EXO SERIES : JITAO _ FANTASTIC RUSSIA | Chapter 2 |

Gambar

Chapter 1 

Author             : Muriza (Yaegi Cho)

All Cast in this part      :

– EXO  Huang Zhi Tao | Kai | Suho | Sehun | Xiumin | Baekhyun | Chanyeol |  D.o | Luhan | Lay |Chen |

– Jung Ji Ah ( OC )

– Kris  (Wu Yi Fan)

– Cho Yaegi (OC as Kris Wife )

– Wu Geum Chan / Wu Geum Sha ( OC as  Kris Children )

– Park Soo Rim (OC)

– Kim Nana (OC)

– EXO’s Real manager

Genre                      :  Romance – Comedy – Family  – Brothership – Kris Married Life

Rating              :  PG – 17

Length              : Chaptered

Disclaimer          : Don’t copy paste / plagiat My Story.  All of in this Fan Fiction is Mine.  From my brain purely.  TYPO EVERYWHERE ! PLEASE LEAVE YOUR COMMENT & HIT LIKE BUTTON. Happy reading ^o^

 

xxx

Recommended Song  _ EXO – M PETERPAN


qi fu ni de ren dou bei wo da bai gan pao

The ones who bullied you were all defeated by me

 

zai ni de shen bian xin jiu xiang fei shang yun cai
wo wei yi de gong zhu ni bi wen di geng ke ai

 When I’m beside you my heart flies up to the clouds
My only princess, you’re cuter than Wendy

OoOoO

Air yang mengalir dari kran terus memenuhi westafel. Tao yang masih diambang kesadarannya, kini mencoba membasuh wajahnya untuk kesekian kalinya. Ia berdiri mematung cukup lama didepan cermin yang ada dihadapannya.

 

Tik tik tik. Sisa – sisa air dari kran yang telah ia matikan masih menetes titik demi titik.

“Huang Zhi Tao.. kau seorang laki – laki, tapi apa yang baru saja kau lakukan? Aaaa tidak – tidak! Tidak mungkin, aku sama sekali tidak mengerti kenapa bisa seperti itu.. Ibuuu bagaimana ini?  “ Tao mengacak – ngacak rambut dan wajahnya frustasi. Ia merasa serba salah saat ini, bahkan ia enggan untuk keluar dari kamar mandi setelah apa yang terjadi beberapa  waktu lalu padanya dan yeoja yang bernama Jung Ji Ah.

 

Tok tok tok !  “Tao-yya, palli nawayo (cepatlah keluar).“  Tok tok tok!  “ Tao, ayo kita pulang?” Tao menoleh pada pintu kamar mandi yang terus diketuk oleh EXO eomma, leader Suho.

Rasa bingung bercampur rasa malu membuatnya seperti ingin bertempat dikamar mandi apartement Yaegi untuk selamanya.

“Tao.. Tao.. Huang Zhi Tao?”  Tok tok tok !

 

“Sssh, ahhh ! IYA HYUNG SEBENTAR LAGI ..” Tao kembali menghidupkan kran air dan membasuh wajahnya untuk terakhir kalinya.

Ia menarik nafasnya perlahan, lalu mengembuskannya pelan .. “Hufh ~ Jiayou (semangat) ! “ Tao menyemangati dirinya sendiri didepan cermin.

 

CEKLEK ~ bunyi knop pintu yang ditarik oleh Tao kini membuat pintu kamar mandi perlahan terbuka.

“Tao?” Suho sudah sejak 15 menit yang lalu berdiri disana karena rasa khawatirnya terhadap namdongsaengnya itu. Suho adalah member K yang saat ini masih menetap didorm, ia memilih untuk kembali ke rumah orang tuanya setelah beberapa member tertua sudah kembali dari rumah masing – masing, karena member M masih berada didorm. Lagi pula, Tao akan mengisi sebuah acara disebuah stasiun TV yang bertajuk “Spalsh Diving”  pada hari ini. Suho, Sehun & Luhan ingin ikut serta menonton secara langsung untuk memberikan magnae M itu dukungan yang penuh.

 

Tao pertama – tama hanya menyembulkan kepalanya keluar dari pintu, ia mengedarkan pandangannya ke sekitar isi apartement, “Hyung, dimana dia sekarang?”

“Dia dikamar bersama Yaegi & Soo Rim, sudah ayo kita pulang.. “ Suho menarik tangan Tao agar keluar dari kamar mandi.

“Ahh Suho hyung.. huks.. “ Tao merengek, ia enggan untuk keluar.

“Sudah tidak apa – apa, lagi pula kau kan tidak sengaja. Nanti jika Nona Jung sudah lebih baik, kau bisa segera meminta maaf padanya.” Suho berupaya membujuk Tao yang masih tampak pucat pasi paska memeluk Ji Ah yang tertidur didepan TV dibawah kendali kesadarannya -_-

 

“Sssh, aku malu hyung! “ Tao mengeraskan posisinya, ia sama sekali tidak mau berpindah dari kamar mandi.

