Sequel Part 1 : – Don’t Need to Explain – (3)

tumblr_mqwg82N3DT1rp3seoo1_400

 

Previous :

Author                         : Muriza (Yaegi Cho)

All Cast                       : – Kris Wu (Wu Yi Fan)

– Cho Yaegi (OC as Kris Wife )

– Wu Geum Chan / Wu Geum Sha ( OC as  Kris Children )

– EXO  | Suho | Kai | Sehun | Tao | Xiumin | Baekhyun | Chanyeol |

D.o | Luhan | Lay | Chen |

– Song San A ( as Trainee SM )

–  Yoon Na Jin (as Kris Ex. Girlfriend)

 

Support Cast               :   – Park Soo Rim

– Kim Nana

 

Genre                          :  Kris Married – Life – Romance – Family – Comedy – Sad

Rating                                     :  PG – 17

Length                         : Short Story

Disclaimer                   : Don’t copy paste / plagiat My Story.  Alur, ide, penokohan, semuanya milik Author.  That’s all MINE.  EXO milik bersama, Kris milik saya😀 . Dan satu lagi yang harus diingat ini lapak YaeKris yang lain ngontrak😀

OoOoO

            “Yeobseyo? Yaegi-ssi yeobseyo?”

Yaegi masih mematung dengan air matanya yang terus mengalir. “Yaegi-ah?” Soo Rim berkali – kali mencoba menyadarkannya.

“Hiks.. “ Yaegi menyodorkan ponselnya yang masih tersambung dalam panggilan itu pada Soo Rim.

Nama si pemanggil dan si pemilik nomor adalah Kris, tetapi .. “Yeobseyo?”

Ye, yeobseyo?” suara yeoja itu lagi.

Nuguseyo?” Soo Rim memberanikan dirinya.  “Gyahahaha..” Tiba – tiba  suara tawa terdengar dari ujung sana, dan yang lebih mengejutkan itu adalah suara seperti sekelompok namja.

“Yak! Nuguya!” Soo Rim memekik.

Noonaaaaaa..”

“Yaegi-ssi ini kami gyahahaha..”

Yaegi dapat mendengar jelas suara teriakan dari dalam panggilan tersebut, air matanya berhenti sesaat. “Eunng?” Ia mengambil kembali ponselnya dari tangan Soo Rim.

Nuguya?” Yaegi bertanya disela-sela sesenggukannya.

Noona ini aku Sehunniiiii ..”

“Gyahahha.. Baekhyun hyeong suara mu mirip sekali dengan yeoja.”

“Yaegi-ssi mianhae, kami terlalu bosan disini menunggu Kris hyeong dan Suho selesai dengan managerdeul.”

“KYYAAAA !! KALIAN JAHAT ! NAPPEUN NEO !! “ BIP ! Yaegi kali ini benar – benar mendidih, ia memutuskan sambungan telfon tersebut dan mencampakkan ponselnya ke atas meja.

“Hiks..” Yaegi kembali menangis dan berlari masuk kedalam kamar.

Soo Rim yang melihat itu pun langsung menyusulnya. “Yaegi-ah ..”

xxxx

SM Building

            “Gyahahahaha..”

“Yak masih tertawa ! Kau tidak dengar tadi ? Yaegi-ssi sepertinya marah. “ D.o menarik topi yang Baekhyun kenakan.

“Kita kan hanya  bercanda . Lalu bagaimana?” Chanyeol mulai takut.

“Ini semua ide mu ! “ Chen dan Baekhyun bersamaan menunjuk wajah Luhan.

“YAK ! Naega wae? Bukankah tadi kita sama – sama merasa bosan eoh !” Luhan tidak terima.

“Tapi kenapa harus Noona? Dia sepertinya tadi menangis.” Sehun ikut menyembur Luhan.

“Yang memiliki ide menyamar jadi yeoja siapa? Naega anya !” Luhan duduk ditengah – tengah memberdeul.

“ByunBaek kau juga ! Suara mu kenapa harus mirip sekali dengan yeoja ! “ Chanyeol berlih pada Baekhyun.

“Aku hanya disuruh ! Aku juga korban disini ! “ wajah Baekhyun perlahan pucat.

“Kau Xi Luhan. Ini sudah kali keduanya kau mengerjai Yaegi-ssi. Kau harus meminta maaf !” Xiumin ikut – ikutan menodong Luhan.

“Yang meminjam ponsel nya Kris siapa? Bukan aku ! “ Luhan masih membela dirinya.

Mereka masih sibuk melakukan sidang terbuka didalam ruangan latihan, tiba – tiba pintu terbuka dan ..

“Tao, ponsel ku mana?”  Kris masuk kedalam untuk meminta kembali ponselnya.

Ye?” Semua memberdeul pucat bersamaan, kecuali Kai yang sudah tertidur pulas sedari tadi dipangkuan D.o.

“Ponsel ku. Tadi bukankah dengan mu Tao? Kemarikan..” Kris dengan wajah cool nya.

Tao merampas ponsel Kris dari tangan Chen, dan langsung mengembalikan pada Kris.

“Kalian kenapa memandang ku seperti itu?” Kris melihat tatapan mereka yang tidak seperti biasanya.

“Mereka baru saja menelfon Yaegi.”  Suara Lay membuat suasana hati mereka semua semakin buruk.

“Dasar babo! Apa yang kau katakan ! Uuuugggghh..” Luhan berbisik keras dari dalam hatinya.

“Yak, ssst jangan berbicara apapun. Aro?” Chen menyikut Lay, dan berbisik dengan mengedip-ngedipkan matanya.

“Untuk apa menelfon Yaegi?” Kris masih tidak mengetahui bahwa dirinya korban disini -_-

“Ahh anyia, keuge —- keugeyo..” Chanyeol kehabisan kata – kata.

Kris masih menatap mereka satu persatu dengan tatapan angry bird nya.

Kajja kita pulang ..” Suho datang menginterupsi keadaan.

“Ah ye ye kajja kajja. “ Suho memang malaikat penyelamat bagi mereka -_-

Setelah satu persatu dari mereka keluar dari practice room. Kris  mengecek ponselnya, memang benar ada satu panggilan keluar “Y_Wife” .

“Mereka kenapa hyeong?” Suho juga merasakan ada yang aneh.

Mollayo. Ini sepertinya ulah Xi Luhan lagi. Yasudah kajja – “ rasa kantuk dan lelah sudah begitu menyeruak, hingga membuat Kris tidak sanggup lagi untuk berfikir lama. Ia dan Suho juga ikut keluar dari practice room,menuju lantai dasar.

xxxx

Tiitt tittt tit —- Sepulangnya dari SM,Kris selalu menyempatkan dirinya untuk selalu naik ke lantai 20. Meskipun kemungkinan malam ini ia akan tidur didorm,tetapi setidaknya ia harus tetap melihat Yaegi & Twins Wu. Itu sudah menjadi kebutuhan baginya.

