EXO SPECIAL SERIES – FANTASTIC CANADA CHAPTER 5 END

Gambar

Chapter 1 | 2 | 3 | 4

Written By  : Authoress – Yaegi Cho a.k.a Muriza

 

Cast         : Kris EXO-M (Wu Yi Fan), Cho Yaegi, Wu Geum Sha, Wu Geum Chan 

  (Official Cast), EXO members, Kris’s Mom, Wang Lian, & another supported cast that you’ll find in my story.

Rating : PG 17

–      Comedy, Romance , Marriage Life, family..  

Ideas, inspiration, characterization, casts, background, and the whole of the story is MINE, belongs to me  ~ but EXO may yours kkk. Don’t do something plagiarize or plagiarism !! Everybody know that my XONAMS/XONJIES  are smart ~ Typo everywhere. We Are One ! Enjoy the story yeorobunnn ^_^

 

xxx

*Background Song – EXO K –  PETERPAN*

neol chaja-ganda chu-eo-gi bonaen tinggeobel ttaranaseot-deon Neverland
keu kose nae-ga neowah parabomyeo utko isseo
nan yeongwonhan neoye piteopaen. keu shi-gane meomchun ne namja
seotul-jiman neomu sarang-haet-deon naye neo-ye-ge danyeo-ga

  I’ll go looking for you to Neverland by following Tinkerbell, who was sent by the memories
At that place, you and I are looking at each other, smiling
I’m am your eternal Peter Pan, your man who has stopped in time
I may be clumsy but I loved you so much and I will run to you

***

NOTE  : Sangat amat disarankan untuk mendengar lagu EXO-K Peterpan untuk Chapter akhir ini, supaya lebih sembriwihh .. *plak😀

xxx

“Fuuh ~ “

“Fuuh~ “ Untuk kesekian kalinya Yaegi meniup – niup poninya agar menetralisir rasa bosan yang mulai menyeruak.  Yeoja itu kini tidak memperdulikan lagi tatanan rambut dan peach mini dress yang bertengger sempurna pada tubuh mungilnya.

Gambar

(Ini dress si Yaegi pake😀 )

Yaegi memilih untuk bersandar malas pada  badan sofa  dengan menumpukan kepalanya pada sebuah bantal yang terdapat diruang TV. Matanya sesekali mencuri – curi pandang pada pintu kamarnya, setelah beberapa menit yang lalu sang mertua masuk kedalam kamarnya tetapi hingga kini mertua Yaegi tak kunjung menampakkan batang hidungnya.

Ketika Yaegi sedang sibuk mengutak – atik ponselnya, tiba – tiba sebuah bantal mendarat pada bagian pahanya.. “Uh?” Yaegi sedikit terkejut, ia menoleh ke arah sampingnya, “Duduklah yang benar.”  BLUSH ~

“Ah ye.” Seketika Yaegi membenarkan posisi duduknya, tak lupa menutup bagian pahanya dengan bantal yang diberikan oleh Lian disampingnya, perkataan Lian membuatnya merasa malu.

“Eum, begitu lebih baik. Kriuk – kriuk – kriuk.. “ Lian kembali melahap keripik kentangnya dan mengacu pada layar TV.

“Fuuh ~ “ Yaegi menghembuskan nafasnya yang terdengar pasrah, wajahnya mulai tertekuk ..

“Adik Ipar, boleh aku bertanya sesuatu pada mu?”

“Nde? Ah ye? Musseonseorinya (ada apa) ?” Yaegi merespon cepat pertanyaan Lian.

Lian menaruh bungkusan makanan ringannya diatas meja, ia mengubah posisi duduknya agar bisa berhadapan dengan Yaegi.. “Nama mu — nama mu seperti nama putri tunggal  pemilik perusahaan ditempat ku bekerja.”

“YE?” Yaegi terhenyak hebat, belum terlintas dipikirannya bahwa itu adalah perusahaan sang Appa, KK Grup.

