Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 3

Gambar

Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 3

1

Authoress/Script Writer  >  Muriza  a.k.a Cho Yaegi (Namkor)

All Cast >>

Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

Cho Yaegi (Official OC😀 )

Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

Support Cast/ CAMEO/ OC    >>

Song San A (OC as Trainee SM)

Park Soo Rim (OC)

Victoria, Sulli, Krystal f(x)

JongHyun,Minho, Key,Taemin (SHINee)

Other BB/GB/OC/ EXO’s Real Manager

Genre                     >> Romance,Comedy,Kris Marriage Life,Family

Rating                    >> PG 17

Length                    >>  Chaptered

‘SEMUA ISI CERITA INI  MILIK SAYA, ALUR, IDE, DAN KRIS JUGA MILIK SAYA *dan yang terakhir itu maksa*

TYPO BERTEBARAN😀

PLAGIAT OUT OUT ! HAPPY READING XONJI/XONAMDEUL ^O^

RCL KALIAN SELALU DINANTI ~ WE ARE ONE !!

WORDPRESS      >> EXO & Prince WuFan

LIKE FANPGAE   >> Fan Fiction Exo Kris

XXX

Yaey balik lagi di chapter 3 ^o^

Eumm, author ngasih sedikit pencerahan yakkk kkk~

Ini sengaja author bikin EXO VERSION karena ceritanya emang menyangkut semua kisah memberdeul, ga mesti San A, Woo Yeon aja. Tapi semuanya yang nyesek, terus author kasih kata ‘Ireojima jebal’ nah itu tandanya semua inti dari series kali ini. Mudeng kagak?

Dan atu lagi dah ni, masih juga dikatain pendek -__-

Kan uda author bilangin, author emang ngasih patokan maksimal 20 halaman untuk series berchaptered disetiap FF. Over all Author sayang kalian semua..

We Are One!

OoOo

Recomended Song : ‘K.Will _ Please Don’t

Ireojima jebal tteonajima jebal

Don’t know why don’t know why

Bido an oneun yurichang neomeo

Ppuyeoke meoreojineun neo

 

– Harus membiarkanmu pergi bukanlah hal yang semudah ucapan
Aku berbalik sehingga tak dapat melihatmu meninggalkanku dan
Air matakupun menetes, saat ini aku harus menghapus tangisanku –

OoOoO

          TRIIING ~ Pintu lift terbuka, dan seseorang muncul dari dalamnya. Manager Hyeong, menyuruh Tao untuk menyusul Kris ke apartement Yaegi karena mereka akan segera check in.

Tetapi,langkah Tao terhenti ketika melihat San A berdiri mematung didepan pintu apartement itu.

Beberapa jarak lagi Tao mau mendekat, tiba-tiba San A berbalik pergi. San A berlarian kecil..

‘San A~a..’ Tao dengan polosnya menyapa San A yang terus menunduk menyembunyikan air matanya.

San A yang berhadapan dengan Tao mengangkat sedikit wajahnya.

‘Eo, kau kenapa?’ Tao tak menyangka bahwa San A menangis.

‘Zhi Tao.. aku saat ini  terburu-buru. ‘ GREP ~ tangan Tao dengan cekatan menarik pergelangan tangan San A.

‘Lepaskan aku Zhi Tao!’ San A menyeret tangannya.

‘Kau kenapa?’ Tao masih tak mengerti.

‘Huang Zhi Tao..’ San A menyeret langkahnya hingga kedepan lift dengan tangan yang masih digenggam oleh Tao.

‘Song San A apa yang kau lakukan? Kau melihat apa?’ Tao dan San A berdiri dibalik dinding didepan lift, yang tidak akan terlihat oleh Kris dan Yaegi.

‘Sudah ku katakan aku terburu buru ! Lepas !’ San A memekik tertahan.

‘Yang aku tanyakan kenapa kau menangis BODOH !’ Tao menolak jidad san A dengan telunjuknya.

‘MINGGIR !’ San A mendorong Tao dan langsung masuk kedalam lift.

‘Aneh sekali.’ Tao mendesis  pelan. Lalu ia kembali menjalankan tugas utamanya yaitu menarik Kris agar segera turun -_-

Tao berjalan menuju depan pintu, dan ..

BRUUKK ! ‘YAK DUIZANG ! ‘ Tao memukul pintu keras, dengan ekspresi wajahnya yang lucu.

‘YAK PANDA !’ Kris terlonjak kaget.

‘Kenapa lamban sekali? Kau tidak tahu Seunghwan Hyeong sudah tumbuh 2 tanduk dikepalanya eoh !’ Tao berkacak pinggang.

‘Sudah pergi sana. Kau ini..’ Yaegi mendorong Kris keluar dari batas pintu.

‘Aish.’ Kris menggerutu kesal.

‘Kakak Ipar, kalian melakukan apa? San A sepertinya menangis.’ Tao mengintip sedikit kedalam rumah, ia masih penasaran. Untunglah Yaegi menolah cepat dan langusng menyudahi frontal kisseu yang Kris lakukan.

Yaegi menatap tajam pada Kris sekilas.

‘Anya, memangnya dia kenapa? Kajja ~’ Kris langsung memotongnya.

‘Aih jangan seperti itu .’ Tao melepaskan tangan Kris dari lehernya.

‘Yaegi-a, khanda..’ Kris dengan santainya berjalan menuju lift bersama Tao yang ia rangkul.

‘Kakak Ipar, annyeong ~’ Tao melambaikan tangan dengan langkah yang terseret.

‘Ne Tao annyeong ~’ Yaegi berusaha untuk terlihat biasa-biasa saja. Ia menutup pintu dan kembali melanjutkan aktifitasnya memandikan Geum Sha dan Geum Chan.

