Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 6

Gambar

Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 6

1 2 3 4 5

1 2 3 4 5

 

Authoress/Script Writer  >  Muriza  a.k.a Cho Yaegi (Namkor)

All Cast >>

Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

Cho Yaegi (Official OC😀 )

Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

Support Cast/ CAMEO/ OC    >>

Song San A (OC as Trainee SM)

Krystal f(x)

Jung Woo Yeon

Park Soo Rim

Other BB/GB/OC/ EXO’s Real Manager

Genre                     >> Romance,Comedy,Kris Marriage Life,Family

Rating                    >> PG 17

Length                    >>  Chaptered

‘SEMUA ISI CERITA INI  MILIK SAYA, ALUR, IDE, DAN KRIS JUGA MILIK SAYA *dan yang terakhir itu maksa*

TYPO BERTEBARAN😀

PLAGIAT OUT OUT ! HAPPY READING XONJI/XONAMDEUL ^O^

RCL KALIAN SELALU DINANTI ~ WE ARE ONE !!

WORDPRESS      >> EXO & Prince WuFan

LIKE FANPGAE   >> Fan Fiction Exo Kris

OoOo

Recomended Song : ‘K.Will _ Please Don’t

Ireojima jebal tteonajima jebal

Don’t know why don’t know why

Bido an oneun yurichang neomeo

Ppuyeoke meoreojineun neo

 

– Harus membiarkanmu pergi bukanlah hal yang semudah ucapan
Aku berbalik sehingga tak dapat melihatmu meninggalkanku dan
Air matakupun menetes, saat ini aku harus menghapus tangisanku –

OoOoO

          Krystal terus menyeret Sehun pergi dari kawasan apartement. Mereka menyeberang jalan dan terus berjalan cepat..

‘Aih ini bagaimana? Yak yak jangan menyeretku ! Eoh Lay Hyeong.’ Sehun sedari tadi terus bergantian memukul tangan Krystal sembari melihat arah belakangnya dimana Lay juga mengikuti mereka.

‘Soo Jung.. berhenti disitu. Dia temanku.’ Lay mencoba bersikap tenang.

‘Tidak mau. Jangan mengikuti kami. Palli kha..’ Krystal tak melihat ke arah belakang nya sedikit pun.

‘Nona Jung ku katakan berhentilah. ‘

‘Yak nenek sihir kau tuli atau apa? Hyeong menyuruh mu berhenti.’ Sehun terus berusaha melepaskan genggaman Krystal.

‘Hiks.. Sehunni shikeuro (diam)  atau tidak aku akan memakan mu hidup hidup . Hiks..’ Krystal mengancam Sehun dalam tangisnya.

‘Hyeong..’ Sehun masih meminta pertolongan Lay. Ia tak menyangka bisa berjalan sejauh ini dengan baju rumah yang ia kenakan.

Lay melihat Krystal menyeret Sehun semakin menjauh, langkah Lay terhenti dibawah pohon mapel yang mulai berguguran..

‘Jika kau benar seperti apa yang kau katakan. Kau pasti akan kembali dan mendengarkan ku.’

OoOoOoO

‘Hosh hosh hosh.. Aih Soo Jung berhenti !’ Sehun sudah tak sanggup berjalan jauh.

‘Hiks.. hmmmfffhuuaaaaaa…’ tangis Krystal memecah.

‘Aish yak aih kau ini jangan menangis disini ! YAK ! ‘ Sehun merasa geram dengan Krystal.

‘HUAAAAAAAA… HIKS neo aro gigi busuk.. aku aku.. hiks.. HUAAAA…’ Krystal terus menggosok – gosok matanya.

‘Tahu apa? Hey uljimma. Nanti akan dilihat orang. Aih kemari..’ Sehun menyeret Krystal untuk duduk dibalik pohon yang berbentuk bundar disisi jalan setapak.

Mereka duduk menghadap kolam kecil yang dipenuhi bunga teratai yang mulai mekar..

‘ Hiks..’ Krystal langsung berjongkok dan masih menangis tersedu sedu.

‘Yak yak.. diam. Nenek Sihir.. kau dengar aku tidak? Nenek Sihir..’ Sehun yang masih dalam posisi berdiri menendang nendang pelan kaki Krystal. Ia mencoba memastikan agar  Krystal berhenti menangis.

‘Hiks..’

‘Aish kenapa cengeng sekali. Nenek Sihir Jung.. diamlah. Jangan menangis lagi.’ Sehun akhirnya ikut berjongkok, ia perlahan merasa iba terhadap Krystal.

‘Hiks..’

‘OMO ! ‘ Sehun jatuh terduduk karena shock melihat wajah Krystal yang begitu sembab.

‘Wae? Aku jelek? Aroo aranya, aku jelek. Aku memang sungguh jelek hiks..’ Krystal menyeka air matanya dan duduk menghadap kolam teratai.

‘Kau kenapa menyeret ku? Aku tidak tau jalan pulang. Ini sudah malam. Luhan Hyeong akan mencari ku.’ Sehun terus protes.

‘Hiks. Kau bisa tidak sekali saja memperlakukan ku dengan ba~’

‘Shireo. Sudah ku katakan aku tidak mau dan tidak akan. Aku tidak mau berbaik hati pada mu.’ Sehun memalingkan wajahnya,itu hanya perkataannya saja. Tetapi jauh didalam hatinya.. ia merasa kasihan saat ini dengan Sunbaenya itu.

‘Hiks Sehunni..’