“Eo. Kau Cho Yaegi putri tunggal pewaris KK group itu kan? Tuan Cho Gi Hoon? ” Lian menunjuk Yaegi dengan ekspresi seperti tidak terjadi sesuatu yang mengejutkan.

Berlawanan  dengan Yaegi, DEG ! nafasnya menjadi sesak setelah pertanyaan kedua itu terlontar, “Li — Lian-ssi.. “

“Uhm wae?” Lian merespon kegugupan Yaegi.

“Jadi kau sungguh dosen home schooling ku?” Yaegi memberanikan dirinya untuk langsung bertanya pada inti permasalahan.

Lian terdiam sejenak menatapnya, “Ye, tapi tidak jadi.”

“Nde?” Yaegi merasa ada yang menggantung dari jawaban Lian.

“Kris tidak akan baik – baik saja jika dia tahu aku akan tinggal diapartement yang sama dengan mu. Lagipula kau bisa berkuliah di universitas swasta, itu lebih baik. Itu keinginan mu kan? “

Yaegi menatapnya sedikit takut, “Kenapa tidak mengatakannya sejak awal?”

“Aku baru mengetahuinya tadi.. “ Lian mengangkat ponselnya, tertera jelas pada layar ponselnya sebuah pesan multimedia singkat yang dikirmkan oleh seseorang yang bernama kontak ‘Tuan Seunghwan Cho’ , pada pesan multimedia tersebut terpampang jelas kartu identitas beserta foto seseorang didalamnya, yaitu Cho Yaegi.

Yaegi mengatur nafasnya agar menjadi lebih baik, “Lian-ssi, aku berharap Kris tidak mengetahui— “

“Uhm tentu saja. Aku tidak akan membiarkan konsentrasi adik ku terpecah hanya karena hal ini. Justru itu aku menolak tawaran ini.” Lian memotong lugas apa yang hendak dikatakan oleh Yaegi.

“Syukurlah.” Yaegi menarik nafas lega.

“Nona Cho, dihari – hari berikutnya kau akan sangat sibuk untuk mengurus perusahaan.” Aura Lian perlahan berubah, namja yang tiga hari ini ia kenal  sebagai Kakak Ipar yang lucu dan hangat  itu kini terkesan dingin terhadapnya..

“Ma—maksud mu? Aku — aku tidak mengerti maksud mu.” Yaegi terbata.

“Jangan membuat Kris terganggu karena posisi mu.” FLIP ~ Lian menekan tombol off pada remote TV, ia beranjak bangun dari duduknya untuk segera melangkah pergi.

Sebelum Lian melangkah pergi dari pandangannya, Yaegi memberanikan diri untuk mengatakan, “Tapi aku sungguh tidak pernah ingin memimpin perusahaan!” suara Yaegi cukup lantang.

Lian menghentikan langkahnya, ia hanya membalikkan kepalanya, “Itu bukan urusan ku. Kris, Wu Yi Fan, adik ku.. adik ku tidak boleh terluka karena siapapun.” Sorot mata Lian yang menatap Yaegi sedikit menusuk, namja itu kini benar – benar hilang dari pandangannya.

Hidung & mata Yaegi mulai memanas, ia nyaris menangis setelah apa yang ia dengar beberapa saat tadi .. “ Tidak. Aku tidak mau. AKU TIDAK MAU !” Yaegi memejamkan matanya, ia menggigit ujung kuku Ibu jarinya menahan hatinya yang sangat ingin berteriak.

“Yaegi?”

“Eoh! Ibu.. “ Yaegi cepat – cepat menetralisir rasa kalutnya ketika sosok mertuanya muncul dihadapannya kini..

“Yi Fan sedang menata rambutnya, tunggulah sebentar lagi. Semoga menyenangkan, Ibu masuk  ke kamar dulu ya. “ Ibu Kris melambaikan tangannya, dan berlalu begitu saja.

Saat ini Yaegi tinggal seorang diri pada ruang keluarga yang terasa amat hening, seluruh penghuni rumah mulai memanjakan diri mereka masing – masing menuju alam mimpi, sementara ia…

“Hufh ~ Kris apa yang lakukan ?” Yaegi mengerang frustasi setelah melihat jam tangannya lagi. Yaegi beranjak bangun dari duduknya, ia memilih untuk kembali menyusul namja itu ke kamar.

