Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 2

 

please_dont

Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 2

1

 

 

 

Authoress/Script Writer  >  Muriza  a.k.a Cho Yaegi (Namkor)

 

All Cast >>

 

Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

 

Cho Yaegi (Official OC😀 )

 

Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

 

EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

 

Support Cast/ CAMEO/ OC    >>

 

Song San A (OC as Trainee SM)

 

Jung Woo Yeon (OC as Yaegi’s Doctor)

 

Other BB/GB/OC/ EXO’s Real Manager

 

Genre                     >> Romance,Comedy,Kris Marriage Life,Family

 

Rating                    >> PG 17

 

Length                    >>  Chaptered

 

‘SEMUA ISI CERITA INI  MILIK SAYA, ALUR, IDE, DAN KRIS JUGA MILIK SAYA *dan yang terakhir itu maksa*

 

TYPO BERTEBARAN😀

 

PLAGIAT OUT OUT ! HAPPY READING XONJI/XONAMDEUL ^O^

 

RCL KALIAN SELALU DINANTI ~ WE ARE ONE !!

 

WORDPRESS      >> EXO & Prince WuFan

 

LIKE FANPGAE   >> Fan Fiction Exo Kris

 

OoOoO

 

Annyeong, we are comeback ~

 

Eumm, diseries kali ini sedikit terlambat kali ya ceritanya, soalnya kan author Yaeginya, jadi ngalami dulu baru nulis hahahaha *digantung reader

 

Yuuukkkkkkk…..

 

OoOo

 

Recomended Song : ‘K.Will _ Please Don’t

 

Ireojima jebal tteonajima jebal

 

Don’t know why don’t know why

 

Bido an oneun yurichang neomeo

 

Ppuyeoke meoreojineun neo

 

 

 

– Harus membiarkanmu pergi bukanlah hal yang semudah ucapan
Aku berbalik sehingga tak dapat melihatmu meninggalkanku dan
Air matakupun menetes, saat ini aku harus menghapus tangisanku –

 

OoOoO

 

‘Omo ! Itu Jung Uisanim..’ Yaegi menutup mulutnya tak percaya setelah benar-benar melihat jelas sosok tersebut.

 

‘Jung Uisanim? Bukankah marganya Kim?’ Kris balik bertanya.

 

‘Itu Jung Woo Yeon Kris-a, yang menangani operasi serum ku. Aih kau ini bagaimana!’ Yaegi menepuk pundak Kris.

 

‘Ah matta matta.’ seperti biasa tak ada respon yang menarik yang terlihat pada wajah Kris.

 

‘Eo geundaneun Kris-a.. dia  sedang apa?’ Yaegi masih ingin tahu.

 

‘Mollayo. Kau kenapa suka sekali mengurus urusan orang lain, pikyo (minggir)..’ Kris menggeser Yaegi dengan sedikit dorongan dan masuk kedalam lift.

 

‘Ah chamkamman (sebentar)..’ suara Yaegi menghentikan langkah Kris.

 

‘Mwol (apa lagi)? Ini sudah malam, mereka bisa masuk angin Yaegi-a. Ck~ ‘ Kris mulai kesal.

 

~TRING .. tiba tiba  lift disampingnya terbuka dan muncul seseorang yang mereka kenal dari dalam sana.

 

‘Lay-ssi..’ Yaegi menoleh pada Lay yang keluar dengan jaket abu-abu yang tidak dikancing habis serta topi yang sengaja ia pakai untuk menutupi rambutnya.

 

‘Kalian baru pulang?’ Lay melepaskan earphonennya.

 

‘Eum. Kau mau kemana?’ Kris bertanya dengan mandarinnya.

 

‘Hmm..’ Lay hanya mendeham dan menunjuk arah luar tepat dimana Woo Yeon berada.

 

‘Ahhh.. geurechi. Eyhh Lay-ssi kau ini diam-diam ..’ Yaegi masih sempat menyolek lengan Lay meskipun Geum Sha ada dalam gendongannya -_-

 

‘Nyonya Wu’ Kris memelototi istri nya itu sudah mulai berubah seperti Ahjumma -_-

 

‘Aku keluar dulu.’ Lay tidak banyak berbasa – basi dan langsung keluar melalui pintu  utama apartement.

 

‘Cho Yaegi sampai kapan kau mau berdiri disitu.’ Kris menarik tangan Yaegi masuk kedalam lift.

 

‘Sshhh jangan menarik ku. Jika Geum Sha jatuh bagaimana! Kau kenapa kasar sekali. Aish. ‘ Yaegi sesungutan.

 

‘Kau sudah seperti ahjumma ahjumma saja. Shireoyo.’ Kris memarahi Yaegi.

 

‘Aih memangnya kenapa? Woo Yeon itu juga Eonni ku. Bisa saja dia kemari mau melihat ku dan uri Twins. Eoh geundae.. dia cepat sekali kembali dari Kanada hmm?’ Yaegi belum berhenti.

 

‘Molla molla. Wo bu zhu tao.. wo bu zhu tao.  Aku tidak tahu.’ Kris terus mengulangi kalimatnya.

 

‘Cih.. kau ini kenapa? Seperti sedang datang bulan saja.’ Yaegi mengusap-ngusap telinganya yang sedari tadi dihujam oleh suara Kris yang sengaja ia dekatkan pada telinga Yaegi.

 

‘Hkkk.. ‘

 

‘Eoh eoh sssttt.. sstt.. Wu Geum Sha.. cha~ sebentar lagi kita sampai.’ tiba tiba Geum Sha memberi respon,ia merasa terganggu.

 

‘Kau lihat? Suara mu jelek sekali. Geum Sha saja bisa merasakannya. Kekeke’ Kris justru tertawa -_-

 

‘Hkkk hmmh..’ Geum Chan juga ikut merespon dalam gendongan Kris.

 

‘hahahmmff.. suara mu lebih jelek dari ku. Eoh jika kata Samchon, suara busuk. busuk.. kyahaha~’ Yaegi menahan tawanya.

