tiba tiba melepas pelukan hangat mereka.

‘Ye? Ahh.. Luhan-ssi..’ Yaegi menjawab polos.

‘Luhan? Kau memberikan padanya lalu ia mengatakan itu surat cerai?’ Kris mulai menemui titik temu.

‘OMONA ! AKU DIKELABUI KRIS-a..’ Yaegi dengan polosnya lagi baru menyadari bahwa ia terkena wabah mengarang bebas seorang Xi Luhan.

‘-_____-‘ Kris hanya memasang wajah demikian.

‘Kris-a.. dia membohongiku. Luhan-ssi membohongiku..’ Yaegi menggoyang goyangkan tangan Kris.

‘ Kau baru menyadarinya atau bagaimana?’ Kris tak habis pikir.

‘Ekspresinya begitu meyakinkan Kris-a.. aku saat itu sedang kalut sekali, kau kemana saja malam itu eoh !’ Yaegi balik menyalahkan Kris.

‘Ibu menelfon, ada sedikit masalah yang Ibu ingin ceritakan pada ku.’ Kris mengatakan yang sebenarnya.

‘Lalu apa tidak bisa jika berbicara diapartment saja? Kau masih merahasiakan apa dari ku !’ Yaegi masih tidak terima.

‘Bukankah malam itu skenarionya kita sedang bertengkar? Kekeke’ Kris tertawa renyah.

‘Eo.’ Yaegi mengerucutkan bibir mungilnya.

‘Anyi.. Ibu hanya bercerita sedikit tentang Daddy. Aahh aku sedang tidak ingin membahas itu. ‘ Kris menyandarkan kepalanya dibahu Yaegi.

‘Sungguh tidak ada rahasia apapun?’ Yaegi masih tidak yakin.

Kris kembali bangkit dari sandarannya..’Eo, eopddago.. eopsseo.. Aku sudah menyimpan semuanya pada mu. Apa lagi yang harus ku rahasiakan? Kecuali jika kau meninggalkan ku lalu membocorkan semuanya pada publik..’

‘KAPAN AKU MELAKUKANNYA. SUDAH KU KATAKAN JANGAN BICARA SEPERTI ITU !’ Yaegi memukul bahu Kris pelan.

‘Hahaha. Itu hanya perumpamaan..’ Kris tergelak melihat raut wajah Yaegi.

‘Sudah berapa drama yang kau tonton? Imajinasi mu bagus sekali..’ Yaegi menyindir ..

‘ Sexy Dance..’

‘YAK !’

‘Hahaha..’ Kris tertawa keras kali ini, ia tau bahawa Yaegi sangat tidak suka jika ia menonton GB atau tontonan apapun yang menampakkan aurat seorang yeoja -_-

‘Pantas saja kau termasuk urutan 3 dari member teryadong !’

‘Yee? Naega? Kau tau darimana?’ Kris sama sekali tidak mengetahuinya.

‘Kris member teryadong di urutan 3 & Kai di urutan 1 << FACT)

‘Netizen. Itu versi netizen..’ Yaegi memelankan suaranya.

‘Memangnya yang no 1 siapa?’ Kris merasa penasaran.

‘Kai..’ -___-

‘GYAHAHHAAHA..’ Kris terbahak akibat pernyataan tersebut.

‘Itu sungguhan. Banyak ku temukan di Fansitemu..’ Yaegi merasa Kris tidak mempercayai omongannya.

‘Hahaha.. anyi itu.. hahaha.. aigo perutku hahaha..’ Kris memegang perutnya sesekali.

‘Geumanhae (hentikan) ..’ Yaegi merasa diabaikan.

‘Hmmpff.. arasseo arassseo. Haha.. auwhh ada ada saja.’ Kris mencoba menormalkan kembali.

‘Kau jangan terlalu banyak menonton video,drama ataupun adegan sejenis itu Kris-a.. tidak baik..’ Yaegi memberikan nasihatnya -_-

‘Anya.. aku hanya menyukai koregrafi nya, bukan melihat yang tidak tidak.’ Kris membela dirinya.