‘Sssh, dasar tidak waras. Aigo, San A bagaimana? Ck~ ‘ Yaegi kini merasa khawatir dengan sendirinya. Ia juga tak menyimpan nomor telfon San A.

XXXXX

Setelah menetap di Hongkong untuk beberapa waktu,EXO dan beberapa sunbae mereka seagensi hari ini kembali ke Korea.

Seperti biasa, seusai bandara adalah kantor agensi yaitu SM. Memberdeul satu persatu tiba dengan mobil yang terpisah dan melewati kerumunan Fans yang selalu menunggu kedatangan mereka didepan pintu utama SM.

‘Musik Bank sore esok hari, kita akan ada latihan ekstra untuk special stage.’ Minwook Manager memberitahu mereka.

‘Yee? Mendadak sekali Hyeong?’

‘Bukankah kita sudah latihan beberapa kali?’ Sehun dan Chanyeol menuai protes.

‘Jangan cerewet.’ Seunghwan manager dengan wajah semi murkanya.

Memberdeul kini digiring masuk ke sebuah ruangan dimana tempat latihan untuk semua GB/BB SM. Mereka tak menggunakan ruang latihan personal untuk special stage kali ini.

‘Eoh Hyeong..’ Kai langsung berhamburan memeluk JongHyun SHINee didepannya.

‘Aigo.. kalian lamban sekali.’ JongHyun menepuk nepuk pundak Kai.

‘Oh Sehun, kemari.’ Minho yang mencari cari sosok Sehun akhirnya menemukannya.

‘Ye Hyeong..’ Sehun menghampiri.

‘Junbisseoyo? (kau siap)’ Minho merangkul hoobaenya itu.

‘Eum ..’ Sehun mengangguk.

‘Auuwhh kapan kalian akan perform WOLF untuk kami?’ Suho datang menginterupsi.

‘Manager mengizinkan tidak? Kami kapan saja siap.’ Taemin menyahut seraya memperagakan bagian dance Wolf.

‘Lay Hyeong kau mau kemana ! Aku ikut..’ Sehun melihat Lay yang keluar dari ruangan.

‘Aih Sehunni kau mau kemana?’ Baekhyun menarik baju Sehun.

‘Aku ingin buang air Hyeong..’ wajah Sehun memelas.

‘Eoh, geure.’ Baekhyun melepaskannya.

‘Yaaa aku ikut. Tungguuuuu..’ Luhan berlarian menyusul Lay dan Sehun.

Mereka menuju kamar kecil bersama – sama. Itu sudah menjadi kebiasaan, Sehun selalu minta ditemani jika pergi ke Toilet -__-

‘Woahh cat nya sudah berubah warna..’ Sehun melihat sekitar dinding kamar mandi.

‘Aish kenapa bicara. Tidak baik.’ Luhan menyambangi.

‘Aih memangnya kenapa? Aku tidak buang air besar Hyeong !’ Sehun menjawab dengan cuek.

‘Eoh Lay kau sudah selesai? Cepat sekali.’ Luhan mencoba melihat ke sisi Lay.

‘Yak kau lihat apa !’ Lay buru buru berbalik membelakangi Luhan.

‘Kekeke. Aigo.. Kita ini namja jagiya..’

‘YAK ! Berani menyentuhku kau akan mati rusa !’ Lay akhir akhir ini sering merasa takut jika didekat Luhan.

‘Luhan Hyeong kau apa apaan.’ Sehun yang belum siap, masih sempat mengomeli Luhan.

‘Aku duluan.’ Lay tak mau berlama lama.

‘BWAHAHAHA.. dia takut’  Luhan menertawakan Lay.

‘ANYA !’ Lay berteriak dari luar.

‘Ssh Luhan Hyeong, jangan besar besar, jika ada Trainee yang mendengarnya bagaimana..’ Sehun memperingatkan.

‘Omo Sehunnii..’ Luhan menujuk arah celana Sehun.

‘Aish yak Luhan Hyeong ! ‘ Sehun cepat cepat berbalik, ia lupa mengancing resletingnya -__-

‘BWAHAHAHA.. ‘ Luhan masih memecah bahagia -_-

Lay berjalan didepan HunHan. Dan…

Sosok Krystal muncul melewati mereka. Tatapan Lay dan Krystal bertemu..

Seolah ada yang menggerakkan hati Lay untuk menyapanya lebih dulu, tetapi Krystal melakukannya lebih dulu..

‘Annyeonghseyo..’ Krystal tersenyum ramah.

‘Eoh annyeonghaseyo..’ Lay ikut membungkukkan sedikit badannya.

Krystal berusaha menutupi kegugupannya, ia melewati Lay dan kini harus menghadapai dua bocah aneh HunHan -_-

‘Annyeonghaseyo..’ hanya Luhan yang menyapa.

‘Ah ye annyeonghseyo. Kalian darimana?’ Krystal berbasa basi.

‘Kau tidak lihat dibelakang kami hanya ada kamar mandi.’ Sehun menjawab ketus.

Krystal memilih untuk mengabaikan Oh Sehun dan hanya berinteraksi dengan Luhan saja.

‘Yaa ! Kenapa lama sekali, palliwa ~’ ternyata Lay masih berdiiri menunggu HunHan.

‘Eoh kau kenapa tidak duluan saja?’ Luhan yang masih asyik mengobrol dengan Krystal berteriak.

‘Tadi pergi bersama, kembali juga begitu ! Palli.’

‘Cih.. dia kenapa? Aneh sekali. Eoh Soo Jung-a, aku duluan ne. Samapi jumpa nanti.’ Luhan berpamitan.

‘Wuuekk..’ -____- Sehun memeletkan lidahnya keluar dengan penuh energi ke arah Krystal.