 

‘-______-‘ Kris memilih diam dengan wajah angry bird nya.

 

OoOoO

 

          Lay keluar dari apartement dan berjalan lurus ke arah Woo Yeon yang ternyata sudah sedari tadi menunggunya.

 

‘Yi Xing-ssi..’ Woo Yeon yang semula membelakanginya dan sedang melihat sekitar apartement berbalik menghadap Lay.

 

‘Eum, apa kabar mu?’ Lay mengembangkan senyumannya.

 

‘Aku baik-baik saja. Bagaimana dengan mu?’ Mereka masih tampak canggung satu sama lain.

 

‘Mianhae. Membuat mu menunggu lama.’ Lay berbicara dengan kedua tangan yang ia masukkan kedalam saku jaketnya.

 

‘Gwenchanasseoyo. Uri katji bbolkka (kita pergi ke suatu tempat?)’ Woo Yeon tiba tiba memakai banmal.

 

‘Eodi (kemana)?’ Lay juga ikut memaki banmal.

 

‘Hmm, Yi Xing-ssi saja yang memutuskan.’ Woo Yeon tersenyum tipis lalu menyerahkan kunci mobilnya pada Lay.

 

‘Aku belum memiliki license mengemudi.’ Lay tidak mengambilnya.

 

(FACT >> Member EXO yang memiliki Drive Lincense, saat ini masih Kris & Luhan)

 

‘Ahh geureyo? Kalau begitu, naiklah. Biar aku yang menyetir.’ Woo Yeon berusaha menutupi kecanggungannya.

 

Mereka kini dalam perjalanan menuju suatu tempat yang sebenarnya mereka sendiri tidak tahu ingin kemana. Hingga mobil sport putih itu berhenti disebuah jembatan gantung kawasan Gangnam.  Jembatan yang disemati oleh lampu-lampu kecil dan rumput-rumput hijau disekelilingnya…

 

Lay dan Woo Yeon turun dan berjalan ke hulu jembatan, tempat yang sangat tepat untuk mengasingkan diri dari keramaian kota.

 

Sesaat mereka terdiam satu sama lain……

 

‘Dulu aku sering kemari bersama Oppa sebelum kami bersekolah diKanada.’ Woo Yeon menatap lurus danau kecil yang mengelilingi jembatan tersebut.

 

‘Eum, aku belum pernah kemari sekalipun.’ Lay menyandarkan kakinya dipembatas kayu yang ada.

 

‘Jinjjayo? Tempat ini cocok sekali untuk makan ramyun dimusim salju dan guksu dimusim panas..’

 

‘Eum..’ Lay hanya mengangguk.

 

‘Yi Xing-ssi..’ Woo Yeon beralih menatap Lay.

 

‘Ye?’ Lay juga ikut memalingkan wajahnya dan menatap yeoja berambut sebahu itu.

 

‘Apa kau melewati semuanya dengan baik? 4 buah tropi, chukkaeyo..’ Woo Yeon ternyata selama ini selalu mengikuti perkembangan EXO.

 

‘Eum, aku melewati semuanya dengan baik bersama mereka. Gomawoyo..’

 

‘Jae jaegayo..’ kalimat Woo Yeon terbata.

 

Lay kembali menatapnya seolah menunggu apa yang ingin ia katakan selanjutnya..

 

‘Aku.. aku sudah menetap diKorea.’

 

‘Eo.. ye.’ Hanya itu yang keluar dari mulut Lay.

 

‘Igebeun.. igebeunyo.. Yi Xing-ssi ttemune (ini semua karena Yi Xing).’

 

Lay sedikit mengerutkan alisnya agar dapat mencerna maksud dari perkataan Woo Yeon.

 

‘Ye, Yi Xing-ssi ttemune.. naneun,naneun.. Yi Xing ssi gga~’

 

‘Saranghajimaseyo (jangan mencintai ku)..’ Lay dengan lugasnya memotong ucapan Woo Yeon.

 

DEG~ Woo Yeon terperanjat, ia tak menyangka Lay dapat langsung menangkap apa yang hendak ia utarakan.

 

‘Yi Xing-ssi..’

 

‘Saranghajimaseyo. Jung Woo Yeon ssi gga, saranghajimaseyo. Jebalyo (Kumohon jangan mencintai ku lagi).’ Lay masih dengan pembawannya yang tenang.

 

‘Zhang Yi Xing ssi..’ mata Woo Yeon berkaca kaca..

 

‘Mianhaeyo. Na kkeurom mothaeyo (Maaf, aku tidak bisa melakukannya).’ Lay menelan salivanya yang terasa pahit ketika mengucapkan hal itu, ia tak berani menatap wajah Woo Yeon yang berada disampingnya yang terus menatapnya.

 

‘Boleh aku tahu apa ala~’

 

‘Keunyang mothaeyo (Hanya saja aku tidak bisa).’ Lay menoleh pada Woo Yeon.

 

‘Geurechi? Ye, alguesseoyo (Aku mengerti).’ Woo Yeon mencoba mengatur kedutan yang ada dihatinya.

 

‘Anyo. Jung Woo Yeon ssi gga alguenhae eopseoyo (kau tidak mengerti apapun).’

 

‘Ye?’ hidung Woo Yeon perlahan memerah.

 

‘Tidak ada cinta yang seperti ini. Ige sarangtteo oepseomida.’ DEG ~ lagi lagi perkataan  Lay membuat rongga pernafasan Woo Yeon terasa penuh sesak.

 

‘Arayo. Calmutasseo (Tidak, ku tahu ini salahku). Kkeuronikka (maka dari itu), aku menyelesaikan semuanya dengan cepat dan berbicara pada Appa agar aku bisa menetap diKorea. Semua itu ku lakukan agar aku bisa berada didekatmu.’

 

‘…………….’ tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Lay.

 

‘Zhang Yi Xing-ssi..’suara  Woo Yeon  terdengar lirih,ia semakin kalap dengan perasaannya.

 

‘Saranghajimaseyo.’ Lay menggeser tangan Woo Yeon yang memegang tangannya.

