Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 8

Gambar

 

 Untuk chapter sebelumnya ^^ >> Click Link FF 

Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 8

 

 

Authoress/Script Writer  >  Muriza  a.k.a Cho Yaegi (Namkor)

All Cast >>

Kris EXO-M  (Wu Yi Fan)

Cho Yaegi (Official OC😀 )

Wu Geum Chan/Geum Sha (Twins Wu)

EXO / OT12 (Suho Sehun Baekhyun Chanyeol D.o  Kai Lay Luhan Chen Tao Xiumin)

Support Cast/ CAMEO/ OC    >>

Krystal f(x)

Jung Woo Yeon

Park Soo Rim

Yoon Na Jin

Henry SJ M

Other BB/GB/OC/ EXO’s Real Manager

Genre                     >> Romance,Comedy,Kris Marriage Life,Family

Rating                    >> PG 17

Length                    >>  Chaptered

‘SEMUA ISI CERITA INI  MILIK SAYA, NAMA OC, ALUR, IDE, DAN KRIS JUGA MILIK SAYA *dan yang terakhir itu maksa*

TYPO BERTEBARAN😀

PLAGIAT OUT OUT ! HAPPY READING XONJI/XONAMDEUL ^O^

RCL KALIAN SELALU DINANTI ~ WE ARE ONE !!

WORDPRESS      >> EXO & Prince WuFan

LIKE FANPGAE   >> Fan Fiction Exo Kris

OoOo

Recomended Song : ‘K.Will _ Please Don’t

Ireojima jebal tteonajima jebal

Don’t know why don’t know why

Bido an oneun yurichang neomeo

Ppuyeoke meoreojineun neo

 

– Harus membiarkanmu pergi bukanlah hal yang semudah ucapan
Aku berbalik sehingga tak dapat melihatmu meninggalkanku dan
Air matakupun menetes, saat ini aku harus menghapus tangisanku –

OoOoO

          ‘Jagiya, kau sedang apa disitu?’ Suara seorang namja imut mengejutkan sosok yeoja yang sedari tadi berdiri dibalik tembok yang menghadap apartement Yaegi.

‘Eoh Oppa.. anyi, aku tidak  tau yang mana apartement mereka.’ yeoja yang bernama Yoon Na Jin itu beralasan.

‘Em~ disana. Kajja..’ Henry meraih mesra tangan Najin dan berjalan menuju apartement yang mereka tuju.

Na Jin lebih dulu tiba dan berselisih arah dengan perginya Kris. Sementara Henry baru saja tiba karena ia harus melewati tangga belakang agar tidak ada Fans yang mengetahuinya. Mereka berkunjung untuk melihat ChanSha.

Henry mulai memencet bell nya…

Ting Tong Ting~ tak sampai dalam hitungan menit. CEKLEK ~

‘Tadaaa.. anyyeong ~ ‘ Henry paling bersemangat dengan bingkisan besar ditangannya.

‘Eoh Mochi Oppa..’ mata Yaegi berbinar terang, ia tak menyangka dengan tamunya tersebut.

‘Chukkae ~ ah ne, mianhae ddo.. aku baru bisa berkunjung sekarang. Ah ige, seonmul untuk Twins Baby mu.’ Henry langsung menyerahkannya.

‘Ah ye gomawo..’ raut wajah Yaegi seketika berubah melemah setelah melihat sosok Yeoja yang ada disamping Henry.

‘Silahkan masuk.. kajja ~ ‘ Yaegi berusaha untuk sebiasa mungkin.

‘Woooh apartement mu nyaman sekali. Apa Kris menghadiakan ini sebagai pernikahan kalian?’ Henry dan Na Jin melihat seluruh isi apartement. Tetapi berbeda dengan Henry, ekspresi Na Jin seperti menyiratkan sesuatu yang berbeda.

‘Anyia, ini apartement milik Samchon ku.’ Yaegi menaruh bingkisan tersebut di atas buffet.

‘Eoh, Twins Baby nya dimana?’ Henry celingukan.

‘Chamkamman Oppa. Ah Ye.. silahkan duduk.’ Yaegi sedikit ragu untuk berinteraksi dengan Na Jin.

Yaegi mengambil ChanSha dan membawanya ke ruang tamu,satu persatu.

‘Gya~ Oh god.. yang ini cantik sekali. Ireumi mwoyeyo? Jagi, kau lihat? dia mirip sekali dengan Daddy nya.’ Henry memangku Geum Sha yang sedang menggigit gigit jempolnya.

‘Kyeowo.. aku mau menggendong nya juga. ‘ Na Jin mengambil Geum Chan dari gendongan Yaegi.

‘Yeojaneun.. Wu Geum Sha dan kkeunamjaneun Wu Geum Chan..’

‘Ahh Geum Sha~a.. annyeong ~ Geum Channa.. anyyeong, what’s up?’ Henry bermain – main dengan Twins Wu sembari Yaegi membuat minuman.

‘Kyaa ~ ‘ Geum Chan menyukai Na Jin.

‘Hmm anak manis?’ Na Jin hanya bisa tersenyum getir melihat dua malaikat mungil yang ada dihadapannya.

‘Jagi, dia mirip sekali dengan Kris. Menurut mu bagaimana?’ Henry mengangkat Geum Sha.

‘Heum, menurutku juga begitu. Dan yang tampan ini lebih oriental..’ Na Jin menutupi gejolak hatinya sebisa mungkin. Yaa, sosok Kris masih ada dihatinya.

‘Ini, silahkan diminum. Ah ye, kalian sudah sarapan?’ Yaegi membawa dua cangkir teh maple hangat.

‘Sudah. Mianhae, kami terlalu pagi untuk berkunjung. Oppa akan ada jadwal lagi setelah ini.’ Na Jin membuka suaranya.

‘Ah ye, gwenchanasseoyo.’ Yaegi ikut duduk bersama mereka.

‘Yaegi-a, kau tidak kuliah lagi?’ Henry membuka percakapan.

‘Eum, masih. Setelah ini aku akan melanjutkan kuliahku.’ Yaegi mengangguk.

‘Lalu bagaimana dengan mereka?’ Na Jin menyambangi.

‘Sepertinya aku akan menetap di Busan agar mereka bisa bersama Ahjumma.’ Yaegi tersenyum ramah.