“Aih sudah ayo.. kau bisa mengurung diri mu lagi di kamar mandi jika sudah tiba di dorm.”

“Aku tidak bercanda hyung ! “ Tao berdecak kesal pada Suho yang masih menganggap itu sebuah lelucon.

Suho menahan tawanya  .. “Tidak, hyung juga tidak bercanda. Ayo, keluarlah.” Suho akhirnya berhasil menarik Tao keluar dari kamar mandi.

 

“HUUAAAA EONNI AKU BENCI – AKU BENCI !! MIWEOYO !! HUAAAA MOMMMMMYYYYYYY.. “

Suara teriakan Ji Ah terdengar hingga luar kamar, membuat seluruh urat – urat saraf Tao kembali melemah. “Hyung.. “ Tao menggenggam kuat lengan Suho.

“Sudah, tidak apa – apa.. ayo kita pulang.” Suho menggenggam tangan Tao lalu menyeretnya keluar apartement.

 

Sementara itu dikamar Soo Rim ..

“Hiks.. hiks.. hiks.. aku — hiks — apa yang dilakukan hiks — huaa mommyyyy.. “ Ji Ah masih meringsut dibalik selimutnya, ia masih menangis sesenggukan akibat ulah Tao yang sangat mengejutkan ketika ia sedang tertidur pulas.

“Ssstt, sudah – sudah.. uljimma (jangan menangis) , aku yakin Tao tidak melakukan apapun, dia pasti tidak sengaja. Tao itu anak yang baik, dia tidak mungkin berbuat yang tidak – tidak. Jiji, uljimma.. “ Yaegi dan Soo Rim saling bertatapan satu sama lain, mereka tidak mengerti hal apa yang membuat Ji Ah begitu histeris.

 

“Dia memeluk ku eonni ! Dia diam – diam memeluk ku ketika aku tidur ! Dasar yadong ! Mesum ! tidak waras ! KYAAAAAAAA ..  “ Ji Ah kembali menghentak – hentakkan kakinya diatas kasur.

“Ssshh, Jiji.. tenanglah, kami menjamin bahwa Tao tidak seperti itu. Tao namja yang baik, dia melakukan itu pasti tanpa disengaja, kau tahu kan orang memiliki kebiasaan – kebiasaan aneh saat tidur?” Soo Rim terus mengeluarkan sugesti positifnya.

 

Ji Ah menggeleng keras. “Andwae! Dia memeluk ku begitu lama eonni, eotteokhae .. aku sudah dinodai—“

“PFFFTTT ~ “ Yaegi ingin tertawa keras saat ini .

“Sluurpp .. “ Ji Ah menarik ingusnya, ia berhenti menangis sambil menatap kedua eonnideulnya itu. “Apa yang kalian tertawakan?”

“Ye? Ahh anyu.. amotteo (bukan apa – apa) .”Yaegi menggeleng, ia menggigit bibir bawahnya agar tawanya dapat terkontrol.

“Cho Yaegi ! “ Soo Rim justru memplototi Yaegi agar ia berhenti untuk tertawa disaat genting seperti ini.

“Hmmm.. ah nde.” Yaegi berusaha merubah mimik wajahnya menjadi seperti biasa.

“Hiks.. Tao — Huang — aku sudah menduga dari sebelumnya, dia itu akan terus menimbulkan kesalahpahaman. Ahhh aku tidak mau tidak mau !  kyaaaaa.. “ Ji Ah kembali histeris.

 

“Ji Ah, tapi bukankah kau juga memeluknya? Tadi ku lihat tangan mu —- “ Yaegi mengulang kronologi yang masih terekam dimemorinya.

“AKU BERPIKIR BAHWA AKU SEDANG BERMIMPI EONNI !! Aku bermimpi aku sedang disebuah kebun binatang yang didalamnya terdapat banyak panda. Lalu aku tertidur, lalu … aku melihat sosok yang datang ke arah ku, dia bilang —- dia pangeran Panda.. ternyata — KYAAAAAA MIWEYOOOOO !! I HATE IT MOMMMYYYYY .. “ Ji Ah memukul – mukul bantal yang ada didepannya.

 

“Sssttt, sudah – sudah —- “

BRAK ! Dalam waktu yang bersamaan seseorang menerobos masuk kedalam kamar .. “YAK! Aku sedari tadi memencet bell tapi tidak ada yang membukakannya ! Kalian sedang apa?” Sosok Nana dengan kemeja stripes dan blue jeans yang membuatnya tampak lebih trendy kini berada dihadapan mereka.