‘Diponsel mu banyak sekali video klip Miss A.’

(FACT >> Miss A adalah salah satu GB Favorit Kris)

‘Eo..’ Kris mengakuinya.

‘Tapi kenapa juga ada SISTAR?’

‘EEEH?’ Kris seolah nyaris terpelanting dengan pertanyaan Yaegi. -___-

‘Kau menyukai apanya?’ Yaegi memicingkan matanya ke arah Kris.

‘Anya.. itu punya Luhan.. Demi Luhan itu punya Luhan..’ Kris membuat tanda V.

‘Demi Tuhan bukan demi Luhan ! ’ Yaegi masih sesungutan.

‘Aigo.. istriku ini cantik sekali jika sedang marah..’ Kris mencolek dagu Yaegi.

‘Pokoknya aku tidak suka jika kau terlalu banyak menonton sexy dance atau apapun itu..’ Yaegi masih protes keras.

‘YEE !’ Kris membuat tanda hormat.

‘Aku serius..’

‘Aku juga serius jagiya.. aku hanya akan lebih menyempatkan diri untuk menonton langsung.. ‘ wajah Kris berubah mengerikan.

‘Apa kau bilang?’

‘Cho Yaegi ..’ Kris berbisik.

‘-___- kau demam?’ Yaegi dengan wajah cengonya memegang dahi Kris.

‘Aish.. aku serius ! Ini sudah nyaris satu tahun .. kita baru melakukannya 2 ka~ hmmphhh..’

Yaegi cepat cepat membekap mulut Kris dan melihat ke arah pintu apartement, ia takut jika Soo Rim terbangun dan berjalan kedapur untuk mengambil minum lalu mendengar semuanya.

‘Lephhhmm…askan !’ Kris membuka bekapan tangan Yaegi.

‘Kau jangan keras keras..’ Yaegi dengan wajah susahnya.

‘Aih memangnya kenapa? Lagipula  itu benar..’ Kris masih memberontak.

‘Jika Soo Rim mendengarnya bagaimana? Kau ini.. ‘ Yaegi menaruh telunjuk disisi bibirnya.

‘Eo, ah geundae.. Nyonya Wu..’ Kris menaruh dagunya dibahu Yaegi, ia mulai memasang wajah memelasnya..

‘Aku bukan tidak mau melakukannya Kris-a.. geundae.. kau lihat bekas caesar ku belum sepenuhnya mengering..’ Suara Yaegi berubah lemah.

‘Ah matta. Luka diperutmu bagaimana? Bagaimana bisa terbuka lagi?’ Kris baru menyadarinya.

‘Mollayo. Tiba tiba saja bekas caesar nya terasa perih. Uisanim mengatakan itu karena aku terlalu banyak bergerak.. ‘

‘Itu  karena kau terlalu bersemangat mengambil bingkisan dari Kyu Hyeong..’ Kris memulai..

‘Itu dari Ji Ra.. ‘

‘Mwo?’

‘Eo, Ji Ra menitipkan sesuatu untuk Geum Sha & Geum Chan..’

‘Eunng?’

‘Nanti kau lihat sendiri saja. Aku bingung Kris-a harus menanggapinya bagaimana..’

‘Jika memang Nona Hwang itu memiliki niat tulus, kenapa justru kau yang menyimpan dendam hmm?’ Kris mencoba memberikan sugesti positifnya.

‘Eo, kau benar. Geundae.. ahh mollayeo..’ Yaegi merasa bingung, ia masih trauma atas kepergia  Joon.

‘Joon tidak akan pernah setuju dengan sikap mu saat ini. Jika kau masih membenci Nona Hwang itu, itu artinya sama saja kau masih tidak menrelakan Joon.. ‘

‘Kris-a..’ Kata kata Kris membuat Yaegi tercengang.

‘Jika kehidupan harus selalu mengingat masa lalu, maka kau tidak akan bisa disini..’