‘Gigi busuk. Wuuekk..’ Krystal ternyata tak kuasa untuk tidak melayani musuh bebuyutannya itu.

‘Nenek sihir. Jelek. Kau jelek.. Wueekk.. ‘ Sehun yang tangannya sudah diseret oleh Luhan masih sempatnya menoleh kebelakang untuk mengatai Krsytal.

‘Cih.. dasar gigi busuk.’ Krystal seperti hendak tertawa. Sebenarnya, ia sangat menikmati permusuhan konyol itu. Tetapi, tiba-tiba.. perasaan Krystal kembali bergetar setelah mengingat bahwa tadi ia berpas pasan langsung dengan Lay.

XXXXX

CEO’s Room

          Hari sudah mulai petang, tetapi Yaegi masih menyelesaikan pekerjaannya yang begitu  banyak. Tumpukan dokumen yang harus ia tanda tangani masih menggunung dihadapannya.

‘Aish aku ini sebenarnya buruh paksa atau bagaimana? Kejam sekali.’ gerutuan Yaegi sesekali membuat Sekretaris Park yang duduk didepannya menyungingkan senyum. Sekretaris Park merasa geli dengan tingkah lugu Yaegi.

‘Tuan Park. Sudah bisa pulang belum?’ ini adalah pertanyaan Yaegi yang kebelasan kalinya.

‘Sebentar lagi Nona. Kau harus menandatangani semua ini, karena ini adalah tender client SM yang paling berpengaruh.’

‘Geureyo? Eo arasseo.’ Yaegi tertunduk lemah, dan melanjutkan pekerjaannya.

Sembari itu, tiba-tiba.. Geum Sha dan Geum Chan mulai merengek. Mereka mulai menampakkan bahwa mereka sudah bosan seharian berada diruangan  tersebut.

‘Eo, Omma yeogisseo..’ Yaegi berlarian ke arah baby box yang ada disudut ruangan.

‘Hkkmma..’

‘Aegi.. aegi.. Aigo kenapa Geum Chan Oppa juga menangis hmm?’ Yaegi bingung  mau lebih dulu hendak menggendong siapa.

‘Hkyaaa~’ Geum Sha memekik -_-

‘Wu Geum Sha.. sshh, jangan seperti itu, ‘ Yaegi akhirnya mengangkat Geum Sha lebih dulu.

‘Chogi.. Tuan Park, bisakah kau membantu ku?’ Yaegi meminta pertolongan Sekretaris Park untuk menggendong Geum Chan.

‘Ah ye algeuseummida Nona.’ Sekretaris Park datang mendekat, dan menggending Geum Chan.

‘Gomapseumida.’ Yaegi mengambil botol susu Geum Sha, dan memberikannya susu tersebut.

‘Hkk..’ Geum Sha menolaknya, ia tidak mau meminum susu tersebut.

‘Wu Geum Sha, sayang ayo diminum nak..’ Yaegi mulai kerepotan.

Sementara Geum Chan dengan santainya meminum susu dalam gendongan Sekretaris Park dengan sesekali tangannya meraba raba pelan setiap kancing kemeja yang Sekretaris Park gunakan.

‘Aigo, Geum Sha.. , ayolah diminum. Kau haus kan? hmm?  Omma belum bisa pulang sekarang.’

‘Ppppaaaa.. hhhkkk..’ Geum Sha mengusap ngusap matanya dan terus merengek.

‘Arayo, sebentar lagi kita pulang dan bertemu Appa eum? Wu Geum Sha, menurutlah..’ Yaegi mulai kewalahan dengan tingkah Geum Sha yang sangat manja diusianya yang masih begitu kecil.

Geum Sha terus memalingkan wajahnya menolak susu tersebut.

‘Ck~ sepertinya aku memang harus menyusui lagi.’ Yaegi membatin.

Sudah beberapa hari ini Yaegi membawa kedua buah hatinya ke kantor tanpa Suster Park. Suster Park sedang dalam kondisi sakit, dan belum ada suster penggantinya.

‘Nona, putramu sudah kembali tertidur.’ Sekretaris Park menaruh Geum Chan kembali.

Tak lama kemudian… CEKLEK ~

Sekretaris Park melihat ke arah pintu yang langsung dibuka oleh seseorang yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

‘Eoh Soo Rim~a, deorowa..’ Yaegi yang sedang menghadap jendela berbalik.

‘Kajja kita pulang.’ Soo Rim langsung mengajak Yaegi. Yaegi memang meminta Soo Rim untuk menjemputnya. Karena Jae dan Seunghwan tidak dapat mengantarnya disebabkan banyak jadwal EXO yang harus mereka selesaikan.

‘Aih kau ini? Jika memang terburu buru kenapa mau menjemput ku !’ Yaegi sontak menyembur Soo Rim.

‘Kenapa marah marah ! Yasudah aku pulang saja, dasar cerewet !’ Soo Rim tak kalah sengit.

‘Eyyyhh ~ itu saja marah kau ini. Aigo, duduklah. Uri Soo Rim wooah kau sudah semakin langsing sekarang eum? Aku mau mengikuti aerobic seperti mu..’ Yaegi langsung mengeluarkan rayuan mautnya yang selalu ampuh untuk membujuk Soo Rim.

‘Cih.. lepas !’ Soo Rim tersenyum geli melihat tingkah Yaegi. Sementara Sekretaris Park hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya melihat dua gadis  didepannya.

‘Eoh ini perkenalkan, Tuan Park, dia yang selalu membantuku Soo Rim~a..’

‘Ah ye annyeonghaseyo, Park Soo Rim imnida.’

‘Yee Annyeonghasimnikka, Park Tae Sang imnida..’ Sekretaris Park membalas sopan.