Kris membuka pintu apartement, ia menemukan Yaegi yang tertidur disofa dengan ponsel yang digenggamnya. Kris melihat sekitar, sepertinya Soo Rim juga sudah terlelap.

Kris perlahan mendekat, ia berjongkok didepan wajah istrinya . Ia menyibakkan rambut yang menutupi wajah yang selalu membuat hatinya merasa teduh itu. Ia juga mengusap lembut wajah Yaegi dengan setiap jemari tangannya.

Namja itu dapat merasakan permukaan kulit yang lembab seperti bercampur air.

“Yaegi-ah..” Kris mencoba memanggilnya. Yaegi tak memberikan respon apapun, ia sepertinya terlalu lelah.

Kris mengambil ponsel yang ada ditangan Yaegi lalu menaruhnya dimeja. Ia hendak menggendong Yaegi membawanya masuk ke kamar. Tetapi —-

“Eungghh —- Kris-ah?” Yaegi reflek bangun dari tidurnya.

“Kenapa tidak tidur dikamar hmm?” Kris mengusap kepala Yaegi sayang.

HUG  —– Yaegi menjawabnya dengan sebuah pelukan yang langsung ia lingkarkan dileher Kris. Ia memeluk namja itu sedikit erat.

“Kau kemana saja? Ponsel mu tidak bisa dihubungi.” suara parau Yaegi begitu jelas terdengar.

Mian, ponsel ku tadi dipinjam oleh Tao. Aku,Suho dan manager hyeong ada sedikit keperluan untuk perform esok hari. Waeyo?” Kris mengusap – ngusap punggung Yaegi yang masih memeluknya.

Yaegi melepaskan pelukannya. “Tadi mereka mengerjai ku.”

“Mengerjai bagaimana? Apa yang mereka lakukan?” Kris ikut duduk disamping Yaegi.

“Suara Baekhyun-ssi mirip sekali dengan suara yeoja. Museowo (aku jadi takut).. “

“Lalu kau menangis?”

Anyia. Nan anyia.” Yaegi menggeleng.

“Mata mu — mata mu sembab sekali. Kau seperti menangis seharian. Benarkah?” Kris menatap lekat – lekat wajah istrinya itu.

“Hmm—- tidak.” Yaegi tetap menggeleng.

“Aku akan tidur didorm malam ini. Manager hyeong semuanya ada disana.”

Jinjjayo?” Tersirat kekecewaan diwajah Yaegi.

“Eum. Kami besok akan keluar kota. “ Kris mengangguk ringan.

Raut wajah Yaegi masih saja gusar meskipun Kris kini ada didekatnya. “Kris-ah..” Yaegi lagi – lagi memeluk tubuh namja itu, ia menyandarkan kepalanya didalam dada Kris.

“Hmm— wae?”

“Bolehkah aku bertanya suatu hal pada mu?”

Mwogayo?”

Cheossarang cheossarang nuguchi (siapa cinta pertama mu) ?” Yaegi melirik sekilas wajah Kris dari dalam pelukan namja itu.

“Kau mau jawaban yang bagaimana?”

“Aku serius !” Yaegi mengcengkram baju Kris.

“Hahaha. Aku saja tidak mengerti cinta pertama itu seperti apa. Hmm — dulu ketika aku masih sekolah, aku menganggap cinta pertama ku itu yeoja yang pertama kali yang menjadi kekasih ku —-“ Hati Yaegi seketika kembali berkedut, ia dapat menebak apa jawaban akhir Kris.

“Dan —-“ Kris belum menyempurnakan kalimatnya, Yaegi bangun dari pelukannya dan memotong .. “Dan apa?”

“Bagi ku cinta pertama itu seseorang yang terakhir kali ku temui dan hidup bersama ku.”

Geotjimal  (jangan bohong) ! Kau hanya mau menyenangkan hati ku saja eoh?”

“Aku tidak mengatakan seperti itu. “ Kris mulai berulah.

Anyi — eoh, nde bukan aku. “ Yaegi merasa malu.

“Lihat aku .. “ Kris mengarahkan kedua tangannya untuk memegang kedua sisi wajah Yaegi agar berhadapan dengan wajahnya.

Mwoe? “ Yaegi memasang ekspresi wajah datarnya.

chuuuuupp —- Kris mengecup keningnya. “I don’t need to explain about my feels. Got it?”

Mollayo ! Ck — ! “ Yaegi menepis tangan Kris dari wajahnya. Ia tidak menyukai cara Kris yang selalu membuatnya selalu mengambang dalam rasa takutnya.

“Yaegi-ah..”

“Aku mengantuk ! “ Blaamm  — !

“Jika diberitahu selalu seperti itu. Dasar keras kepala.” Kris masih terduduk diatas sofa, Yaegi tidak akan mempan untuk dibujuk jika sedang seperti itu.

Kris merasa bosan, tanpa sengaja ia melihat ponsel Yaegi yang tergeletak diatas meja. Ia meraih ponsel merah muda itu, lalu mengotak – atiknya. Gerakan jemarinya terhenti ketika ia melihat sesuatu —– “Nona Yoon?” Kris juga memeriksa nama kontak tersebut secara detail. Ia merasa janggal dengan nama kontak tersebut. DEG ! Meskipun sudah sekian tahun, nomor itu masih terhafal jelas didalam ingatannya.

“Ini Na Jin .. “

xxxxx

Drrrtt drrtt — Drrrtt – Drrttt .. Yaegi yang masih setengah sadar, meraba – raba meja yang ada didekat sisi tempat ia tidur, ia mencari benda yang terus bergetar itu.

“Ssshhh ..” Yaegi dengan susah payah membuka matanya.

FLIP —-

“From : Kris Babo !

Aku sudah di Bandara.”

“Eungghh— “ Yaegi berpikir sejenak, ia mengingat bahwa ponselnya tertinggal diatas meja tamu tadi malam.

“Ssshhh, sudah jam be— OMO ! “ Yaegi terhentak bangun dari alam bawah sadarnya setelah ia melihat jam weakernya.

Aegi  —- “ Ia berlarian ke arah baby box. Tetapi tak ada Twins Wu disana.

CEKLEK — Yaegi berlarian keluar kamar. “ Soo Rim-ah, Soo Rim-ah — Park Soo Rim..”

Ireonnasseo?” Soo Rim, Geum Chan & Geum Sha sedang duduk manis didepan TV dengan mainan yang berserakan.

“Kenapa tidak membangunkan ku? “ Yaegi menggaruk kepalanya.

“Kau tidur seperti orang mati Yaegi-ah, Kris bilang tidak usah dibangunkan.”

“Kris?”

“Eo. Tadi pagi – pagi sekali dia kemari. “

“Lalu?”