‘Aihh.. yak yak apa apaan kau ini lepas ! ‘ Sehun tak menyangka Krystal memeluknya dari arah samping.

‘Hiks. aku sedih. Sedih sekali..’Krystal menyandarkan kepalanya dibahu Sehun.

‘Eo.’ Sehun tak tau mau merespon bagaimana.

‘Gigi busuk..’

‘Ne, nenek sihir wae?’ Sehun dengan cepat membalasnya -__-

‘Kau pernah jatuh cinta? Jika sudah pernah, sudah berapa kali? Eonje?’ Krystal masih bersandar dibahu kiri Sehun.

‘Bukan urusan mu. Aih sudah lepas. Jika ada yang melihat kau mau bertanggung jawab !’ Sehun masih tidak nyaman.

‘Kita bersembunyi dibalik pohon bonsai. Tidak akan ada yang datang kemari.’ Krystal masih tak mau bergeser.

‘Kau merepotkan sekali.’ Sehun masih berdecak kesal.

‘Aku sedang sedih. Hibur aku.’

‘Tidak mau.’

‘Gigi busuk.. hiburlah aku..’

‘Aish lepas ! Kau ini kenapa suka sekali memeluk namja sembarangan ! Apa yang kau lakukan itu bisa menyakiti banyak orang kau tahu tidak !’

‘Mwo?’ ucapan Sehun membuat Krystal menggeser sandarannya.

‘Eo, kau suka sekali memeluk ku semua namja. Kris Hyeong, Suho Hyeong, lalu aku.. Jika kau terus seperti itu maka yeoja chingu mereka akan cemburu.’ Sehun  mulai membuka suaranya.

‘Kau memiliki yeoja chingu? ‘ GLEEKK ~ Sehun melengos.

‘Anya. Obtta.’ Sehun menggeleng.

‘Yasudah memangnya kenapa jika aku memeluk mu? Kau kan chingu ku,,’ Krystal kembali bersandar dibahu Sehun.

‘Dasar Nenek Sihir jelek.’ Sehun mendesis pelan.

‘Oh Sehun..’

‘Eo wae?’ Sehun masih dengan gaya juteknya.

‘Aku sangat menyukai Xing Xing.’

‘Bukan urusan ku.’

‘Yeoja yang tadi menggandengnya itu nuguya?’

‘Molla. Aku tidak tertarik dengan kisah cinta Hyeongdeul.’ Sehun menjawab singkat sesekali membasahi bibirnya dengan lidah yang ia meletkan -_-

‘Kau tidak pernah jatuh cinta? Umur mu sudah 20 tahun.. kita sudah dewasa.’ Krystal mulai berhenti menangis.

‘Kau tidak perlu tahu. Aih ayolah, ini sudah malam. Aku mau pulang.’ Sehun mulai kembali tidak betah.

‘Sebentar lagi saja. Bersandar dibahumu nyaman sekali..’ Krystal memejamkan matanya.

‘Tidak gratis. Bahu ku mahal.’

‘Aro. Nanti akan ku bayar dengan pabrik bubble tea OK?’

‘Jika kau memaksa boleh saja.’

‘Hahahaha..’ Krystal tergelak.

‘Apanya yang lucu ?’ Sehun merasa heran.

‘Siapa yang memaksamu? Dasar aneh.’ Krystal bangun dari sandaran Sehun ia sudah mulai merasa lebih baik.

‘Jangan menyiksa diri mu sendiri buat sesuatu yang hanya bisa menyakiti mu.’ tiba tiba kalimat itu meluncur dengan sendirinya dari mulut Oh Sehun.

‘Mwo? Musseunmarhaeyo (apa maksud yang kau katakan barusan)?’ Krsytal tidak mengerti.

‘Apapun itu. Jangan membiarkan sesuatu mengalahkan mu, tapi justru sebaliknya. Kau harus  bisa mengalahkan rasa sakit itu..’ Sehun menatap lurus kolam kecil didepannya.

‘Maksud mu Xing Xing itu ~’

‘Anyi. Aku tidak mengatakan Lay Hyeong orang jahat. Dia namja yang paling baik didunia ini yang pernah aku temui. Neo.. Soo Jung Neo.. Jangan bergantung pada air mata mu. Jika suatu saat air mata mu mengering, apa yang bisa kau lakukan selain menangis? Apa kau akan membeli air mata? Jika  ada orang menjual air mata, maka dunia ini adalah tempat yang paling menyedihkan..’

‘Sehunna..’ Krystal tercengan melihat sosok Sehun yang selalu terkesan ketus dan galak didepannya kini berubah sangat manis.

‘Uljimma. Sekalipun  kau hanya seorang yeoja yang lemah, setidaknya jangan biarkan  perasaan mu mengalah kan diri mu sendiri. Neo.. haengbokhago shippeosseo matji (Kau tentunya berkeinginan untuk hidup bahagia kan) ? Kkeuronikka.. uljimma (Makanya jangan menangis).’ Sehun memalingkan wajahnya dan menoleh pada Krystal.

‘Gigi busuk, ini sungguhan diri mu? Jinjjayo?’ Krystal menoel noel pipi Sehun, ia masih tak yakin bahwa itu adalah Sehun.

‘Wae? Kau pikir aku siluman? Eoh aku akan menghisap darah mu.. Auuungg ~ kekeke.’ Sehun membuat  cakaran dengan kedua tangannya.

‘Kyahahaha.. Cih tidak lucu.’ Krystal tertawa melihat tingkah Sehun.