Dalam waktu yang bersamaan..

“Hyung, disana.. disudut sana. Aigoo kau pernah menonton drama romantis tidak? “

“Aish yang benarnya dimana ! Jangan membuat ku bingung !” Kris mengangkat kembali gelas kecil yang berisi cahaya lilin – lilin putih didalamnya. Ia kini tengah berusaha menyulap taman kecil yang ada didepan kamarnya untuk menjadi sebuah tempat yang akan ia namakan dengan ‘Neverland’ -__-

“Duizang, kau sungguh lamban. Yak yak disitu.. auwwhhh ! “ Xiumin seolah ingin keluar dari layar Ipad untuk menendang Kris.

“Disini? Lalu dimana lagi? Disini saja eo?” Kris berjalan mundur sambil berinteraksi dengan kesebelas memberdeul dari layar Ipad yang ia taruh di atas sebuah meja yang lebih dulu ia tata sedemikian rupa..

“Andwae – andwae! Bukan disitu hyung ~ “ Chanyeol tidak setuju.

“Disusun berbaris saja. Kau mengerti maksud ku hyung?” Suho sampai memperagakan dari  layar Ipad -__-

“Berbaris? Berjajar maksud mu?”

Kris sukses membuat wajah memberdeul cengo akut, “Eo. -_____-“

“Hoooammh… hyung, hadiahnya dimana? Kau sebenarnya mau melakukan apa?” D.o masih bertanya – tanya.

“Kekeke. Itu rahasia, kalian disini hanya bertugas seperti yang sudah aku katakan kemarin. Aro?” Kris mulai menata semua properti serba putih menjadi tampak lebih indah. Kini taman kecil itu nyaris terlihat sempurna..

Gambar

(Lebih kurang seperti ini hasil kerja Krisseu kekeke :D)

“Eo, Gege .. lilin yang itu sudah kecil sekali, diganti saja.” Tao melihat sesuatu.

“Eh? Yang mana?” Kris melihat satu persatu jejeran lilin disana.

“Yang itu Kris, yang disana.. “ Lay ikut menunjuk.

Tring ~ “ AWHHH ~ Sssshhh … “ tangan Kris tidak sengaja membuat salah satu gelas kecil itu menggelinding hingga tetesan lilin yang mencair mengenai jemari tangannya,

“Omo mo mo Kris hyung neo gwenchana?” Baekhyun tampak panik.

“PANAS ! “ Kris berteriak tepat pada layar Ipad.

“Kau ceroboh.” Lay berkata seenaknya.

“Kalian mempersulit saja.. “ Kris masih mendengus kesal, ia meniup – niup jemari tangannya.

“MWO? Auuwhhh ~ tidak tahu berterimakasih, hyungdeul kajja – kajja ~ “ Chen mendadak kesal.

“Eh eh.. aihh begitu saja marah. Aku hanya bercanda. Kekeke. Cih ~ “ Kris membuang wajahnya dari layar Ipad dan kembali menggerutu.

“Hyung kau tidak lupa kan traktiran mu?” Sehun menautkan kedua tangannya penuh harap.

“Hyung aku mau yang tebal nya segini.. hyung, lihatlah kemari.. KRIS HYUNG! “ Kai merasa kesal karena Kris tidak melihat pada kamera.

Kris akhirnya menoleh, “Nde nde, semuanya akan ku penuhi. Tapi jika ini gagal, semuanya juga gagal.

“AHH HYUNG! GE ! ” Sehun , Kai, dan Tao berteriak bersamaan.

“Hyung, ini pengorbanan kami.. “ Chanyeol kembali berorasi -_-

“Kau tidak lihat ini pukul berapa? Disini masih pukul 5 pagi Hyung, kami hanya memakai piyama bahkan tidak sempat menggosok gigi karena mu.. “ Chen dan Baekhyun sangat mendramatisir  keadaan.