“Dia masuk ke kamar sebentar, lalu pergi lagi. Mereka memiliki jadwal di luar kota hari ini.”

“Ommm—-mmaaa ..” Baby Geum Sha menoleh ke arah Yaegi.

“Anyyeong ~ “ Yaegi melambaikan tangannya.

“MMMAAAAMAA..” Geum Chan juga tidak mau kalah.

“Wooah kalian sudah mandi sayang — “ Yaegi mengahampiri dua buah hatinya itu.

“Ini sudah jam 10 pagi, bagaimana mungkin kami belum mandi Omma?” Soo Rim masih sibuk dengan ice cream cone miliknya.

“Kau tidak memberikan mereka ice cream kan?” Yaegi menarik ice cone dari tangan Soo Rim.

“Aish ! Tentu saja tidak. Micheosseo? Mereka untuk duduk saja masih suka terguling kesana  kemari. Gyahaha.. tapi jika diperhatikan lucu sekali Yaegi-ah. Kyeowo ..” Soo Rim mencubit pelan pipi Geum Chan.

Geum Chan —-  Geum Sha .. Eomma..” Yaegi memberikan tangannya kepada mereka, tetapi  Twins Wu hanya menoleh sekilas lalu kembali melihat layar TV. -_-

“ChanSha sedang sibuk eomma, sebentar lagi pororo akan tayang..” Soo Rim lagi – lagi tertawa.

Bye – bye .. ChanSha bye – bye ..” Yaegi mencoba mengalihkan perhatian mereka.

Geum Sha & Geum Chan tetap tidak menoleh. “Kyaaa—-“ Mereka justru sibuk dengan apa yang ada  dilayar TV -_-

“Mereka cepat sekali dewasa Yaegi-ah..”

“Eum, ku rasa juga begitu. Apa dia tahu jika itu TV? “ Yaegi dan Soo Rim memandang heran Twins Wu.

Molla, haha. Eoh, Aku sore ini kembali ke Busan. Besok aku sudah harus kembali bekerja. Kau tidak akan pergi kemana – mana lagi kan?”

“Eungg—- Ne, ku rasa begitu.” Yaegi tampak ragu.

“Bagaimana? Kau jadi menerima Nona Yoon itu menjadi investor? Ku sarankan beritahu Kris dari sekarang.”

“Aku bingung Soo Rim-ah. Jika aku menolaknya maka aku harus bersedia bergabung dengan perusahaan Appa dan itu bertempat di Cina, karena aku harus membayar dua kali lipat nominal yang Nona Yoon itu berikan.” Yaegi terduduk lemas.

Soo Rim hanya mengangguk mengiyakan. “Eum, aku juga tidak terlalu mengerti dengan hal – hal seperti itu.”

“Aku mandi dulu. Geum Sha Geum Chan Eomma khalgae (pergi) bye – bye  ..” Yaegi tetap tidak mendapatkan respon dari dua bocah naga itu -_-

“Hahaha. Pororo lebih penting dari mu.” Soo Rim mendorong Yaegi masuk ke kamar.

xxxxx

SM Builiding _ Trainee Practice Room

Tok tok tok .. Nana mengetuk pintu practice room trainee.

Saem.. aku ingin bertemu dengan chingu ku.”

Nugu?” Tutor tersebut bertanya.

“Song San A ..” Practice room Nana adalah practice room dimana mereka akan didebutkan sebagai model. Sementara San A memilih bidang musik yang tentunya akan didebutkan sebagai GB/Solois.

Eonni ada apa?” San A datang menghampiri Nana yang berdiri didepan pintu.

Ttarawa (ikut aku).” Nana menarik tangan San A, ia membawa San A ke ruang ganti trainee. TAP ! Nana memberikan selembar kertas dan menepuk  nya keras pada dada San A.

“Akhh —  ini — ini apa?” Sejak malam itu, sosok Nana menjelma menjadi sosok yang menakutkan bagi San A.

“Itu surat deportasi mu. Semuanya telah ku selesaikan, kau tinggal mengemasi barang – barang mu. Besok pukul 9 pagi.” Nana berbicara sambil bersandar didinding loker.

Mmwmworagu?” San A tidak percaya apa yang ia dengar.

Nana yang semula masih berkutat dengan ponselnya kini  menoleh pada San A. “Aku sudah menyerahkan rekaman CCTV malam itu pada pihak planning staff. Kau telah berani menyakiti CEO SM. Maka kau resmi dideportasi. OUT OUT ! Aratta?”

DEG ! Tubuh San A bergetar, matanya mulai memanas. Ini semua seolah menamparnya dengan sangat keras. “Eonni, bagaimana bisa kau melakukan semua ini? Andwae! Ini tidak mungkin, maldo andwaeshipchianha —“ San A menggeleng, ia masih tidak percaya.

“Kenapa tidak mudah? Aku Kim Nana. Aku bisa melakukan apapun yang aku mau.  Animyeon (atau), kau bisa menetap dipenjara selama 3 bulan kemudian baru kembali ke negeri asal mu eum?” Nana melipat kedua tangannya, ia terlihat seperti gangster yeoja.

“Kim Nana eonniandwae, aku tidak mudah untuk bisa masuk kesini. Aku mendapatkan posisi trainee ini dengan jerih payah ku. Ini tidak mungkin, aku akan segera didebutkan. Tidak, tidak mungkin.. “

“Kenapa tidak mungkin hmm? Aku —- aku yang akan mengganti kan mu. Kau bisa apa eoh? Ahhh— matta ! Kau lebih berbakat bekerja dirumah bordil saja—“

“YA KIM NANA !!”

“MWO?? EOH !!” Nyali Nana sama sekali tidak menciut.

DUK ! San A tiba – tiba berlutut memegang kaki Nana. “Eonni, ku mohon jangan lakukan ini pada ku. Hiks — ini mimpi ku . Aku menghabiskan semua sisa hidupku  ku hanya untuk bisa berada disini, ini masa depan ku eonni. Kim Nana-ssi jebalyo  hhhhkkmmhhiks..” San A mulai bercucuran air mata.

“Aigo, apa akting ku begitu meyakinkan?” Nana berbicara dalam hatinya, apa yang ia lakukan saat ini jauh dari kata kenyataan.

“Hmm, eoh — hhmm .. jika kau memang masih ingin berada disini, kau salah orang.” Nana kembali berubah antagonis.

Nde?” San A mendongak.

“Yaegi, Cho Yaegi. Kau seharusnya minta maaf padanya. Dia semua yang memegang kendali disini, kau lupa? Dia Co-CEO. Bagaimana mungkin kau mau merebut suami CEO mu sendiri eoh? Aishh ! “ Akting Nana tidak diragukan lagi -_-

Jinjjayo? Yaegi eonni?” San A menyeka air matanya.

