Sequel Part 2 END : Explosive Magnae ( 2 )

exo-k_sehun_cute_on_stage-99431

 | Chapter 1 |

Author                            : Muriza (Yaegi Cho)

All Cast in this part        :

– EXO  Sehun | Kai | Suho | Tao | Xiumin | Baekhyun | Chanyeol |  D.o | Luhan | Lay | Chen |

– Kris  (Wu Yi Fan)

– Cho Yaegi (OC as Kris Wife )

– Wu Geum Chan / Wu Geum Sha ( OC as  Kris Children )

– Park Soo Rim (OC)

– Cho Seunghwan (EXO’s Real Manager)

– Han Jae Rin (OC)

Genre                             :  Kris Married Life – Romance – Family – Comedy – Brothership-Sad

Rating                             :  PG – 17

Length                            : Short Story

Disclaimer                       : Don’t copy paste / plagiat My Story.  Alur, ide, penokohan, semuanya milik Author. That’s all MINE.  EXO milik bersama, Kris milik saya😀

TYPO EVERYWHERE ~ Happy reading ^o^

 

xxx

“Hiks .. hmmpphiks..”

“Sehunni, sudah, jangan menangis lagi eoh?”

“Eo Sehun-ah, jangan cengeng. Kau namja .. “

“Hiks — shireo, miweoyo hiks.. “

 

Memberdeul kini tengah mengerumuni Sehun yang masih sesenggukan menangis dengan menutup wajahnya, ia berjongkok dipractice room dikelilingi oleh hyungdeulnya dan Seunghwan manager.

“Oh Sehun, mianata.. hyung hanya bercanda. Hyung —- hyung tidak tahu jika kau sampai shock seperti itu.. “ Seunghwan akhirnya angkat bicara.

 

“Hiks.. “ Sehun  masih tidak merespon apapun, kecuali suara isakan yang terdengar. Ia sangat terguncang ketika tiba – tiba Seunghwan muncul didepannya dengan wajah yang sengaja diberi cahaya ponsel, terkesan seperti setan yang bergentayangan -_-

Seunghwan hanya berniat untuk bercanda, tetapu tak disangka Sehun yang begitu polos kini sungguh menangis tersedu, bahkan ia tidak memperdulikan sekalipun itu adalah perbuatan sang manager.

 

“Sehunni, minumlah ..” Luhan mengusap – ngusap punggung Sehun, ia menyodorkan sebotol air mineral pada namdongsaengnya itu.

 

“Sehunni.. “ Suho juga ikut berjongkok untuk melihat wajah Sehun dari jarak dekat.

“Ayo diminum, agar perasaan mu menjadi lebih baik. Eum?” Kris mengusap – ngusap sayang puncak kepala Sehun.

 

“Shhh.. Oh Sehun, maafkan hyung .. “ Kali ini Seunghwan juga ikut berjongkok, untuk membujuk Sehun.

 

“Hmmmffftt .. “ Kai, Chanyeol & Chen sedari tadi bersusah payah menahan tawa mereka. Wajah ketiganya kini memerah, akibat tawa yang tidak berani mereka pecahkan saat ini.

 

“Hmmftt, aku tidak bisa membayangkan ketika Sehun dikejutkan oleh hantu Seunghwan hyung,hmmftt ..” Chen berbisik pada Kai.

Sontak bisikan  Chen membuat Kai memalingkan wajahnya kebelakang agar dapat sedikit  tertawa   lepas.

“Yal hentikan, hmmfttt ! “ Chanyeol menarik baju Chen yang berdiri disampingnya, Chanyeol juga tidak dapat menahan tawanya lagi.

 

“Apa yang kalian tertawakan, jika belum bosan hidup maka keluarlah sekarang..” Xiumin berbisik jelas.

 

“Eoh —- kami —- kami ke toilet sebentar hyung.. “ Chanyeol langsung berinisiatif seperti apa yang Xiumin katakan.

Ne, setelah ini langsung turun. YongMin sudah menunggu kalian dibawah.” Seunghwan tidak terlalu memperhatikan mimic  wajah ketiga bocah itu, ia masih terfokus pada Sehun yang menjadi korban kejahilan konyolnya.

 

“Hiks.. “ Sehun akhirnya membuka tangkupan kedua tangannya, dan mengambil botol minuman yang Luhan berikan.

Gwenchana Sehunni?” Luhan masih menepuk – nepuk pelan punggung baby maagnae itu.

“Hmm.. hiks.. “ Sehun mengangguk sambil menyeka air matanya yang tersisa.

Mianhae, hyung sama sekali tidak tahu jika kau akan shock berat seperti ini. Mianata..” Seunghwan ternyata juga bisa bersikap lembut , ia mengulurkan tangannya ke arah Sehun.

 

“Hiks.. hmm, maafkan aku juga hyung.. aku —- aku sangat terkejut hiks.. “ Sehun menerima jabatan tangan Seunghwan, meskipun sesekali isakannya masih tertinggal.

 

“Sehunni, kajja kita pulang eoh?” D.o  & Tao dengan baik hati menarik tangan Sehun untuk membantu namja berdagu runcing itu bangun dari posisinya.

“Hmm. Hiks.. “ Sehun menurutinya, lalu ia lebih dulu keluar dari practice room bersama Tao & D.o.

 

Selang beberapa saat Sehun berlalu …

“HMMFTT —- GYAHAHAHAHAHAHA .. “

“Hantu — di SM gyahahahaa .. “

Tawa akhirnya memecah dipractice room.

Baekhyun orang yang pertama tertawa begitu keras , lalu disusul oleh memberdeul yang lain.

“Yak yak kau !” Seunghwan memasang wajah sangarnya, tetapi sedetik kemudian —

“Hmmffttt — hahaha.. “ Seunghwan juga tidak dapat menahan tawanya, karena ekspresi memberdeul yang sangat ingin membuatnya ikut terbahak, dan ditambah dengan bayang – bayang Sehun ketika ia mengejutkan bocah bermarga Oh itu.

 

***

Yaegi’s Apartement

Yaegi masih terjaga, ia kini berbaring didepan TV dengan matanya yang nyaris tak sanggup lagi ia buka. Rasa kantuk sudah menyelimutinya sejak beberapa saat yang lalu. Tetapi, Yaegi tidak bisa beranjak dan masuk ke kamar dikarenakan dua malaikat kecilnya tidak mau untuk dibawa masuk ke kamar dan pergi tidur.