‘Kau, Cho Yaegi .. kau kah yeoja itu?’ Mata Na Jin  terus menatap Geum Sha dan Geum Chan bergantian. Ia masih tak menyangka bahwa dua malaikat kecil itu adalah darah daging dari namja yang sebenarnya belum sepenuhnya telah digantikan oleh Henry.

‘Kris sudah check in? tadi dia mengirim ku pesan singkat.’ Henry sesekali memeluk Geum Sha dan mencubit pipinya.

‘Eum, baru saja. Kalian tidak bertemu dengannya?’ Yaegi balik bertanya.

‘Tidak, sepertinya kami berselisih jalan.’

‘Ah geureyo. Eoh Na Jin Eonni.. Geum Chan suka sekali seperti itu. Geum Chan, kemari dengan Omma..’ Yaegi melihat Geum Chan yang terus menarik narik kaluang yang dipakai oleh Na Jin.

‘Ah tidak apa apa. Dia menggemaskan.’ Na Jin tidak mempermasalahkannya.

‘Mereka sehat sekali. Dia tidak menangis jika Daddy nya tidak ada?’ Henry masih memandang gemas ChanSha bergantian.

‘Eum, tidak. Asalkan tidak melihat ketika Appa nya pergi.’ Yaegi menggeleng pelan.

Tanpa Na Jin sadari, Yaegi menangkap tatapannya yang terus memandang Geum Sha yang garis wajahnya sangat mirip dengan sang Appa.

‘Dia Yoon Na Jin itu, dia yang nyaris menikah dengan Kris ku..’ Yaegi membatin pelan. Mereka sudah cukup lama tidak pernah berjumpa.

‘Andwae, aku pasti bermimpi. Kris Oppa gga, anyo.. mereka bukan darah dagingnya..’ Sementara Na Jin terus melawan kata hatinya.

OoOoO

Russia_Hotel

          EXO baru saja tiba dihotel tempat dimana mereka akan menetap selama mereka di Rusia. Satu kamar terbagi untuk 3-4 orang. Mereka memilih untuk tidak terpisah.

Kris, Tao, D.o dan Suho mendapat satu kamar. Tetapi seperti biasa, semuanya berkumpul lebih dulu dikamar sang leader sembari menunggu managerdeul menyelesaikan akomodasi.

‘Woooahh kita diluar negeri..’ Sehun menaiki tempat tidur dan mengintip ke arah jendela.

‘Hyeong, selca mu bersama staff yeoja itu sudah beredar di internet..’ Chen masih sibuk berkutat dengan gadget nya.

‘Jinjja? Wooah cepat sekali.’ Kris meresponnya santai.

‘Eyyhh.. jika Kakak Ipar sedang melihat – lihat dia akan marah ge.’ Tao menggoda Kris.

‘Yaegi mana mungkin akan marah, Cho Kyuhyun sunbaenim lebih tampan darinya..hahaha..’ Luhan mengolok Kris.

‘Aihh kau ini ..’ Xiumin menyikut siku Luhan agar tenang.

‘Terserah apa katamu.’ Braak ! Kris melemparnya dengan bantal.

‘Hahahah kau cemburu..’ Luhan semakin menertawakannya.

‘Berisik sekali kau Hyeong…’ Chanyeol masih tertidur diatas ranjang.

Tetapi tiba – tiba suasana hening, ketika sang leader tidak bersuara..

‘Suho Hyeong kenapa?’

‘Aku kasihan dengan Suho Hyeong..’

‘Eum, dia terus mencoba menguhubungi Soo Rim..’

‘Apa mereka bertengkar lagi?’

‘Molla. Ku rasa juga begitu,,’

Mereka semua terus memandang Suho yang masih melamun dengan terus menatap layar ponselnya.

‘Eoh Yi Xing dimana?’ Luhan tak melihat sosok Lay.

‘Dia dikamar mandi. Ku rasa Lay Hyeong juga sedang sedih’ Kai ikut prihatin.

‘Hyeong..’

‘Suho Hyeong..’ Sehun jalan mendekat.

‘Suho Hyeong..’

‘SUHO HYEONG..’ Sehun memekik.

‘Ah ne, ye mwoeyo?’ Suho terperanjat dengan suara lemah, ia melihat memberdeul berjejer menatapnya .

‘Kalian sedang apa?’ Suho bertanya heran.

‘Kau yang kenapa Suho~a?’ Luhan sangat tidak menyukai jika ada member yang bersedih.

‘Anya, aku masih mengantuk saja Hyeong.’ Suho berpura – pura menguap.

‘Minumlah, agar rasa kantuk mu berkurang..’ Kris menyodorkan sebotol air mineral, dan yang satunya lagi ia minum.

Sembari meminum air, Kris mengecek ponselnya untuk memastikan bahwa jaringan internasional sudah diaktifkan.

Tetapi tiba – tiba..’ Hmmmmffffffff.. uhukkk uhuuukk. HOEEK..’ Kris tersedak hebat hingga wajahnya memerah.

‘OMO Hyeong..’

‘Ahh Kris kau kenapa?’

‘Yak Kris Hyeong..’

‘Huuukk uhuuuk.. ahhku hoeekk ..’

‘Sudah sudah jangan bicara dulu.’ Baekhyun terus menepuk nepuk punggung Kris.

Luhan langsung menarik ponsel Kris, sesuatu yang membuatnya menjadi demikian.

‘Ahhh pantas saja..’ Luhan dengan gaya penjahat ulungnya -_-

‘Mwoe mwoe?’ D.o merasa penasaran.

‘From : ChanSha Omma

(Foto Kris & staff bandara moscow)

Kau sudah sampai suami ku ? ‘

‘Gyahhahaha.. mwoya hahahaha..’ Chen yang ikut melihat juga tertawa keras.

‘Aigo.. Yaegi-ssi romantis sekali.. gyahahaha..’ D.o juga tertawa.

‘Hahaha ku bilang juga apa, Yaegi-ssi itu selalu mengupdate mu.’ Luhan bangga dengan sugestinya yang menjadi nyata.

‘Aish kemarikan!’ Kris yang masih tersisa sedikit rasa gatal dikerongkongannya langsung merampas balik ponselnya.

‘Sudah jangan menganggu Kris Hyeong terus, kembalilah ke kamar masing – masing. Sehabis ini kita akan keluar.’ Suho bangun dari duduknya.