Hening sesaat… Keduanya hanya terus manatap teratai teratai yang ada didepan mereka.

‘Gigi busuk..’

‘Eum?’ Sehun kembali menoleh.

‘Keugon.. sarang~ anyi maksud ku kau pernah jatuh cinta?’ Kalimat Krystal sedikit membingungkan.

‘Waeyo? Kenapa kau begitu ingin tahu? Saenghakhae (pikir saja sendiri).’ Sehun tersenyum tipis, senyum yang belum pernah Krystal saksikan secara langsung.

‘Ah shireo. Aku tidak pintar bermain tebak – tebakan. Ahh palli.. jawab aku. Yaa Oh Sehun.. Sehunna..’ Krystal menggoyang-goyangkan tangan Sehun manja.

‘Hahaha kau penasaran..’ Sehun tertawa penuh kemenangan.

‘Yak bocah gigi busuk ! ‘

‘Nenek sihir jelek ! ‘

‘GYAHAHAHA..’ Mereka tertawa bersama.

‘Tidak pernah. Aku tidak merasakan hal itu.’

‘Jinjja?’ Krystal menatap lekat wajah susu Sehun.

‘Eo. Bagi ku, jika hanya aku saja yang menyukainya sementara ia tidak maka aku tidak sedang jatuh cinta.’ Sehun kembali menarik seulas senyumannya.

‘Ja ja jadi.. kau Oh Se Sehun.. maksud mu ~ ‘

‘Anya. Dwesseo. Singkatnya begitu.’ Sehun langsung memotong kalimat Krystal.

‘Aigo.. apa ada yeoja sebodoh itu di Korea yang luas ini? Bodoh sekali untuk menolak mu Sehunni..’ Krystal berargumen.

‘Anyia. Kkeunyo babo anyinde (Dia tidak bodoh). Kyeorojeosseo (Dia sudah menikah).’

‘MWOHAE?! Yak gigi busuk neo micheosseo ? (apa kau gila?) Kau menyukai seorang ahjumma ?’ bola mata Krystal nyaris keluar.

‘Keuge anyiranikka. Dia hanya setahun diatasku.’

‘Jinjjayo? Wooahh jadi yeoja itu menikah muda.. lalu dimana kau mengenalnya?’ Krystal nyaris melupakan kesedihannya.

‘Dia selalu ada disekitar ku. Kkeuyeojaneun sangat spesial untuk ku anyi lebih tepatnya dia Noona terbaikku..’ Sehun mulai bercerita banyak.

‘Wooah..’ Krystal mengangguk ngangguk.

‘Semua itu ada disini. Ige.. ini adalah kekuatan kita Soo Jung~a..’ Sehun menaruh telapak tangan didepan dadanya.

‘Disini?’ Krystal ikut menaruh telapak tangan didadanya sendiri.

‘Eum. Coba lah untuk berpura pura kau tidak perduli, meskipun kenyataannya kau selalu akan hampir menangis karenanya. ‘

‘Yaa Oh Sehun..’

kata kata Sehun terlalu menyentuh.

‘Aku benci dengan gadis cengeng.’ Sehun mendekatkan wajahnya untuk menatap Krystal.

‘Eoh anya, anyigodeun ! ‘ Krsytal mengelap wajahnya untuk kesekian kali.

‘Jika kau menganggap ku seorang chingu. Maka jangan pernah bertindak seperti tadi. Kau seperti pengemis..’ Sehun menjambak pelan kunciran rambut Krystal yang sudah berantakan itu.

‘Aish apho ! Cih kau ini.. hahaha..’ Krystal kembali tertawa.

‘Jangan terlalu banyak menonton drama, hidup mu akan menyedihkan. Ingatlah, hidup ini hanya untuk tersenyum.. meskipun dengan cara menjahili saudaramu sendiri. ‘ Sehun menahan tawanya.

‘Maksud mu Kai?’

‘Eo, Kai. Kai seperti saudara kembar ku yang berbeda alam. Gyahaha.. anyi, aku sangat menyayangi nya. Dia selalu ada didekat ku meskipun melalui sebuah pertengkaran konyol.’ Sehun tertawa sendirinya membayangkan sosok Kai.

‘Sehunni, na ije eotteokhae (lalu apa yang harus ku lakukan sekarang) ?’ Krystal kembali mengingat masalahnya.

‘Mwoe? Lay Hyeong?’

‘Kau belum menjawab ku, yeoja yang tadi bersamanya itu siapa?’ Krsytal masih bertanya –tanya dengan sosok Woo Yeon.

‘Aku tidak tahu pasti. Aku sama sekali tidak tertarik dengan kisah pribadi orang lain. Kau menyukai Lay Hyeong? Kau yakin menyukainya?’ Pertanyaan Sehun sangat terperinci.

‘Yee? Naega …’

‘Eum?’ Sehun menunggu pengakuan Sehun.

‘Eo, jinjja joaheyo. Aku sudah menyukai nya sejak lama. Seperti kata mu, Xing Xing namja yang baik hati. Lalu aku harus bagaimana Sehunni?’ Krystal memegang lengan Sehun penuh harap.

‘Tunggulah dia datang menghampiri mu. Kau hanya perlu berdiam diri diposisi mu.’

‘Mwo? ‘

‘Eum, Lay Hyeong akan datang dengan sendirinya jika dia juga menyukai mu. Ingat, profesi mu itu artis. Bukan pengemis.’ Sehun menolak jidad Krystal dengan telunjuknya.