 

‘Wae? Yi Xing-ssi waeyo? Kau harus mengatakan alasannya.’ Woo Yeon menggeleng, air matanya mulai menetes. Dibalik kepribadiannya yang ‘Neat’, Woo Yeon hanyalah seorang yeoja yang lemah.

 

‘Nae mameumnyo.. piryeotagu (perasaan ku pada mu telah berubah).’ DEG ~ kejujuran Lay membuat Woo Yeon nyaris berhenti bernafas seketika.

 

 ‘Hiks..’ Woo Yeon berusaha keras menahan tangisannya. Karena disatu sisi ia menyadari bahwa itu salahnya, ketelambatan yang terjadi karena kebodohannya.

 

 ‘Uljimma…’ Lay masih tak berani menatap Woo Yeon.

 

‘Uljimarayo.. animyeon na jinjja khayo (Jangan menangis atau aku akan pergi).’

 

‘Hiks..’ Woo Yeon menghapus air matanya,ia berusaha untuk berhenti menangis.

 

‘Apa kau bisa menjamin tidak akan ada air mata lagi dimasa depan?’

 

Pertanyaan Lay membuat Woo Yeon terhenyak hebat. Hatinya semakin berkedut.

 

‘Mu muss musseomarhaeyo (apa maksud mu)?’ Woo Yeon masih tercengang.

 

‘Jika diawali dengan air mata, maka semua akan berakhir dengan menyakitkan.’

 

‘Yi Xing ssi..’ apa yang Lay ucapkan semakin membuat Woo Yeon mengerti.

 

‘Malam itu, ketika kau menolak untuk bersama ku. Setelah aku pergi, kau kembali keluar untuk melihat ku lalu menangis, matji?’ entah darimana Lay dapat mengetahui semua itu.

 

‘Kkuetteun (pada saat).. ketika kau dibandara, kau terus menghubungi. Aku sengaja tidak mengangkat nya, kau menangis juga matjo?’

 

‘Yi Xing ssi.. naega..~’

 

‘Kau lebih dulu memperkenalkan air mata mu disaat kau mengatakan kau mencintaiku. Keugeneun saranghago? Na anmidweochi (Aku tidak yakin jika ada cinta yang seperti itu) . Haengbokka.. haengbokkage.. keuge sarangtte (Cinta itu kebahagiaan).’Lay mengatakan semua isi hatinya.

 

‘Apa kesalahan ku begitu membuat mu membenciku?’ Woo Yeon  bertanya pelan.

 

‘Nan Jung Woo Yeon ssi miweoanha (Aku tidak membenci mu). Keunyang, nae maeumi piryeotagu (Hanya saja perasaan ku telah berubah). Aku bukan namja yang dapat membohongi perasaan ku,na kkeusaram anyinde (Aku bukan orang yang seperti itu).’ Lay yang biasanya berbicara Korea layaknya anak kecil, kini benar benar terlihat orang Korea sungguhan.

 

Tak sepatah kata pun yang keluar lagi dari bibir Woo Yeon, kata demi kata yang Lay ucapkan seolah menyindir dirinya. Ia masih menerawang lurus danau kecil yang membentang didepannya. Hatinya begitu melawan kenyataan yang ada..

 

‘Ankhayo bolkka (Tidak pulang?) Ini sudah malam..’ Lay bergegas ingin pergi.

 

Woo Yeon menundukkan wajahnya dan tak bergeming.

 

‘Geurom. Na  bonjo nagakhaesso (Baiklah, aku duluan).’  Lay memilih untuk pergi lebih dulu. Ia tak bisa berlama lama berada disini.

 

Ketika Lay sudah melangkah pergi, Woo Yeon berbalik melihat punggung namja itu yang semakin ditelan oleh gelapnya malam.  Matanya menatap nanar setiap langkah yang membuat bayangan namja itu menjauh..

 

– Harus membiarkanmu pergi bukanlah hal yang semudah ucapan
Aku berbalik sehingga tak dapat melihatmu meninggalkanku dan
Air matakupun menetes, saat ini aku harus menghapus tangisanku

 

IREOJIMA JEBAL ~ –

 

XXXX

 

EXO’s DORM

 

          Malam kian larut, satu persatu memberdeul sudah terlelap. Mereka sudah masuk kamarnya masing masing. Hanya ada satu kamar yang lampunya masih menyala..

 

Suho baru saja keluar dari kamar mandi, dengan handuk dilehernya. Ia baru saja selesai mandi.

 

‘Eunng.. Hyeong jika kau sudah selesai matikan lampunya~’ Chen berbicara samar samar dengan mata yang tertutup dan dengan tangan Kai yang melilit tubuhnya.

 

(FACT  roomate >> |Suho Chen Kai| |Luhan Sehun D.o| |Chanyeol Baekhyun Xiumin| |Lay Tao Kris &  Manager|)

 

‘Eoh, arasseo.’ Suho yang sedang mengeringkan rambutnya mengangguk saja.

 

Tetapi tiba tiba matanya tertuju pada ponsel miliknya yang ada disamping cermin kamar mereka.

 

Suho mengecek kotak masuknya, ia kembali  teringat akan pesan singkat yang selalu masuk untuk memberinya support.

 

‘Soo’. Suho juga melihat jajaran panggilan masuk yang ada. Suho berpikir sejenak, lalu selang beberapa saat ia memutuskan untuk membawa kedua buah ponselnya keluar dari kamar.

 

Suho berjalan menuju ruang TV, disana ia menemukan Luhan yang berbalutkan selimut pororo milik D.o yang tentunya Luhan rampas secara paksa -_-

 

‘Hyeong..’

 

‘Eoh Suho-a.. mwoe? Kau belum tidur?’ Luhan berbalik.

 

‘Anyi, aku baru habis mandi. Kau sendiri ?’ Suho ikut duduk disamping Luhan.

 

‘Aku sedang menonton pertandingan sepak bola. Woohh.. pemainnya payah sekali.’ Luhan sangat fokus pada layar TV.

 

Suho hanya duduk sebentar dan berjalan menuju dapur..