“Eo, pergilah padanya sebelum terlambat. Dalam waktu 24 jam planning staff sudah harus menerima surat perjanjian yang kau buat.”

“Ye? Per—janjian?”

“Eo. Tidak mengusik ketenangan orang lain, menggoda suami orang, dan ya kau bisa simpulkan sendiri apa saja hal licik yang telah kau perbuat.” Nana berkata santai.

“Kim Nana neo — kau sedang mengerjaiku?” Mata San A menatap tajam ke arah nya.

“MWO? KAU BILANG APA BARUSAN? AISH !!” Nana menarik kerah baju baju San A.

Aaa—alge—seumni—nida Kim Nana-ssi..” Nyali San A kembali ciut.

“Aish ! “ Nana melepaskan cengkramannya.

Eonni —“

Mwol?”

“Kau ya—kin? Yaegi eonni mau memaafkan ku? “

Molla. Aish yak tunggu apa lagi ? Kharagu (pergi sekarang)!!” Nana menunjuk pintu keluar.

Geundae eonni — aku — aku masih ada beberapa latihan lagi.”

Geure, deportasi —-“

“Ah ah eonni, arassseoyo. Halkkaeyo (Aku akan melakukannya).”

PALLIWA!” BRAKK ! Nana menendang  loker yang ada disampingnya.

San A pun segera keluar dari ruangan, betapa naif nya ia telah termakan omongan seorang Kim Nana babo yang sebenarnya adalah pengarang bebas -_-

“Kekeke. Cih — ku pikir dia mengerikan , ternyata cih .. “ Nana tertawa sendirinya.

“Sssh aigo, jika dia sampai tahu aku berbohong. Wheeww ~ Aku akan —- SM OUT OUT ! Kyaaa — geundae, gwenchana, ini demi chingu ku Cho Yaegi. Kekeke.” Nana sudah seperti orang yang tidak waras, ia akan susah dan tertawa dalam waktu yang bersamaan -___-

xxxxx

            EXO baru saja tiba disebuah tempat yang sedang disulap menjadi sebuah panggung nantinya. Mereka akan perform pada suatu acara yang bernama “Sage Music Festival”. Mereka masih memakai outfit bertajuk single “GROWL”.

“Chen Chen, Tao — sedang apa disitu? “ Manager Yongjun menegur mereka yang masih saja duduk dikursi luar waiting room.

“Kris — “ Luhan menghampiri Kris yang sedang duduk menyendiri.

“Hmm?” Kris tidak memandang Luhan, ia masih berkutat dengan ponselnya.

“Tadi malam itu —“

“Tidak apa – apa. Tidak masalah.” Kris dapat menebak apa yang ingin Luhan bicarakan.

“Jadi kau tidak marah hyeong?” Baekhyun sedari tadi menguping.

“Eum.” Kris mengangguk pasti.

“Yaegi-ssi gwenchana?” Baekhyun masih belum bisa tenang. “Eo, gwenchana.” Kris menjawab seadanya.

“Hey  aigoo .. ku bilang masuk ! Kenapa masih disitu. Luhan,Baekhyun, Kris !!” Seunghwan manager sudah berkacak pinggang.

“Aihh dia sudah mau menikah masih saja seperti itu —“

“Aku mendengarnya Xiao Lu ! “

-_____- Luhan berlarian masuk menuju waiting room bersama Kris disampingnya.

“Kau bertengkar lagi?” Tiba – tiba Seunghwan muncul disisi kanan Kris.

“Ne? Anya hyeong. Tidak.” Kris sedikit shock dengan pertanyaan Seunghwan.

Mata Seunghwan masih menyorotkan ketidakpercayaannya tetapi ia tetap mengangguk seolah mengiyakan. “Hmm, bagus. Jangan perlihatkan  masalah mu pada media. Pernikahan cukup didalam sana saja.” Seunghwan berbisik sembari merangkul bahu namja itu, mereka berjalan hingga ke waiting room. “Nde hyeong, algeuseumnida.” Kris mengangguk.

Meskipun demikian, jauh didalam  hatinya  Kris, ia masih berpikir keras tentang apa yang ia temukan pada ponsel Yaegi. “Saham? Na Jin menjadi investor? “ Batin Kris terus berargumen .

xxxxx

Ting tong — ting tong —

Yaegi berlarian ke arah pintu dengan Geum Sha yang ada didalam gendongannya.

Ting – tong –ting tong —  “Ndeee, chamkammannyo..” Yaegi langsung membuka pintu apartementnya dan —-

Eonni —- “ San A benar – benar datang ke apartement Yaegi sesuai seperti apa yang diperintahkan oleh Nana.

Yaegi mematung diposisinya. Begitu juga dengan Baby Geum Sha, ia menatap heran San A yang ada didepanya.

“Yaegi eonni —- “ Raut wajah San A tidak seperti biasanya.

“Kau —- “ belum sempat Yaegi berbicara, San A langsung berlutut dihadapannya. “Hiks — eonni, maafkan aku. Jebalyo — aku — hiks. Aku tidak bisa keluar dari trainee itu. Ku mohon hiks —“

“Ye?” Yaegi mendadak heran, ia sama sekali tidak mengerti apa yang San A katakan.

Eonni ku mohon — “ San A masih berlutut. “Song San A, mwoanya (apa yang kau lakukan) ? “ Yaegi menajauh dari San A yang berada tepat didepan kakinya.

Eonni—- aku — aku menyesal, aku — hiks.. “ San tak dapat berkata – kata lagi.

Ireonaa ..” Yaegi berkata dingin. “Palli ireonasseo.”

San A menyeka air matanya, ia perlahan berdiri, dan memberanikan diri untuk menatap Yaegi.

“Ini apa?” Yaegi menunjuk surat yang ada ditangan San A.

Eonni—- aku sungguh minta maaf,ku mohon—aku tidak mau mengecewakan orang tua ku. Aku tidak ingin dideportasi eonni ..”

“MWO? De—- port—asi?”

“Jiiitttjjjakkk —- mmmamamaaa gooooo “ Geum Sha ikut berbicara, ia sesekali memainkan kalung liontin yang Yaegi kenakan.

“Hiks —- “ San A menyerahkan surat tersebut pada Yaegi.

Yaegi tak bergeming sesaat, ia membaca surat tersebut secara terperinci. Tertera jelas nama dan tanda tangannya disana. “Kapan aku menandatanganinya? “ Yaegi menggumam didalam hatinya.

“Eeeh? ini —- aish ! Kim Nana ! “ Yaegi telah menemukan tersangka utama dari semua ini . Hanya Kim Nana yang sangat berbakat meniru segala surat menyurat dan yang terpenting adalah tanda tangannya. Selama mereka berkuliah dikampus yang sama, Nana lah yang selalu menandatangani semua absensi kehadiran Yaegi, Jung Hee, Young Ah, jika mereka sedang berhalangan untuk hadir -__-

San A masih mematung didepan pintu, ia masih tertunduk lemah.