‘Wooh jinjja?’

‘Yihhaaa Azaaaa !’

‘Aku mau shopping ~’

‘Kyaaa~ aku mau mengambil selca sebanyak mungkin.’

‘KYAAAA ~ ‘

Semua memberdeul teriak bersemangat, tetapi tidak dengan seseorang yang masih berdiam diri didalam kamar mandi.

Lay sedari tadi berdiri dibawah deraian shower, bahkan nyaris 1 jam ia belum juga selesai mandi.

‘Aku akan take off pukul 2 siang. Semoga perjalan mu disana menyenangkan Zhang Yi Xing –ssi. Semoga kau benar, kita tidak perlu bertemu satu sama lain untuk dimasa yang akan datang^^’

Untaian pesan singkat dari Woo Yeon seolah terus membayangi pikiran Lay, entah kenapa saat ini hatinya begitu bimbang.

Krystal dan Woo Yeon, sungguh pilihan yang sulit baginya..

Ia pun tahu bahwa ia adalah seorang namja, bukan seorang pecundang.

OoOoO

          ‘Ne, Eonni. Yee, aku baik – baik saja disini. Eoh, setelah liburan ku selesai aku akan kembali ke Kanada. Eonni tidak perlu menjemput ku aro?’ Bip.

‘Yaa! JiJi~ah.. Eonni mu menelfon lagi?’ 

‘Eo. Kita mau kemana lagi? Aku mulai bosan disini..’ yeoja bermarga Jung itu duduk ditepian pagar pembatas taman kota yang ada di kota Kazan Rusia.

‘Aih tunggulah sebentar lagi. Eoh EXO ada di Rusia, Kyaaa ~ semoga mereka kemari.’ Yeoja mungil disampingnya terus berloncat – loncat.

‘Mwooya? Jika GD dan TOP ada disini maka aku akan menginap disini saja hahaha..’  Ji Ah tertawa.

‘Yak ! Kepala  mu sudah dipenuhi oleh Big Bang, kau itu VVIP paling menyebalkan !’

‘Gyahahaha.. kau itu EXO FANS yang payah,, wueekk.. gyahahha.. ‘tanpa sadar Ji Ah terus berlari dan …. BRAKKK !

‘Ahh !’

‘Eoh ! Omo ! Jwesonghamnida.. maafkan aku, aku tidak sengaja. Maaf, maaf..’ Ji Ah berkali – kali menundukkan badannya.

‘Ye ye, tidak apa apa. Kau orang Korea ?’

‘Yee?’ DEG ~ tatapan mereka saling bertemu.

~GLUP .. ‘Cantik sekali..’ hanya itu kesan pertama yang terbersit dibatin Tao saat ini.

‘Ah ye, aku Korean.’ Ji Ah mengambil ponsel Tao yang terjatuh olehnya.

‘Ah kau mau berfoto?’ Tao salah mengartikannya.

‘Yee? Eoh anyi ini pon~ ..’ Dan.. JEPRET ~

‘Aku permisi..’ Ji Ah langsung meninggalkan sosok Tao dan berlari ke arah chingunya yang masih mematung tidak percaya bahwa itu adalah EXO.

‘Yak kau kenapa?’ Ji Ah melambai-lambaikan tangannya.

‘Omo.. mo.. ya tuhan.. kau kau KYAAAAA itu EXO !!!’ Goo Min Ji terus berteriak histeris.

‘MWOYA?!!!’

Sementara itu..

‘Tao.. Huang Zhi Tao.. kemarilah..’ manager dan memberdeul yang lain memanggilnya.

‘Ah ne Ge..’ Tao sedari tadi terlalu asyik menikmati panorama disekitarnya hingga terpisah  dengan memberdeul.

‘Kau jangan jauh – jauh. Nanti tersesat lagi..’ Kai menarik tangan Tao.

‘Anya, aku tadi melihat patung kaca yang ada disana. Wooahh hebat sekali..’ Tao masih memegang ponselnya dengan layar selcanya bersama yeoja tadi yang menjatuhkan ponselnya.

‘Siapa nama gadis itu?’ Tao terus memandang selca tersebut. Selca yang seharusnya ada di ponsel para fans yang meminta foto bersama mereka  tetapi kini sebaliknya..

‘Aigo.. kau berselca memakai ponsel mu?’ Sehun menyembul dari arah belakang.

‘Eoh anyi, tadi dia salah mungkin terlalu gugup melihat ku.. hahahaha..’ Tao tertawa garing.

‘EYHHHH.. TAO NUGUYA? NUGUCHI? UMM? UUM? ‘ Chen dan Chanyeol mulai riuh.

Banyak para EXO FANS yang bertemu dengan memberdeul dan meminta waktu mereka untuk berselca bersama. Kebanyakan itu adalah Fangirls.

Tanpa keberatan sedikitpun, managerdeul dan staffdeul mengijinkan memberdeul berselca bersama Fans mereka.

‘Kau lihat Suho Hyeong..’

‘Eum, dia terlihat seperti menjaga jarak dengan fangirls yang mau berselca dengannya…’ Sehun dan Kai yang duduk disatu tempat terus memandang ke arah Suho.

Sesekali Suho selalu mengecek ponselnya, Soo Rim sama sekali tak menggubrisnya hingga saat ini. Suho sedikit tidak lebih baik dibandingkan Lay yang nyaris tidak tampak bahwa ia didalam masalah.

OoOoO

Pukul 3 Sore KST

Yaegi hanya bertiga saja tinggal dirumah bersama dua malaikat kecilnya. Geum Sha dan Geum Chan sedang lalai dengan mainan yang Yaegi berikan. Sementara itu sang Omma sibuk berkutat dengan gadget yang ada ditangannya.

‘Maaaa..’

‘Ne, waeyo adul? Chamkamman..’ tatapan Yaegi sama sekali tak berpindah pada Geum Chan yang memanggilnya.

‘Wooah.. anyi, omo.. nuguchi? Yaahh Wu Yi Fan aigo..’ Yaegi melihat sebuah album yang bertuliskan ‘EXO in Russia’ yang telah diunduh oleh EXO FANS internasional.