 

“Nana-ah.. “ Yaegi menunjuk Nana.

“Lalu bagaimana kau bisa masuk?” Soo Rim ikut bingung.

“Aku lupa, jika aku tahu password nya kekekeke” Nana membuka passenger bag yang ia pakai dan melemparnya ke sembarang tempat.

“-__-“ Gambaran wajah Yaegi & Soo Rim ketika melihat Nana dengan sikap konyolnya yang tidak pernah hilang.

 

“Eoh Jiji kau kenapa? Mata mu seperti labu air gyahaha.. “ Nana melompat ke atas tempat tidur.

“Hiks.. aku — aku hiks.. “ Ji Ah masih tidak sanggup untuk berkata – kata.

“Soo Yae, kenapa sahabat ku ini huh?” Nana dengan gamblangnya menyingkat nama kedua yeoja yang kini masih cengo karena kehadirannya.

“Hanya salah paham. Jiji salah paham pada Tao.. “ Soo Rim mencoba menjelaskan.

“Mwo? Yaaa kau Ah Jung Ji, sudah  ku katakan jangan berhubungan dengan mereka. Auuuwhh kau melanggar peraturan Ji Jung Ah.. “

“NAMA KU JUNG JI AH ! JUNG JI AH !! “ Ji Ah lagi – lagi berteriak frustasi dan kali ini karena yeoja berlesung pipi yang kini duduk diatas bantal yang ada didepannya.

“Kekeke, itu maksud ku. Nama mu itu menggemaskan.. kyeowoooo ..” Nana mencubit pipi Ji Ah.

“Aish Kim Nana ! “ Plak ! Yaegi menepis tangan Nana dari wajah Ji Ah.

 

“Ssshh, aih sama sekali tidak menyenangkan jika seperti ini. Aku sengaja berdandan cantik seperti ini karena ingin membantu chingu ku untuk berkemas dan pulang ke kampung halaman suami nya.. Auuwhh kenapa harus bersimbah air mata.. Ji Ah, don’t cry.. eoh?” Nana melafalkan Englishnya yang sangat berantakan -_-

 

“Ahh kebetulan sekali, aku memang belum mengemasi barang – barang ku. Nana-ah, gomawoo ..” Yaegi bertepuk tangan.

“Jiji, pergilah mandi. Lalu kita sarapan hmm? Eonni menjamin, Tao tidak melakukan apapun pada mu. Hmm?” Soo Rim sedikit berjongkok agar dapat mensejajarkan posisinya pada Jiji.

Ji Ah mengangguk perlahan.. “Hiks, arasseo eonni.. “

“Joahe. Kajja – kajja.. “ Soo Rim sosok yang begitu penyayang, ia sudah banyak berubah jauh setelah cinta pernah membuatnya terpuruk. *eaakkk -_-

 

“Yaegi-ah, mana barang – barang mu? Aku sedang berbaik hati, tapi aku ingin 4 lusin sirup maple. Aro?” Nana menggulung lengan kemejanya yang panjang.

“Aku sama sekali belum tiba disana, kau tulus tidak membantu ku !! “ Yaegi berkacak pinggang.

“Kekeke. Eyyhhh Nyonya Wu.. aku hanya bercanda. Sampai mati akan tetap seperti ini, aku mencintai mu Cho Yaegi.. Gyahahahaha.. “ Nana mengulang kalimat Kris malam itu.

“YAK KIM NANA JANGAN LARI !! “

 

xxx

EXO’s _ DORM

 

“BWAHAHAHAHA.. “

“Jadi kau — BWAHAHAHA.. “

“Ahhh hyung perut ku sakit gyhahaha.. “

Luhan, Lay, Suho , Baekhyun serta Kai yang baru saja kembali dari rumahnya masing – masing kini ikut menertawakan Tao yang masih terduduk diatas sofa.

 

“BWAHAHA.. Aigooo yyaa Huang Zhi Tao, mana ada mimpi berjalan sejauh itu?  ruang tengah — ruang TV BWAHAHAHA..  itu akal – akalan mu saja.. Boooo..” wajah Luhan sudah memerah, ia tak henti – hentinya mengukur jarak antara ruang tengah & ruang TV yang ada didorm mereka yang tentunya sama dengan jarak pada apartement Yaegi.

“Tao, jika aku yang ada diposisi mu mungkin aku bukan memeluknya tapi menyeretnya ke kamar gyahahaha..”

PLETAK ! Sebuah tangan mendarat dibahu Kai. “Akkhhh hyung ! Apha (sakit) !” Kai mengusap – ngusap bahunya.

“Belah kepala mu sekarang!  Agar aku bisa membawa otak mu untuk dilaundry ! ” Baekhyun berkacak pinggang setelah mendengar perkataan Kai.