“hhhiiikkk..” Geum Sha mulai tidak betah.

Yaegi-ah —- “ Soo Rim yang muncul dari dalam mengehentikan langkahnya karena melihat sosok San A didepan pintu.

“Eoh, Soo Rim-ah.. ini Geum Sha, aku sedang ada tamu. San A deorowa (masuklah)” Yaegi mempersilahkannya masuk.

Wajah San A masih sangat pucat, ia tak berani sedikit pun menatap Yaegi.

Mianhae.. “

Nde?” San A reflek mendongak, ia merasa ia salah mendengar sesuatu.

Mianhandago. Waktu itu aku sudah bersikap tidak semestinya dengan mu. “ tatapan Yaegi perlahan kembali menyejuk.

“Eonni — “

“Jangan panggil aku eonni. Kau lebih tua dari ku.”

“Yae— Yaegi —“

“Hmm, begitu lebih baik. Tapi aku tidak akan memanggil mu eonni.”

Nde.” San A hanya dapat mengiyakan apa yang Yaegi kehendaki.

SRETT ~ SRET ~ SRET  —- Yaegi merobek kertas deportasi tersebut. San A termangu, hatinya mulai kembali khawatir,tentang apa yang akan Yaegi lakukan selanjutnya.

“Kau bisa pulang sekarang, anyi maksud ku kau bisa kembali ke SM, bukankah ini masih jadwal latihan mu?”

Nde?” San A masih tergagap, ia tak percaya.

“Kau akan didebutkan sebagai leader, apa kau tidak ingin kembali sekarang?”

Geundae Yaegi-ssi —- “

“Aku harus memandikan anak – anak ku. “ Yaegi tidak mau berbasa – basi lagi.

“Kau sudah memaafkan ku?”

“Apa kau melakukan sesuatu yang salah?” Yaegi balik menodongnya.

Nde, aku akan menjauhi Oppa.” San A menuduk lemah.

“Kalian adalah orang yang terpilih. SM tidak pernah mendebutkan orang yang tidak memiliki akal dan pikiran .”  JEBLEB  —- perkataan Yaegi menusuk tulang berulang yang melingkari hati San A.

Nde, algeuseumnida Yaegi-ssi. Aku berada disini untuk menjadi yang terbaik, bukan untuk—-“

Khayo. Kau akan terlambat.” Yaegi masih dengan ekspresi datarnya.

“Yaegi-ssi gomapseumnidagomapseumnida Yaegi-ssi .. “ San A berkali – kali membungkukkan kepalanya kepada Yaegi.

Yaegi ikut berdiri, ia menghampiri San A. Ia juga menyentuh pundak San A .. “Aku sudah tidak sabar untuk menciptakan nama Fandom bagi kalian.”

“Yaegi-ssi ..” HUG —–  San A reflek memeluknya erat, air matanya terus mengalir.

Yaegi ikut tersenyum, ia membalas pelukan San A. “Eo. Chukkaeyo ..” Yaegi berbisik jelas.

“Hiks — hmm, aku akan berjuang keras untuk ini. Aku — aku tidak akan mengecewakan mu. Aku berjanji Yaegi-ssi ..” San A berkali – kali membungkukkan badannya.

Nde, arayo. Semoga sukses. Hwaiting ! “ senyuman Yaegi telah kembali seperti pertama kali ia mengenal sosok San A.

FLASH —- “Aku menyukainya karena dia gadis yang akan selalu menjadi dirinya sendiri” Kalimat yang pernah Kris ucapkan pada San A, kembali terngiang ditelinga yeoja Chinese itu. Ia kini mengerti mengapa Kris menjadi namja yang begitu konsisten terhadap perasaannya dan itu karena yeoja tersebut adalah Cho Yaegi.

“Kau benar Oppa, perasaan itu tidak perlu untuk dijabarkan. Jika dia sudah bisa merasakan,maka itu artinya kita sudah  berhasil meyakinkannya.. LOVE IS NOT AN EXPLAIN — “

xxxx

            Setelah San A pulang dari apartemennya, Yaegi masih terduduk termenung diruang tengah. Ia sesekali tersenyum geli melihat surat deportasi palsu ala Kim Nana -_-

Drrttt Drrtttt —- “Nde.. “ Yaegi langsung mengangkat panggilan itu.

“KYAAAA—— CHO YAEGI !! “

Yaegi menjauhkan ponselnya dari telinganya karena suara diseberang sana akan membuatnya tuli.

“Aish kau bisa membuat ku tuli Nona Kim ! “

“Kekeke. Yak yak kau sudah merobeknya cho? Aih palli robek sekarang, sebelum dia mengetahuinya. Aigo — aku sudah berkorban banyak untuk mu Yaegi-ah, mulai sekarang kau berhutang budi pada ku.”

“Cih .. Ya ! Eonje (kapan)? Aku tidak meminta mu untuk melakukan apapun eoh ! “ Yaegi tidak mau kalah.

“Yak yak, jika aku tidak memakai cara lama ku, kau mau suami mu memiliki dua istri sekaligus. Anyi, bahkan Nona Song itu sebentar lagi akan lebih hebat dari mu. “

“Apa yang kau bicarakan Kim Nana? Tidak perlu berlebihan.” Yaegi seketika berubah cengo, mendengarkan celotehan Nana.

“Eyyyhhh—- kau pikir hanya ahjussi – ahjussi saja yang bisa seperti itu? Eoh Kris memiliki alis yang tebal, namja beralis tebal tidak ada yang setia. Jika ada itu berarti palsu ! Gyahahaha..”

Yaegi memijit pelan pelipisnya, ia merasa pusing mendengarkan Nana. Secara tidak langsung Nana adalah Xi Luhan versi yeoja yang ia kenal.

“Kim Nana..”

Nde?”

“Aku ingin tidur siang. Aku tutup— “

“Yak yak ! Yak Cho Yaegi aku belum sele—“ BIP. Yaegi memutuskan sambungannya, ia menghela nafasnya pelan. “Hahaha..” Yaegi merasa geli dengan tingkah konyol Nana yang tidak pernah ada habisnya itu.

Yaegi membuka ponselnya lagi, dan mengetik sebuah pesan singkat.

“To : Kim Nana

Gomawoyo  chingu-ah. Saranghae. Kim Nana Jjang ! Aku akan mengirim kan mu paket makan siang hingga masa trainee mu berakhir. “

Drrrttt—– tak sampai dalam hitungan detik.

“From : Kim Nana

PIRYEOPCHI  (tidak perlu) !!! “

“Gyahahaha..” Yaegi tergelak membaca isi balasan pesan singkat  dari Nana.

“Yaegi-ah..”