‘Eoh Yaegi~a, kantor ini sepi sekali eoh? Aku sedari tadi masuk tidak melihat satupun artis SM yang sering ku lihat di TV.’ Soo Rim baru pertama kalinya masuk ke SM.

‘Eyyhh yang kau maksud Suho atau Kyuhyun?’ Yaegi menggodanya.

‘Waeirae! ‘ Soo Rim menarik ujung rambut Yaegi pelan.

‘Yak hahaha..’ Yaegi tertawa.

‘Omo.. aigo ponakan ku. Kenapa alis mu memerah nak? Kau menangis eum?’ pandangan Soo Rim beralih pada Geum Sha yang sedang menghisap jempolnya.

‘Dia  rewel sekali. Tidak mau minum susu, Wu Geum Sha sudah nakal Imo~a..’ Yaegi menatap Geum Sha yang juga menatapnya.

‘Jinjja? Wooah dia mirip sekali dengan Appa nya Yaegi~a. Aigo aigo..’ Soo Rim mengambil Geum Sha dari gendongan Yaegi.

‘Hkkk.. hmm..’ Geum Sha kembali meredup.

‘Imoo rang kajja, eoh? Geum Sha mau kemana eum? Kajja, pergi bersama Imo..’ Soo Rim membujuknya.

‘Soo Rim ~a, kau naik apa kemari?’

‘Mobil Appa, Appa dan Omma sedang disini.’

‘Jinjja? Kyaa~ aku sangat merindukan Omma..’ Yaegi juga memanggil Omma Soo Rim dengan sebutan Omma.

‘Eo, nanti kita akan singgah diapartement Appa ku.’ Soo Rim masih menepuk nepuk tubuh mungil Geum Sha.

‘Eeeh kau mau bawa dia kemana?’ Yaegi menahan langkah Soo Rim.

‘Aku mau membawanya ke taman dibawah Yaegi-a, mungkin Geum Sha bosan disini terus menerus.’

‘Jangan sampai tersesat.’ Yaegi mulai berlebihan.

‘Michesso? Ini kantor bukan hutan.’ Soo Rim sesungutan.

‘Kekeke. Dwesseo, Geum Sha annyeong..’ Yaegi melambaikan tangannya dan kembali bekerja.

‘Tuan Park, apa disini ada file manager keuangan?’ tiba tiba Yaegi penasaran akan sesuatu.

‘Ye, isseumida. Di komputer mu semuanya tersedia Nona. Kau ingin melihat apa?’ Sekretaris Park mengarahkan pointernya.

‘Aku ingin melihat data pendapatan artis dan Trainee SM. bisa tidak?’ Yaegi memastikan.

‘Eum, ini..’ Sekretaris Park membuka sebuah file.

‘Woohh.. EXO mana EXO..’ batin Yaegi begitu bersemangat.

‘Omo, gaji suami ku bertambah 10% saja? Bukankah 1 trophy itu 20%?’ Yaegi kembali memutar otaknya.

‘Woahh. SJ dan SNSD jinjja Daebakk..’ Yaegi melihat setiap rincian pendapatan SM pertahun dari hasil BB/GB mereka.

‘Kau memerlukan bantuan ku Nona?’ Sekretaris Park melihat mimik wajah Yaegi yang seperti memikirkan sesuatu.

‘Ah ye, ige.. bukankah grafik ini terlihat lamban?’ Yaegi menunjuk arah layar monitor.

‘Eum, geure gatheyo.’ Sekretaris Park setuju dengan pendapat Yaegi.

‘OMO ! ini punya tahun lalu.  Kenapa belum diupgrade?’ Yaegi melihat angka disudut kiri dokumen.

Sekretaris Park juga mulai mengsugesti bahwa ada sedikit hal yang tidak beres.

‘Tuan Park, mianhaeyo jika aku lancang. Geundae, apakah aku punya hak untuk bertemu dengan manager keuangan SM?’ Yaegi bertanya hati hati.

‘Ye, tentu saja. Akan ku masukkan ke dalam agenda mu Nona.’

OoOoO

‘Cha ~ kita  mau kemana eum? Chup~’ Soo Rim menyusuri koridor dari ruang CEO dan kini berjalan menuju lift.

Ia harus melewati beberapa ruang latihan dan ruang recording.

Ketika Soo Rim hendak berbelok .. sosok Kris muncul dari dalam ruang latihan umum. Kris melihat jelas putri kecilnya yang dibawa oleh seorang yeoja yang ia yakini bukanlah Yaegi.

Mata Geum Sha terus melihat sosok Kris yang semakin berjalan mendekat.

Soo Rim tidak mengetahui itu sama sekali,karena ia membelakngi Kris.

‘Kyya~’ Geum Sha tiba tiba bersuara.

‘Eoh kau kenapa sa~ ‘ langkah Soo Rim terhenti dan melihat dari ujung matanya bahwa ada seseorang dibelakangnya.

‘Kris.’ Suara Soo Rim berbisik.

‘Eodi? Yaegi belum pulang?’ Suara Kris juga cukup kecil.

‘Ppppaa..’ Geum Sha terus memajukan tubuhnya.

‘Geum Sha annyeong, cha~ ne Appa..’ Kris menyahut Geum Sha dengan bahsa tubuhnya saja. Karena dua kamera CCTV tersemat indah.

‘Geurom aku mau membawanya turun, dia terus menangis diruangan. Mungkin Geu Sha bosan.’ Soo Rim hendak bergegas masuk kedalam lift.

‘Eoh ye.’ Kris mengangguk, tetapi..

TRING ~ pintu lift yang hendak dinaiki oleh Soo Rim lebih dulu terbuka dan ada dua orang didalamnya yang begitu familiar bagi Soo Rim.