Sudah pukul 11 malam, Geum Chan maupun Geum Sha masih duduk dan menatap  layar TV dengan sangat serius, sesekali mengotak – atik mainan mereka yang masih berserakan.

 

“Sayang .. ayo kita tidur. Hoooamm .. Eomma mengantuk sekali. “

“Geum Chan oppa — Geum Sha .. “ Yaegi yang berbaring dalam posisi miring menghadap kearah dua malaikat kecilnya itu, sesekali menarik – narik pelan baju Geum Sha & Geum Chan.

 

“Ashijashittamamaaaa .. “ Geum Chan mengambil mainannya lalu ia melemparkannya ke arah Yaegi.

“Ponjiittitaaakk bbbrrmmmn  .. “ Sementara Geum Sha, terus menunjuk – nunjuk arah layar TV.

 

“ChanSha, menurutlah pada Eomma..  kajja kita tidur eoh?” Ini sudah kesekian kalinya Yaegi bangun dan mencoba menggendong mereka untuk masuk kekamar.

 

“Hkkk—Aaaaa kyaaa cciyaa.. “ Geum Sha dengan cepat merespon dengan menggeser tangan Yaegi dengan tangan mungilnya.

“Eoh shireo? Geum Sha shireo?” Yaegi menerjemahkannya -_-

“Chan oppa? Kajja kita tidur adul? Biarkan Geum Sha disini — ”

“Ummmmaaa.. hhhmmmkkk ..” Geum Chan juga tidak mau untuk digendong.

 

“Aish kenapa kalian sudah nakal sekarang? Wu Geum Chan ! Wu Geum Sha !” Yaegi menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ia mulai frustasi.

“Geum Sha ! Geum Chan! “

“Titoajikotuutuu .. “

“Kyyyaaaa—- “

Yaegi diabaikan untuk kesekian kalinya. ChanSha masih sangat serius menatap layar TV.

“Sayang, kalian bisa menonton besok pagi hmm? Ayolah nak . Chan oppa — Sha dongsaeng ..”

Yaegi ikut menatap layar TV, yang sedang menayangkan simply KPOP .

 

“Seperti mengerti saja .. “ Yaegi mendesis pelan, tiba  – tiba terlintas dalam pikirannya untuk meraih remote TV dan —-  BIP. Ia mematikan layar TV ..

Serentak ChanSha menoleh kesamping dimana Yaegi duduk, ia cepat – cepat menyembunyikan remote TV dibelakang tubuhnya.

 

“OMO! Eotteokhae? TV nya sudah mati eo? Aigo – aigo .. Sudah mati, eoh?” Yaegi berpura – pura, ia ingin mengelabui dua bocah yang kini baru memasuki usia 8 bulan itu.

Geum Chan & Geum Sha, terus memandangi Yaegi dengan sesekali mata yang mereka kedipkan.

“Ahhh— arasseo arasseo .. “ BIP —  Yaegi dikalahkan oleh tingkah menggemaskan mereka. Ia kembali menyalakan TV nya .

 

“Aish jinjja!” Yaegi kembali berbaring sembari menunggu kedua buah hatinya itu selesai dan puas bermain – main.

 

“Pappppaaaaa — “ “Ajyulchigoooo ..”

“Apaappa .. “

“Appaaa .—- “ “Pppaaaommaa.. “

Tiba – tiba  Geum Sha dan Geum Chan sekarang  sudah berada tepat didepan TV, mereka merangkak dari sisi Yaegi menuju arah TV ..

Yaegi yang semula sudah menutup matanya  .. “Astaga ChanSha! Kenapa kalian disitu  aegi ? “ Yaegi kembali bangun, ia membawa Geum Sha & Geum Chan kembali ke posisi semula.

“Sayang, tidak boleh kesana. Aro?”

Appa. “ Geum Sha yang sama sekali tidak mengerti apapun itu, menunjuk layar TV dengan telunjuk mungilnya.

“Eh? Appa? Eodi — “ Ucapan Yaegi terhenti ketika ia ikut melihat layar TV, dimana Kris ada didalamnya. Kris menjadi MC utama diacara musik  tersebut.

 

“Uppppaammma.. “ Geum Chan selalu menyebut dengan awalan huruf ‘U’.

Ada rasa tidak percaya bercampur rasa bahagia, ketika Yaegi menyadari bahwa kedua buah hatinya itu kini terus tumbuh.

Yaegi sama sekali tidak menyangka, diusia mereka yang masih dalam hitungan bulan, tetapi ChanSha dapat mengenali sosok sang Appa dilayar kaca meskipun Kris jarang sekali bermain bersama mereka.

Appa .. “

“Ne Appa, ChanSha menonton Appa eum? ChanSha careeseo (pintar)  — chuuupp .. “ Yaegi mengecup puncak kepala ChanSha bergantian. Rasa kantuknya seketika hilang begitu saja..

 

Selang beberapa saat kemudian, terdengar seseorang membuka berjalan masuk kedalam apartement ..

“Kris-ah, kau kah itu ?” Yaegi menoleh ke arah pintu masuk ..

 

“Eunng? Kenapa masih disini?” Kris yang baru saja tiba menatap heran mereka yang masih berada didepan TV .

“Anak mu ..” Yaegi menunjuk dengan bibirnya yang ia kerucutkan.

 

Kris mengernyit sesaat, lalu ia menghampiri ChanSha yang masih tidak menyadari keberadaanya..

“ChanSha.. “

Seketika keduanya menoleh bersamaan, seolah mengerti bahwa itu adalah gabungan dari nama mereka berdua.

“Pppaapa .. “ Geum Sha lebih dulu bergerak, dan merangkak agar lebih dekat dengan sang Appa.

Chup — Kris mencium pipi Geum Sha, lalu menggendongnya. “Kau menunggu Appa hmm?”

Satu lagi tingkah yang tidak disangka-sangka oleh Kris & Yaegi, Geum Sha perlahan menempelkan bibir & hidung mungilnya dipipi Kris, ia sepertinya ingin membalas kecupan sang Appa.. “Mmuah — “ serta suaranya yang lucu.

“Kyyaa— kyeowo.. “ Yaegi tidak dapat menahan rasa gemasnya, ia langsung mencubit pipi putri kecilnya itu.