‘YAK ! ‘

‘Kekeke. Mwo? kau mau marah pada ku? Mwool?’ Sehun menantang Krystal.

‘Kau jelek.’

‘Tapi aku tidak cengeng seperti mu. Wuuuekkk nenek sihir..’ Sehun memeletkan lidahnya.

‘Kau namja. Namja mana boleh menangis ! ‘ Krystal protes keras.

‘Na do saraminde (Aku juga manusia). Matjo?’

‘Ahh ye..’ Krystal kalah telak.

Suasana kembali hening sesaat.

‘Sehunni..’

‘Mwoe?’

‘Yeoja itu, kkeuireum mwolyo?’ Krystal masih sangat penasaran.

‘Dia Noona Bidadari. Ne, majayo.. itu sebutan pertama ku untuknya. Dia dancer yang handal.’

‘Penari?’  Krystal terperangah.

‘Anya, dia bukan trainee atapun dari sebuah GB. Dia yeoja biasa.’ Sehun menggeleng.

‘Aku mengenalnya tidak?’

‘Eum kau mengenalnya.’ Suara hati Sehun..

‘Tidak. Kau tidak mengenalnya.’ pada kenyataannya Sehun memilih untuk berbohong.

‘Neo gwencahana?’ Krystal berbalik kasihan pada Sehun.

‘Waeyo? Aku terlihat menyedihkan hmm?’ Sehun membulatkan matanya didepan wajah Krystal.

‘Kau jangan bersedih. Mulai sekarang kau bisa bercerita semuanya pada ku. Ahh matta, aku banyak memiliki chingu. Kau mau ku kenalkan?’ Krystal mengecek ponselnya.

‘Piryeopchi (tidak perlu). Aku baik baik saja.’ Sehun menolaknya.

‘Kau belum bisa melupakannya? ‘

‘Aku memiliki 11 Hyeong yang menyayangi ku . Bagaimana bisa  aku hanya memikirkan hal yang tidak mungkin terjadi? Tenang saja, aku baik baik saja.’ Sehun menepuk dadanya.

‘Kau yakin? Eoh aku doakan dia akan segera menjadi milik mu, dan bercerai dengan suaminya. Ah tapi, dia sudah punya anak belum?’

‘Sudah.’

‘AIGO.. kau sungguhan tidak waras Gigi Busuk..’ Krystal bergidik ngeri.

‘Hahaha ah wae? Sudah ku katakan aku tidak apa apa. ‘ Sehun menyyenggol tubuh Krystal.

‘Yak Gyahahaha !’

‘BWAHAHAHA.. kau akan jatuh. Yak yak.. ‘

‘HAHAHAHA..’

Mereka tak menyadari jika sedari tadi sepasang mata terus melihat ke arah mereka. Lay ternyata tak dapat berdiam diri begitu saja.. perasaannya semakin kuat untuk menolak keberadaan Woo Yeon dan memilih yeoja yang juga bermarga Jung itu.. Krystal.

Tetapi.. ada hal lain yang membuatnya bergejolak melihat sepasang magnae lucu yang sedang bersenda..

‘Magnae ku Oh Sehun.. kau sudah dewasa…’

‘Eoh Lay Hyeong..’ Sehun dan Krystal yang bangun dan keluar dari balik pohon bundar itu, dan melihat sosok Lay yang sedang berdiri didepan mereka.

‘Kau kemana saja? Luhan mencari mu ..’ Lay tersenyum hangat pada namdongsaengnya itu.

‘Ne, aku juga mau pulang sekarang Hyeong. Nenek Sihir.. bye bye.’ Sehun melambaikan tangannya pada Krystal.

‘Gigi bisik gomawoyo..’ Krystal balik berteriak ke arah Sehun.

‘Yak Oh Sehun.. aigo kemana saja kau? Kenapa jauh sekali membuang sampah?’ Luhan tergopoh gopoh berlari ke arah Sehun.

‘Eo aku membuang sampah di Daegu. Hyeong gendong aku.. aku lelah sekali.’ Sehun langsung merentangkan tangannya.

Luhan melihat Lay dan Krystal sesaat lalu tersenyum..

‘Kau tidak memukul gadis itu kan?’

‘Eo, aku menghajar nya habis habisan. Wae?’ Sehun membuat gaya meninju.

‘Seriuslah sedikit Sehunni. Yasudah kajja ~ ‘ Luhan memberikan piggy back nya pada Sehun.

‘Kyaa ~ Gyahahaha..’

‘Hooekk.. uhukk uhukk ya ya.. jangan terlalu erat ..’ Luhan merasa sesak dengan tangan Sehun yang melingkar di lehernya.

‘Eoh mian kekeke. Hyeong, kita beli bubble tea kajja ~ ‘

‘Aku tidak membawa uang sepeser pun.’

‘Aku punya, tapi cukup untuk satu bubble tea..’ Sehun merogoh saku celana pendeknya.

‘Eoh kau memakai celana ku?’ Luhan mengingat bahwa ia meninggalkan lembaran won didalam celana rumahnya.

‘Hihihi eo, D.o Hyeong menyuruh ku untuk segera membuang sampah jadi aku terburu buru.’

‘Cih  alasan saja..’

‘Aku sayang Luhan Hyeong.. Saranghae.. CHUUUUPPPPHHHHHSSS..’ Sehun membuat suara seperti ingin mencium.

‘Eoh yak yak jangan coba coba kau Oh Sehun..’ Luhan menghentikan langkahnya.