‘Ahhh pantas saja kau tidak mengabari ku. Ternyata kau sedang bersenang – senang dengan yeoja disana, OMO.. ige..’ jemari Yaegi berhenti disalah satu foto dimana Kris berselca sedikit mesra dengan seorang gadis berkebangsaaan Rusia.

Ddrttt drtttt..

‘Eoh?’ Yaegi melirik layar ponselnya.

‘Heum, hmm hmm..’ Yaegi berubah sebiasa mungkin.

‘Ne..’

‘Aku sudah sampai . Mianhae, baru mengabari mu jagiya..’ suara Kris membuat Yaegi semakin merinding setelah apa yang ia lihat dilayar tabletnya.

‘Ah ne, syukurlah.’

‘Kau sedang apa? ‘

‘Sedang tiduran saja.’

‘Kenapa tidak ada suara anak – anak?  Ini bukan waktu mereka tidur siang matji?’

‘Eoh ige.. ‘ Yaegi mendekatkan ponselnya pada ChanSha.

PLAAK ~

‘Ya Tuhan Wu Geum Sha.. apa yang kau lakukan nak?!’ Yaegi terkejut ketika Geum Sha dengan gamblangnya mengetuk layar ponselnya dengan mainan yang ada ditangannya.

‘Suara apa tadi?’

‘Geum Sha memukul mainannya.’

‘Kau kenapa? Sebenarnya kau sedang apa?’ suara Kris semakin penasaran.

‘Aku sedang tiduran saja.’

‘Kenapa tidak balik bertanya dan menanyakan ku tidur dan makan dimana? Aish jinjja ~’  Kris menggerutu kesal.

‘Noonaaaaaaa…’

‘Yaegi-ssi.. Geum Channa.. Wu Geum Sha..’ terdengar teriakan dari memberdeul dari belakang Kris.

‘Eo kau sekamar dengan siapa?’ Yaegi akhirnya bertanya -_-

‘Tidak tau, mereka semuanya disini. Siapa yang saja bisa tidur dengan ku.’

‘MWO?’ kata kata Kris membuat Yaegi terperangah.

‘Kau kenapa? Kau sudah melihat selca itu?’

‘Mwol? Eo yang dibandara saja.’ Yaegi mencoba berbohong.

‘Saja kata mu?  Jadi kau juga sudah melihat yang lain?’

‘Eoh memangnya ada yang lain?’ Yaegi berpura pura tak mengetahui apapun.

‘Jangan membohongiku Nyonya Wu. Akun  mu sedang aktif saat ini..’  WUUSHHH ~

‘Anyidodeun ! Aku tidak membuka apapun saat ini.’ Yaegi berkelit.

‘Sesuatu yang menyebalkan. Tinggal mengabari saja apa susahnya.’

‘Yee?’ Yaegi terhenyak mendengar kalimat yang Kris ucapkan.

‘Aigo.. istri ku menunggu ku ternyata..’ Kris terus menggoda Yaegi yang saat ini bersemu merah.

‘Yak sudah berapa kali ku katakan, jangan membuka akun ku sembarangan ! ‘

‘Wae? Aku suami mu. Itu terserah ku!’ Mereka mulai bertengkar konyol.

‘Duizang… manager Hyeong memanggil mu..’ suara Luhan bergema.

‘Eoh Nyonya Wu, nanti aku akan menghubungi mu lagi ne? Wo Ai~’ Bip

Yaegi langsung memutuskan sambungan sebelum Kris mengakhiri kalimatnya.

‘Menyebalkan !’ Yaegi mendengus kesal.

Drrrt Drttt..

‘From : Tn. Wu

Yak ! Aku belum selesai ! Wo Ai Ni.. istri ku saranghae.. :*’

Yaegi hanya membaca sekilas lalu menaruh ponselnya di atas meja. Mood nya tiba – tiba berubah menjadi buruk..

‘Sssh baru saja pergi sebentar, kenapa sudah banyak sekali yeoja didekat mu? Aaaaa ~ michikanda..’ Yaegi tak menyadari tingkah konyolnya kini menjadi tontonan Geum Sha dan Geum Chan yang sedari tadi memandangnya.

‘Mwoe? Kalian mau menertawakan Omma eoh? ‘

‘Hmm..mmm..hoooaaaa…’ wajah Geum Sha seketika redup.

‘Eoh eoh anya anya, Omma angwahana.. anya anya.. ssst aegi..’ Yaegi kini mulai kerepotan karena ulahnya sendiri.

‘Hik..hmmmaaa.. ‘ Geum Sha begitu melankolis -_-

‘Mmmmaa..’ wajah Geum Chan ikut redup.

‘Anyia, Omma tidak marah sayang. Omma bercanda saja. Geum Chan Oppa.. Geum Sha dongsaeng.. uljimma.. sssttt..’

OoOoO

130717 _ Pukul 9 P.M KST

EXO sudah tiba diKorea, kini mereka tengah dalam perjalanan menuju Dorm. Ketika didalam perjalanan.. ponsel Suho terus bergetar..

Kai yang duduk disamping Suho mengintip nama yang ada dilayar.

‘Soo Jung?’ Kai berpikir berulang kali, lalu ia memilih untuk membangunkan Suho yang masih tertidur.

‘Hyeong… Suho Hyeong..’

‘Eoh wae Kai?’ Suho sedikit terkejut.

‘Ponsel mu..’ Kai menunjuk ponsel Suho.

Suho cepat cepat meraihnya dan.. seketika wajahnya kembali kecewa, bukan yeoja yang ia harapkan.

‘Ada apa Soo Jung menghubungi ku? Ya Tuhan.. apa hidupku hanya untuk menyelamatkan cinta orang lain? Lalu bagaimana dengan ku?’ Suho enggan untuk mengangkatnya, ia tau pasti bahwa Krsytal akan menanyakan tentang Lay padanya.

40 menit berselang, kini mereka sudah tiba didorm. Tak ada keributan karena semuanya masih mengantuk.

‘Suho~a ponsel mu sedari terus berbunyi..’ Xiumin yang sedang mengangkat koper kedalam kamar berteriak.

‘Yee Hyeong, biarkan saja.’ Suho berteriak dari dalam kamar.

‘Dia seperti orang patah hati saja.’ Chen berkacak pinggang.

‘Dia memang sedang patah hati babo ! ‘ Luhan menoyor kepala Chen pelan.