“Kiss— hanbammal (sekali lagi)  kisseu.. Appa ppopo?” Kris menujuk bibirnya, Geum Sha ternyata mengerti, ia juga mengecup bibir sang Appa. “Mmuah — “

“Kyeopta.. “ Kris menarik pelan hidung mancung putri  kecilnya . “Cha — Eomma, ige.. “ Kris memberikan Geum Sha pada Yaegi.

 

Kemudian,  ia beralih pada Geum Chan. Kris langsung mengangkat tubuh mungil Geum Chan kedalam gendongannya.

“Putra ku ini sombong sekali..  Chup .. “ Kris juga mencium pipi Geum Chan sedikit lama.

Tetapi Geum Chan masih sibuk menggeser badannya didalam gendongan Kris agar tetap dapat melihat layar TV.

 

“Chan oppa —  Appa mu disini.. haha..” Yaegi tertawa melihat ekspresi lucu wajah Geum Chan.

“Are you sleepy — are you sleepy brother Chan? Brother Chan? Let’s go .. “ Kris mengangkat Geum Chan sedikit tinggi, lalu ia beranjak dari duduknya untuk membawa mereka  ke kamar.

Kajja kita tidur.. “

“Eo chamkamman. “ Yaegi mencari remote TV, lalu menekan power Off.

 

“Uummmma.. “

“Ne ne, kita tidur.. “

“Jika kau pulang pagi, maka aku juga akan tidur pagi Kris-ah ..”

“Hahaha,mereka mau menunggu ku pulang Yaegi-ah.. “

Setelah keluarga Wu kecil menghilang dibalik pintu kamar —-

Ternyata sedari tadi sepasang mata menatap mereka dari balik pintu kamar yang berhadapan dengan ruang TV,

Soo Rim yang semula ingin keluar kamar untuk mengambil minum, mengurungkan niatnya karena ia memakai celana yang sangat pendek dan tidak mungkin keluar dengan kostum seperti itu karena Kris juga ada diluar.

Tanpa sengaja, perhatiannya terfokus pada keluarga Wu kecil yang sedang bercanda satu sama lain ..

Tiba – tiba hatinya serasa mencelos ..

FLASH  — “ Soo-ah, kita pasti akan menikah. Aku ingin 6 ..”

“6? Mwolyo?”

Aegideul (bayi) ..  wae? Shireoyo?”

Anyi Myun-ah .. kenapa kau tiba – tiba berbicara  soal aegi?”

“Eumm —  keunyang chuasseo (aku hanya menyukainya saja) .. “

 

Samar – samar terngiang percakapan singkatnya bersama Suho ketika mereka masih bersama dahulu ..

Soo Rim segera melenyapkan bayang – bayang itu, ia menepuk – nepuk pelan dadanya yang terasa kian menyesakkan pernafasannya “Andwaeurineun hyeojosseo (kita sudah berpisah). Eo, hyeojosseo. Park Soo Rim jangan bodoh! “

 

Sementara itu dikamar  ~~

“Hoooammm .. sshhh — sudah jam 12 .. “ Yaegi menguap untuk kesekian kalinya. ChanSha kini sudah terlelap.

 

“Kris-ah, ganti baju mu dulu..” Yaegi melihat Kris yang sudah berbaring diatas ranjang.

“Aku sudah menggantinya didorm. Waeyo? Kau mau mengganti baju mu lagi?” Kris yang semula sudah menutup matanya, kini bangun dengan mata yang berbinar ..

 

“Ini sudah malam, jangan berpikir yang tidak – tidak !” Yaegi segera menghempaskan dirinya diatas kasur dan menarik selimut.

“Kekeke. Nyonya Wu .. “ Kris mendekatkan posisinya kearah Yaegi.

“SHIREO !” Yaegi menarik selimut hingga menutup seluruh badannya.

“Eo? Memangnya aku mengatakan apa? Aigo—- yaa Cho Yaegi neo, kau sungguh begitu tertarik pada ku hmm? Hahaha.. “ Kris berhasil menggoda Yaegi untuk kesekian kalinya.

 

Yaegi membuka selimutnya kasar. “Yak! Eonje! Anyigodeun! (Kapan? Kapan aku  seperti itu! ) ” Yaegi menoleh pada Kris yang kini tepat berada didepan wajahnya.

“Yaegi-ah … “ suara Kris terdengar sedikit parau.

“Eung? Omo Kris-ah ..” Yaegi menyentuh kedua pipi Kris, ia merasakan suhu tubuh namja itu sedikit berbeda.

 

“Kau sakit?” Yaegi menggerakkan tubuhnya untuk bangun.

“Tidak tahu, tiba – tiba seperti ini ..” Kris kembali ke posisinya yang semula berbaring.

“Kau tidak meminum vitamin mu?” Yaegi meraba bagian dahi suaminya itu.

Kris menggeleng pelan .. “Mollayo .. “ Deru nafasnya juga terasa begitu hangat.

 

Chammkamman, aku akan mengambil kotak obat —- “

Piryeopkho (tidak usah). Disini saja.. “ Tangan Kris menahan Yaegi yang hendak turun dari ranjang.

“Eunng? Kris-ah ..”

“Kau disini saja, jangan pergi kemana – mana.. “ Kris masih memegang pergelangan tangannya.

“Anyi, aku tidak akan kemana – mana. Aku hanya mengambil—- “

“Aku bilang disini saja.” Kris mengeraskan genggamannya.

 

Yaegi terdiam sejenak. “Eum.” Kini ia kembali berbaring disamping Kris. Yaegi memiringkan posisi tidurnya, agar menghadap ke arah suaminya itu.

 

“Yaegi-ah.. “ Kris yang semula berbaring, kini ikut memiringkan posisi tidurnya.

“Eum, wae?” Mereka saling berhadapan satu sama lain.

“Besok pagi kami akan ke LA..”

“Hmm, Samchon juga ada mengatakannya pada ku.”

“Jaga diri mu, jika terjadi sesuatu segera hubungi aku. Aro?” Kris mengusap pelan pipi Yaegi.

Yaegi menyentuh tangan Kris yang ada dipipinya saat ini. “Nde, kkeurolkkae (aku akan menghubungi mu).

“Semoga semuanya berjalan lancar.. “

“Eum, aku pasti akan mendoakan mu. Hwaiting !” Yaegi menyemangati Kris.

“Kau menginginkan sesuatu? Ahh nde, aku belum memberikan kado ulang tahun mu.. “

Yaegi tersenyum simpul .. “Pergi dan pulanglah dengan selamat. Neo seonmul-yya (kau hadiahnya).”