‘Gyahahaha.. kau takut Hyeong..’ Sehun tertawa keras sembari menikmati gendongan Xi Luhan.

‘Mereka memang selalu seperti itu.’ Lay dan Krystal melihat HunHan hingga menyebrang jalan.

‘Ne.’ Krystal hanya menggangguk.

‘Kajja ~ ‘ memberanikan diri meraih tangan Krystal.

‘Eodi?’

‘Aku akan mengikuti kemanapun kau ingin pergi. Kajja ~ ‘ Lay menariknya pergi dari jalan setapak.

‘Hmm..’ Krystal hanya bisa mengiyakan dengan pipi yang bersemu merah.

Sementara itu dari kejauhan .. Jung Woo Yeon dengan air mata yang kian menumpah duduk didalam mobilnya, menatap nanar sosok yang mungkin akan membuat nya menyesal beberapa waktu ke depan..

‘Jangan pernah mengabaikan seseorang yang selalu peduli terhadap mu karena suatu saat kau akan menyadari, kau telah kehilangan sebuah hal yang paling berharga dimana untuk pertama kalinya kau menemukannya dahulu..’

Kata demi kata yang Lay ucapkan padanya terus terngiang ditelinga Woo Yeon saat ini..

‘Kau benar Yi Xing-ssi.. Ijeneunde nan jeongmal aratta (sekarang aku benar benar mengerti)..’

–  Harus membiarkanmu pergi bukanlah hal yang semudah ucapan
Aku berbalik sehingga tak dapat melihatmu meninggalkanku dan
Air matakupun menetes, saat ini aku harus menghapus tangisanku –

– Jika  hari ini kesedihan datang menemanimu, maka persiapkan dirimu untuk menyambut kebahagiaan yang akan beramai ramai datang mengetuk pintu rumah mu. Karena disetiap duka pasti akan terselip suka .

Baby Magnae Oh Sehun ~ “Hyeongdeul saranghaeyo” ^o^-

OoOoO

EXO’s Dorm

‘Ssshhh kenapa panas sekali ! Auuwhh..’ Kris sedari tadi tidak dapat tidur nyenyak, ia bolak balik terbangun dan mengecek AC yang ada dikamarnya.

‘Kau berisik sekali Ge.. hoooammm..’ DUK ~

‘Aih yak ! ‘ Tangan Tao dengan kerasnya memeluk Kris. Tao tidur disampingnya.

‘Ssshh, dia kenapa hanya diam saja? Yeoja sungguh merepotkan . Ahhh jinjja ! ‘ Kris mulai frustasi sendirinya. Ia masih saja memikirkan Yaegi yang terus saja bungkam.

‘Hyeong kau berisik sekali..’ Chen yang tidur dikasur bawah ikut protes.

‘Ck ~ ‘ Kris memutuskan untuk keluar kamar dengan rambutnya yang acak acakan.

‘Omo Kris Hyeong neo waeyo?’ Chanyeol yang sedang bermain game dengan Baekhyun berbalik melihat Kris.

‘Aku keluar sebentar.’ Kris hanya memakai kaos tipis dan celana kain pendek.

‘Dengan pakaian seperti itu?’ D.o yang memegang sebaskom popcorn menatap aneh pada Kris.

‘Aku ke atas.’ Kris menunjuk lantai atas.

‘Ahhh ara..’ D.o baru mengangguk paham.

‘Yaa Kris jangan lama sekali. Sebentar lagi Jae Hyeong akan kemari. ‘ Xiumin mengingatkan.

‘Eo.’ Kris mengangguk dan langsung keluar dari pintu Dorm.

‘KYAAA AKU MENANG GYAHAHAHA.. YA YA YA KYUNGSOO ~a AKU MENANG ! Eoh eoh Xiumin Hyeong aku menang.. KYAAA..’ Baekhyun melempar stik PS dan melompat kesofa.

‘Ahhh WAEIRAE ! Popcorn nya tumpah semua ! ‘ D.o mulai murka.

‘Rasakan. Kau itu kampungan sekali. Kau baru kali ini bisa menang. GEEZH..’ Chanyeol sesungutan.

‘Terserah apa kata mu. Aku menang. Heum? Apa? Apa? Apa kau lihat lihat? Wuuuekkk.. Yeol kau kalah gyahahaha..’

‘Aih jangan berisik, Kai sedang sakit. ‘ Xiumin menendang pelan ‘butt’ Baekhyun.

‘AHH XIUMIN HYEONG KENAPA TIDAK MENENDANG BAGIAN LAIN SAJA ! MIWEOYO !!’ Baekhyun tidak terima.

‘GYAHAHAHAHAHA…’

XXXXX

 ~ Yaegi’s Apartement ~

Titt tittt titttt ~

          Kris berjalan tergesa-gesa masuk ke kamar, ia harus menyelesaikan secepatnya sebelum mereka akan terbang ke luar negeri beberapa  hari kedepan.

CEKLEK ~

Kris tak melihat Yaegi disana, hanya ada ChanSha yang sudah terlelap.

‘Kemana dia? ‘ Kris melihat pintu lampu kamar mandi yang tidak menyala,lalu kembali keluar kamar menuju dapur..

‘Yaegi-a.. Cho Yaegi..’

‘Auuwhh dia pergi kemana? Cho Yae ~ ‘ Kris melihat Yaegi duduk dikursi taman.