“Eoh Soo Rim-ah, kau mau pergi sekarang? “ Sesuai apa yang dikatakan oleh Soo Rim tadi pagi, ia akan pulang sore ini.

“Eo. Aku naik kereta saja. “ Soo Rim mendorong koper kecilnya.

Geure. Eummm gomawoyo.. aku pasti sangat merindukan mu Soo Rim-ah..” Yaegi bangun dan memeluk Soo Rim manja.

“Aish tidak usah berlebihan. Lusa aku akan kemari lagi.” Soo Rim mendorong tangan Yaegi agar menyingkir dari bahunya.

“Kekeke.” Yaegi lagi – lagi terkekeh.

“Geum Sha & Geum Chan sudah mandi, sekarang mereka tidur dikamar. Jika kau perlu sesuatu, telfon aku aro? “ Soo Rim bergegas untuk pergi.

Nde eommaaaaa.. “ Yaegi mengantarkan Soo Rim hingga kedepan pintu.

“Cih —- eomma, aku belum menikah ! Jika aku eomma mu lalu siapa yang akan kau panggil Appa?”

“Suho. Suho Appa.. “ Yaegi menjawab santai.

Wajah Soo Rim berubah muram. “Dwesseo. Khanda (aku pergi)..” Soo Rim mengibaskan tangannya.

“Suho memberikan ini untuk mu ..” Yaegi mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.

Soo Rim hanya memandangi gelang yang dipenuhi oleh batu – batu kecil yang berbentuk beruang tersebut, ia masih mengingat jelas bahwa itu adalah gelang yang dijanjikan Suho ketika mereka belum berpisah.

“Kau simpan saja. Dikantor ku, aku tidak bisa menggunakan aksesoris apapun.” Soo Rim menolaknya.

“Soo Rim-ah ..”

“Kau teman ku matji?” Soo Rim menolak secara halus.

Perkataan Soo Rim membuat Yaegi tak dapat lagi membujuknya. “Arasseo.” Yaegi mengangguk pasrah.

Khanda. Annyeong.” Soo Rim melambaikan tangannya dan menghilang dibalik pintu lift. Tetapi, Yaegi masih menatap bayangannya hingga hilang dari pandangan. Yaegi satu – satunya orang yang mengetahui bahwa betapa terlukanya Soo Rim setelah Suho meninggalkannya.

“Aku yakin, kau akan menemukan yang terbaik Park Soo Rim ..” Yaegi menghela nafasnya pelan, ia mulai mendorong pintu apartement agar kembali tertutup tetapi —-

Ah chamkammanyo .. “

“Eung?” Yaegi melihat sosok yang menahan pintu yang akan ia tutup.

“Cho Yaegi-ssi ..” Sosok yeoja yang nyaris membuatnya gila, kini datang dan ada dihadapannya.

“Eoh Yoon Na Jin – ssi ..”

xxxxx

PUKUL 08 A.M_KST

Dreett —- Terdengar suara pintu yang dibuka oleh seseorang.

Wasseo?” Yaegi yang masih duduk diruang tengah segera bangkit dari duduknya ketika melihat Kris yang muncul dari arah pintu.

“Eum. Anak – anak sudah tidur? Sepi sekali.” Kris melihat sekeliling ruangan apartement.

“Eo. Mereka sudah tidur sejak tadi sore. Semoga saja tengah malam ini mereka tidak mengajak ku bermain.” Yaegi kembali duduk disofa.

“Tadi aku melihat Chen & Baekhyun recording untuk Immortal Song. Jinjja daebak. Suara mereka tinggi sekali, padahal aku sudah mengatakan aku ini main vocal, tapi mereka tidak percaya.”

“Aku juga tidak percaya.” Yaegi menarik senyuman yang sulit diartikan.

“Kau sudah makan malam?” Kris menoleh melihat Yaegi yang sedang memegang sebuah buku.

“Eum. Oneulyo etteomyeon (bagaimana hari ini) ?” Yaegi balik bertanya.

Joahe. Kaki kanan ku sedikit nyeri..” Kris memijit – mijit pelan lututnya.

Waeyo? Disini?” Yaegi menaruh bukunya dan ikut memegang lutut Kris.

“Eum. Member yang lain juga seperti ini. Gerakan dance Growl sedikit lebih energic dari biasanya.”

“Pergilah mandi, setelah ini aku akan menaruh gel agar tidak terasa nyeri lagi. “ Suara dan tatapan Yaegi terkesan dingin.

Kajja — “ Kris menarik tangan Yaegi untuk ikut mandi dengannya.

“Aku sudah mandi. “ Yaegi menjawab seadanya.

“Nyonya Wu.. “

“Eum wae?”

Kris menopang wajahnya dengan kedua tangannya yang ia tumpukan pada kedua pahanya. Ia menatap Yaegi yang duduk diatas meja didepannya. “Ini sudah lama sekali ..”

Yaegi tahu apa yang Kris bicarakan. “Eum, ku rasa juga begitu. Tapi bukankah kaki mu sedang sakit? ”

Tiba – tiba raut wajah lelah Kris berubah sumringah. “Jinjja? Anyi, kaki ku sama sekali tidak sakit. Aku mandi sekarang eoh? “

“Kris .. “ Yaegi masih dengan sorot mata yang sama.

“Ne? “ mata Kris semakin berbinar -_-

Yaegi diam sedikit lama, lidahnya seolah kelu. Bayang – bayang Na Jin yang siang tadi datang ke apartementnya kembali melintas.

“Yaegi-ah..” Kris menyentuh helaian rambut Yaegi  yang tergerai, ia memperhatikan setiap lekuk wajah Yaegi.

“Yoon Na Jin —- “ Yaegi memupuk segenap keberaniannya untuk mengatakan nama tersebut.

Nde?” Kris sedikit asing mendengarnya.

“Yoon Na Jin, kau masih ingat Yoon Na Jin? “ Yaegi mengulanginya lagi.

“Eum. Waeyo? “ Kris  mengangguk polos.

Yaegi membuka laci yang terdapat dibawah meja dan mengambil notebook violet itu. “Kau kenal ini?”

DEG ! Jantung Kris sedikit memberikan kontraksi. Notebook yang berisi tentang masa lalunya.

TAP ! Yaegi melemparnya ke arah Kris. “ Kau —- kau masih menyukai nya?”

“Tentu saja tidak. ” Kris langsung membantah cepat pertanyaan konyol Yaegi. “Kita sudah menikah. Dia masa lalu ku.”

“Bisakah kau bersikap lebih perduli tehadapa pernikahan kita eum?”

“Cho Yaegi —- “        “HIMDDEUROKHO ! “ Suara Yaegi meninggi.

Kris masih diposisinya, ia tetap menatap lurus yeoja didepannya itu. Kris berusaha untuk tidak terpancing oleh situasi.