Marhaeyo (katakan saja). Aku akan membelikan apa saja yang kau inginkan. Gwenchana, kali ini penghasilan ku lebih banyak dari mu..”

Yaegi tertawa tertahan mendengar apa yang Kris katakan. “Haha. Anyia, keuge anyia. Aku tidak menginkan apapun. Ahh nde, aku merindukan Ibu mu Kris-ah. LA & Kanada itu berdekatan tidak? Aku belum pernah keluar negeri.” Yaegi tersenyum polos.

 

“Kita akan pergi bersama untuk mengunjungi Ibu setelah jadwal ku selesai. Geundae, aku belum tahu pasti kapan akan membawa mu & ChanSha kesana.. “

“Eo. Tidak perlu khawatir, aku akan menunggu hingga EXO selesai keliling dunia.” Setiap kalimat yang Yaegi ucapkan, selalu membawa ketenangan tersendiri bagi hati & perasaaan Kris.

“Gomapta.. “ Tersirat kebahagiaan diwajah namja bermarga asli Li itu.

Tangan Kris perlahan berpindah pada kepala Yaegi, ia mengusap pelan puncak kepala yeoja itu.

Nan — romantic namja anyinde (aku bukan pria romantis) ..”

Kkeuresseo (lalu) ?” Yaegi menunggu lanjutan dari ucapan Kris yang tertahan ..

Romantic namja — niga joaheyo (kau menyukai namja romantis) ?”

Yaegi memutar bola matanya, sejenak berfikir. “Eummm —- shireoyo (aku tidak suka).” Suara  lembut  Yaegi menyahutnya.

Kris menatapnya sedikit lama .. “ Waeyo? Bukankah kau yang mengatakan sendiri, kau menyukai namja yang seperti itu?”

Anyu. Nan niga jeongmal joaheyo (Tidak. Aku sungguh menyukai mu).” Yaegi mengukir senyuman yang selalu akan muncul ketika Kris menutup matanya.

“Kau sedang mencoba menggoda ku?” Kris mencibirnya .

Anyiranikka. Nan jinjjayo. Kris-gga .. joaheyo (Tidak sama sekali. Aku serius, aku menyukai Kris) . “ Kini tangan Yaegi bergantian, menyentuh setiap inci wajah oval Kris.

Haengbokhagae (apa kau bahagia) ?” Pertanyaan yang sudah ribuan kali terlantun dari bibir namja berdarah campuran Kanada-Chinese tersebut.

Kkeurotjiiii (tentu saja)..  Eyhhh — Na midweo jullae andwae eoh? (tidak bisakah kau mempercayaiku)  Cih .. jinjja  ~ “ Yaegi merasa gemas, ia menjepit hidung Kris dengan dua jarinya.

Keuge anyira — naneun — naneun, keunyang —(bukan itu maksud ku — aku — aku hanya — )  “

Mwol? Niga mwol? (Apa? Kau hanya apa?)  ”

Kris kehilangan kata – katanya, ia tidak tahu apa yang ingin ia katakan lagi ..

Yaegi sangat memahami akan hal itu, Kris pada akhirnya akan merasa bingung sendirinya atas apa yang ingin ia utarakan. “Dwesseoyo (sudahlah) , kau harus dikompres. Suhu badan mu semakin hangat.” Yaegi kali ini benar – benar turun dari ranjang, dan melangkah keluar kamar untuk mengambil alat pengompres.

 

Tidak sampai 5 menit, kini Yaegi sudah kembali lagi ke kamar dengan sebuah baskom dan es batu yang ia bawa.

“Cha —- Suami ku, berbaringlah yang benar, aku akan mengompres mu.. “ Yaegi mulai memasukkan es batu kedalam sebuah kain khusus.

“Aih shireo, jika es nya mencair, airnya akan menetes kemana – mana Nyonya Wu! Aku tidak mau! “ Kris menolaknya.

“Sudah jangan cerewet, palli.. berbaringlah. Aku sedang berbaik hati!” Yaegi mendorong pelan tubuh Kris agar ia mau kembali berbaring.

“Cih .. berbaik hati? Jika hati mu sedang buruk kau juga harus melakukannya, kau istri ku!” Kris yang sebenarnya sedikit kesal, tetapi ia justru seperti ingin tertawa karena baginya Yaegi itu sangatlah lucu.

Arasseo! Ahh palli ..” Yaegi juga tidak dapat menyembunyikan rasa geli yang membuatnya juga ingin tertawa.

Kris kini kembali berbaring, menghadap langit – langit kamar. “Kenapa tidak memakai plaster pengompres saja? Auuwhh chupta (dingin) — “ Kris tiba – tiba terkejut ketika rasa dingin dari es mulai  ia rasakan didahinya.

“Kau —- apa kau hanya akan berakting cool hanya didepan kamera? Aku ingin sekali melihat mu cerewet seperti ini ketika didepan kamera. Kau berani tidak?” Yaegi berbicara sembari  mengusapkan handuk basah ke setiap inci wajah Kris.

“Bahasa Korea ku buruk. Tidak mau.”

“Anyu, Bahasa Korea mu sudah lebih baik sekarang.”

“Tapi tetap saja, mereka susah mengerti apa yang ku katakan Nyonya Wu!”

“ Hahaha.. Itu karena kau terlalu banyak ingin mengatakan hal yang tidak penting.” Yaegi mengecilkan volume suaranya.

“Eoh, Yaegi-ah, tapi kau tidak pernah mengatakan bahwa kau bingung dengan apa yang ku ucapkan.” Kris selama ini tidak menyadari bahwa Yaegi adalah satu – satunya orang yang selalu mengerti apa yang ia ucapkan dalam bahasa Korea, sekalipun itu dalam kalimat yang berantakan.

 

Kkerotjiii .Aih jangan bergerak seperti itu. “ Yaegi menyeka titikan es yang mencair diwajah Kris.

“Dulu ketika pertama kali aku datang ke Korea,aku tidak mau mendekati yeoja Korea manapun,karena bahasa Korea ku aneh.. “

“Aaaahhh ~  geurekuna (begitukah) ? Ya~ igeon anyiranikka (tidak seperti itu), igebeunyo  (itu semua) karena kau masih menyukai Nona Yoon.. “ Yaegi mencibir perkataan Kris.

“Eyhhh kau cemburu eum? Hahaha.. “ Kris mencubit pipi Yaegi.