‘Eoh ini bayi siapa? Kyaa~’ Victoria,dan Sulli muncul dari dalam lift tersebut. Victoria yang sangat ramah pada siapapun langsung menghampiri Geum Sha yang ada didalam gendongan Soo Rim.

‘Eoh  Yi Fan Oppa..’ Sulli melihat Kris yang masih berdiri dan seperti mau berjalan mendekat ke arah mereka.

‘Ini bayi mu?’ Victoria berbisik pada  Kris yang masih berjarak beberapa meter dari mereka.

Kris membalas dengan senyumannya.

‘Kyya~ kyeowo.. boleh aku menggendongnya?’ Victoria langsung antusias.

‘Eum.’ Soo Rim langsung memberikan Geum Sha pada Victoria.

‘Eo Vic Omma, lihatlah dia mirip sekali dengan Yi Fan Oppa..’ Sulli menoel noel pipi Geum Sha.

‘Kembarannya dimana? Eoh kau Yaegi?’ Victoria tidak begitu mengingat wajah Yaegi.

‘Anyimida. Aku temannya.’ Soo Rim tersenyum ramah.

‘Eoh satunya lagi dimana? Boleh aku ambil sekarang?’ Sulli masih penasaran.

‘Ada diruangan bersama Ommanya.’ Soo Rim menunjuk arah ruang CEO.

‘Wooh? jadi CEO muda itu..’ Sulli termangu tak percaya.

‘Eyyh kau Yi Fan..’ Victoria meninju pelan bahu Kris.

‘Eung?’ Kris tak mengerti.

‘Yak ! Vic Omma !’ Tiba tiba suara teriakan menggema dan berlarian ke arah mereka.

Krystal baru saja keluar dari ruang latihan f(x). Ia berlarian setelah melihat Victoria menggendong seorang bayi lucu.

‘Kyyaaaa~ kyepta. Cha cha.. kemarikan. Aigo aigo..’ Krystal langsung merampas paksa Geum Sha.

‘Aih kau hati hati !’ Sulli memukul pelan lengan Krystal.

Chuuupp~ ‘ Kyaa pipinya.. aigo ingin ku gigit saja’ Krystal tak bisa menahan rasa gemasnya.

‘Eoh neo..’ Krystal tiba tiba terkunci pada sosok Soo Rim.

‘Ye?’ Soo Rim tak mengerti apa arti tatapan Krystal.

‘Dia bukankah yeoja yang gambarnya ada didompet Myun Oppa?’ Krystal masih membatin.

‘Baby Soo kau kenapa?’ Sulli menyikut Krystal.

‘Ye? Ah anya. Keunyang..’ Krystal terhenyak.

‘Eoh Yi Fan Oppa, tidak bisakah kau mengambil anak mu yang satunya lagi eoh? Selca Selca..’ Sulli bersemangat memegang ponselnya hendak berselca ria dengan Twins Baby.

‘Aih kau ini, mana bisa. Sudah nanti saja kita berkunjung ke apartment.’ Victoria memotong.

‘Kyaa kyaa.. Eoh Oppa, tolong ambil gambar ku bersamanya. Ah ne, ireumi mwoe?’ Krystal memberikan ponselnya pada Kris.

‘Wu Geum Sha.’ Soo Rim lebih dulu menjawab.

‘Ahh Wu Geum Sha. Bagus sekali.. kyaa~ chupppp..’ Krystal dan Sulli berkali kali menciumi pipi Geum Sha.

‘Ahh Eonni waeirae! Aku dan Geum Sha saja. Yak Sulli pikyo !’ Krystal menolak mereka satu persatu.

‘Yak yak kalian apakan Geum Sha ku’ Suata hati Kris -___-

‘Cih pelit sekali. ‘ Sulli menggerutu.

Cha~ KIMCHI ~  hanya dalam satu jepretan Geum Sha mulai lagi menunjuk arah Kris.

‘Hkkk.. ppppa.’ Geum Sha nyaris berhasil menarik kalung yang Kris pakai.

‘Eoh dia memanggil mu..’ Krystal tak percaya.

Kris enggan untuk menggendong putri kecilnya itu, karena Geum Sha sudah pasti tidak mau digendong oleh orang lain jika sudah didalam gendongannya.

‘Hmmm.. pppapapaaa..’ Geum Sha terus mengarahkan tangannya.

‘Aigoo.. kasihan..’ Victoria merasa kasihan melihat Geum Sha.

‘Cha~ ige..’ Krystal mengembalikan Geum Sha pada Soo Rim.

‘Oppa, dia mengenali mu. Tidak apa apa?’ Sulli bertanya polos.

‘Aish Sulli~a kecilkan suara~’

‘Myun Oppa, kyaaa ~’ Krystal langsung berhamburan ke arah Suho yang baru saja keluar dari ruang latihan.

‘Eoh kalian sudah kembali? Bukankah satu hari lagi di Hongkong?’ Suho menyangkan bahwa f(x) belum kembali dari Hongkong.

‘Oppa, kau lihat itu? Kyaa~’ Krystal menujuk Geum Sha.

‘Aigo..’ Suho berjalan mendekat. Ia belum menyadari bahwa Soo Rim juga ada disana.

‘Chogiyo.. aku duluan.’ Soo Rim menginterupsi.

‘Geum Sha bye bye..’

‘Kyeowo..’

Victoria dan Sulli yang tidak mengetahui apapun hanya mengiyakannya.

Soo Rim buru buru masuk kedalam lift sebelum Suho menyadari keberadannya. Kris yang ada disekitar mereka dapat merasakan hawa kesalahpahaman yang ada pada diri Soo Rim.