“Ck! Baekhyun hyung, kau seharusnya mendengarkan dulu hingga aku selesai bicara. Membawa ke kamar agar dia tidak masuk angin.. “ Kai berdalih.

“Asalkan kau sudah memiliki alasan, itu sudah benar.” Lay mencibir Kai habis – habisan.

 

“Pffftt … tapi Tao, kenapa kau berani sekali seperti itu? Tidak baik.” Baekhyun masih tidak mengerti dengan apa yang Tao lakukan.

“SUDAH AKU KATAKAN AKU TIDAK SENGAJA AAAAHHHH !! “ Suara Tao memekik seluruh isi ruangan.

“Aihh ! “ sontak mereka semua menutup kedua telinga karena pekikan itu.

“Sudah – sudah, berhenti menertawakannya. Baekhyun, aku sore ini akan pulang ke rumah sebentar. Kau tidak kemana – mana lagi kan?” Suho mengalihkan pembicaraan.

Wajah Baekhyun mendadak berubah bingung .. “Ahh hyung, sebentar lagi Sehun akan pulang. Kau pulang setelah Xiumin hyung kembali saja.. jebaaall ..” Baekhyun melirik Kai dengan ujung matanya, ia memberikan sebuah sinyal pada Suho agar tidak memberinya tanggung jawab besar untuk menjaga duo maknae itu nantinya. -_-

 

“Arasseo. Aku akan menunggu hingga kalian semua kembali. Tao, bersihkan badan mu. Hyung akan menelfon delivery untuk sarapan pagi. “ Suho menarik tangan Tao untuk bangun.

 

“Aku mau sup macaroni ! “

“Aku ayam goreng ! “

“Aku sup kacang merah saja.. “

“Na do na do.. “ Lay, Luhan, Baekhyun dan Kai sudah bersemangat menyebutkan menu sarapan mereka masing – masing tetapi .. “Kartu kredit ku sedang overlimit. Pesan satu menu saja, bisa kan? Mianhae.. “ Wajah Suho tampak memelas.

 

“Eoh, nde. “ tidak ada yang berani protes karena tersangka overlimit adalah mereka sendiri -_-

“Hyung, mandi bersama ku.. “ Tao yang sudah berdiri dipintu kamar mandi dengan handuk yang melingkar dilehernya, menatap Suho agar namja itu ikut masuk kedalam kamar mandi bersamanya.

 

“Aku saja.. “ Kai berlarian menuju arah Tao.

“KYAA SHIREO ! “ BLAM ! Tao membanting pintu kamar mandi ketika Kai jalan mendekat.

“GYAHAHAHAHAHA.. “Mereka kembali tertawa.

 

BLAM ~ Seseorang yang baru saja datang  menginterupsi ke lima alien tampan yang masih berkumpul diruang tengah.

“Suho-ah, tadi malam ponsel ku tertinggal didalam mobil. Aku tidur dikantor. “ Seunghwan datang dengan sesuatu ditangannya.

“Waaaahh hyung kau bawa apa?” Luhan lebih dulu berlarian mengambil plastik yang Seunghwan bawa.

“Eoh, ini sarapan pagi untuk kalian. Ayo dimakan.. “

“Wahhhh..”

“Perut ku lapar, aku tadi tidak sarapan dirumah.. “ Baekhyun, Kai & Luhan membawa kantung yang berisi beberapa kotak sarapan itu ke dapur.

“Lay, ini vitamin mu. “ Seunghwan mengeluarkan sesuatu dari saku jaketnya.

“Gomawo hyung.. “ Lay menerimanya dengan senang hati, ia setiap saat membutuhkan asupan suplemen agar kadar darah dalam tubuhnya selalu seimbang meskipun disela – sela aktifitas mereka yang padat.

 

“Aku ke atas sebentar, aku lupa member tahu Yaegi bahwa jadwal penerbangan kemarin salah, dia harus segera check in pukul 10 pagi ini.” Seunghwan tampak sangat buru – buru.

“Nde hyung, sepertinya dia sudah lebih baik sekarang. Adik Dokter Jung yang merawatya tadi malam.” Suho mengangguk pelan.

“Geure, ku tinggal dulu. Suho-ah, kita kembali ke rumah mu bersama – sama, ada yang ingin ku bicarakan pada Appa mu. Aku pergi dulu.. “ Seunghwan menepuk bahu Suho & Lay bergantian, ia bergegas melangkah keluar apartement.

“HYUNG GOMAWO UNTUK SARAPANNYA.. “ Mereka yang didapur berteriak dengan mulut yang penuh.

“Nde, selamat menikmati.” Seunghwan menyahut sesaat lalu menghilang dibalik pintu dorm.

 

OoOoO

Tit – tit tit .. CEKLEK ~

“SAMCHOOONNN.. “ Yaegi yang melihat Seunghwan yang baru saja masuk langsung berlarian memeluk Seunghwan.