“Jadi Yaegi dimana hyung? Kenapa tidak kelihatan juga?” Suho mengernyit.

“Aigoo .. anak – anak, ini tontonan orang dewasa, segeralah kembali tidur. Gyahaha.. “ Luhan tertawa keras sambil menutup matanya.

“Kau kenapa Luhan hyung?”  Sehun bertanya polos, tidak ada satupun memberdeul yang tertawa akan hayalan konyolnya -_-

“Eo anyu, aku tadi sedang berenang. -__-“ Luhan terdiam bodoh.

“Kris hyung, Yaegi-ssi eodi? Hoooammh.. “ Mereka kembali menguap lebar.

“Sebentar lagi, chamkammanyo. Dia pasti akan menyusul ku ke kamar karena aku tidak kunjung keluar kekeke.. “ Kris merasa yakin akan prediksinya.

“Kau yakin? Jika dia ketiduran bagaimana? “

Wajah Kris berubah susah, “Kalian benar juga, sssh.. eotteokhae?”

“Tadi kau mengatakan apa pada Bibi? Coba tanyakan pada Bibi, Yaegi-ssi sedang apa saat ini? “ Baekhyun menyarankan.

“Ide mu konyol sekali , tinggal mengatakan duduk ditaman bersama apa susahnya. Auuwhh jinjja ~ hooamhhh.. “ Luhan menguap lebar.

Kris berpikir sejenak, rasa bingung mulai menggrogotinya, “Apa aku susul saja dia?”

“Haish ~ piryeopchi hyung, sudah biarkan kami saja yang menunggu sampai Yaegi-ssi bosan menunggu mu diluar. Hoammh.. “

Memberdeul kembali bermalas – malasan diatas tempat tidur mereka sembari menunggu target memasuki ruang oprasionil -_-

“Yak kalian jangan tidur lagi!”

“Tidak akan hyung.”

“D.o! Baekhyun ! Chen – Chen ! “ Kris memegangi Ipad frustasi.

“Aku, Lay dan Suho juga main vocal.. sudah tenang saja. “ Luhan menyandarkan kepalanya diatas punggung Sehun.

“Ck ~ Suho-ah, katakan sesuatu.. “ Kris memelas pada Suho.

“Aku juga tidak mengerti hyung.. “ Suho menggeleng pasrah.

“Yaa Goo Moon Ri, katakan sesuatu.. “ Chanyeol sengaja menendang Baekhyun pelan.

“YAK KIM YEJIN !  “Baekhyun memegangi pantat nya.

“BWAHAHAHA.. “ seperti biasa Luhan tertawa keras.

“Hey Kim Nana gyahahaha.. “ Kai melanjutkan aksinya.

“Yak kau Han Jae Rin ! Sudah ku bilang OUT OUT ! “ Luhan menyilangkan kedua tangannya.

“Haish ~ sudah – sudah, jangan kekanak – kanakan.”

“PARK SOO RIM DIAM KAU ! GYAHAHAHA.. “ memberdeul serentak berteriak bersamaan.

Suho kini hanya bisa terduduk pasrah, sambil mengusap dadanya -__-

“Eh? Goo Moon Ri? Omo.. Baekhyun-ah.. “ Kris tersenyum evil, lambat laun mereka semua mulai mengetahui rahasia seorang Byun Baekhyun.

“Mwol? Aku bukan namja romantis. Bukankah Tao sedang gencar mengejar yeoja bermarga Jung itu? Gyahaha.. HEY JUNG JI AH GYAHAHA.. “

“BAEK HYUNG! “ Tao melempar bantalnya ke arah wajah Baekhyun.

“Auuuwhh Dokter cantik kenapa begitu senyap? Gyahahaha.. “ Chen mencolek dagu Lay.

“Gyahaha.. yak yak, jika kalian semua mulai berpacaran mau jadi apa EXO nantinya?” Luhan tiba – tiba berdiri memperagakan ketika Seunghwan manager memarahi mereka.