Perlahan ia melangkah memasuki taman dan mendapati Yaegi yang sudah terlelap dengan menyandarkan kepalanya ditiang kursi yang ada dan dengan earphone  tersemat dikedua telinganya.

Kris kali ini dapat merasakan bahwa Yaegi benar benar lelah bekerja. Wajahnya terlihat lebih lelah dari biasanya.

Kris mencopot earphone yang masih mengeluarkan suara musik itu, ia menempelkan sejenak ditelinganya ingin mengetahui lagu apa yang sedang Yaegi dengarkan.

‘Lagu ini lagi..’ Kris membatin pelan.

‘Eunng.. ~ ‘ Yaegi memberi respon, ia terbangun dengan sedikit terkejut melihat keberadaan Kris.

‘Aku membangunkan mu? ‘

‘Wasseo (kau datang) ? Hmm anya.’ Yaegi membenarkan posisi duduknya.

‘Lagu itu, kau selalu mendengar kan lagu itu.’

‘Yee? Ahh ne, joaheyo.’ Yaegi mengangguk.

‘Wajah mu lelah sekali..’ Kris mengusap inci demi inci garis wajah Yaegi.

‘Hmmm.. hoooaamm.. hari ini hari terakhir ku bekerja, Kim Young Min-ssi sudah kembali.’ Yaegi menyandarkan kepalanya didada Kris.

‘Yaegi-a..’

‘Hmm wae?’ Yaegi melanjutkan memejamkan matanya.

‘Keugon..’

‘Jika tentang itu lagi, aku tidak mau mendengarnya.’ Yaegi kembali ke posisinya semula.

‘Mianhae.. aku sudah membohongi mu.’ Kris masih berusaha keras untuk merangkai kata-kata.

‘Gwenchana.’ Yaegi menggangguk dan tersenyum.

‘Euung?’ Kris tak yakin apa yang sedang ia lihat dihadapannya sekarang. Sikap Yaegi membuatnya semakin bertanya-tanya.

‘Tidak semua masalah itu akan mudah diselesaikan dengan penjelasan. Dwesseo, kau tidak perlu menjelaskan apapun. Aku sudah mengetahuinya. Kau berbohong karena tidak ingin ada masalah yang berkepanjangan, anyi.. jika alasan klasiknya kau tidak ingin aku bersedih karena hal itu. Geutji? ‘ Yaegi berbicara dengan pembawaannya yang santai.

‘Hmm.’ Kris mengangguk setuju dengan apa yang Yaegi katakan.

‘Sudahlah. Aku tidak apa – apa. Aku mempercayai mu. Aku akan selalu percaya dengan apa yang kau katakan. ‘

‘Aku tidak melakukan apapun. Dia ~’

‘Ige..’ Yaegi mengangkat ponsel yang ia pegang.

‘Mwoe?’ Kris melihat gambar video yang ada dilayar ponsel Yaegi.

‘Lain kali kau harus berhati – hati. Setiap Sabtu dan Minggu  pihak security akan  memeriksa semua rekamana CCTV diseluruh tempat yang ada diSM.’

‘Mwo mworagu?’ Kris tidak juga mengerti apa yang Yaegi utarakan.

‘Kau berbohong pada ku. Kau pulang bersama Suho dan Tao kan ? Ketika kau sedang bersama San A, Sekretaris Park ternyata ia masih berada dikantor. Dia memutar arah dan kembali ke kantor karena berkas keuangan yang tertinggal.’

Yaegi menyodorkan rekaman video yang berhasil ia dapatkan dan ia hilangkan secara permanen pada data komputer yang ada dikantor.

‘Sudah jangan dilihat lagi. Aku tidak mau.’ Kris menolak untuk melihatnya.

‘Eum, aku masih tidak percaya San A seperti itu.’ Yaegi berargumen.

‘Anyi, chamkamman.. hari ini Sabtu  Yaegi-a..’ wajah Kris berubah panik.

‘Tadi aku kembali ke atas untuk mengambil CD rekamannya yang sudah dihapus permanen oleh Sekretaris Park. ‘

‘Darimana dia tahu aku suami mu?’

‘Sejak hari pertama aku berkerja dengannya, aku sudah memastikan bahwa dia benar benar kepercayaan KK Grup. Dia mengetahui hubugan kita.’ Yaegi mengusap pelan helaian rambut Kris.

‘Benarkah? Aku kira, dia menyangka bahwa aku supir pribadi mu ketika dia memberikan Geum Chan langsung padaku.’ Kris sudah bisa bernafas lega sekarang.

‘Hahaha.  Dia EXO FANS..’

‘MHOHAE?’ Kali ini Kris dikejutkan dengan pernyataan yang lain.

‘Eo. Dia mengenali kalian semua. Tuan Park membeli album kalian langsung dari pihak pemasaran. Hahaha.. aku semula tidak percaya.’ Yaegi tertawa membayangkan sosok Sekretaris Park yang begitu menjaga wibawanya ternyata adalah seorang Fanboy.

‘Jinjja? Syukurlah kalau begitu..’ Kris bersandar pada kursi taman.

BUK ! Tiba – tiba tangan Yaegi menghujam bahu Kris  dengan satu tepukan.

‘Aih kenapa lagi?’

‘Kau sering bertemu dengannya?’ wajah Yaegi berubah menyeramkan.

‘Tidak. Baru kemarin dan tadi.’ Kris juga menjawab dengan wajah yang tidak suka.

‘Benarkah? Dia Trainee tahun keberapa? Apa dia yang akan didebutkan sebagai Lavender itu?’