‘Aih yak Luhan Hyeong! ‘

‘Eoh eoh ige mwoya?’ seketika pandangan mereka beralih pada sesuatu yang Baekhyun bawa dari dalam kamar.

‘Ini rumah Panda. Ini untuk Twins Baby.. aku D.o dan Tao yang membelinya..’ Baekhyun tersenyum bangga.

‘Aih kau curang ByunBaek, kenapa tidak bilang jika mau membeli sesuatu untuk mereka?’ Chanyeol tidak terima.

‘Taaarraaa..’ Chen mengambil sebuah kotak kecil dari dari sakunya.

‘Mwogayo?’

‘Ige mwoeji?’  memberdeul kembali penasaran.

‘Ini anting tapi gambar bebek. Di Korea tidak ada. Geum Sha bukankah belum ditindik telinganya matjo?’ Chen bersemangat.

‘Aigo Kim Jong Dae apa yang kau pikirkan?!  Mana ada bayi memakai anting seperti itu..’ Xiumin secara tidak langsung mencela oleh oleh yang Chen beli.

‘Aih biarkan saja..’

‘Kalian sedang apa? Cepatlah mandi, kita akan makan diluar.’ Kris keluar dari kamarnya dengan setelan yang sudah rapi.

‘Makan malam diluar? Jinjja? Daging Hyeong daging..’ Sehun berloncat – loncat.

‘Aku tidak ikut. Aku dirumah saja.’ Lay menginterupsi.

‘Waeyo? Lay Hyeong..’ Sehun yang sudah bersemangat dengan topinya sedikit kecewa.

‘Aku lelah sekali.  Aku sudah mengatakan pada manager Hyeong aku tidak ikut.’ Lay tidak berjalan gontai masuk ke kamarnya.

‘Kenapa semuanya jadi seperti ini?’ Tao bertanya-tanya .

‘Eoh itu apa?’ Kris menunjuk bingkisan yang dipegang Baekhyun.

‘Ah matta.. kami ke atas dulu. Mau memberikan ini.’ Baekhyun mengangkat bingkisan tersebut.

‘Tao kau harus menjelaskannya pada ku..’ Kris menuntut penjelasan.

‘Menjelaskan apa Ge? Kau bilang rumah panda ini bagus, yasudah kami membelinya. Harganya mahal jadi bertiga hahaha..’ Tao tertawa bodoh.

‘OMO! Duizang kau membeli nya juga kan?’ Luhan baru mengingatnya bahwa Kris memasuki toko baby stuff yang sama bersamanya dan manager.

‘Mwohae? Kris Hyeong jeongmal?’ ekspresi D.o O_O

Tao dan Kris saling bertatapan..

‘Ah Ge, aku tidak tau jika kau juga membelinya. Siapa yang menyuruh mu tidak mengatakannya pada kami.’ Tao membela dirinya Baekhyun dan D.o

‘Hahaha.. Cadel, kajja kita pergi..’  Kai menarik tangan Sehun.

‘Eeehh mau kemana? Kita akan pergi sebentar lagi..’ Chanyeol menahannya.

‘Kami ke atas sebentar.. Suho Hyeong juga belum selesai mandi.’ Kai menenteng sesuatu ditangannya.

‘Ahh Kai itu sandal ku !’

‘Aih kampungan sekali, pakai sepatu saja !’

‘Tidak mau!’

‘Yasudah kaki ayam saja !’

‘Aaaaa Kkamjong kembalikan punyaku ! ‘

‘Shireo !’

‘KIM JONG IN !’

‘GYHAHAHAHA..’ terdengar suara KaiHun yang berdebat didepan pintu.

‘Yasudah Ge, kau saja yang memberikannya. Mereka kan anak mu.’ Tao setengah kecewa.

‘Ahh tidak apa apa. Kalian saja.’ Kris menolaknya.

‘Lalu kau tidak memberikan apapun?’ Baekhyun ikut bertanya.

‘Sudah tidak apa apa. ‘ Kris tampak biasa saja.

‘Duizang kau ayah yang payah..’ Luhan mulai mencibirnya.

‘Kau juga payah ! Kenapa memaksa ku membeli yang itu jika  kau sudah tau mereka juga membelinya?!’ ketika Tao Baekhyun dan D.o sudah pergi menyusul KaiHun, Kris dan Luhan mulai berdebat.

‘Sudah siap? Kajja ~ ‘ Suho keluar dengan wajah yang lebih fresh.

‘Eo Hyeong ponsel mu sedari tadi terus berdering..’ Chanyeol menujuk tempat dimana ponsel Suho tercas.

‘Jinjja?’ Suho berlari mengeceknya, mungkin saja itu Soo Rim.

Raut wajah Suho berubah nanar setelah melihat isi pesan singkat tersebut.

Kris tiba tiba sudah mucul dibelakang Suho..

‘From : Soo

Kau tidak mengangkat telfon ku? Kita tidak perlu bertemu lagi. Aku membenci mu.’

‘Sudah ku katakan kau terlalu berhati malaikat,lupakan saja.’

Suho terhenyak dengan keberadaan Kris didekatnya. ‘Hyeong..’

‘Kita pergi sekarang, nanti terlalu larut. Katji?’

‘Anyi Hyeong, kalian pergi saja duluan..’

‘YEE?’ memberdeul tak percaya dengan apa yang Suho katakan.

‘Mwoya.. kenapa semuanya tidak mau pergi. Yasudah, kita makan dirumah saja’ Xiumin merasa tidak suka.

‘Urusan yeoja nanti saja. Suho~a, ayolah..’ Luhan membujuknya.

‘Anyi, keuge yeoja anya. Aku akan menyusul kalian.’ Suho masih dengan sikap tenangnya.

‘Kau mau menemuinya?’ Kris memastikan.

‘Aku sudah dewasa Hyeong, kheopjeongmalgu (jangan khawatirkan aku)..’ Suho menepuk bahu Kris dan tersenyum tipis.

‘Hyeong awas kau jika tidak menyusul kami..’ Chen menodongkan tangannya seperti pistol pada Suho.

‘Hahaha. Ara..’ Suho tertawa renyah.

Setelah mereka semua pergi, Suho menelfon seseorang..

‘Waeyo?’

‘…………’

‘Geure, tapi kau juga harus ikut dengan ku.’

‘…….’

‘Aku tidak mau menjadi obat nyamuk.’