‘Mmm mmw mworagu?’ Yaegi tak mengerti.

‘Semua manusia pernah melakukan kesalahan. Tidak baik terus menyimpan dendam. ‘ Kris langsung to the point.

‘Kris-a..’

‘Kris bagaimana dengan kriteria gadis ideal mu? Dia akan terlihat cantik dimata ku jika ia adalah gadis yang baik  ,penyayang dan selalu memperhatikan sesama,aku suka gadis yang baik hati..’ Kris lagi lagi menggantungkan kalimatnya..  

Yaegi masih tertegun menunggu Kris melanjutkannya..

‘Itu selalu yang aku katakan dimana pun,kapanpun  dan siapapun yang bertanya padaku. Apa jika suatu saat mereka semua tau bahwa aku sudah memiliki gadis itu.. tetapi kenyataaannya gadis itu tidak seperti yang aku katakan sebelumnya.. menyedihkan.. jika aku harus meralatnya dengan ‘aku menyukai gadis pendendam, dan sukar memaafkan kesalahan orang lain..’

‘Kris-a..’ kata kata Kris semakin mengenai perasaan Yaegi.

‘Cho Yae Gi adalah gadis itu, gadis yang selalu aku katakan pada Ibu sebelum aku terlelap.. Gadis yang penuh dengan kasih sayang.. seperti nama mu..’ Kris mengusap pipi Yaegi perlahan.

Yaegi meraih tangan Kris  dan mengangguk ..’ Eo, aku akan mencobanya Kris-a..’

‘Hmm.. Cha~’ Kris membuka lebar kedua tangannya dan mengisyaratkan agar Yaegi mendekat dan memeluknya.

~Chup .. ‘ Wo Ai Ni..’ Kris mengecup dan menghirup dalam aroma shampoo rambut Yaegi.

‘Eum.. ‘ Yaegi ikut menghirup aroma khas tubuh Kris yang selalu ia rindukan itu.

‘Cho Yaegi..’ Tiba tiba suara Kris berubah.

‘Ne?’ Yaegi ikut bertanya tanya.

Kris menyudahi pelukan singkat itu dan….

‘Jadi jika itu sungguhan surat cerai kau juga akan menandatanganinya?’ Kris dengan susah payah berubah serius hanya untuk mengatakan hal konyol tersebut.

‘Aku khilaf, aku tidak sengaja..’ Yaegi merujuk merasa bersalah.

‘Yaegi-a..’ Kris menarik nafas pelan.

‘Eum? ‘ Yaegi menatap Kris dengan bola matanya yang menggemaskan.

‘Jangan terlalu polos.. meskipun usia kita  masih tergolong cukup muda, tapi kau seorang Omma saat ini..’ Kris memberi kuliah singkatnya -_-

‘Maksudmu?’ Yaegi belum menangkap apa yang Kris katakan.

‘Jangan terlalu mudah mempercayai orang. Jika  nanti ada orang yang mengirimkan surat undian kau memenangkan mobil mewah tapi ternyata itu surat kontrak bertukar suami ,kau juga mau?’

‘Anyaa.. shireo, jinjja shireoyo.. aku tidak akan menandatanginya Kris-a.. aku akan lebih berhati hati..’ Yaegi menggeleng cepat, ia cukup trauma dengan segala urusan surat menyurat dalam bahasa mandarin -_-

‘Hmm.. kau harus berhati hati dengan Luhan, penyakit jahilnya sedang infeksi saat ini..’ Kris menggunakan kosakata yang salah -_-

‘Eo, aih chamkamman.. penyakit babo mu juga sedang infeksi..’

‘Yee?’

‘Mana ada undian dalam bentuk surat? yang benar saja.. undian itu berbentuk telegram Kris-a..’ Lagi lagi hal yang konyol masih diulas tuntas.

‘Itu perumpamann..’ Kris menolak jidad Yaegi dengan telunjuknya.

‘Aish.. kau ini’ Yaegi merasa tak suka.