‘Eoh Hyeong itu..’ Suho menahan ucapannya, ia nyaris saja menanyakan ‘anak mu mau kemana’.

‘Oppa,Myun Oppa.. ige.. soenmool..’ Krystal membuka satu gelang yang ia kenakan.

‘Eyyh untuk ku mana?’ Kris tiba tiba menarik gelang tersebut.

‘Ah Oppa ! Kembalikan !’ Krystal menariknya kembali.

‘Gyahahaha..’ Mereka tertawa bersamaan melihat wajah Krystal yang berubah manja.

‘Cih, dulu saja.. kau selalu memberikan ini itu pada Yi Fan Oppa. Kau sebenarnya menyukai siapa?’ Sulli dengan gamblangnya mencubit pipi Krystal.

‘Yak Sulli !’

‘Aih sudah jangan bertengkar disini. Ck ~ kalian ini’ Vic Omma melerai mereka.

‘Aku marah pada mu.’Kris berpura pura kesal.

‘Marah saja. Nanti juga sudah bertemu dengan Yaegi Eonni kau akan lupa dengan gelang ini. Wueekk..’ Krystal menjulurkan lidahnya.

‘Hahaha..’ Suho Kris Victoria dan Sulli tergelak, tetapi berbanding terbalik dengan perasan Suho saat ini. Suho mengetahui bahwa itu adalah Soo Rim.

OoOoO

          Tepat pukul delapan malam EXOdeul bergegas pulang menuju Dorm mereka. Baekhyun, Chanyeol,Kai,Xiumin,Chen dan D.o sudah lebih dulu pulang dengan Van hitam. Sementara Suho,Kris,Tao,Lay,Sehun dan Luhan masih menunggu dilobby, mereka menunggu Van putih yang sedang dalam perjalan menuju SM yang dikemudikan oleh YongMin manager.

‘Sst lama sekali. Aku mengantuk. Hoooammm..’ Sehun menyandarkan kepalanya di atas sofa.

‘Mengantuk atau mau bermain game? Pikiran mu hanya bermain saja.’ Seunghwan mengatai Sehun.

‘Kekeke.’ Tao hanya terkekeh mendengar ucapan managernya.

‘Ahhh kenapa lama sekali? Hyeong, bagaimana ini?’ Luhan ikut merengek.

‘Tunggulah sebentar lagi. ‘ Seunghwan berjalan keluar untuk menelfon seseorang.

TRING ~ pintu lift lantai dasar terbuka.

‘Eoh ..’ Sehun menunjuk arah pintu lift. Yaegi Soo Rim dan ChanSha.

‘Belum pulang?’ Yaegi menghampiri mereka.

‘Belum. Eoh Hyeong,aku ikut Noona saja ne?’ Sehun bersemangat.

‘Kalau begitu aku juga.’ Tao antusias.

‘Aih duduk !’ Luhan menarik tangan Sehun.

‘Sehunni, Tao.. kita menunggu manager Hyeong saja eum?’ Suho yang sedang memegang Iphone nya menyambangi,

Sekilas tatapan Suho dan Soo Rim bertemu, tetapi sepertinya Soo Rim tak ingin itu berlangsung lama.

‘Yaegi-a, aku ke parkiran dulu. Kau tunggulah didepan eo?’ Soo Rim meraba tasnya dan berbalik pergi.

‘Suho..’ Luhan menyikut Suho dan menunjuk Soo Rim.

‘Mwol?’ Suho justru menanggapinya berbeda.

‘Geurom aku duluan. Annyeong ~’ Yaegi juga tak mau membuat Soo Rim menungu lama sekaligus menimbulkan kecurigaan pada staff yang mungkin saja masih berada dikantor.

‘Apa apaan dia? Kenapa tidak menegurku? Cho Yaegi awas kau..’ Kris sesungutan dalam batinnya.

‘Lay Hyeong pinjam ponsel mu..’ Sehun merasa bosan.

‘Ini..’

‘Ah shireo. Aku mau yang itu.’ Sehun menunjuk S4 milik Lay.

‘Yang ini saja, sudah ambil..’ Lay tak mau memberikan yang ada digenggamannya.

‘Pelit. Tidak usah saja.’ Sehun tak jadi mengambil, tetapi ia juga tidak kembali duduk melainkan berjalan meninggalkan lobby.

‘Yak mau kemana? Aih itu saja marah..’ Lay ikut bangun melihat Sehun.

‘Siapa yang marah? Aku mau pipis.’ Sehun menoleh sekilas.

‘Dia kenapa bolak balik toilet? Aigo..’ Tao menyusul Sehun.

‘Yak kau mau kemana ?’ Luhan kali ini meneriaki Tao.

‘Oh Sehunnn tunggu aku..’ Tao tak menggubris perkataan Luhan ia berlari meraih Sehun.

‘Kau sudah kembali berkencan dengan dokter itu?’ Kris bertanya.

‘Yee? Jung Woo Yeon? Aigo eonje? Yaaa Zhan Yi Xing..’ Luhan lebih dulu heboh -_-

‘Obta.’ Lay menggeleng seraya menatap layar ponselnya.

‘Lalu malam itu kau kemana?’

‘MWO?’ Suho dan Luhan terhenyak bersaman dengan pertanyaan Kris.

‘Duizang kenapa suka bergosip?’ Lay menatap Kris dengan tatapan tidak suka.

‘Kekeke. Aku setuju saja jika kau dengannya.’ Kris menaikkan sebelah kakinya.

‘Obta.’ Lay menjawab sama.

‘Anyi, sebentar. Maksud mu Hyeong, dokter Yaegi waktu itu?’ Suho masih tidak menangkap cerita.

‘Geurooomm.. dokter yang mana lagi bisa cantik sekali seperti itu jika bukan dokternya Yi Xing kekeke’ Luhan mulai gaduh.