“Bisakah kau katakan pada nya bahwa kau sudah melupakannya? Kau sudah memiliki kehidupan mu sendiri, kau —- kau kini bisa bernyanyi meski dia tidak ada didekat mu. BISAKAH KAU BERSIKAP LAYAKNYA SEORANG NAMJA EOH !! ” Mata Yaegi kembali berkaca – kaca.

Kris masih tetap menatap matanya, manik mata Kris tak berpindah sedikitpun. Mereka terdiam sesaat. Tak sepatah katapun keluar dari bibir masing – masing setelah pekikan terakhir Yaegi.

“Marhaebwa. Beritahu aku, apa kau memiliki cara agar aku bisa sepanjang hari mengenggam tangan mu? Beritahu aku apakah ada cara untuk kita tidak lagi menyembunyikan pernikahan ini? Beritahu aku bagaimana agar aku bisa membelikan sesuatu untuk mu secara terang – terangan, membelikan mu hadiah ulang tahun tanpa harus aku berbohong pada pemilik toko bahwa itu untuk istri ku? Hmm?”

Kalimat demi kalimat yang Kris ucapkan membuat Yaegi mendongakkan wajahnya.

“Katakan padanya, jangan meenganggu mu lagi. Hanya itu.” Yaegi mengembalikan pokok permasalahan.

“Aku tidak bisa menjelaskan sesuatu yang sudah tidak tersimpan lagi diingatanku. Neomu na saranghae. Hanya itu yang ada dalam ingatan ku saat ini dan seterusnya.”

“………………..” Yaegi memilih untuk diam.

“Ini semua hanya serpihan masa lalu ku. Dari mana kau dapatkan ini hmm?” Kali ini Kris berusaha untuk lebih bersabar dalam menghadapi Yaegi yang mulai meluap – luap.

“Diaa— dia yang memberikannya pada ku. Aku tidak tahu pasti apa tujuannya, geundae Kris-ah..”

“Ssstt —- Arayo. Nan jinjja neo maeum antaguyo (aku sangat mengerti apa yang ada didalam hatimu).” Kris menaruh telunjuknya disisi bibir mungil Yaegi.

“Kris-ah..” Yaegi kembali melemah.

Kris memegang puncak kepala Yaegi dan berbisik. “Kau hanya perlu percaya pada ku.”

“Tapi aku sungguh tidak suka jika harus selalu seperti ini. Neo jinjja namjaeyo?” Yaegi masih tak bisa tenang.

“Hmm, aku namja. Jinjja namjaeyo. “ Kris mengangguk, lekuk wajah lelahnya membuatnya semakin terlihat tampan.

“Kau masih menyukainya.”

“Mwo?” Perkataan Yaegi membuat Kris terhentak.

“Eo, kau masih menyukainya. Anyitji? terlalu banyak hal yang kalian lakukan bersama bahkan kita tidak pernah —- “

“Lalu bagaimana caranya agar kita bisa melakukan hal yang sama seperti itu Yaegi-ah? Kau menginginkan aku memperlakukan mu sama sepertinya? “

“Eo, anyo.” Yaegi tak tahu harus menjawab apa.

“Ku rasa aku tidak perlu menjelaskannya lagi.” Kris sangat susah untuk mengungkapkan perasannya yang sesungguhnya pada Yaegi. Bahkan sangat berbeda ketika ia bersama Na Jin dahulu, ia bisa selalu melukiskan apa yang ia rasakan. Tetapi, Yaegi lebih dulu membuat jantungnya berhenti berdetak setiap kali ia hendak mengatakan atau melakukan hal yan romantis.

Dalam waktu yang bersamaan, ponsel S4 milik Kris bergetar dari dalam saku celananya.

Drrrtt — Drrrtt .. Kris melihat nama kontak tersebut. Ia memandang Yaegi bergantian.

“Nugu?” Yaegi melihat sorot mata Kris yang berbeda.

Kris tidak menjawabnya, melainkan ia langsung menjawab panggilan tersebut.

“Eum Na Jin-ah..” DEG ! Yaegi yang duduk didepan Kris terhenyak hebat.

“Shi. Aku akan kesana sekarang.” Bip. Kris berbicara dalam bahasa mandarin yang mudah untuk dipahami oleh Yaegi.

“Kris-ah eodiga? “ Yaegi melihat Kris yang bergegas bangun dari duduknya.

“Kau mempercayai ku matji? Aku hanya pergi sebentar.” Kris mengusap wajah Yaegi lembut.

“Tapi kau mau pergi —-“

Chupp —- setelah mengecup kening Yaegi singkat Kris kembali keluar dari dari apartement.

“Kris-ah..”

“KRIS ! “ BLAMM ~ pintu tertutup rapat.

TBC

Nantikan Last Chap nya yah. Ini hanya konflik yang menyiratkan kalo si Yaegi Eomma lagi cemburuan badaiii ama Daddy Wu kekeke. Apa ini terlalu sinetron? Karena ada yang komen gitu -_-. Tapi bagi author ini wajar, dalam suatu hubungan / pernikahan rasa parnoan terhadap pasangan itu pasti sesekali muncul. Naaahhh ini kan ceritanya si Kris mulu yang cemburu akut, jadi kita gantian bikin si Yaegi nya yang kelimpungan dan nyadar kalo suaminya itu cakep nya berceceran *bahasa lo !

Em ! Ciri Khas YaeKris ya itu dia… berantem baik lagi, baik lagi berantem. Marahan, pelukan lagi. Namanya juga bocah nikah *diinjek Kris hahah

Ini hanya untuk hiburan semata *jiaaahhh  -____-

Untuk cerita couple & EXO Family pastinya adaaaa dong. Nanti bakal ada special SERIES EXO. penasaran? READERS: kagak -_____-

 Keep stay, keep health, & saranghaeyo all :* Bagi author kalian semua ga sekedar reader tapi udah kayak JJANG CHINGU *hadahhh bahasanya lagi -_-

Huhuhuhu, seneng banger bisa selalu smsan +Whatsapp an ama kalian semua. HWAITING !

Happy idul fitri bagi yang merayakan. See u soon ^o^

Eh iyak, komennya abis mudik yah dibalas kekekeke

100 thoughts on “Sequel Part 1 : – Don’t Need to Explain – (3)

  1. bagus banget masa :3 aku ngakak waktu nana ngerjain san a ,
    lanjut kak , lanjut , terus sehun jangan buat couple an ya ? yaya ?
    yaudah kan cuap cuap aku ga berfungsi , kalah keras sama yang lain😀 ga usah dengerin deh , lagi ga bisa comment secara NORMAL aku nya :3
    salam juga buat suami impian serta anak impian😀
    lanjut ya thor🙂 minal aidin juga ya🙂 hehe ..