‘Kekeke. Kajja kita masuk.. aku juga harus kembali ke dorm.’

‘Mwo? Kenapa tidak tidur disini?’ Yaegi menahan lengan Kris yang hendak bangun.

‘Jika aku tidur disini maka Soo Rim akan tidur dimana? Kau lupa? AC dikamar itu sedang rusak.’ Kris menunjuk arah kamar Yaegi dahulu.

‘Eo.. geure..’ Yaegi mengangguk.

‘Aku juga ingin~’

‘Aahh Kris-a kau jangan melakukan apapun pada Luhan-ssi aro? Aku tau dia hanya bercanda. Eo? Kau dengar aku kan?’ Yaegi lagi lagi menahan tangan Kris.

‘Memangnya apa yang akan ku perbuat? tentu saja tidak. Sebodoh apapun perbuatannya Luhan selalu memiliki maksud yang baik..’ Kris membela Luhan.

‘Yee?’ Yaegi susah mencerna kalimat Kris.

‘Dia mengatakan seperti itu karena ingin kita tidak bertengkar lagi.’

‘Eo, geurecho.’ Yaegi kini ikut bangun.

‘Aih kau hati hati.. nanti jika terbuka lagi bagaimana? Aku tidak mau menunggu lebih lama.’ Kris memegang tubuh Yaegi, menuntunnya untuk berjalan.

‘Ck~ Kau tega sekali berkata seperti itu Kris-a.. ‘ Yaegi melangkahkan kakinya perlahan.

‘Anya,aku bercanda saja. Hokshineun.. kau berbohong sedang datang bu~’  Yaegi menyambar kalimat Kris.

‘Eo,igettemune (itu karena).. bekas caesar ku. Aku tidak mau kau melihatnya. Bekas ini memalukan..’

‘Memalukan bagaimana? Justru kau harus bangga, karena itu mendakan bahwa kau seorang Omma..’ Kris  sungguh sangat membius.

‘Eo..’ Yaegi hanya mengangguk saja.

‘Percaya atau tidak. Kau akan lebih banyak menerima kasih sayang dari kedua malaikat kecil kita.. neo Ommaya (kau seorang Ibu)..’

‘Anya.. ChanSha juga sangat menyayangi mu.. Neo Jjangeyo.. Jjang Appa ..’  Yaegi balik memberikan jempolnya.

‘Mereka bisa menyayangi ku seperti itu karena mereka terlahir juga dari seorang Omma yang hebat..’

‘Eeh kau mau apa?’ Yaegi memundurkan kepalanya.

‘Palli.. Soo Rim sudah tidur..’ Kris masih sempat hendak mencium Yaegi didepan pintu pembatas taman dan dapur.

‘Shireo.. dikamar saja..’ Yaegi melepaskan pegangan Kris dan berusaha jalan sendiri menuju kamar.

‘Kalau begitu harus double eoh?’ Kris bersemangat.

‘Jangan lupa tutup pintunya..’ Yaegi berjalan membelakangi Kris seolah tak perduli.

‘OK …’ ~

Sementara itu…

EXO’s Dorm

‘Huuaaaa…. bagaimana ini? Huaaa.. aku akan mati sebentar lagi..’ Luhan terus meraung raung diatas tempat tidurnya dengan selimut menutupi kepalanya.

Memberdeul yang menyaksikan itu hanya bisa menolong dengan doa -_-

‘Sudah ku katakan jika mengarang itu pada tempatnya..’ Lay berbicara dengan melipat kedua tangannya.

‘Eotteokhae? Sehunnii…’ Luhan memeluk Sehun frustasi.

‘Anya, Kris Hyeong tidak akan mengapa apakan mu.. kau tenang saja Hyeong..’ Sehun menepuk nepuk punggung Luhan.

‘Sudah Hyeong, jangan seperti anak kecil. Kami sudah mengantuk..’ D.o menguap lebar.