‘Aku tidak tahu. Aku hanya berteman dengannya sebulan sebelum aku debut. Dia satu kampung halaman dengan Yi Xing.’ Kris mengutak atik ponsel milik Yaegi.

‘Eumm, yasudah. Hooaammm.. aku mengantuk. Kajja kita masuk.’ Yaegi membawa earphonennya.

‘Yaegi-a..’ Tiba tiba Kris menarik tangannya.

‘Eehh kau mau apa?’ Yaegi menahan pergelangan tangannya.

‘Wae? kita nyaris tidak punya waktu bersama akhir – akhir ini..’ Kris menaruh kedua tangan Yaegi dipipinya.

‘Lalu?’ Yaegi menatap lekat manik mata Kris yang berwarna kecoklatan itu..

Kris juga menaruh kedua tangannya dipipi  Yaegi..

‘Jika aku  sedang tidak disini, kau tidak perlu bercermin jika mau pergi kemanapun.’

‘Ye? Maksud mu?’

‘Kau harus terlihat cantik dimata ku saja.’ Suara bass Kris terdengar manis.

‘Kau mau mencoba merayuku?’  Yaegi menganggap itu hanya gombalan seorang namja.

‘Anyi. Jinshimneyo (aku serius) ..’ Kris menggunci tatapan Yaegi.

‘Dasar babo. Seharusnya aku yang mengatakan sebaliknya. Hairstyle mu begitu menyebalkan ! Dia membuat mu lebih tampan dari sebelumnya. ’ Yaegi mendengus dalam hatinya.

‘Kau kenapa?’

~ GLEK

‘Huh? Anyia.. igeon, rambut mu..’ Yaegi menunjuk rambut Kris yang sudah berganti warna cat.

‘Eum? Moetjinne?’

‘Jelek. Aku tidak suka.’ Yaegi menggembungkan pipinya,berpura-pura tidak suka.

‘Ah wae? Semua mengatakan aku lebih bagus dengan rambut seperti ini. Kenapa jadi hanya kau yang tidak suka ?!’

‘Sudah lupakan saja. Ini sudah larut, kajja kita masuk.’ Yaegi bergegas bangun dengan earphone ditangannya.

‘Tidak perlu ku gendong?’ Kris masih diposisinya.

‘Mwo?’ Yaegi yang tengah merengangkan badannya berbalik.

‘Geurooomm.. dulu kau selalu meminta ku untuk menggendong mu. Tapi dulu itu kau gendut jadi berat sekali Kekeke.’

‘Cih menyebalkan ! ‘ Yaegi sangat tidak suka jika membahas berat badan.

‘Eyyhh kenapa marah. Aku hanya mencoba jujur. Bukankah kau mempercayai semua yang aku katakan hmm Jagi?’ Kris memegang lengan Yaegi dan mengayun ayunkannya.

‘Eo semua yang kau katakan itu benar, aku jelek aku ceroboh aku babo. Lalu apa lagi? Haeba haeba. ‘ Yaegi kini berkacak pinggang.

‘Hahaha. Omo.. kau marah sungguhan. GYAHAHAHA.. Yaaa Nyonya Wu aku hanya bercanda saja. GYHAHAHA..’ Kris tertawa terpingkal – pingkal.

‘Jangan berhenti tertawa hingga besok pagi aro ! Kau tidur disini saja.’ Yaegi berjalan cepat masuk kerumah dan .. BLAM ~ menutup pintu.

‘Eoh dia marah sungguhan. YAEGI-a.. AKU HANYA BERCANDA.. ‘ Kris masih menahan tawanya dan juga menyusul Yaegi..

CEKLEK ~ Pintu tidak bisa dibuka.

Kris terus mencobanya. ‘Ya Tuhan dia sungguhan mengunci ku..’

TOK TOK TOK.. ‘Yaegi-a.. buka pintunya ~ Yaa CHO YAEGI…’

‘Aish~ NYONYA WU BUKA PINTUNYA AKU DILUAR..’ TOK TOK TOK ~

Kris terus mengetuk pintu pembatas antara taman dan dapur apartement mereka itu.

‘YAEGI-a BUKA PINTUNYA.. ! AKU TIDAK BISA MASUK..’ 

‘CHO YAEGI… ‘

CEKLEK ~ suara pintu dibuka.

‘Kenapa mengunci ku !’ Kris langsung menyembur Yaegi.

‘Gyahahaha.. kau marah eoh? Gyahahaha.. kau kalah.’ Yaegi ternyata juga ikut mengerjai suaminya.

‘Mwo? Kau mengerjai ku? YA !’

‘Hhahhmmfff.. mian.’ Yaegi berusaha menahan tawanya.

‘Aku marah.’

‘Yee? ‘ Yaegi mendongak menatap Kris.

‘Aku bilang aku marah. Kau menyebalkan. Apa ada istri seperti mu? Tega sekali.’ Kris memasang wajah seriusnya.

‘Mianhae aku hanya bercanda saja. Kenapa cepat sekali marah? Kris-a..’ Yaegi mencolek pinggang Kris dengan telunjuknya.

‘Aih jangan sentuh aku !’ Kris memundurkan badannya.

‘Ah waeiraeyo.. Eyyhh Tuan Wu kau jika marah jelek sekali. Hidung mu,bibir mu.. mirip sekali dengan Ace..’ Yaegi berpindah mencolek dagu Kris.

‘Jangan bawa – bawa Ace ku !’ Kris menepis kasar tangan Yaegi tanpa sengaja.