“Aigo aigo demam mu masih tinggi  eoh?” Yaegi memeluk erat Seunghwan hingga ia susah bernafas.

“Samchoonnn.. gomawoyooo.. “ Yaegi menggoyang – goyangkan tubuh Seunghwan.

“Kau harus check ini hari ini.”

“MWO?” Perkataan Seunghwan sontak membuat Yaegi melepaskan pelukannya.

“Teman ku pada bagian ticketing salah melihat jadwal penerbangan mu, kau akan transit sore ini menuju Vancouver. Palli – palli, aku akan mengantar mu ke bandara. “ Seunghwan menyuruh Yaegi untuk bergerak cepat.

Yaegi melihat sekitarnya, ia mulai kelimpungan. “Geundae, aku belum menyiapkan semuanya. Lalu kuliah ku — “

“Ahh palli ! Aku membayar mahal untuk perjalanan mu kali ini, aku membeli tiket kelas bisnis untuk mu. Kurang baik apalagi eoh? Palli – palli.. “ Seunghwan duduk diatas sofa dengan mengangkat kedua kakinya.

“Kyaaa Samchon kau baik sekali.. “ Chupppp ~ Untuk pertama kalinya dalam seumur hidup Yaegi menegcup pipi Seunghwan -_- dan kini ia berlarian kembali masuk ke kamarnya.

Melihat tingkah keponakan satu – satunya itu Seunghwan menjadi tersenyum geli, “Cih.. sudah menikah tapi tetap saja busuk.”

 

Dikamar ..

“Nana-ah.. Nana-ah, kau sudah selesai mengemasi barang – barang ku belum eoh? Kyaaa aku akan berangkat sekarang.” Yaegi masih berloncat – loncat kesana kemari.

“Sudah, semuanya sudah selesai. Kekeke..” Nana menepuk kedua tangannya, kini ia menghempaskan dirinya diatas ranjang Yaegi.

“Nana-ah, jika kau sedang kosong menginaplah disini. Temani Jiji, kau mau kan? Aku tidak akan lama disana.” Yaegi membuka lemarinya, ia memilih baju yang akan ia pakai untuk pergi sesaat lagi.

“Oke. Jangan ragukan aku Nyonya Wu.. gyahahaha.. “ Nana masih saja tertawa jika mengingat kemesraan Kris & Yaegi yang selama ini tertangkap oleh indera penglihatnya.

 

CEKLEK .. Beberapa saat kemudian.  “Eonniiii.. “ Jiji yang baru saja selesai mandi masuk ke kamar Yaegi dengan boneka panda kecil dalam gendongannya.

“Eoh kau Jiji, sudah besar masih bermain boneka? Ck ck ck.. “ Nana menggeleng tidak percaya.

“Geurooomm.. ini panda pemberian Joon ketika ulang tahun ku yang ke 17.. “ Jiji memperlihatkan boneka panda kecil yang ia beri nama “Taby”.

“Jinjja? Kyeowo.. “ Yaegi berusaha untuk menyenangkan hatinya.

 

“Taby? Apa ini Taby?” Nana melihat kalung yang melingkar dileher boneka tersebut.

“Joon bilang Taby itu artinya cantik. Aku cantik gyahahha.” Jiji ikut melompat ke atas tempat tidur.

“Booooo.. Jika Joon pernah melihat ku pasti dia akan lebih dulu jatuh hati gyahahahaha.. “ Nana tidak mau kalah.

“Anyiiaaa.. Joon itu hanya menyukai Eonni.. “ Jiji menunjuk polos Yaegi yang masih memilih – milih bajunya.

Yaegi yang dapat melihat pantulan gambar Ji Ah dan Nana, ia tersenyum getir ketika Jiji mulai mengingatkannya kembali pada sosok Joon.

Nana yang sedikit mengetahui segera mengalihkan pembicaraan. “Eoh Soo Rim dimana? Yaegi-ah, apa kami tidak boleh ikut mengantar mu ke bandara? Jebalyooo.. jebaalll ..”

“Nana Eonni, kau tidak usah ikut. Tinggalah disini bersama ku, sebentar lagi Soo Rim eonni akan kembali pergi bekerja.” Jiji sedang memainkan Taby si panda miliknya.

“Geure, aku akan menemani mu. Tapi jangan mengingkari janji mu aro? Paket liburan gratis ke Ottawa.. wuuoooowww.. “ Nana lebih dulu memeras Jiji -_-

“Arasseo eonni, ikutlah dengan ku setelah aku berlibur disini.” Jiji menjawab enteng.

“Eh? Nana, debut mu tinggal beberapa hari lagi.. “ Yaegi memandang Nana heran.

“Itu bisa diatur Yaegi-ah.. “ Nana mengacungkan jempolnya.