‘Andwae. Kalian jangan tidur dulu sebelum tau apa yang akan Kris lakukan.. hiks..’ Luhan tidak mengizinkan memberdeul bubar barisan -_-

‘Salah mu sendiri Hyeong..’ Kai sudah tak dapat menahan ngantuknya.

‘Ini sebenarnya ada apa?’ Xiumin member terkudet -_-

‘Hoaaammm… Aku duluan..’ Chen tak peduli lagi apapun yang terjadi saat ini,kasur adalah hal yang paling ia rindukan.

‘Gege tidak akan sekejam itu .. Kau tenang saja Lu Ge..’ Tao mulai sempoyongan menahan rasa kantuknya.

‘Ini semua karena mu !’ Luhan dengan yakinnya menunjuk batang hidung Baekhyun.

‘Eeh? Uri Byunnie wae?’ Chanyeol dengan sigap memeluk Baekhyun.

‘Jika dia tidak mengingatkan ku tentang surat cerai maka aku tidak akan mengatakan itu surat cerai. Baekhyunna.. mengaku saja.’

‘MWO? YAA LUHAN HYEONG !’ Baekhyun tidak terima.

‘Eyyhh sudah sudah.. jangan bertengkar. Kita akan membangunkan tetangga.’ Suho menengahkan.

‘Kenapa jadi Baek Hyeong?’ Sehun tak mengerti.

‘Ahhhh Baekhyunni.. mengaku saja, agar aku memiliki teman untuk diadili oleh Duizang..’ Luhan memelas pada Baekhyun.

‘Baekhyunna.. jangan mau dibodohi oleh Rusa ulung ini..’ Lay melepaskan tangan Baekhyun dari Luhan.

‘YAK ZHANG YI XING ! HUAAAAAA’

Begitulah tragisnya seorang XI LUHAN.. menunggu serta harap harap cemas untuk diadili..

END

–  Jika aku tidak bisa menjadi penghapus untuk menghapus kesalahan ku dimasa lalu, maka kini aku berusaha untuk menjadi buku dimana dia (Kris) akan selalu melukiskan setiap inci kebahagiaan serta senyuman mu (Yaegi) yang selalu akan tertoreh. CHO KYUHYUN MEOTJINNE ~

Cho Kyuhyun ^_^ –

 

Kyaa~ Kamsamida.. neomu neomu Kamsaeyo.. buat semua XONJI/XONAMdeul yang masih stay dan setia untuk menunggu,mendukung,dan menemani author dalam pembuatan Series FF termandat kali ini kekeke

Author lagi jadi pengacara dadakan ni, PENGANGGURAN BANYAK ACARA hahahah *nyablak -___-

Kumen kumen XONJI/XONAMdeul Author akan balas satu persatu entar yak, author selalu baca kok kumen kalian, maunpun di WP/di FP

*ngejingkrak bareng Ace*

Masih pada awoooooo?😀

Masih mau next series?

Keep Stay & Keep Health yahhhhh ..

Mumumumumumu *Sehun lempar kisseu

Anyyeong ~ See u soon ^^

*Deep Bow*

 

 

 

 

147 thoughts on “Chapter 9 END : “ Hokshineun,Nattemunya? ” ( Uri Kris-gga.. Jinjja Bak-ke Eopseo ) / Is that cause of me? (My Kris is my one & only)

  1. waaaaa…….
    kyu neo jeongmal meotjinne….:D

    Exo jjang…..

    ksian tu luhan g’ bsa tdor….
    tpi slah dya sndiri sih….
    cba ja lw luhan g’ blag itu srat cerai…
    psti semua’a aman…:p

    kris bener” mikir yg positif ne…
    luhan arus berterima kch ma duizzang….

  2. Iyaa thor bikin next series yaa:)
    Ditunggu loh hehe, kalo bisa ada moment kaistal dong thor😦 hehe:”D
    Lanjutkan!^^

  3. KYYAAAAAAAAA~!!! akhirnyaaaa~
    Aku seneng banget masa~
    AAAAAA~!!! Eoooonnnnn~ aku suka bangeeeeettt~
    Aku sukaaaaaa~ banget….