‘……….’

‘Eum, OK.’ Bip. Seusai memutuskan sambungan, Suho menarik nafas nya perlahan.

Selang beberapa menit kemudian, Lay keluar dari kamarnya..

‘Eoh kau tidak pergi?’ Suho berpura –pura  baru mengetahuinya.

‘Aku keluar sebentar’ Lay tampak tergesa –gesa.

‘Yaa Zhang Yi Xing ..’ Suho mencoba menahan Lay tetapi sia – sia, Lay sudah lebih dulu menghilang dibalik pintu.

‘Kenapa bisa cepat sekali?’ Suho menggumam sendirinya.

Drrrtttt Drtttt..

‘Eo ne?’

‘Aku diluar, palli..’

‘Aih kenapa aku yang menjadi repot?!’

‘Kau bilang apa Oppa?’

‘Huh? Anya, aku keluar sekarang.’ Bip

Suho meraih jaket yang ada disofa dan bergegas keluar menemui seseorang yang sudah menunggunya didepan apartement, entah apa lagi yang akan mempertahankan predikatnya sebagai seorang ‘Guardian Angel’.

OoOoO

‘From : Soo Jung

Xing Xing, aku menunggu mu disungai Han. Nawajuseyo.’

Lay terus berlari melewati gerbang belakang apartement  agar segera tiba disungai Han dimana Krystal telah menunggunya.

Ia tak tau pasti, apa yang ada didalam hatinya saat ini. Begitu berkecamuk, tetapi ia tak bisa membiarkannya mengalir begitu saja..

‘Hosh hosh..’ Lay akhirnya tiba ditempat yang Krystal katakan padanya.

Dari kejauhan, samar – samar sosok seorang yeoja yang membelakanginya terlihat..

Lay berdiri tegak dan menyipitkan matanya agar dapat lebih jelas melihat sosok itu.

DEG ~ jantungnya berdesir perlahan setelah sosok itu berbalik..

‘Ini tidak mungkin.’ Batin Lay.

Sosok itu hanya berdiam diri diujung sana, tanpa melangkah sedikitpun  ke arahnya.

Drrt Drttt ..

‘From : Soo Jung

Dia takdir mu. Mianhae, aku memang bukan Tuhan. Xing Xing Hwaiting !^^’

Lay membaca isi pesan singkat itu tanpa bergeming, lalu ia kembali melihat sosok yeoja diujung sana ..

Sementara itu dibalik ilalang panjang yang terhampar indah dipinggiran Sungai Han, 2 pasang mata mengintai mereka..

‘Aih apa yang kau lakukan? Memberdeul sudah menungguku.’ lubang hidung Suho sedari tadi terus dihinggapi oleh nyamuk.

‘Tunggu mereka berpelukan, aku ingin memastikannya hingga akhir.’ Krystal masih fokus dengan teropong merah mudanya.

‘Soo Jung kau akan terluka, ayo ku antar kau pulang !’ Suho menarik tangan Krystal, ia sama sekali tidak setuju dengan ide Krystal yang hendak menyatukan kembali Woo Yeon dan Lay.

‘Andwae Oppa, aku akan lebih terluka jika Xing Xing menyesali dan membiarkan Nona Jung itu pergi.’  Krystal tetap keras kepala.

‘Shhh.. aku juga tidak bisa lama – lama disini, ayolah. Jangan seperti didalam drama. ‘ Suho sudah tidak tahan dengan gigitan nyamuk.

‘Justru karena ini bukan drama. Hidup ini terlalu menyedihkan jika hanya kita isi dengan air mata.’ Krystal kembali terngiang apa yang Sehun katakan.

‘Aku tidak bisa dan tidak mau bertanggung jawab jika kau menangis disini.’

‘Wae? Kau takut jika yeojachingu mu akan marah huh?’ Krystal menyikut bahu Suho.

‘Obtta. Kami sudah berpisah.’

‘MWOYA? Eoh nattemune? Jinjja? Karena malam itu?’ Krystal masih tak percaya.

‘Anya.’ Suho hanya menggeleng.

Mata Krystal terus menatap dan menelusuk kedalam  manik mata Suho ..

‘Kasihan Myun Oppa, dia selalu tidak beruntung..’ batin Krystal menggumam.

‘Aih Soo Jung mau sampai kap~’ kalimat Suho terhenti ketika ia menoleh dan tatapan mereka saling bertemu..

DUG DUG DUG ~ entah detak jantung milik siapa yang kian berubah.

‘Andwae, ini pasti hanya detak jantung biasa’

Disisi lain ~

‘Jung Woo Yeon-ssi ?’ Lay memberanikan dirinya.

‘Aku tidak datang untuk bertemu dengan mu.’ Woo Yeon lebih dingin dari yang ia kenal sebelumnya.

‘Bukankah kau~’

‘Tidak perlu mendekat.’ suara Woo Yeon menahan langkah Lay.

‘Ye?’

‘Aku disini menunggu seseorang. Zhang Yi Xing ssi anyimida.’ Woo Yeon menatapnya dari jarak beberapa meter didepan.

‘Mianhae..’

Seketika ucapan Lay membuat Woo Yeon menoleh padanya.

‘Neomu na miahae, aku sudah kasar terhadap mu. Jeongmal mianhandago.’ suara Lay terdengar lirih diikuti oleh semilir angin malam yang terasa sejuk.

‘Urineun.. tidak pernah bertemu sebelum nya, anyitji?’ DEG ~ kalimat yang Woo Yeon ucapkan seolah menusuk hingga ke jantung namja chinese itu.

‘Jung Woo Yeon-ssi..’

‘Aku kesini karena Suho-ssi yang menyuruhku. ‘

‘Yee?’

‘Sial, mereka mengerjaiku.’ Lay mengguman dalam hatinya.

Drrttt Drrttt

‘From : Leader Suho

Lay, maafkan aku.. Soo Jung terlalu keras kepala dari yang aku pikirkan. JIAYOU !’

Lay menelan salivanya dengan susah payah, setelah membaca satu pesan baru yang masuk dari nama yang berbeda.

‘Sepertinya aku salah tempat, geurom..’ Woo Yeon juga baru saja mengecek ponselnya dan kini hendak bergegas pergi.

‘Chamkammanyo..’ tangan Lay dengan sigap menahan lengan yeoja itu.