 

“BOCAH BUSUK AKU BUKAN SUPIR PRIBADI MU !! PALLIWA!! “ Suara Seunghwan terdengar hingga ruangan yang bahkan kedap suara.

“OMO ! Dia sudah marah. “ Yaegi  cepat – cepat menutup koper miliknya dan bergegas masuk kedalam kamar mandi.

xxx

 

Pukul 01 siang kST.

 

“Ssshhh.. aku bosan sekali .. “ Ji Ah menutup komik yang sudah selesai ia baca. Ia melihat Nana yang sudah tidur mendengkur disampingnya.

“Nana eonni.. Nana eonni.. Kim Nana eonni ! “ Ji Ah menggoyang – goyangkan tubuh Nana.

“Jiji, habiskan nasi mu.. nyam – nyam.. hhhhfffhhh.. “ Nana justru menjawab aneh.

“Eonni, ini masih siang! Kenapa kau tidur ! EONNI !! “

“Jiji jangan berisik, sssshh… “ Nana mengubah posisi tidurnya menjadi terlentang.

“Aish ! “ Jiji menggeser tangan Nana yang mengenai wajahnya.

 

Ji Ah bangkit dari posisinya, ia menatap jengah seluruh isi apartement. Yaegi sudah pergi sejak 3 jam yang lalu, mungkin kini ia sudah transit pada bandara internasional HK. Sementara Soo Rim, beberapa menit lalu kembali lagi menuju Suwon karena urusan kantornya.

“Auuwhhh.. apa yang bisa ku lakukan?” Ji Ah menggaruk – garuk kepalanya, baru kali ini ia merasakan kebosanan yang luar biasa.

“YI XING ! “  Nama itu mendarat mulus dipikirannya. “YI XING ! Aku harus menemuinya, dia pasti ada diapartementnya saat ini.” Ji Ah menguncir rambutnya, ia bergegas keluar dari apartement, akan tetapi.. sesuatu menahan langkahnya. “Ah chamkamman ! Aku harus mengatakan apa jika bertemu dengannya? Lalu jika dia menganggapku  anak ingusan yang tidak tahu apa – apa bagaimana? Aish! “ Ji Ah terus berdebat pada batinnya.

 

“Yi Xing harus tahu apa yang telah  Yeon lakukan untuknya! ANDWAE ! Yeon ku tidak boleh lemah hanya karena namja busuk seperti itu. Seenaknya saja dia memperlakukan Yeon ku !” Ji Ah kembali memantapkan tekadnya, ia harus mengatakan apa yang saat ini sedang terjadi pada Woo Yeon.

 

BLASH ~

Lay menatap kosong Ji Ah yang berdiri didepannya. “ Neo nuguya (kau siapa) ? Mau minta tanda tangan ku? “

BLASH ~

“Jadi kau adik dari Woo Yeon? HAHAHAHA.. apa kau juga menyukai ku?” Kini Lay tertawa nista.

BLASH ~

“Jung Ji Ah Agasshi, kau hanya anak kemarin sore yang tidak mengerti apapun. Berhenti mengajariku atau …  AUUUNGG ~ aku akan menggigit mu .. ANGGG.. “ Lay berubah buas, ia membuat gaya menerkam dengan mengedipkan sebelah matanya.

 

“KYAAAAAAAAAA !! MOMMYYYY ! TIDAK MOMMY TIDAAAAKKK! AAAAAAKKKKK !! “ Ji Ah berteriak histeris setelah membayangkan bagaimana reaksi Lay ketika bertemu denganya -___-

Ji Ah tersadar dari hayalannya yang konyol tetapi mengerikan baginya. “Ahh tidak mau, aku tidak mau jika sampai seperti itu. Shireo! Hiks.. “ Ji Ah menggeleng – geleng berusaha menghapus hayalannya itu.

 

Ji Ah mengintip Nana yang masih tergeletak didepan TV, yeoja itu sama sekali tidak terganggu dengan teriakannya.

“Huh ~ membosankan.“ Ji Ah melengos pasrah duduk diatas sofa.

 

FLASH ~

“Jika kau mau bersepeda, kau bisa mengambilnya dibasement. Rute sungai Han cukup aman dan tidak akan membuat mu tersesat.”

 

“AH MATTA ! “ Terlintas apa yang pernah Yaegi katakan padanya. Ji Ah melihat lagi ke arah Nana yang masih terlelap, rasa bosan mengalahkan semuanya, Ji Ah meraih cardigan orange miliknya dan bergegas keluar dari apartement.

 

xxx

 

TING ! Ji Ah sudah tiba dilantai dasar, ia mencari – cari tulisan “basement”.

“Ah disana.. “ Ji Ah menyusuri lorong dan menuruni beberapa anak tangga menuju basement apartement.