“Yak~ apa ada orang sakit seperti mu! “ Yaegi memegang pipinya yang memerah akibat cubitan yang sedikit keras itu.

“Kekeke.  Nona, kau cantik sekali. Mau menjadi kekasih ku tidak?” Kris semakin gencar menggoda Yaegi yang sedang merawatnya.

“Shireo! Aku sudah memiliki suami dan dua anak Tuan..” Yaegi mulai memainkan peran.

 

“Lalu bagaimana jika kita berpacaran saja eoh? Suami mu tidak akan mengetahuinya.” Kris kini merasa lebih baik, ia bangun dari pembaringannya, dan duduk sembari terus memainkan skenario konyolnya.

“Tidak bisa Tuan. Suami ku itu seorang psikopat. Kau akan dicincang hidup – hidup. Eoh, ini — minum airnya dulu.. “ Yaegi tetap melanjutkan drama tersebut sembari memberikan Kris segelas air.

 

Kris meneguknya hingga tetes terakhir.. “Mmmm —- Yaegi-ah, ini air apa? “ Kris merasakan sedikit rasa pahit.

“Itu air ginseng. Wooahhh Wu Yi Fan carresseo, kau menghabiskannya.. “ prok – prok .. Yaegi bertepuk tangan layaknya sedang bermain dengan anak kecil -_-

Gomawo .. “ Kris mengusap hangat wajah yeoja itu.

“Eum. Jagalah kesehatan mu, aku tidak mau kau sakit lagi. “ Yaegi mulai membereskan semua perlengkapan kompres yang ada.

Arayo — selama kau ada disini, aku akan baik – baik saja. Haranajulkka (tidak mau memeluk ku) ? Hug me juseyo .. “ Kris membuka lebar kedua tangannya.

“Aigo — manja sekali .. Eumm — “ Yaegi memeluk erat tubuh Kris, dengan menyandarkan dagunya dibahu namja itu.

“I love you, Wo ai ni, saranghaeyo — aku akan mengatakannya  lagi dalam banyak bahasa ketika aku sudah mempelajarinya. Kekeke.”

“Gyahaha.. eoh, Indonesia? Bukankah kau pernah kesana? “

“Ahh matta! Saya — cinta kamu .. “

“Hahaha mwoya?!! “ Yaegi tergelak,karena apa yang Kris ucapkan.

“Naega nongdam anya! (Aku tidak bercanda), itu sungguhan artinya seperti itu . Kenapa tertawa? “

“Hahaha.. neo kyeopta.. “ Yaegi menyudahi pelukannya.

Naega? Kyeopta? Bboing ~ “ Kris melakukan aegyonya dalam satu tarikan nafas sambil mengedipkan sebelah matanya.

“Kyaaa— kyeowotji. Kyaaaa—- “ Yaegi mencubit kedua pipi Kris dengan gemas, ia juga mengusap – ngusap wajah Kris dengan rasa gemas.

Kris berusaha menyingkirkan tangan Yaegi dari wajahnya. “Aish yak yak Nyonya Wu —- “

“Ahh wae? Hidung mu tidak akan tergeser — “ Yaegi mengerecutkan bibirnya.

 

“Anyia, bukan itu. Aku belum menggunakan krim malam. Aku sedang sakit, lakukanlah untuk ku Nyonya.. “ Kris memasang puppy eyesnya.

“Aih jangan memasang wajah seperti itu! Mengerikan!” Yaegi menaruh satu telapak tangannya diwajah Kris.

“Arasseo. Palli.. oleskan krim malam ku.. eo? “

“Nde —- “ Yaegi beranjak dari duduknya, ia mengambil krim malam milik Kris yang ada dimeja rias.

 

“Sudah membasuh wajah eo?” Yaegi menghentikan sesaat aktifitasnya.

Kris mengangguk pelan. “Eo, sudah. Cha Cha — palli.. yeogi yeogi (disini disini) ..” Kris menunjuk bagian wajahnya.

Yaegi mulai mengoleskan krim malam tersebut dengan ujung jarinya pada wajah Kris.

Tiba – tiba Kris sengaja mendekatkan wajahnya pada wajah Yaegi  ..

 

“Aihh ireojimma (jangan seprti itu)! Krimnya menempel diwajah ku!”

Kris melakukannya lagi ..

“Kris-ah, ireojimalgu (ku bilang jangan) !” Yaegi memundurkan sedikit wajahnya.

“Hahaha, hidung mu.. “ Kris kini tertawa melihat krim wajah yang ia pakai menempel dihidung Yaegi.

“Ck — “ Yaegi nyaris kehabisan kata – kata.

Dan kali ini .. CHU ~ Kris mengecup lembut bibir Yaegi.

“Tuan Wu !  “

Kris tidak menjawabnya, ia justru melakukannya lagi .. CHU ~

“Tunggulah krim wajah mu mengering .. “

~CHU .. “Aih Kris-ah  .. ”   Kris melakukannya bertubi – tubi ~CHU ~ CHU ~ CHU ~ CHU

Hingga membuat wajah Yaegi lengket akan krim wajahnya. “Ya! Wu Yi Fan!”

“Tidak ada yang bisa mengentikanku. Naekkoya (kau milikku)  – “ ~CHUUUUU

 

xxx

Keesokan paginya.

EXO’s Dorm

Oh Sehun POV

Wooahh .. ini masih jam 4 pagi, tapi sekarang aku sudah selesai mandi. Meskipun musim hujan, tapi aku sama sekali tidak merasa dingin. Eoh, mana Xiumin hyung? Biasanya dia bangun lebih awal.

Aku berjalan keluar kamar dan meninggalkan Luhan hyung yang masih terlelap dengan wajah babonya itu. Aku menghidupkan lampu ruang tengah. Tidak ada satu orang pun—-

Apa yang akan ku lakukan setelah ini? Aish aku bosan sekali, ingin bersepeda tapi manager hyung juga belum bangun. Eotteokhae?

 

CEKLEK —- Eoh ada seseorang yang juga keluar dari kamar, Xiumin hyung kah itu?

 

“Sehunni .. “ Suho hyung, itu suara Suho hyung.

Hyung, ireonnasseo (kau sudah bangun)?”  Suho hyung sepertinya baru saja selesai mandi, terlihat dari rambutnya yang basah.

Eodikhagae (kau mau pergi kemana) ? “ Dia bertanya pada ku.

“Hyung, aku ingin naik sepeda.” Aku mendekat ke arahnya.