‘Dengarkan saja angry bird itu.’ Lay mengatai Kris.

‘Hahaha. Ini siapa yang mengatai siapa? Kris Hyeong, majayo?’ Suho tertawa geli.

‘Eoh tentu saja. Aku dan Yaegi melihatnya sendiri.’ Kris meyakinkan.

‘Eyyh jadi gelang itu untuknya eung?’ Luhan kini berpindah tempat duduk sisamping  Lay.

‘Aigoooo..’ Suho ikut riuh.

‘Hahaha..’ Kris tertawa puas.

‘Terserah apa kata mu. ‘ Lay mulai jengah duduk ditengah tengah mereka, ia memilih berjalan menuju taman belakang.

‘Eyhh Hyeong, dia marah. Eotteokhae?’ Suho baru kali itu melihat Lay bersikap demikian.

‘Dwesseo. Dia baik baik saja. ‘ Kris mengibaskan tangannya santai.

‘Hyeong..’

‘Eum? Mwol?’ Kris hanya menanggapi panggilan Suho seraya mendengarkan musik.

‘Soo Rim, Soo Rim kenapa bisa disini?’ Suho memberanikan dirinya untuk bertanya.

‘Dia menjemput Yaegi. Wae?’ Kris sengaja memancing.

‘Anyi, keunyang..’ Suho menggeleng.

‘Oh.’ Kris hanya mengangguk dan melanjutkan mendengarkan musik.

‘Ah geundae Hyeong..’ Suho masih merasa penasaran.

‘Mm?’ Kris mendeham menatap Suho.

‘Anya, obdago. Tidak jadi.’

‘Kalian ini bagaimana? Cinta itu hanya satu kali seumur hidup. Tidak ada cinta pertama ataupun terakhir. Jika kau mencintainya berusahalah untuk konsisten.’ Kalimat singkat Kris dengan mulus terucap dari bibir mungilnya.

‘Maksud mu Hyeong?’ Suho tak mengerti.

‘Sebenarnya apa yang kau ragukan darinya? Jika dia manja, itu wajar saja. Semua yeoja juga seperti itu. Kecuali itu yang dilantai 20, dia aneh.’ Kris enggan menyebut nama istrinya -___-

‘Gyahaha. Kau ini ada ada saja Hyeong. Yaegi itu yeoja yang baik.’ Suho mengecilkan suaranya ketika menyebut nama Yaegi.

‘Eo, sekalipun seperti yang ku katakan. Na kkeusaram joahe (aku sudah terlajur menyukai gadis itu) .’ Kris tersenyum sendirinya.

‘Eyyhh kenapa jadi membahas tentang mu?’ Suho mulai tersadar.

‘Lalu apa yang bisa dibahas dari mu? Dia menghubungi mu kau menghindar, seperti tadi kau hanya diam saja. ‘

‘Ini kantor Hyeong.’ Suho membela dirinya.

‘Jika kau sedang dikamar mandi kau juga tidak mengangkatnya.’ Kris mencari segudang fakta.

‘Jorok sekali berbicara dikamar mandi.’ Suho masih mampu bertahan dengan argumennya.

‘Terserah apa kata mu. Bagi ku, cinta itu perjuangan. Aku yang memperjuangkan, bukan gadis yang ingin kita perjuangkan itu.’

‘Kau mau mengatakan bahwa kau memperjuangkan Yaegi? Yang benar saja, kami berjasa besar atas kalian Hyeong..’ Suho mencibir Kris habis habisan.

‘Aku hanya menunggu waktu yang tepat saat itu. Kalian saja yang ingin sekali menjadi cupid ku!’ Kris sesungutan.

‘Eoh eoh kau marah? Gyahahah.. kau kalah Hyeong.’ Suho tertawa melihat ekspresi wajah Kris.

‘Aish dwesseo dwesseo. Kenapa manager Hyeong lama sekali? Hooaamm..’ Kris mengalihkan pembicaraan.

‘Sssh mereka lama sekali. Aku juga jadi ingin ke toilet.’ Suho mengintip arah belakang koridor pembatas lobby dan Toilet.

‘Sudah tau musim panas, kenapa banyak sekali minum.’ Kris ‘bodoh’ sedang sangat trend saat ini -___-

‘Eeh? Justru karena musim panas. Aigo, Duizang..’ bulu kuduk Suho merinding seketika mendengar kalimat bodoh yang Kris ucapkan.

‘Maksud ku ya seperti itu.’ -______-

‘Hahaha..’ Suho hanya tertawa melihat Kris yang masih terduduk disofa. Dan ia berlalu menuju toilet.

OoOoO

‘Tao kau kenapa lama sekali? palli.’ Sehun yang berdiri didepan pintu toilet sudah tak sanggup menunggu Tao.

‘Aih sebentar, ikat pinggang ku tersangkut.’ suara Tao bergema.

‘Ck~ ada ada saja. Palli. ‘ Sehun menggerutu.

Derap langkah seseorang terdengar dari arah lobby..

‘Hyeong.’

‘Kenapa lama sekali?’ Suho tiba ditoilet.

‘Tao, Tao yang lama sekali.’ Sehun menunjuk malas dalam kamar mandi.

‘Eoh, aku juga mau masuk. Kau duluanlah, Kris Hyeong sendiri dilobby.’ Suho menyuruh Sehun pergi.

‘Shireo. Disini sejuk..’ Toilet dekat dengan jendela taman yang memang selalu terbuka.

‘Eo yasudah.’ Suho masuk kedalam toilet. Sementara Sehun masih berdiri diluar.

Tanpa sengaja tatapan Sehun terlempar pada sebuah dua orang yang berjarak beberapa meter darinya. Sehun menyipitkan matanya agar dapat jelas melihat..