 

Ia menarik kursi dan duduk menghadap jendela. Lalu menekan sebuah nomor..

 

~tersambung

 

‘Yeobseyo?’ suara yang sepertinya sudah nyaris  terlelap.

 

‘Sudah tidur?’ Suho bertanya pelan.

 

‘Eum, Myunnie waeyo?’

 

‘Anya. Mianhae tadi aku tidak mengangkat telfon mu..’

 

‘Eum, gwenchana. Oneulyo eotteoseyo? Cemisseoyo? (Hari bagaimana? Menyenangkan?’

 

‘Ne, ceminya (Eum, menyenangkan). ‘ Suho kehabisan bahan untuk mengobrol.

 

‘Myunnie kau sudah makan malam? ‘

 

‘Yee? Ah eum sudah.’

 

‘Taengidda (syukurlah).. ‘

 

Lebih banyak keheningan yang tercipta..

 

Hingga.. Drrrt Drrrtt.. ponsel Suho yang ada digenggamannya bergetar.

 

‘Myunnie..’

 

Drrrttt Drrrtt.. Suho terus menatap layar ponselnya yang tertera nama

 

‘Soo Jung’ (Krystal)

 

‘Myunnie..’

 

‘………’

 

‘Kim Joon Myun, suara ku terdengar tidak?’

 

‘Ah ye? Ah Soo-a mianhae, aku melupakan sesuatu. Nanti ku telfon lagi’ Bip.

 

Suho terpaksa berbohong dengan alasan yang ia sendiri tak mengetahuinya. Dan kini Suho mengangkat ponsel yang satunya lagi yang terus bergetar..

 

~Tersambung

 

‘Oppa..’

 

XXX

 

Keesokan harinya _ Pukul 07 A.M KST

 

‘Kris-a.. palli ireona.’

 

‘Kris-a..’

 

‘Sshh.. Kris kau akan terlambat. Aish..’

 

Sudah lebih dari 30 menit yang lalu Yaegi membangunkan Kris yang tadi malam tidur diapartementnya.

 

Kris menolak untuk kembali ke Dorm, dan berjanji akan bangun tepat waktu agar ia tidak akan terlambat bertolak menuju Hongkong untuk menghadiri ‘HONGKONG DOME FESTIVAL’ .

 

‘Wu Yi Fan ayolah.. bangun. Kau akan terlambat. ‘ Yaegi menarik selimut Kris yang masih menutup tubuh namja itu.

 

‘Aigo.. apa ada idol seperti ini? Kris-a..’ Yaegi mulai putus asa. Yaegi kini beralih pada baby box, untuk melihat keadaan kedua buah hatinya.

 

‘Kya~ putri ku bangun lebih awal hmm? Chup~’ Yaegi mengangkat Geum Sha dari dalam baby box, mengecup pipinya lalu membawa putri kecil itu ke atas tempat tidur.

 

‘Sebentar lagi kita mandi ne? Cha~ aigo aigo..’ Yaegi melihat Geum Sha yang langsung menelungkupkan badannya.

 

‘Ck~ kenapa belum bangun juga?’ Yaegi lagi lagi melirik jam.

 

‘Wu Yi Fan.. ireona palli.’ Yaegi berpindah tempat ke sisi Kris.

 

‘Eunnghhh..’ Kris akhirnya memberi tanda kehidupan -_-

 

‘Kau harus berbenah sekarang. Palli..’ Yaegi menyibakkan selimutnya.

 

‘Ini sudah pukul berapa Nyonya Wu? Aih sebentar lagi saja. Kenapa kau pelit sekali.’ kali ini jenis amnesia berbeda yang mendera.

 

‘Mwo? Pelit? Apa hubungannya dengan pelit? Yak palli ireona !’ Yaegi menarik kaki Kris hingga merosot.

 

‘Ahhh Cho Yaegi waeirae !’ Kris berdecak kesal.

 

‘Kau akan ke Hongkong hari ini Kris-a.. cepatlah bangun, jangan sampai manager mu menyusul kemari.’ Yaegi kali ini menarik baju Kris pelan.

 

‘Pppaaaaa..’  Tap tap tap~ Geum Sha sepertinya juga membantu sang Omma. Ia menepuk nepuk pipi Kris dengan tangan mungilnya.

 

Kris tak memberikan respon apapun. Hingga…

 

‘Kris kau harus~’

 

‘AKH ! APHO !’

 

‘HOOOAAAAAAA…. HOAAAAA..’  Teriakan Kris disusul oleh tangisan Geum Sha yang memecah.

 

‘Omo uri tal waeyo (Putri ku kenapa)?’ Yaegi berlarian ke sisi Geum Sha.

 

‘hhkkk..mmmaa..hooaa..’  Geum Sha terisak hebat.

 

‘Ssst, kau kenapa sayang hmm? Kau kenapa? Eodi apho?’ Yaegi menggendong Geum Sha dan melihat setiap inci tubuh Geum Sha, mungkin ada yang membuatnya merasa kesakitan.

 

‘Ssshh, dia tidak apa apa. Telinga ku Yaegi-a..’ Kris masih mengusap ngusap telinganya.

 

‘Hhkk.. hmm..’ Geum Sha masih sesenggukan.

 

‘Telinga mu kenapa?’ Yaegi melihat telinga Kris.

 

‘Geum Sha sepertinya tadi menarik anting ku.’ Kris masih merasa sedikit perih.

 

‘Pantas saja dia juga berteriak. Kau mengejutkannya Kris-a..’ Yaegi sudah mengetahui kenapa Geum Sha menangis keras.

 

‘Eoh jinjja? kekeke. Mianhae. Cha~ Appa..’ Kris terkekeh pelan, lalu memberikan tangannya pada Geum Sha.

 

‘Hmmmaa..’ Geum Sha justru berbalik membelakangi Kris.

 

‘Rasakan. Dia marah pada mu.’  Geum Sha tak mau Kris menggendongnya.