“Nde? Sepeda? Ini masih gelap Sehun-ah.. “ Suho hyung sepertinya heran dengan keinginan ku ini.

“Justru itu, biasanya kita juga bersepeda malam hari. Hyung, ayolah ikut dengan ku eoh? Kita olah raga pagi ini .. “ Aku menarik – narik tangan Suho hyung, biasanya tidak sampai dalam hitungan 5 detik Suho hyung langsung akan mengiyakan kekeke.

 

“Suho hyung.. “

Arasseo. Tapi jangan lama eoh? Manager hyung akan marah, karena kita akan Check in pukul 8 pagi Sehunni.” EXO beserta para  staffdeul  akan terbang menuju LA pada hari ini untuk pergelaran KCON 2013.

Arasseoyo hyung. Eoh manager hyung bagaimana?”

Suho hyung melihat ke arah pintu kamar dimana managerdeul tidur bersama Lay dan Kris hyung, tetapi karena Kris hyung tidur diatas bersama Noona,maka hanya Lay hyung saja yang ada dikamar itu bersama managerdeul.

“Biarkan nanti aku yang menjelaskan pada mereka. Kajja.. “

 

Semoga dengan bersepeda, aku menjadi lebih baik hari ini. Anyi, aku sebenarnya baik – baik saja, tapi hanya ingin menjadi lebih baik lagi ^o^

 

Oh Sehun POV End

Hangang River

Suho & Sehun sudah tiba diarea sunga Han dengan mengendarai sepeda mereka. Masih sangat sepi, tak ada satupun orang disana. Mungkin, karena ini adalah musim hujan maka banyak orang – orang yang memilih untuk tidur dan bermalas – masalan dirumah.

 

Hyung.. ayo kejar aku gyahahaha.. “ Sehun menggayuh sepedanya sedikit lebih kencang, ia begitu  menimati nikmati suasana pagi yang masih gelap gulita itu.

“Sehunni, berhati – hatilah disana banyak kerikil kecil ..” Suho yang masih tertinggal dibelakang, sedikit berteriak kepada Sehun.

 

(FAKTA = EXO sering keluar dimalam hari menggunakan sepeda mereka, mereka sering bersepeda diarea sekitar Sungai Han)

 

Arasseo hyung.” Sehun kini mengurangi kecepatannya.

Hyung, aku sudah lama sekali tidak naik sepeda.” Mereka kini jalan beriringan.

“Kemarin aku dan Luhan hyung pergi bersepeda, kau tidak mau ikut. “ Suho menggunakan topi BWCW berwarna hitam miliknya.

“Ahh aku malas jika malam hari. Eoh hyung, ada orang ..” SREET ~ Sehun mengerem sepeda dengan kedua kakinya, ia berhenti secara mendadak -__-

“Eoh nugu?” Mereka hendak berbalik  arah, ketika melihat seorang yeoja yang sepertinya juga menggayuh sepeda ke arah mereka.

 

Sehun menutup kepalanya dengan penutup kepala yang terdapat pada jaketnya, tetapi ..

Hingga sosok itu mendekat, Suho tak kunjung mengikutinya dari belakang.

“Suho hyung, palli— “ kalimat Sehun terhenti, setelah melihat sosok yeoja yang ternyata adalah Park Soo Rim.

 

Annyeonghaseyo..” Soo Rim yang menggunakan sepeda Yaegi menyapa mereka dengan sangat ramah.

“Ah nde annyeonghaseyo.” Suasana canggung mulai tercipta diantara Suho & Soo Rim yang bertemu dengan cara yang sangat kebetulan itu.

 

“Eoh Park Soo Rim-ssi .. “ Sehun ikut menyapanya.

“Sehun-ssi annyeong..” Soo Rim ikut tersenyum ramah pada Sehun.

“Kau pergi sendiri? Noona tidak ikut?” Sehun mengenali sepeda milik Yaegi.

Soo Rim yang juga menggunakan topi itu, menggeleng pelan. “Ini masih pagi sekali, mereka belum bangun. Kalian mau pergi kemana?”

Suho tidak menjawab sepatah katapun,lidahnya masih terasa kelu untuk merespon yeoja yang sesungguhnya sudah ia sakiti dengan sengaja itu. Tapi — tak ada sedikitpun tersirat diwajah Soo Rim bahwa mereka pernah memiliki cerita..

 

“Kami hanya berkeliling sekitar sini saja. Soo Rim-ssi, kau mau kemana? “ Sehun balik bertanya.

“Aku mau ke arah sana. Geurom .. aku pergi duluan.” Soo Rim kini bergegas meninggalkan dua namja itu.

“Ah nde nde. “ Tetap hanya Sehun saja yang bersuara.

 

Hingga sosok Soo Rim menjauh, Suho masih terduduk diatas sepedanya tanpa bergeming sedikitpun.

“Suho Hyung!”

“Eh? Sehunni ..” Suho terkejut dengan tepukan tangan Sehun.

Sehun sesekali menatap ke arah sosok Soo Rim pergi. “ Kau kenapa hyung?”

Ye? Anyia, gwenchana. Sehunni, kajja kita kembali ke dorm. ”

“MWO?” Sehun sepertinya salah mendengar.

“Ye? Ahh maksud ku —- “ Suho tampak seperti orang yang kebingungan.

“Kau masih memiliki waktu satu jam lagi sebelum matahari terbit hyung.” Sehun mengeluarkan ponselnya untuk melihat jam digital yang tertera.

“Yee?” Suho masih tidak mengerti.

“Jika kau lebih memilih mimpi mu, maka jangan memandang sosoknya yang sudah menghilang seperti itu.”

DEG ! Sebuah kalimat yang terucap dari bibir mungil sang magnae, begitu menusuk hati Suho.

“Sehunni.. “

“Kesempatan pertama itu karena Tuhan menyayangi mu, dan yang kedua itu karena takdir kasihan pada mu, lalu jika ada kesempatan ketiga itu artinya kau  babo!!”

“Oh Sehun ..” Suho tidak percaya bahwa sosok didepannya adalah baby magnae yang selalu bersikap manis padanya.

“Aku pergi ke arah sana.” Sehun memutar balik sepedanya.

“Aih Sehunni tunggu aku —- “

“JIKA HYUNG MENGIKUTI KU MAKA AKU AKAN MENENDANG MU HINGGA  JATUH KE RAWA – RAWA DISANA ARO!! ANTTARAWAJO (jangan ikuti aku)!”  Sehun berteriak lepas, ia berbalik dan langsung menambahkan kecepatan sepeda yang ia naiki.