    Cho Yaegi…. Wu Yifan…..
    Aishh… jinjja…
    Kalian membuatku gila…
    Aaaaaaa~!!!

    Eon, next seriesnya aku tunggu😀
    FIGHTING eon ^^9
    Muaaacchhh…. #kasih kiseu ace ._.v

  4. akhirnya keluar juga
    tuh kan bener ini kerjaannya luhan
    luhan ga ada kerjaan banget sih ngerjain yaegi mulu
    siap siap aja nanti di ekstradisi sama kris hahaha

  5. Yaaaaa… Akhirnya!!! Jujur part ini banyak adegan yang bikin ngakak!!!! Demi Luhan??? Wkwkwk… Sejak kapan kris nonton arya wiguna????
    Haghaghag.. Apa yg bakalan terjadi ama Luhan???😄

  6. ok -_-”
    Luhan boleh di acungi jempol dahh… penipu ulung -_______-

    bisa aja Yaegi percaya, padahal udah pernah di boongin ama tu rusa -..-‘
    kena batunya kan si rusa … ckckckck

    Pasangan aneh (Kris/Yaegi) -__-”
    bisa gitu habis tengkar hebat lngsung kyk gitu .
    kyk gag terjadi sesuatu ;_;

    okee… LANJUTKAN !
    di tunggu ya cerita selanjutnya😄

  7. endingnya Luhan kasian bget… hahahahahahahahaha😀

    endingnya bgus bget. aku suka..

    FIGHTING, kak!!!!! dtunggu chapter selanjutnya yaa… Love Youuuu :-*😀

  8. Aduh , akhirnya keluar juga ni chapter lumutan tauk thor nunggunya -_- gak kuat buat mbaca lanjutanya😄 cerita selanjutnyaa makin seru ya thor😀 hwaiting !! Cayo !

  9. huwaaaaaa, itu! dia dia *tunjuk2 Luhan* ireojul arasoyo… ah~Luhan-shi, waeireoseyo…. kena batunya skrg dia *wkwkwkwkwk* Lay sring2lah kau pantau dia klo lg kumat mngarang bebas’y😀
    aigooo Luhan-shi jinja….. hahahaha

  10. Assalamualaikummm eonni!!! *hug*
    maaf baru baca lagi daaaannnn telat banget ngasih komennyaaaa😥
    aku mau komen dari awal sampe akhir nih yaaaa, intinya yaaaa seperti biasa daebakkk!!!. Krisnya keren banget, bisa banget nahan emosinyaaa. Secara ga langsung dia tau apa yg yaegi lakuin. Pas part 4 yg disitu part bikin jleb abissssss ga pake bohong soalnya aku kayak ikut ngerasain jugaaa. Sumpah itu nyakitin banget pas kris bilang ‘gimana rasanya harus hidup memilih antara ayah atau ibumu’. Ssshhhh…..
    Yg surat cerai, ckckckck ga kepikiran loh kalo itu cuma dikerjain sama luhan!. Ampun deh yaa ceritanya ga ketebak sama sekali. Tp btw luhan emng mau cari mati kali ya sama kris?. Wkwkwk.

    As usual, keren banget eonni, salut ga ada abisnya deh. Tp ya eonni tp knp aku liatnya di setiap part jadi agak lebih sedikit ya dari cerita sebelumnya?. Apa cuma rasaan aku aja?.

    Ditunggu next chapternyaaaaaa :’) :-* *deep bow*

  11. Ada2 aja ya, bisa khilaf n ga sengaja ttd surat cerai hehehe. Seharusnya diceritain luhan di omelin kris, pengen lihat kris ngamuk. Kasihan bgt nasib luhan pas akhir ceritanya. Kocak bgt dech pas bagian akhirnya. Ya wes dtunggu lagi ya cerita ttg mereka. Baca part 6-9, jd kangen sama pertengkaran kai n sehun nieh..ff yg bru buat kejahilan mereka n pertengkaran mereka yg ngakak ya.