 

‘Aih begitu saja marah. Geum Sha, Wu Geum Sha.. Appa.. Appa tte..’ Kris mencoba membuat Geum Sha membalikkan badannya.

 

‘Hhoooaa…’

 

‘Eoh anya anya.. Appa anya. Omma rang kajja, Omma tte.  ssstt sstt’ Yaegi menjauhkan Geum Sha dari Kris. Geum Sha masih tampak shock.

 

‘Ck~ Aku kan tidak sengaja. Kenapa jadi seperti itu. ‘ Kris merasa sebal karena Geum Sha tak mau digendong olehnya.

 

‘Kau pergilah mandi. Nanti kau akan terlambat.’ Yaegi masih nepuk nepuk tubuh mungil Geum Sha disisi dekat jendela kamar.

 

‘Uri Geum Sha pagi ini.. PAYAH..’ Kris berteriak tak karuan -_-

 

‘Appa mu tidak waras.’

 

‘PAYAH. A-Yo WU GEUM SHA A-Yo PAYAH ~~~’ Kris masih juga berteriak dengan rap nya yang terdengar aneh hingga ia masuk kedalam kamar mandi.

 

‘Chup~ setelah Oppa mu bangun. Kita mandi eum? ‘

 

Geum Sha memiliki insting yang begitu peka. Saat ini Geum Sha tidak sedang ingin bersahabat dengan Sang Appa -__-

 

          Beberapa saat kemudian, Kris sudah rapi dengan outfit yang dia kenakan hari ini bersama memberdeul.

 

Kris keluar dari kamar dan mendapati Yaegi yang sedang membuka pakaian ChanSha satu persatu.

 

‘Kya~ kita mandi, Geum Chan Oppa.. woah kau senang sekali hmm ?’ Yaegi sesekali mengajak mereka berbicara.

 

Kris sesaat termangu lalu tersenyum melihat pemandangan dihadapannya itu.

 

‘Eoh kau sudah siap? Tidak sarapan dulu?’ Yaegi menyadari keberadaan Kris.

 

‘Tidak usah, aku akan sarapan bersama mereka saja.’ Kris berjalan mendekat.

 

‘Eum, yasudah. Hati-hati, udara disana sedang sangat kering. Jangan lupa menaruh handuk basah ketika kau tidur,jika tidak tenggorokan mu akan sakit.’ Yaegi mengingatkan.

 

‘Aku hanya satu hari saja Nyonya Wu..’ Kris tersenyum mendengar nasihat Yaegi yang panjang lebar.

 

‘Eo, aku hanya mengingatkan, meski hanya satu hari.’ Yaegi mulai memandikan Geum Chan lebih dulu.

 

‘Eumm.. kau masih marah dengan Appa mm? Wu Geum Sha..’ Kris mencubit pipi Geum Sha pelan.

 

‘Sudah  berapa kali ku katakan. Jangan mencubit pipinya Kris-a.’

 

‘Ssshh.. dia menggemaskan Yaegi-a..’ Kris merapatkan giginya sembari kembali mencubit pipi Geum Sha.

 

Plak ~ ‘Yak! Aish jinjja..’ Yaegi memukul tangan Kris.

 

‘Kekeke. Eo kau ini kenapa Omma? Lihat, Geum Sha  saja tidak marah cho? Geum Sha, Appa..’ Kris kembali mencoba menangkap respon Geum Sha.

 

‘Hmmppa..’

 

‘Eoh aigo aigo.. Cha~ Uri Geum Sha. Chhuuupp~ ‘ Geum Sha akhirnya kembali memberikan  respon yang Kris harapkan.

 

‘Kau jangan menggendongnya lagi, dia belum mandi. Nanti dia buang air.’ Yaegi sembari menuangkan shampoo ketelapak tangannya lalu mengusapkannya ke kepala Geum Chan.

 

‘Eoh kau belum mandi? Wooah kenapa bisa wangi sekali hmm? Chuup~’ Baby oil Geum Sha yang setiap malam Yaegi usapkan masih mengeluarkan aroma harum hingga pagi hari.

 

‘Kris-a.. kau akan terlambat. Berhentilah bermain-main.’ Yaegi melirik jam dinding.

 

‘Ck~ ara. ‘ Kris dengan sedikit kecewa dan kembali menaruh Geum Sha dikasur kecilnya.

 

‘Eoh omo.. Kris-a, jerawat?’ Yaegi menunjuk wajah Kris.

 

‘Yee? Eodi?’ Kris langsung meraba wajahnya.

 

‘Dipipi  dan dibawah dagu mu. Ige ige..’ Yaegi menujuk wajah Kris dengan telunjuknya yang basah.

 

‘Eoh gwenchana. Aku belum dimake-up jadi tidak masalah.’ Kris merespon enteng.

 

‘Geure, kenapa masih disini? Nanti kau terlambat Tuan Wu.’ Kris tak kunjung bangkit dari duduknya.

 

‘Yaa~ Wu Geum Sha kenapa kau tidak menangis? Menangislah..’

 

‘Mwo Apa yang kau lakukan Kris-a?’ Yaegi terperangah dengan ucapan Kris.

 

‘Anyi.. Geum Sha biasanya akan menangis jika melihat ku pergi, ini kenapa tidak? ‘ Kris,Appa yang aneh -_-

 

‘Justru itu bagus, dia tidak akan rewel lagi. ‘ Yaegi hanya bisa melengos pelan.

 

‘Aaah ini menyebalkan. Geum Sha, Appa khalgae.. menangislah hmm?’ Kris menoel pipi Geum Sha beberapa kali.

 

‘Kyaaa~~ ‘ Justru Geum Sha tertawa hingga sederet gusinya terlihat jelas.

 

‘Apa kau juga mencuci otak putri ku ketika ia mandi Cho Yaegi?’

 

‘-_____- Jangan berkata yang tidak tidak Tuan Ben Ben.’ Yaegi tak mau memperpanjang.

 

‘Eoh Yaegi-a, kau menyadarinya tidak? Geum Sha dan Geum Chan semakin hari semakin berbeda. Bapasseo (kau melihatnya)?’ Kris melihat Geum Sha dan Geum Chan bergantian.