  2. Hahaha…😀
    Trnyata Yaegi, cmburuan,kekeke
    Omooo, baekhyunnie smpe bsa bkn yaegi mwek gra2 suara’y,kekeke
    Nana jga hebat, akting’y neomu neomu daebakk..😉
    The next chap, dtnggu..

  3. eh itu kris ge mau kmana? O.o
    cie~ yaegi cembokir cie~ wkwkwk
    next chap eon cpet >.<
    *maksa*
    dn minal aidzin wal faidzin y eonnie ^^

  4. Najin knp thor?? -__-”
    Yaegi sabar aja ya, emang gitu akibatnya kalau punya suami tamvan nan kece kyk Kris xD

    Next chap thor….

  5. G sinetron bgt sih..cma sinetron aj..kekekeke
    Tp ttp jjang kok
    Hahahahahaha q setuju bgt tuh, bkin yaegu kelimpungan biar dia sdar klo suaminya bnr tampan pke bgt plus beud *alay
    G sbar baca last part nya..

  6. ngak ngak kyk sinetron menurutku juga wajar kok apa lg ni ff kan bukan ff yg langsung tamat tp bakal berlanjut dgn cerita kehidupan yaegi n kris #susahnemuinkatayangmaudimaksud
    lagi Najin apa maksud y sih ngasih barang masa lalu y kris ke Yaegi semua couple n istri jg bakal cemburu klo pasangan y dikasih barang2 pasangan y dr mantan y pasti cemburu….
    syukur San A dah sadar y ternyata buat ngebuat san A kapok n jera harus org yg nanganin y oeg kyk NaNa baru jera n sadar gt,,, Nana daebak emang bisa buat San A yg keras kepala sadar gt…
    Lanjut…

  7. GYAAHAHAHAA~ ternyata yg menelepon itu byun baek oppa… hahaha ada ada saja Luhan gege,,,,
    Dan Nana Eonni itu mantan gangster? Nana Eonni Daebak! aku salut bgt.. bisa menipu San A sampai-sampai dia percaya dan pergi ke apartement Yaegi eonni…gyahahaha….
    Dan mudah-mudahan San A eonni benar benar berubah….
    Yaegi eonni jgn kwawatir dgn oppa ku~ percayalah pada kris oppa…
    (dan mudah2an aja kris oppa benar-benar tdk memiliki perasaan lgi dgn Na Jin eonni)..
    Knp Yoon Na Jin itu kembali mengusik rumah tangga org sih! bukankah dia sudah di lamar ma henry oppa? Huh… ada ada saja..
    Aku harap Guardian oppa kembali bersama Soo rim eonni lagi..

    Lanjut eonni🙂 ! udah gk sabaran nih,,,
    DAEBAK! Jjang!

  8. huwaa unn aku bingung kenapa jadi yaegi nya cemburu akut? karena cakep nya kris kececer ya *eh* aduh ntah-__-
    kan kim nana itu xi luhan versi cewek nah satuin aja duo yg suka jahil ini xD
    lanjut deh unn muah muah :*

  9. Akhirny next chapter uda part trakhir…
    Nana nekat juga..k k k..tp syukurlah si San A berhenti jg gangguin YaeKris couple..
    Aish…najin apa2an sih??berhenti jg dong…
    Unnie,ini msh ada don’t need to explain kedua ya unn??

  10. Thor… Dulu aku sempet bilang kalo aku lebih suka najis, eh salah. Narji,, eh. NAJIN!! Daripada San A. Dan sekarang?? AKU TARIK KATA-KATAku… Hmph, sabar ya yaegi eomma… Suamimu itu kelewat tamfan sih, makanya direbutin cewew2 mulu… (Sampe aku juga ikut ngerebutin XD#digorokYaegi). Makanya punya suami tu jangan yang ganteng!!!! Hehehehe #modus…

  11. Wah Aku telat…… -_- Aiish biarkanlah, yang penting kebaca… iya kan Eon? Kekekkeke~ ;p Wah Kim Nana memang hebat ya hahahahaha Xi Luhan versi Yeoja😄
    Sekarang San A udoh tobat sekarang giliran Na Jin yang harus tobat hahahahaha ;D
    Next Nya di tunggu Eonnie~ Fighting ;*

  12. Kya kyaaa kyaaaa kerenn eon! Aishh kriss ayoo tunjukkan keromantisanmuu!! Wkwkkk
    Next lanjutt lanjut lanjutt, dtunggu exo seriesnya eonnn LuhaNa OUT OUT OUTT! Hahaa mereka hoby pake kata2 ituu wkwkkk kyeoptaa^^

  13. Yaegiiii…makin hari makin ketjeh ajenih ㅋㅋㅋkriss….lo jgn macem2 ama yaegi,,ntar lu klo di.kluarin dr exo gimane co-ceo nih….nana…please lu mirip bgt ama luhan pengarang bebassssss…..luhan yeoja version tapi kalian udah OUT OUT!!! lanjut eon lanjutttt

  14. Kapan update?? :((
    Yang lain dong cinta”annya yg si baekhyun itu deket sama siapa lupa ._.
    Trus pertemukanlah sehun dengan noona lainnya

  15. DAEBAAAAK !!!! mau kritik bingung deh eon , udah bagus banget ini cerita kenapa gak dibikin buku aja sekalian ?? pasti aku beli :*
    Sebenernya aku reader lama , tapi gak pernah komen karna kalo di hp suka gak keluar box commentnya . Padahal aku baca dari pertama bangeeet sampe chapter ini , cuma butuh 2 hari loh eon sampe khatam hahaha *FFaddict* Mian kalo baru comment sekarang , ini juga dibela-belain loh eon ol lewat laptop cuma mau komen doang gegara gak mau dianggep reader durhaka T_T *deepbow* Lanjutkan eon , aku fans beratmuuuu !😄

  16. aigoo yaegi yg sabaaar…
    Untungnya ada nana yg ngerjain si san a jadinya si san a berenti haaaffh…😀
    itu kris mau ngapain?? O.o
    knp na jin muncul lagi coba ~_~
    author eonni (?) ditunggu next chap-nya ! ^^ jgn lama2 ya updatenya *pasang aegyo maut bareng sehun :3
    jjang ! Hwaiting~~~

  17. Ping-balik: Sequel Part 1 : – Don’t Need to Explain – (4 END) | EXO & Prince WuFan

  18. Yang Patut Disalahkan Xi Luhan & Baekhyun!

    Kim Nana udah terjakit virusx Luhan…

    Hey…San A sudah sadar?
    Napa juga kris gogo ganteng bgt >.<

  19. hiii eon aku readers baru d sini:) salam kenal eon:)
    oh ya aku udah ngikutin smua ff mu dari awal, itu daebak bgt dehh seruuu pkoknya

  20. Kim nana emang terbaik,gw suka gaya loe
    hehehehhe
    duhhh
    itu cwe udah punya tunangan jg masih aja ngejar2 suami orang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s