  12. Wohooooo akhirnya udah nggak ketinggalan terlalu jauh..
    Hhhhhh kenapa kakak bida bikin cerita kayak gini sih?! JJANG!! Itu.. Arghhhh gimana aku ngomongnya…
    Pokoknya jjang deh…
    Itu ace kemana ka?
    SeKai juga masih sering ribut..
    Tapi seru kok..
    Ka.. Boleh saran nggak?
    Boleh yaaaaa/maksa/heheheh
    Gimana kalo emoji nya rada dikurangin ka? Diganti pake kata-kata aja gitu..
    Hehehehe

  13. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

  14. Salah Paham……
    finally hnya itu….kirain srat cerai benerab,,,hahaha
    Luhan mnunggu utk di adili duizang,,,hehehe🙂

    kereeeeen,,🙂🙂

  15. Kisahnya agak menyayat hati, tapi juga lucu dan bikin greget>.<
    Lu ge, kenapa kamu tega mengarang bebas seperti itu .-. Hahaha takut sendiri kan jadinya xD
    SeKai selalu ajah perang xD tapi gapapa, lucuuu😀

  16. kyaaaa..akhirnya baikan lg..twins wu g kn punya orang tua tunggal dh..horeee..
    Gara2 luhan..luka jahitan yaegi lepas..untung kris lg baik..hehe..
    Kereen..sampe deg2an n pengen nangis bacanya..chingu jjang..^^

  17. huwaaa….ini bagian terdramatik versi aku…hahaha
    sediiih sih nyut2 juga dihati….tapi author daebaaakk…author jjaang….
    Dari awal bacanya nggak bisa berhenti…mian baru bisa koment nae….aku udh ketinggalan banyak soalnya….ini nyempetin sambil begadang bikin skripsi *nggak ada yg nanya *nggak penting juga….yg penting aku selalu hadir di ff kamu….aku rela nggak baca ff yg lain demi ff ini….authorrr nim jjaang~….annyeong *deep bow bareng kai,sehun,tao 3 magnae….hahahaha
    Wasalam🙂

  18. mianhee aku baru comment di chap ini
    aku udah hampir baca semuaaa
    dan OVER ALL ILOVE IT SO MUCH !
    sumpah feel nya dapet banget
    dan di chap ini sama di chap pas yaeginya dioperasi eon udh berhasil bikin aku nangis sesenggukan
    dan eon tau pas chansa nya sakit itu moment yg paling sadness di krisyaegi series ini
    ya tuhan aku sampe ngelus dada ngabisin banyak tissue gara gaara nangis

    dan yg paling aku ngga tahan
    disini kebersamaan exodeul dapet banget dan aku mulai baca ff ini pas nae kris oppa sm luGe udah out from exo jd eon bisa bayangin ngga sih gmn aku ngga sedih berkepanjangan
    ya tuhan ditambah denger lagu fly to the sky itu tuh sumpah ya bikin degdeg seer

    suka banget waktu pas sehkai berantem terus itu tuh sumpah konyol banget
    juga sama xingyeon couple kenapa harus gitu endingnya aku kira mereka bakal happy ending sm kaya HanNa trus aku suka banget endingnya HanNa couple itu tuh sumpah ya sweet banget , aah susoo juga ga kalah kereeen !!
    trus buat couple taoji daebaaak aku masih ga bisa habis pikir gmn eon bisa buat semua cerita itu dan semua ada benang merahnyaaa

    daebak JEONGMAL JJANG !
    tp aku masih nyangkut diakhir
    masih agak gajelas gmn HanNa soalnya kan disini ceritanya luge out from exo karna mau nikah sama nana
    pengennya sih eon bikin semuanya jelas
    bikin krisoppa ketemu sm exodeul yg lainnya
    trus ending cerita couple Hanna SuSoo TaoJi nya juga eoon ga sabar pengen nunggu cerota ending dari all series disini

    dan end words nya ILOVETHISFFSOMUCHEVER !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s