 

‘Ne, bapasseo.’ Yaegi menjawab seadanya, ia terlalu asyik memandikan Geum Chan.

 

‘Nyonya Wu. Kau tidak bekerja?’

 

‘Ini sabtu.’

 

‘Ah matta. Kekeke mollasseo.’ Kris mengangguk.

 

Drrrtt Drrrtt.. ‘Seunghwan Hyeong’

 

Setelah  melihat nama tersebut memanggil dari ponselnya Kris bergegas bangun.

 

‘Yaegi-a, aku pergi sekarang.’

 

‘Eo, ye.. Sayang, chamkkaman ~ ‘ Yaegi menaruh Geum Chan yang masih terbalut handuk  disebelah Geum Sha.

 

‘Kris-a, kemarikan wajah mu..’ Yaegi memegang sebuah botol acne gel yang sering ia gunakan jika sedang datang bulan.

 

‘Eo? mwol?’ Kris mendekatkan wajahnya dengan harapan Yaegi akan memberinya ‘Morning Ppopo’ -__-

 

‘Aish tidak perlu begitu dekat seperti itu..’ Yaegi mendorong wajah Kris sedikit menjauh.

 

‘Jika dipoles dengan ini akan cepat hilang. Jangan malas membersihkan wajahmu, ini musim panas.’ Yaegi menaruh setetes gel disetiap benjollan kecil yang mulai tumbuh diwajah Kris.

 

Chu~

 

‘Aih jangan seperti itu. Gel nya menempel dihidung ku.’ Yaegi memundurkan wajahnya.

 

Chup~ chup ~ Kris justru bermain main dengan mengecup kening Yaegi berulang kali.

 

‘Yak gyahaha..’ Yaegi tertawa melihat tingkah laku Kris.

 

‘Kau menyukainya hmm?’ Kris menyentuh hidung mancung Yaegi dengan telunjuknya.

 

‘Cha~ sudah selesai. Eum, tada ~ suami  ku sudah tampan. Jangan terus memegangnya aro? Nanti akan lengket.’

 

‘Eo.’ Kris tak jadi meraba wajahnya.

 

‘Semua krim facial mu ada kau bawa tidak?’ Yaegi layaknya seorang istri yang baik, ia selalu melakukan hal yang sama ketika Kris akan perform diluar kota ataupun luar negeri.

 

‘Aku membawa yang ada didorm saja. Eyyh kau memakai krim malam ku cho? Sudah mengaku saja..’ Kris mencubit pipi Yaegi.

 

‘Anya, aku hanya memakai pelembab siang nya saja. Dan itu hanya satu kali.’ Yaegi berkelit.

 

‘Kekeke. Hmm, gwenchana. Gunakan saja. Jadi kita bisa berhemat, bukankah begitu istri ku?’ Kris tampak sangat ceria hari ini.

 

‘Tapi kau memakai yang khusus namja. Shireo, nanti aku akan pergi bersama Geum Sha dan Geum Chan ke toko kosmetik.’

 

‘Eonje? Diluar panas sekali, nanti saja ketika aku pulang, Kita membelinya bersama. Eotteo?’

 

‘Ara, khabayo (pergilah)..’ Yaegi merapikan tatanan rambut Kris dengan jemarinya.

 

‘Kau masih minum susu yang ku belikan tidak? Kenapa kau tidak juga bertumbuh tinggi?’ Kris pernah membelikan Yaegi susu untuk menambah tinggi badan -_-

 

‘Aku tidak suka vanila.’

 

‘Tapi yang ada hanya rasa vanila. Minumlah, masa pertumbuhan mu tinggal sedikit lagi Nyonya Wu..’

 

‘Aro.. kau mau pergi kapan? Cerewet sekali.’ Yaegi mengikat ulang slayer yang ada ditangan Kris.

 

CEKLEK ~ Kris membuka pintu..

 

Seseorang baru saja tiba didepan pintu apartement Yaegi.

 

‘Eoh San-A..’ Yaegi sedikit terkejut.

 

‘Oppa, Eonni.. annyeonghaseyo..’ San A datang dengan sesuatu ditangannya.

 

‘Ah ne anyyeong, ada apa San A ~a?’ Yaegi bertanya demikian karena ini tidak biasa.

 

‘Ige.. ini punya mu machi?’ San A langsung menyodorkan sebuah kalung yang pastinya sangat dikenal oleh Kris dan Yaegi.

 

‘Eoh kalung ini. Kau menemukannya dimana?’ mata Yaegi membulat sempurna, ia langsung mengambil kalung yang bertuliskan inisial Kris dan ChanSha itu.

 

‘Tadi malam aku meninggalkan sesuatu diloker ku. Aku melihat ini didepan pintu toilet CEO.’ San A pagi ini tampak lebih baik.

 

‘Geureyo? Kyaa~ Gomapta San A~a. Syukurlah..’ Yaegi memeluk kalung tersebut.

 

‘Kau menghilangkannya?’ Akhirnya Kris yang sedari tadi diam tanpa ekspresi memberi respon.

 

‘Anya. Aku baru menyadarinya sekarang. San A~a neomu neomu gomawoyo..’

 

‘Eum, yasudah. Aku mau pergi sekarang.’ Kris memberikan tangannya pada Yaegi.

 

‘Eeh? Mwol?’ Yaegi sedikit tak mengerti.

 

‘Palli.. Suami mu mau pergi bekerja.’ Kris masih memberikan tangan kanannya.

 

Yaegi melirik San A sekilas, ia sedikit enggan melakukannya..

 

‘Eum..’ Yaegi akhirnya meraih tangan Kris lalu menempelkan dikeningnya sesaat. (Salaman gitu maksudnya :D)

 

Chup~ ‘Khanda’.

 

DEG ~ ‘Oppa..’ Hati San A memanggil Kris bersamaan dengan kecupan yang didaratkan Kris dikening Yaegi.

 

Kris dengan frontal nya mengecup kening Yaegi, hal yang tak pernah ia lakukan didepan siapapun.