‘………….’ Woo Yeon hanya diam tak bergeming.

‘Kajimarayo (jangan pergi)..’

Woo Yeon masih menatap lurus kedepan, ia belum mau menoleh pada Lay yang masih memegang lengannya.

‘Kajimaragu (ku bilang jangan pergi)..’

‘……………..’

‘Jung Woo Yeon –ssi..’ Lay memanggil namanya sekali lagi.

‘Na mothaeyo. Aku harus pergi.’ Woo Yeon menahan kristal kristal yang akan segera tumpah jika ia mengedipkan matanya.

‘Anyi, maksud ku.. perasaan mu jangan pergi.. neo maeumnyo..’ Lay mengatakan nya perlahan.

‘Mwo? Mworaguyo? Jinjja gameya (kau sungguh menganggap ini game??) ’ Woo Yeon menatap nya tajam.

‘Aku salah. Ini salah ku. Kajima, niga pilyeohae jinjja (aku sangat membutuhkan mu)..’ sesuatu dari dalam diri Lay mendorongnya untuk berkata demikian.

‘Tangan mu, tangan mu mohon kau lepaskan..’ Woo Yeon masih memakai bahasa formalnya.

‘Berjanjilah untuk tidak pergi lagi..’

‘Andwae. Aku harus pergi.’

‘Pergi atau aku akan membenci mu selama~’

‘NA MIWEO! MEMBENCI KU SELAMANYA ITU LEBIH BAIK  DARI PADA AKU HARUS BERADA DISINI DAN MENGUSIK MU!’ suara Woo Yeon memecah kesunyian malam, emosi mengalahkan keanggunanya.

‘Wae? Wae geurae shikka? (kenapa kau lakukan semua ini) WAE GEURAE SHIKKA !!! KYYAAA !! ‘ DUK DUK DUK.. Woo Yeon memukul keras bahu Lay .

DUK DUK DUK ! ‘Ukh ukh ukh ~ hiks..’

‘Hhhhmmp..hiks..’ Woo Yeon menangis terisak, ia berjongkok dan menutup wajahnya dihadapan Lay.

Lay perlahan ikut berjongkok, mengusap kepala Woo Yeon dengan penuh kasih sayang..

‘Hiks.. aku bukan yeoja yang cengeng. Aku tidak pernah ingin menangis, hiks.. tetapi kenapa kau melakukannya? Hiks..’ Woo Yeon masih sesenggukan.

‘Mianhae..’ Lay merengkuh yeoja didepannya itu, memeluk Woo Yeon dalam posisi yang aneh, karena mereka sama sama berjongkok.

‘Hiks..’

‘Uljimmarayo, ini tangisan mu yang terakhir.. berikan kesempatan untuk ku Jung Woo Yeon-ssi..’

‘Andwae. Daddy ku sudah mengurus semuanya dan memulangkan ku ke Kanada.’ Woo Yeon masih menutupi wajahnya.

‘Kau sungguhan akan pergi? Lalu waktu itu yang kau katakan~’

‘AKU SUDAH MENGURUSNYA LAGI AGAR AKU TIDAK TINGGAL DIKOREA!!’

Brukk~ Lay jatuh terduduk dipasir akibat hentakan suara Woo Yeon yang mengejutkannya.

‘Kau menakut kan..’

‘Hiks..’

‘Eum, baiklah. Kau boleh pergi, tapi ..’

Woo Yeon mendongakkan wajahnya ..’Mwolyo?’

‘Tapi kau harus berjanji pada ku, hati Jung Woo Yeon hanya akan ada Zhang Yi Xing..’

‘Hiks.. kkau kk kkau apa yang kau katakan barusan?’ Woo Yeon masih tidak dapat mendengar jelas.

‘Neo maeum nyo.. hanya ada aku.’

‘Apa kau mencoba mengerjai ku lagi huh? Kau membuat lelucon lagi huh?’ Woo Yeon masih tidak mau percaya.

‘Jinshimneyo.. aku sungguh – sungguh. Kali ini aku tidak akan salah dan menyesalinya.. kau boleh pergi sejauh apapun yang kau mau, tapi~’

~HUG

Woo Yeon langsung memeluk erat Lay yang masih terduduk dihadapannya.

‘Eum, yaksokhae.. hanya nama dan jasad ku saja. Aku berjanji, jika musim panas tiba aku akan selalu melihat mu. ‘

‘Eo, jika Lee Soo Man-nim memberikan kesempatan kami akan debut di Kanada aku akan selalu mengunjungi mu..’ Mereka berbisik satu sama lain.

‘Hiks..’

‘Uljimma.. aku tidak dapat mengenali mu jika wajah mu bengkak seperti sekarang’

‘YAAA !!’