 

Sementara itu Suho, masih mematung dibawah langit yang masih begitu gelap. Matanya tampak berkaca – kaca ..

Ia mengehembuskan nafasnya sedikit kasar, lalu ia menggayuh sepedanya ke arah yang berlawanan dengan Sehun, ia pergi ke arah dimana Soo Rim baru saja melewati mereka..

 

xxx

Sudah lebih dari 15 menit Sehun duduk diatas kerikil – kerikil kecil yang menghadap pada mata air utama Sungai Han.

Udara pagi dimusim hujan, begitu menyeruak menebarkan baunya. Angin yang bertiup pelan, sedikit membuatnya merasa sejuk ..

Sehun menaruh sepedanya tepat disampingnya, ia masih duduk termenung menatap lurus pemandangan kota Seoul yang masih dihiasi oleh lampu – lampu jalan yang berkelap – kelip.

 

“Aku tidak boleh egois. Hyungdeul sudah dewasa, wajar saja mereka seperti itu.” Sehun menggumam dalam hatinya.

“Huuffhh ~ “ Ia mengehembuskan nafas melalui bibir mungilnya.

Eomma.. Aku merindukan Eomma, setelah perform di LA nanti, aku ingin pulang ke rumah bertemu Eomma .. ” Tiba – tiba sosok sang Eomma terlintas dalam benak namja bungsu itu.

 

Entah kenapa, tiba – tiba ia merasakan kehampaan yang luar biasa saat ini.

FLASH —-

Noona, jika kau nanti berkencan dengan salah satu idol, maka sungai Han ini yang akan menjadi tujuan kalian.”

Yaegi yang sedang menjilati ice creamnya, mendongak menatap Sehun .. “Jinjja? Eoh.” Ia hanya mengangguk seadanya.

“Noona, apakah aku namja yang baik?” Sehun memberanikan dirinya untuk menanyakan hal itu.

“Geurom. Oh Sehun yang namja yang baik, anyi kau bahkan yang terbaik. Diantara kalian semua aku sangat menyukai mu Sehunni .. “

Jinjja?” Sehun merespon sedikit berlebihan.

“Eo. Kau yang membuat ku bertahan bekerja di Dorm mu. Kau— kau namdongsaeng ku.. “ Yaegi mengacak – ngacak pelan rambut Sehun.

FLASH —-

“Jika ada waktu senggang, kita akan kemari lagi Noona.. “

Geurom.  tentu saja.. “

Noona, kau bawa sepedanya. Biar aku yang naik dibelakang mu.”

“YEE?”

“Hahaha, aahhh palli ..”

“Ah shireo!”

“Ahh Yaegi Noona!”

Shireo! Aku jalan kaki saja.. “

“Aih. Kalau begitu aku saja yang akan berjalan kaki.” Sehun menghentakkan kakinya.

“Ahhh geure – geure, kajja – kajja naiklah. “ Yaegi tidak memiliki pilihan lain.

Senyum Sehun kembali mengembang. Ia perlahan berdiri dikedua sisi sepeda. “Noona, Let’s go..”

“Berpeganglah yang erat. Aku tidak ingin dipecat Oh Sehun.” Yaegi mulai menggayuh sepedanya.

Sehun menaruh kedua tangannya dikedua pundak Yaegi. “Gyahahaha, aratta.. “

FLASH —-

 

Tanpa ia menyadari senyumannya kembali mengembang setelah ia teringat akan masa itu. Waktu dimana ia masih dengan bebasnya bisa mengajak Yaegi kemanapun ia pergi, ketika Luhan sedang melakukan promosi bersama EXO – M diCina.

Sehun adalah member yang pertama kali memiliki hubungan cukup akrab dengan Yaegi, ketika yeoja itu untuk pertama kalinya bekerja  di Dorm EXO.

Jika managerdeul sedang tidak berada ditempat, Sehun sering mengajak Yaegi keluar pada malam hari, mereka bersepeda bersama, dan Yaegi akan selalu mentraktir Sehun se-cup vanila Ice Cream yang akan mereka nikmati ditepi sungai Han.

Saat itu terasa sangat bebas, tidak perduli siapapun yang melihat mereka, maka Sehun akan berteriak .. “Dia Noona ku.. “ lalu semua orang pun akan percaya, bahwa Yaegi adalah salah satu pekerja SM. Tapi tidak lagi untuk sekarang —-

DEG ! “Astaga! Apa yang aku pikirkan!” Sehun tiba – tiba tersadar dari lamunannya, ia cepat – cepat menghapus bayang – bayang itu.

“Apa aku masih bisa disebut sebagai namja yang baik jika aku menyukai istri hyung ku sendiri? Michokuna (bukankah itu gila?).. “ Sehun mendesis pelan, ia memilih untuk bergegas kembali ke dorm.

Ia mendorong sepedanya, menapaki jalan yang terhampar kerikil – kerikil kecil, sebuah jalan pintas agar ia dapat kembali ke Dorm dengan aman.

 

Kini Sehun sudah sampai dipekarangan Dormnya. Ia berjalan memasuki basement, untuk menaruh sepedanya.

“Sepertinya Suho hyung belum kembali.. “ Sehun tidak melihat sepeda Suho disana.

“Ssshhh —- Hwaiting Hwating ! “ Sehun menyemangati dirinya sendiri, hal yang juga selalu ia lakukan ketika mereka akan perform. Ia akan berbisik menggunakan microphone dan mengatakan “Hwaiting – hwaiting..”

 

TRING —- Pintu lift lantai dasar yang ingin ia naiki, sudah terbuka lebar. Tanpa sengaja Sehun mengedarkan pandangan pada sudut pintu kaca yang ada dilobby. Mulanya ia mengabaikannya begitu saja,, Tetapi—-

“Eoh?” Sehun sedikit menyipitkan matanya, ia melihat sosok yang seperti ia kenal.

Seseorang yang memakai celana selutut, jumper berwarna dongker yang terlihat besar ditubuhnya, rambut yang terkuncir serta tas ransel yang sangat Sehun kenal..

Orang  itu juga tanpa sengaja, memandang ke arahnya.

 

“Kau kah itu? Diluar hujan, masuklah.. “ Sehun setengah berbisik dari balik pintu kaca.