 

‘Kris ku  kenapa? Aneh sekali.’ Yaegi membatin.

 

‘San A~a, annyeong.’ Kris juga berpamitan pada San A seadanya.

 

‘Ah  ye Oppa annyeong. Semoga perjalanan kalian menyenangkan.’ San A sedikit membungkukkan badanya, wajahnya perlahan berubah memerah seperti menahan sesuatu.

 

‘Eum, gomawoyo. ChanSha Omma annyeong ~ ‘ Kris berjalan mundur menuju lift seraya melambaikan tangannya pada Yaegi.

 

‘Ne..’ Yaegi ikut melambaikan tangannya tetapi dengan tatapan aneh, ia sama sekali tidak mengerti kenapa sikap Kris begitu demikian aneh.

 

‘San A~a. Masuklah.. kau sudah sarapan? ‘ Yaegi kembali beralih pada San A.

 

‘Anyi Eonni, aku akan pergi bersama chingu ku. Geurom..’ San A hendak pamit.

 

‘Ye? Masuklah. Kau pagi-pagi kemari untuk mengantarkan ini, ayolah..’ Yaegi menarik tangan San A.

 

‘Anya Eonni, nan gwenchana. Aku sudah berjanji pada chingu ku bahwa kami akan sarapan pagi bersama.’ Tatapan San A tak lepas dari setiap inci lekuk wajah Yaegi yang membuatnya masih begitu penasaran, bagaimana bisa Kris  sangat menyayangi yeoja didepannya itu.

 

‘Geureyo? Mmm.. sayang sekali. ‘ Yaegi tak bisa memaksa San A.

 

Tiba-tiba sosok yang tadi baru saja berlalu,kini kembali lagi..

 

‘Eo Kris-a..’ Yaegi melihat Kris dengan earphone ditelinganya.

 

‘Aku melupakan sesuatu.’ Kris berjalan menghampiri mereka.

 

‘Jinjjayo? Ah chamkammanyo.’ Yaegi hendak berbalik masuk kedalam sebentar untuk mengambil benda apa yang Kris maksud. Tetapi tiba-tiba.. GREPP~ tangan Kris menariknya.. dan..

 

Chu~

 

DEG ~ Air mata San A sepertinya tak dapat dibendung lagi…..

 

(Rekomen yak, di part yangg nyesek  sambil dengar lagu K.will nya, pasti berasa drama loh hahahah :D)

 

– Ireojima jebal .. –

 

ToBeCo

 

Menurut XONAM / XONJI apa yang San A rasakan saat ini? Kalo author mah penasaran ama sikap bang Tiang. Ngapa yak dia jadi terang terangan begitu. *Author abal abal abaikan. Udah bikin cerita napa penasaran sendiri -_-

 

Eummm.. satu lagi. Author nyesek BOMBAY dah kalo ada reader yang bilang gini ‘PENDEK BANGET THOR’.. *Hiks nangis peluk Ace

 

Buat 1x publish emg biasanya 15-20 halaman MS WORD jagiyadeul*apa ini?

 

Kalo Author bikinnya berchapter terus tiap chapternya panjang kayak ONE SHOOT gitu.. yakin deh pasti ceritanya ga akan koheren lagi.

 

Itu pribadi author yak, kalo author lain gatau deh kekeke *payah Lo Thor

 

Okai, That’s all.. See u in the next EXO’s Life Chapter ~ ^o^

 

RCL yyyaaa.. SIDERS please wake up ~ kekeke

 

 

 

 

 

 

157 thoughts on “Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 2

  1. Annyeeeoong~ Luna is back(?) B) /dilempar TOA/
    Baru cek blog ini jam segini T-T /lirik jam udah tengah malam/, tapi engga apa deh, soalnya udah ada chapter yang baru ‘4’)
    Dan Kyaa bagus, bikin tambah penasaran xD Itu Kris diawal aneh, diakhir juga aneh wkwk xD Nah aku penasaran kenapa Kris gitu .__.
    Dan Lay! Astaga! Dua kali gituin yeoja, dua kali! Yeobo(?)! #plak ;A; ;A; /pukpuk Woo Yeon eonnie/
    Ada apakah dengan Suho-Soomi-Soojung? Nah, ini juga aku penasaran sama mereka ‘o’)/
    Ditunggu chapter selanjutnya~ Kekeke ‘3’

  2. Author kemana aja kau , jinjja bogoshipoyo ~ maksutku kris yaegi bogoshipoyo , tiap hari ngerefresh blog gak muncul2 ceritanya -_- akhirnya sekarang muncul juga , buruan ya thor butuh bacaan buat liburan😄 , yixing kenapa kau melakukan itu pada wooyeon apakah cinta mu sudah beralih pada ku ?? *plak
    Kris ceritanya bikin san-A panas ya ?? Wkwk lanjut thor

  3. hiksss ksian woo yon… trus hrus gmn…? lay…
    su appa knp dgn kristal oppa jdian kh su-tal knp buru-buru dimatikan appa oh?

  4. eonni, aku ngakak loh ngebayangin YaeKris salaman gitu😄

    mesra sih mesra bgt, pake chu chu(?) segala lagi didepan san a. Aku juga nyesek kalo jadi san a. Ckckck apakah kris sengaja berbuat demikian agar san a gak menyukai dia lagi? Hanya author lah yang tahu *dilempar author*

    lanjut eon😉

  5. eonni, aku ngakak loh ngebayangin YaeKris salaman gitu😄

    mesra sih mesra bgt, pake chu chu(?) segala lagi didepan san a. Aku juga nyesek kalo jadi san a. Ckckck apakah kris sengaja berbuat demikian agar san a gak menyukai dia lagi? Hanya author lah yang tahu *dilempar author*

    lanjut eon😉

  6. omg knapa kris jdi kyak gtu, .sdkit aneh ngbyangin kris sikapnya kayak gtu…
    itu knapa si kristal tlfon suho ad urusan apa????
    aq tunggu chapter slanjutnya eonni XOXO

  7. Aaaaaaaahhhhhh… siapa sih yg bkin ff ni????
    Ni ff kesukaan ak setelah ff 48 hours….
    Aku selalu kebayang kalo ni ff dbuatin drama pasti DAEBAK BGT!!!!!
    cerita.a dari awal tu keren bgt…
    5 thumbs for yhe author!!! #kalo ade ye….