‘Wo Ai De Woo Yeon ..’

~~~~~~

Prok prok.. ‘ Wheuw.. tugas ku selesai.’ Krystal tersenyum lega dengan teropong yang masih bertanggar dilehernya.

‘Sudah selesai? ‘ Suho yang sudah pasrah sedari tadi hanya bisa melengos sabar.

‘Eo, sudah. Kajja kita pulang..’ Krystal berjalan mendahului Suho.

‘Yaa Soo Jung ! Tunggu aku..’ Suho menyamai langkahnya dengan Krystal.

‘Oppa, aku bahagia sekali. Kyaa ~ bulan depan aku akan comeback.’ Krsytal menyembunyikan kesedihannya.

‘Eum, chukkaeyo.. pink tape, aku sudah melihat teaser nya. Uri Kai gga neomu meotjinne..’ Suho justru hanya mengacungkan jempolnya untuk Kai.

‘Yaaa  Suho Oppa !’

‘Hahaha, anya aku bercanda saja.’ Suho tertawa seraya berjalan menyusuri kerikil – kerikil kecil.

‘Oppa, aku mau langsung pulang saja. Aku takut Vic Omma akan memarahi ku.’ Krystal melirik jam tangannya.

‘Kau kemari dengan siapa?’

‘Tadi aku meminta Amber mengantar ku, lalu dia pergi bersama Jjong Oppa..’ Krystal menendang kerikil – kerikil kecil yang ada didepannya.

‘Yasudah aku antar, eotte?’

‘Aih tidak us~’ Krystal dan Suho mematung seketika, setelah  menyadari bahwa Soo Rim ada didepan mereka saat ini.

Soo Rim memilih untuk mendatangi Suho ke Dorm langsung tetapi ia justru menemukan Suho bersama Krystal diperempat jalan sebelum apartment.

‘Eoh.. ‘ Krystal tak tau harus memanggil Soo Rim dengan sebutan apa.

‘Oppa..’ Krystal menyikut Suho yang masih diam tak bergeming menatap nanar Soo Rim yang seolah murka terhadapnya.

‘Jun Myun neo..’ tatapan Soo Rim menajam.

Tiba – tiba Suho mengatakan sesuatu yang mungkin diluar akal sehat nya

‘Kyeoro kajja uri..’ DEG !

‘Oppa..’ Krystal dibuat shock oleh Suho, ia mengira bahwa Suho sedang melamar kekasihnya secara terang – terangan didepannya.

DEG ! kali ini mata Soo Rim seolah hendak keluar dari tempatnya, air matanya menetes kian pasti melihat Suho yang  perlahan menggenggam jemari lentik yeoja disampingnya dan semakin mengeratkan genggamannya,,

‘Suho Oppa..’ Krystal mendongak menatap wajah Suho tak percaya yang sama sekali terlihat beku.

‘Kyeoro kajja uri Jung Soo Jung..’ DEG DEG ~

To Be Co

 

  

 

 

 

167 thoughts on “Please Don’t : ‘EXO VERSION’ Chapter 8

  1. KYYAAAAAA~!! Chukkae Xing Xing~ Woo Yeon~
    Akhirnyaa~ kalian bersama juga😀

    Suho -_-
    Itu ngapain coba??
    Kan kasian Soorim~😦

    Ok eon, saeng tunggu lanjutannya🙂
    FIGHTING!!😀

  2. Apa-apaan tu najin ahjumma?? Masa geumsha dibilang bykan darah dagingnya appa????!!!!! Hiks, myunnie ahjussi kasian juga kalo lama-lama digituin ama soo ahjumma…. Krystal eonni juga pasti sakit hati karena lay ahjusii… Huweeee….

  3. Hyaaaaa ini masalah satu tumbuh seribu….
    Member exo lgi pd patah hati yaa..

    Fiiiuiih good job thor..

    Aku tunggu next’a, fighting :))

  4. eyyyh-___-
    kenapa jadi seperti ini eoh? bingun tekali–_–
    uri sehun bagaimana thor? kasian soorim thor.
    jangan lama* ne^^ ditunggu next chap nya. jjang^^

  5. eonni daebak!!!~ ^^
    semua emosi campur campur jd satu di sini kek es campur (?)
    ngga tau mau ngomong apa lagi selain DAEBAK!!!

    FIGHTING EONNI! ^^

  6. kyaaa~ eonnie keren :’) aigo mslah’y brtmpuk” (?)
    ksian soo rim.. tp knp kris oppa gk trlalu suka klo soo rim sma suho oppa? next chapter d tnggu eon.. fighting..!!! (9^,^)9

  7. Bingung sma kisah cintanya myunn oppa tapi Kasian myunn oppa (ɔ’́ ̯’̀c)
    Debaekk thorr!! Ditunggu chapter slanjutnyaa
    Msukinn kisah cintanya luhann lagii ddong thorr .-.

  8. MWO!o_O
    aigoooo, eotteokhe ije Suho ah neo gwenchana. gak sgitunya juga kaleeeee, Soo rim emg bener2 nyebelin, nyiksa my guardian angel kyk gtu *cekek Soorim*

    #hiks *Tao: jie, meishe*

  9. eh , itu napa yak ? kok jadi Suho Krystal gitu ?
    lega , Sehun ga jadi sama Krystal😀
    next chapter nya kapankah ?
    kenapa disini banyak moment lain ?
    maksudnya , kenapa moment Yaegi Kris sedikit gitu :3
    Udah ah , nanti kalo komentar aku kebanyakan , kakak kesenengan😀
    Faighting ne eonni🙂
    Salam buat anak impian eonni🙂

  10. woah setelah bergalauria, akhirnya xingxing mnemukan real lovenya yaaa. chukhae xingxing-ahh~ tapi suho kasian banget yaaa duhhh ;~;

  11. Yaa Tuhan… -_-” Sebenarnya ini kenapa sih .-. Masalahnya Lay udah beres, sekarang jadi Suho -.- Aiissh memang… :&
    FF mu Hebat Eonnie ;;) ^^ Susah di tebaknya –” Gak kayak dulu… Makin ke sini makin jago!!!!
    Fighting Eonnie^^

  12. Ping-balik: Update Link Fan Fiction ‘YaeKRIS’ For All Story ~ Click juseyo ^^ | EXO and Prince WuFan ^_^

  13. chapter demi chapter msalahnya makin rumit😀 -_-
    suho ikut”an lgi😀 -_-

    maaf ya, kak bru sempet komen skrg.. maaf bget yaaa..

  14. Iiihh si Suho maunya apa sih…???!!! Soorim juga nyebelin bgt…

    Bisa2 darah tinggi aku liatt pasangan itu klo trs-trsan begitu…

  15. seneng y Lay milih Woo yeon n hati y tetep ma woo yeon
    itu yg jantung y Dag Dig Dug siapa krystal or suho??? semoga bukan suho n suho cuma kebawa emosi…
    knp makin parah suho n soo rim???
    kirain yg ngeliatin dr jauh itu San A tau y Na jin mantan y kris n oacar y Henry,,,, sebelum y San A yg samoe sekarang blm jelas udah ngerelain Kris pa blm, sekarang dateng Na jin yg masih juga blm bisa ngerelain kris n malah nyangkal n ngak mau ngakuin klo kris dah.punya anak….
    haduh kris pesona mu dah…

  16. eonni yang baik …
    Maaf ya,. Baru bisa coment sekarang ..
    Ini tu udah telaaaaaaaaaaat banget

    Hya~ itu Lay sekarang jadi plin plan gitu …
    Dulu aku suka banget waktu Lay sama Wooyeon ..
    Sekarang kok aku malah kasian ke krystal sama woo yeon ya ..
    Abisnya Lay gt …
    Kan kasian ..
    Eyh~ btw,. Itu Kris selca sama fans nya banyak amat ya …
    Bejibun amat,.

    Eonni,. Next part ya ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s