Yeoja itu langsung berlarian menepi, menghindari hujan yang mulai turun. Ia masih berdiri diluar pintu kaca  apartement.

Sehun melangkah semakin dekat.. “Eo, Han Woo-ah ..” Sehun memanggilnya itu dengan sebutan  “Hanwoo (Daging sapi Korea)”.

“Oh Se.  “ Sosok  itu kini melangkah masuk kedalam lobby apartement, ia juga memanggil nama Sehun sedikit berbeda.

“Eo!  Han Jae Rin jinjja neo (sungguhan kau)  .. “

 

To Be Co

 

Yuhuuuuuu .. New Cast muncul lagi kekeke. Tenang, engga semuanya ada couple kok kekekeke😀

 

Em! Pada paham ga sih inti ceritanya ini gimana? Keep stay ya ~~ RCL. DON’T BE SILENT READER ^o^

See u soon ~~~ *BOW

 

 

 

 

 

 

 

 

 

154 thoughts on “Sequel Part 2 END : Explosive Magnae ( 2 )

  1. Hahahahh,
    Kirain krystal gak taunya samchon-_-
    Han jae rin yang deket sama kai itu ya thor -___-
    Masih belom ngerti ni, itu jaerin kenapa ? Sehun nanti sama siapa? Kai single aja ya thor.^^
    Ditunggu next chapnya, hwaiting!
    Jjang!

  2. Waaa~ Yaekris manis bgt.. ChanSha jg unyu2.. #CubitPipiChanSha >_<
    eyyyh Sehunie mkin dwasa :*
    eon sehun jgn d bt galau trz donk.. kn ksian🙂
    Nana eodiseo eon? ak kgen(?) sma dy..
    Han Jae Rin nugu? next next😀

  3. so sweet deh yaekris….
    jadi pengen punya pacar kan #plaakk
    itu jae rin yang kai suka kan??? kalo bener gimana ya reaksinya kai kalo ketemu jaerin…akan kah heboh atau…..*kok jadi kayak gosip ya -___-
    udah ahh..next part eonn..^o^ jangan lama lama ya eonn *maksa WHUUSSS *ngilang

  4. Oh Sehun sudah dewasa eoh?😉
    Hmm Aku suka kata” Sehun ke Suho😀 sampe Suho berkaca-kaca gitu… Aku jadi inget pas Sukira Sehun nangis waktu siaran itu…. T.T Hiks Hiks Hiks Maknae memang punya hati yang besar ya…
    Han Jae Rin ?! Eoh gebetannya Kkamjong itu kan? Temennya Sehun juga ya?
    Next nya ya Eonnie cantik ;;) Fighting nulis nya :***❤❤

  5. Magnae tetap magnae
    tp uri magnae udah dewasa aigooo *elus2 pala Thehun*
    Aduhhh penasaran ntar klo Chansa udah bisa ngomong lancar gmn y?😀
    ayooo thor lanjut😀
    btw, apakah Chansa akan punya adik?

  6. is baru tau kalo udah update yang chap 2 -_____-
    suho nya ngomong ke soo rim kah ciyeh gegara magnae doang jadinya begitu
    han jae rin itu siapa unn? .__. apa hubungan nya sama sehun?
    lanjuuuuttt unnn hwaiting ‘-‘)9

  7. Kya!!! Jadi penasaran liat adegan SooSu couple😄 maklum #FansSooSuCouple lol Jadi pengen mereka balikan deh huhu ToT

    ChanSa udah pinter ya /-\ anaknya kris sih lol makin perbanyak adegan romantis keluarga ini ya thor😀

    FIGHTING!!!

    NB: mohon maaf,tolong Krystal jangan couplean sama anak EXO ya .________.V

  8. wkwkwkw duh kris konyol bener dah pas blg: nona kau cantik sekali, mau pacaran dgnku? buahahaha dohhh ngakak~~
    wahhh itukah soulmatenya sehun? ‘-‘

  9. Eonniieeee U_U /nangis/?

    han Jaerim? Dia bukannya yeoja yang deket sama Kai yah /_\
    Ga tega liat Sehun kayak gitu masa :< Envy liat YaeKris yang soswitnya minta ampun .-. Kapan aku bisa kyk gitu sama sehun ._.)a kkkkk.

    Sehun, Move On!! :3 I'm here .-.

    Next chap di tunggu ne eon ^_^

  10. kyaaa eonni mian baru sempat komeeeen~~~
    aih aku ketinggalan bacaaa T.T

    Han Jeorim mah yang deket sama Kai kan eon?? aihh ngapain ada disana-__-
    eonni d.o ga usah kasih couple deh sekalian yaa
    aduh itu yaegi nya ngga lg sensitif yaa ahahaa kris ganjen emang ;))

    dan ini sehunnie oppa jantungnya ahahaaaa
    ternyata benar2 menyukai yaegi. tapi benar2 daebak karena rela demi hyung nya dan menutupi semuanya^^

    okedeh eon…keep writing and fighting!!!
    next chap dont be so late neeee

  11. Manager exo dan member exo lainnya puas bgt ngetawain sehun.. To lucu juga sich jd ikut ngebayangi. Pov suho n soojung kapan dimunculin lagi, suho ga balikan sama seo rim kan?? Kpn nieh duo magnae ngumpul lagi si kai n sehun… Dtunggu next storynya ya

  12. Ping-balik: Sequel Part 2 END : Explosive Magnae ( 3) | EXO & Prince WuFan

  13. mian eunni bru baca skarang egak tw klau udah
    tapi utuk ceritanya eunni mmang hebat
    dan utuk han jae rin thu bkanya yang dket dgn kai kan ?
    dan buat yeakris bikin mrka tambah romantis yha
    dan yeagi bikin hamil aj dan bikin dia ngidam yg aneh2 pasti sru eunni

  14. Han Jae Rin siapa itu?? kok bisa kenal sehun????
    sehun.masih aja dia cinta ma yaegi kacian ma.aku aja deh sini sama kok kyk yaegi penuh kasih sayang hahahhaha….
    twins ChanSha ngegemesin bgt sih…
    suho dengerin kata sehun tuh…

  15. sehun ternyata pemikirannya lebih dewasa drpd hyungnya..tp kasian dia blm bisa ngelupain yaegi..chingu apa sehun g da pasangannya?

  16. Ternyata uri samchon yang ngerjain sehun
    kirain kai
    ya ampuuuunnnnnn
    ini mah ceritanya lg ttg kegalauan sehun kah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s