‘Aish yasudah ! Terserah kau saja ! ‘ Yaegi meninju pelan perut Kris dan berbalik pergi.

‘Kekeke. ‘ Kris mulai mengeluarkan evil smirknya dan perlahan menutup pintu lalu menyusul Yaegi dari belakang dengan derap langkah kaki yang tidak bersuara.

Dan…

‘KYAA ! HUUWWAA MWOANYA ! YAK TURUNKAN AKU ! YAK WU YI FAN NEO ! KYAAAAA !! ‘ DUK DUK DUK..

‘Aih kenapa berisik sekali. Nanti mereka akan bangun. Ssstt..’ Smirk Kris semakin tampak.

‘Shiero shiero ! turunkan aku ! Kyaaa ~ ‘ Yaegi terus meronta ronta dalam gendongan namja itu.

‘Sudah jangan cerewet.’

‘Aku tidak mau. Turunkan aku ~ Kris-a.. aku tidak mau.’ Yaegi masih melakukan penolakan.

‘Kau bisa tidak sedikit saja romantis dengan ku? Seperti yang ada didrama drama itu. Ireokhae..’ Kris menarik tangan Yaegi dan menaruh di lehernya.

‘SHIREO ! AKU TIDAK MAU ! KYAAA TOLONG AKU ~’ Yaegi begitu mendramatisir -___-

‘Yak yeoja babo. Kenapa minta tolong?! ‘  BRUK !

‘Akh ! Apho !’ Kris menurunkan Yaegi seketika.

Setelah menghempaskan Yaegi ke lantai Kris pergi ke dapur untu mengambil minum. Tetapi hingga dia kembali, Yaegi masih terduduk dilantai dengan posisinya yang sama..

‘Ireona palli.’ Kris yang memegang cangkir minumannya menyuruh Yaegi untuk bangun.

‘……………..’ Yaegi masih diam  menundukkan wajahnya.

Sekian detik kemudian, raut wajah Kris mulai berubah khawatir..

‘Yae Yaegi-a..’ Kris ikut berjongkok.

‘Hiks..’

Mata Kris membulat lebar mendengar satu isakan dari yeoja didepannya itu..

Dalam waktu yang bersamaan..

CEKLEK ~ BRAKKK !

‘YAEGI-a… HIKS..’

‘Eoh ! ‘ Kris terkejut melihat sosok yang tiba – tiba melenggang masuk dari arah pintu masuk apartement.

To Be Co

Kekeke disini udah mulai nemu tituk temu ceritanya dong yak?  Oh iya, itu buat si YaeKris perang entaran aja yak. Author mau bikinn mereka pisah rumah sekalian HAHAHAAH *ketawa setan*

Bye bye ~ See u soon ^o^

 

100 thoughts on “Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 6

  1. Tidakkkkkkkkkk aku gak setuju Lay sama Soojung tidakkk, sama woo yeon aja ish
    Yg sama soo jung Sehun aja(walaupun sebenernya aku gak ngeshipper mereka)
    Itu siapa? Soo rim ya? wkwkwk lanjutannya asap

  2. Okeh. Eon, sumpah jeles liat Sehun sm Krystal -_- Hiks:””” *nangis/?* Sehun belom bisa mupon dari Yaegi eonnie iih:< pan ada aku *beerbe ke pojokan*
    Krystal sama Lay aja peuhlis.

    Eonnie, gamau tau. Pokoknya YaeKris ga boleh pisah. Kalau pisah aku bakal laporin eonnie ke polisi loh/?

    Eon, next chapnya cepetan ya. Plis, bikin Sehun tetep single disini. Kalau enggak sama aku atau Sulli aja eon. ._. *maksa*

    kkkkk. Hwaiting eon'-')9

  3. Hiks hiks hiks… knp woo yeon gk sm lay aj? Kirain bkal jd kopel b2… knp hrus sm s krystal sih thor? #maksa
    S thehun kasi kopel jg dong thor…😀 kyk.a bkalan seru kalo s manja thehun pny psgn… #dgampar whirlwinds -_-

    S yaegi kok nangis thor? #byk nanyak lu
    Aduuuuhhhh… makin pnsrn ni thor…😀

  4. Ping-balik: Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 7 | EXO and Prince WuFan ^_^

  5. lagi lagi aku dibuat terharu dgn ungkapan jujur Sehun, tp msi lom ngerti kenapa Lay memilih Krystal (?) tinggal Suho deh yg ribet skrg… Luhan-shi, kau tetap favoritku *hahaha* eh Sehun gantian donk! aku jg mau digendong ky gtu, huuuuuu

  6. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

  7. Lagi lagi aku kudet!!
    Kakakkkk aku kangen ACE(?)!!!
    ciyehhh yaekris makin makin…
    Ciyehhh lay sama krys..
    Tapi woo yeon kasian T.T….
    Aku terima siapa sama siapa aja sih.. Hehehhehe
    JJANG!!!

  8. yg dateng woo.yeon lg apa soo rim???
    jd Lay emabg dah.pindah hati ke krystal…hati y dah milik krystal…
    knp krystal ngak ama sehun aja n LY tetep ma woo yeon??
    untung masalah Yaegi cepet kelar dgn Yaegi bmuin fakta sendiri tanpa dijelasin sama kris n tanpa bertengkar…

  9. yeeei..untung ada sekretaris park..tuan park jjang..^^
    Sehun ternyata udah dewasa..senengny..tp kasian luhan suruh gendong sehun..hehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s