    Lanjut deh thor…. aku tunggu cerita selanjutnya. …. kalo bs jgn lama2 y…
    Kekekekkeek…

      • Iya… ak memang pembaca setia kamu… :3
        Cerita.a dr awal tu keren bgt!!! Apa lg pas bgn revenge… ak nangis bombay… #lap ingus
        Dlanjut terus ya… :))
        Hwaiting!!!
        Dtgggu cerita selanjut.a….😀

  8. maaf, kak bru bsa komen skrg. dri kmren aku MOS *ga nanya* hehehe🙂
    klo aku jdi San A nyesek bget bget bget, kak. ya gmna si ngeliat org yg kita cintai terang”an mesra”an didpn kita..
    hahaha😀 sok bget kta” aku ini…😀

    oke waiting next chapter…😉

  9. Kok terang-terangan gitu ya thor?? -_-” oh ya thor, emang si San A itu belum move on ya dari kris?? *udah tau nanya lagi* heheh😀 next chapter ditunggu!~

  10. Aigoo knpa kris jdi romantis kyak gtu? Owh apa krena ada sam A? Hmm aku tau knpa kris ngelakuin itu sunbae,kris ingin san A ndak mnghrapknx lagi,geuratji sunbae?? *sok tau ~_~* next next chapt sunbae..*muach muach ;)*

  11. Author kenapa lama banget fablis nya,,
    Tiap hari ngecek blog km terus,,
    Tapi ngga muncul2…
    Aduhnitu lay kenapa,,, kan kasiha n wooyeon nya… ck ck
    Itu lagi suho,, cinta segi tiga ya…
    Kyaaaa kris,, cium yaegi di depan san a,,
    Mau bikin san a patah hati iya,,, -_-
    Di tunggu lanjutan nya,, tp jngn lama2… siuuuu bay bay
    ^_^

  12. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 3 | EXO and Prince WuFan ^_^

  13. Akhirnya update juga eon.😀
    Daebak daebak! Hahaha =D
    Gak sia* nunggunya eon, bagus banget:))
    Lanjutkan, jjang! ^^

  14. TT_TT
    #pukpuk San A

    Eyyhhh~ Kris… kau sangat frontal, eoh…
    *plakk
    #dibakar naga T.T

    Mianhae eon, baru baca…
    Saeng lagi sibuk soalnya ._.v

  15. Hahaha kriseu jafi berubah ya kalo ada san A :3 yaudah sih san A ga usah deket2 lagi ama merekaaaa :p aduuuuh jgn bilang suho nanti deket ama ital >< aaaaak cocok ama soo pdhl! Nice thor ^^;;;

  16. San A..?
    pasti perasaannya skit banget lah thor..cupcupcup San A -a~

    next thor xD suka banget aku yang scane nya di kantor SM klo geum sha ketemu sma kris kyaa~ deg deg an

  17. eyyyyhhhh Geumsha bisa ngambek juga eo ?
    Kkk~ Kris appa aneh … Masa anaknya ndiri dibilang payah -_-

    YAAAKKKK!!! Lay !!! Kenapa gini jadinya ???? T.T
    Padahal itu udah cocok bgt ama dokter nya …
    Aish ,,, sudahlah … Percintaanmu begitu rumit #xiah

    Itu Krystal ngapain nelpon suho ??? Jan bilang ada apa” -_-
    Krystal jadi membingungkan di sini

    Author next chap ne ^^
    Maaf komennya TELAAAAAAAAAAAATTT banget

  18. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 4 | EXO and Prince WuFan ^_^

  19. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 5 | EXO and Prince WuFan ^_^

  20. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 6 | EXO and Prince WuFan ^_^

  21. aku jd sedih…. kenapa Lay blg bgtu, hiks hiks hiks ksian Woo Yeon. Ah Luhan ku cm dikit dialognya, Tao adekku jg gak ad… San-A ancur bgt tuh hatinya *kekeke*
    Yaegi-Kris membuat iri saja, Huuuuuuuu *tebsos mlu #over all is nice🙂

  22. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 7 | EXO and Prince WuFan ^_^

  23. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

  24. yah kok TBC padahal baru mau nyetel lagu y K.Will hahahaha…
    San A lepasin kris n cari cwo lain or sama Tao aja deh dari pada nyesek gt liat kemesraan n kebersamaan kris n yaegi biar ngaknpatah hati lagi n ngak ngarep sama kris….
    Suho,Lay lg suram nih kisah cinta y..
    Lay nolak woo yeon apa alasan y apa bener krn perasaan y berubah pa krn sesuatu, padahal woo yeon y kan udah rela stay dibkorea demi dia T.T
    n itu lg suho knp kyk galau gt n ada apa dia sama krystal kok kyk ada sesuatu gt??? suho ngak jatuh hati n dilema milih siapakan antara krystal or soo???

  25. yak..
    LAY. . . .~!!!
    KENAPA KAU BERSAMA YEOJA ITU?!!!
    AWAS AJA, LAY~!! neo kagak boleh TIDUR DIRUMAH!!
    RUMAH GUE KUNCI RAPAT-RAPAT!! *ehh??
    TIDUR SONOH SAMA ACE!!
    *CapslockJebol
    *Reader Sedeng:/

    eh, masa aq ngakak pas baca part Yaegi saliman sama Kris. . Kkk~
    nice^^

  26. pasti kris udh tw kalo San A suka dia..jd dia sengaja terlihat romantis d dpn san a biar nyerah sama perasaan tak berbalasnya..emang kejam tp baik buat san a nantinya..
    Entah knp aku ngerasa lay msh punya rasa sama woo yeon..cuma dia milih bohong drpd harus terluka lg..
    Aku komen apa coba..hehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s