 

“Se—pe—da .. Ah itu dia.. “ Ji Ah berlarian mendekat pada sebuah mobil audy A6 milik Yaegi, yang disebelahnya terparkir manis sebuah sepeda berwarna putih.

Ji Ah mulai menyetel  musik yang ada pada ipod miliknya, memasang kedua earphone pada kedua telingaya, lalu ia bergegas keluar dari basement dengan mengendarai sepeda.

“Udara hari ini cukup redup, jadi tidak akan membuat kulit ku hangus gyahaha.. “

 

Ketika ia mulai mendayung sepedanya, ia melihat  sebuah Van hitam yang terparkir tepat dipintu basement, ia melihat seseorang yang kini tidak akan asing lagi baginya.

 

“Tao, semua perlengkapan mu sudah OK kan?” Sebuah suara dari dalam mobil membuat namja yang masih sibuk dengan telfon genggamnya menganggukkan kepalanya.

Wajah Ji Ah berubah muram ketika melihat sosok Tao dan kejadian pagi yang sungguh menyebalkan seumur hidupnya itu.

“Namja itu lagi.. “ Ji Ah sengaja berdiri pada jarak yang tidak dapat dijangkau oleh  Tao yang nantinya akan melihat lurus kedepan.

 

“Hyung, apa aku berenang hari ini ? “ Tao merapikan poninya yang berantakan, ia masih berdiri didepan pintu Van untuk menunggu member yang akan ikut dengannya. Suho, Sehun & Luhan.

 

WUSH ~ tiba – tiba sebuah perasaan aneh melintas dibenak Ji Ah, tanpa ia sadari jemari – jemari indah Tao yang sesaat tadi merapikan poninya yang berantakan membuat namja itu tampak mempesona.

“Ah tidak – tidak. Dasar namja mesum ! Tidak, dia itu mesum.” Ji Ah bersugesti melawan kata hatinya.

 

Tetapi, hingga sepersekain detik kemudian, tatapan Ji Ah  masih tetap saja tidak bisa beralih dari sosok Tao yang masih berdiri tegap dengan T-shirt Vneck hitam dan blue jeans didepan Van EXO.

Tao tidak menyadari jika ada sepasang mata yang masih saja melihat ke arahnya. Ia justru masih sibuk dengan weibo yang ia buka melalui ponsel genggamnya.

 

“Aish. Kenapa lama sekali bocah itu masuk kedalam mobil.” Ji Ah melihat disekitarnya, tidak ada jalan keluar lain kecuali pintu utama basement.

 

“Hyung, mereka lama sekali. Kita keluar saja, disini pengap — “ Tao yang mulai gerah berada dibasement mengipas – ngipaskan tangannya, dan tanpa sengaja matanya menangkap sosok yang berada beberapa meter darinya.

Tao menyipitkan matanya memandang pada sosok yang sama sekali tidak ia kenali itu ..

“Hyung.. “ Tao memanggil Min Wook yang masih duduk santai didalam mobil.

“Nde, wae Tao?” MinWook menyembulkan kepalanya keluar kaca mobil.

“Hyung, kau lihat tidak seseorang disana? Nugu?” Saat ini, sasaeng dari EXO sedang gencar – gencarnya berusaha untuk bisa masuk dan menyusup kedalam dorm EXO, sekalipun pengamanan yang cukup ketat, mereka tidak gampang menyerah begitu saja.

 

“Omo! Dia melihat ku.” Ji Ah menarik sisi cardigannya yang elastis untuk menutup setengah wajahnya.

 

“Hyung .. “ Tao menarik tangan Min Wook, gerak – gerik sosok yang ia lihat semakin mencurigakan.

“Tao, kau masuklah kedalam mobil. Biar aku yang berpura – pura menegurnya, masuklah.” MinWook membukakan pintu mobil.

 

Tao yang sangat trauma terhadap  stalker yang pernah menagkap gambar dirinya yang sedang mandi disebuah hotel dahulu, langsung menuruti perkataan sang manager.

“Hyung, tapi kau jangan lama – lama.” Aura penakut dari seorang KungFu Panda mulai terlihat.

“Sudah jangan cerewet, cepat masuk.” Min Wook mempercepat langkahnya agar bisa melihat jelas siapa sosok disana.

 

“Mommyyy.. bagaimana ini mommy, kenapa dia berjalan kemari. Mommy mommy… “ Ji Ah mulai panik, ia turun dari sepedanya dan mencoba memutar balik arah.

“Jeogiyo (yang disana) .. “ Suara Min Wook semakin membuatnya panik ketakutan.

“Kyaa..  eotteokhae – etteokhae.. eottekhaji etteokhaji .. “ Ji Ah menarik sisi cardigannya yang tersangkut pada stang sepeda.