‘Lay Hyeong? Sedang apa dia? Eoh igo nugu?’ Sehun merasa penasaran hingga ia memajukan langkahnya sedikit demi sedikit.

‘Omo! Itu yeoja yang disukai Tao.’ Sehun melihat jelas sosok San A dan Lay yang sedang duduk membelakangi nya.

‘Sehunni, kau lihat apa?’ Tao akhirnya selesai dengan ikat pinggangnya.

‘Eoh Tao, kemarilah…’ Sehun dengan polosnya memberitahu Tao.

‘Mwol?’ Tao juga melihat jelas San A dan Lay yang sesekali tertawa dan bercanda bersama.

‘Hati mu sakit tidak?’ Sehun memegang dada Tao -___-

‘Aish kau ini apa apaan.’ Tao menepis tangan Sehun tanpa mengalihkan pandangannya.

‘Eoh itu !’ Suara Sehun sedikit tinggi setelah melihat satu orang lagi yang tiba tiba  melintas dan berhenti tepat dipintu taman dan juga membelakangi mereka.

‘Eeh? Sedang apa dia?’ Justru kini Tao penasaran pada sosok yang baru muncul itu.

Tiba tiba sosok itu berbalik dan berlarian menutup wajahnya.. yang seperti menahan sesuatu.

Tao dan Sehun menatapnya hingga jarak yeoja itu mendekat ke arah mereka.

‘Kau ke~’ BRAAAKKK !

‘Omona !’ Tao menutup mulutnya terkejut.

‘YAK NENEK SIHIR KENAPA MENABRAKKU !!’

ToBeCo

 

 

 

 

 

 

80 thoughts on “Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 3

  1. Annyeong!
    Halo halo *lambai2 brng ace* aku reader baru disini aku udah baca semua ff buatan eonni tapi maaf belum bisa komen soalnya bnyak bgt aku aja bca semua ff eonni dlm seminggu ampe mataku kaya si zhi tao-_- tapi nanti di setiap chapter ke depan aku bkl komen kok😀 . Eon ff mu semuanya daebakkk! 20 jempol buat eon *loh*
    bangapta eon😀 mian komenku kepanjangan

  2. lah itu Krystal. Ada ‘nenek sihir’ nya soalnya *eh. Ini ceritanya salah paham salah paham gitu ya eon?

    San A jadi orang ke 3 pasangan Yaekris sama LayKrys(?) ya eon? *dokter cantik dikemanain?* kesian hwhwhw. Poor San A *kok malah ngelantur?*abaikan*

    lanjut eon😉

  3. Geum sha nya syang bged…
    nangis” manggil appa’a…
    tpi appa’a g’ bsa ngegendok qn mch di kntor….:(

    sperti’a msalah’a nampah rumit ya…
    itu knpa lgie pkek nabrak”…

  4. Wiieeew, makin seru aja ni… Kkk, sebegitu kerennyakah geumsha ampe direbutin ama eonni2 f(x) itu??? Kkk…😄

  5. Haaaaah i see hahahaha ital masih suka toh ama lay :3 complicated!aku jadi bingung restuin mereka ama siapa aja😛 next ditunggu ya ^^;;;; ga sabaaaar lol

  6. Wah.. Bagus thor FFnya, tpi, aku masih belum tahu maksud dari alur cerita ini… Kalau menurut lagu K.Will kan, dia patah hati gara2 yeoja yang disukainya nikah, lah, kalau ini yang patah hati San A n Krystal. Berarti FF ini bertujuan menunjukkan patah hatinya San A n Krystal donk.. Tpi, bener gk ??

  7. Eyyhhh~ Geum Sha jadi rebutan ni yee~ kekeke~

    Krystal? dia cemburu kah?
    T.T kasian…

    Eon, lama” FFnya keren ^^b aku suka ^_^
    Saeng tunggu lanjutannya ne😀
    FIGHTING!! ^^9

  8. Hoho skrg yg Lbih akrab si maknae tao sam sehun ya…apalgiklo ditambahkai eon pasti Lebih seruuuuu..

    Daebak eon and fighting. . .

  9. San A gk bisa move on nih …
    Beralih ke Tao napa …

    Kris ‘bodoh’ sedang trend ya sekarang ??? Kkk~ tapi tapi tapi kl ada yg jual juga saya mau beli #plak

    Itu krystal gmn sih ? Ke suho ato lay ???
    Eyyyhhhh bang suho ketauan nih …
    Nyimpen fotonya yaegi di dompetnya nih …

    Author next chap nya ditunggu ne ^^

  10. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 4 | EXO and Prince WuFan ^_^

  11. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 5 | EXO and Prince WuFan ^_^

  12. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 6 | EXO and Prince WuFan ^_^

  13. fiuh.. *lap kringet Luhan* knp jd byk cinta segi2an ini, yee ada Tao…😀
    duh Luhan ah… tingkahmu tak serupa wajahmu -_-
    apa itu trend bodoh Kris -_- , Suho jg nih bkin geregetan aj

  14. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 7 | EXO and Prince WuFan ^_^

  15. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

  16. Lay sama San A?????
    krystal suka siapa sih n suho.juga gmn perasaan y?? bikin penasaran…
    Yaegi dapet masalah lg nih sama peeusahaan y…
    geum sha udh kangen bgt sama.appa y tuh krn sebelum y dia marah sama kris krn dibentak jd ngak bisa manja2an lg jd kangen tuh dia…

  17. aah..aku paham skrg..krystal ternyata suka sama lay..dia cuma anggap suho oppa aja..pasti lay cuma ngehibur san a aja..menurutku dy masih suka woo yeon..complicated ceritanya..smw ada..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s