“Nona, kau yang disana.. “

Ji Ah enggan untuk berbalik, ia masih berusaha untuk melepaskan cardigannya. “Aish.. jinjja!”

“NONA KAU YANG DISANA.. “ suara MinWook sedikit lebih besar.

 

Bola mata Ji Ah seolah akan keluar dari tempatnya, ia menarik sepedanya kesisi pilar besar yang ada didekatnya ..  “Mommy … kyaaa kenapa semakin mendekat, ah tidak – tidak.. Mommy—- “ BRAK !

“AKH !”

“EOH?” Tao yang baru saja menutup pintu mobil mendengar jelas sebuah suara yang lebih mirip benda keras yang terbentur jatuh. Ia mengurungkan niatnya untuk menetap didalam mobil, rasa penasarannya mengalahkan rasa takut yang ada..

“Hyung.. apa yang ter—ja.. ”

“KYAAAAAAAAA TOLONG AKU… AKKKKKHHHHH ! “

 

“EOH YA TUHAN  !! “

TBC

 

Sudah ada yang mendapat inti dan makna dari cerita JiTao ini?😉

Special Story Wu’s Family in Kanada akan rilis setelah series Fantastic Russia berakhir. So keep stay ^_^

Kan sekarang mereka lagi liburan, entar waktu ChanSha pulang… baru deh author tanya – tanya gimana liburan disana bareng Mommy & Daddynya. Eh lupa, author kan mommy nya ChanSha *dilempar mercon ama reader -_-

 

Read first, Like second, and leave your comment ! That’s should it  be ! *maksa kkkk~

See u soon yeorobun ..  Kyaaaa tanggal 15 besok Kris balik lagi ke Korea *goyang Caesar

Tapi tenannggg.. cerita selama mereka di Kanada udah ada didalam dompet ace *eh?

Don’t go anywhere, keep stay everywhere yak kekeke

Anyyeong ^^ muah muah muah .. *poppo ala Geum Sha😀

 

NOTE : Anyu, Anyi, Anyo, Anyia, Anyitji, Anyio. Itu semua sama, artinya tidak, tidak begitu, bukan dan sejenisnya. Jadi kalo author sering nulisnya ‘anyu’ itu bukan typo yak kekeke😀

 

 

 

 

 

71 thoughts on “EXO SERIES : JITAO _ FANTASTIC RUSSIA | Chapter 2 |

  1. ko rasanya kurang seru yah di series jitao ini?! thro mau liat pict tao yg lg mandi yg d ambil sesaeng fans, penasaran juga nich, ko bisa yah mereka dapet?!

  2. Ping-balik: EXO SERIES : JITAO _ FANTASTIC RUSSIA | Chapter 3 | | EXO & Prince WuFan

  3. Ping-balik: EXO SERIES : JITAO _ FANTASTIC RUSSIA | Chapter 4 | | EXO & Prince WuFan

  4. Ping-balik: EXO SERIES : JITAO _ FANTASTIC RUSSIA | Chapter 5 | | EXO & Prince WuFan

  5. etdah jiji ngatain tao mulu ntar lama-lama suka loh sama baby panda hayoloh kkk
    suka sama chara kim nana haha
    ciyeeee yang liburan ke kanada, sekalial honeymoon ajahhhhh kkkk
    nice story as usual

    • Chingu annyeong🙂
      kkyaaaa aku udah baca semua comment kamu. Overall aku seneng banget sama smart reader kayak kamu, gomawoyo udah luangin waktu kamu mampir kemari, baca trus comment lagi disetiap chapter nya. Neomu jjang ! *hug & Kiss
      Semoga kamu terus menjadi pembaca setia yah. Ah nde, aku pernah liat salah satu nama admin di FP kayak kamu, apakah itu kamu? Kekeke😀 salam kenal bubbleodult😀

  6. Ping-balik: EXO SERIES : JITAO _ FANTASTIC RUSSIA | Chapter 6 | | EXO & Prince WuFan

  7. pas baca part ini lucu banget pas bagian tao malu karena tidur sambil jalan dan meluk jiji….wkwkwkw
    ah makin lama makin seru ff nya semoga happy ending buat tao sama jiji
    # buat duizang udah nikmatin aja liburan di canada y wkwkwkwkw

  8. Ini jiji misinya untuk menyatukan kembali lay dan yeon yah?*ceelah bahasanya*
    Tao kalo lagi malu lucu banget deh
    lanjut ke next chap:))

  9. Ping-balik: EXO SERIES : JITAO _ FANTASTIC RUSSIA | Chapter 7 | END | EXO & Prince WuFan

  10. Itu jatuhkah???
    hmmm
    bisa2’a tao punya kebiasaan aneh tidur mpe ga sadar kalo dia berjalan n meluk cwe sewaktu tidur,wkskskwkwkwkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s