“BWAHAHA.. Xiao Lu kau mirip sekali dengan manager Hyung..”

CEKLEK ~ BLAM ~

DEG ! Sesaat mereka semua terdiam, ketika mendengar pintu kamar didalam sana berdentum..

“Omo mo mo..  Kris hyung.. “

“Ingat, tutup kamera dengan bantal aro? Jangan sampai ketauhan.”

“Arasseo hyung. Kyaaa ~ palli – palli.. “

Sementara itu Kris berusaha mengatur denyut nadi, degupan jantung, desiran darah, serta deru nafasnya yang mulai bercampur aduk ..

Sementara itu..

“Ck ~ Ini sudah pukul berapa? Apa dia hanya mengerjai ku? Tega sekali jika memang seperti itu.. “ Yaegi menghentak – hentakkan kesal kakinya berjalan menuju kamar, rambutnya yang semula telah tersisir rapi kini sudah berantakan.

CEKLEK ~ Yaegi membuka pintu kamar secara paksa.. “Kris-ah kau sebenarnya —- “ tangan dan langkah kaki Yaegi berhenti bergerak, “Kenapa lampunya mati?” BAM ~

“Kya~ “ Yaegi terlonjak ketika suara pintu tertutup keras akibat dorongan tangannya sendiri.

“Ya Tuhan gelap sekali.. “ Yaegi menggunakan cahaya ponselnya untuk dapat menerangi penglihatannya..

“Aish ini sebenarnya ada apa? KRIS ..  KRIS .. WU YI FAN ~ “ Tip ! Hingga yeoja itu berhasil menghidupkan kembali lampu kamar, ia sama sekali tidak menemukan sosok Kris disana.

Yaegi mengedarkan pandangannya keseluruh sudut kamar, ia melihat kamar mandi yang terbuka begitu saja, handuk yang tergeletak dilantai, beberapa Shirt yang pastinya milik Kris berhamburan diatas ranjang, serta aroma parfum Kris yang masih terasa sangat kuat menempel pada indera penciuman Yaegi.

Yaegi mengacak – ngacak kesal rambutnya sendiri, jika Kris hanya berniat untuk menjahilinya lagi untuk kesekian kali, ia tidak akan mentolerirnya lagi.. “Ssshh, apa sebenarnya  yang dia inginkan? Aish ~ ini menyebal — “ Yaegi tidak jadi menghentakkan kakinya ketika ia melihat ke bawah .. “Eung?” Wajah Yaegi mengernyit memandangi kerang – kerang laut kecil berwarna – warni yang tersusun menjadi satu barisan panjang menunju pintu kaca yang mengarah ke taman ..

“Ige mwoya?” Yaegi masih berdiri pada posisinya, ia masih memperhatian deretan kerang – kerang kecil dihadapannya ..

“Kris-ah.. Kris-ah .. “ tidak ada jawaban, “Dia dimana? Eomma Appa .. apa yang dilakukannya lagi? “ Yaegi yang memang pada dasarnya susah untuk peka dalam hal seperti ini, kini terduduk pasrah diranjang.

“Fuhh ~ “ Ia meniup poninya jengah.

“Eoh.. “ Ia baru menyadari ponsel yang ia genggam sedari tadi, jemari – jemari indahnya berkutat pada papan tombol ponselnya .. ‘tut tut tut’ sama sekali tidak tersambung . Yaegi melempar ponselnya ke atas ranjang .. “Aish namja menyebalkan! Aaakkk ~ yak yak ! Kyaaaa ! “ Yaegi menendang semua bantal  yang ada diatas ranjang, ia juga melemparkan semua Shirt Kris yang ada diranjang.. “Menyebalkan! Apa – apaan ini ! Dia pergi kemana? Aku menyesal ! AKU MENYESAL SUDAH IKUT BERLIBUR DENGANNYA !  KYAAAAAA  —-hmmp.. “ teriakan Yaegi sesaat mereda, yeoja itu tampak menyadari akan sesuatu ..

“Ibu bilang sedang menata rambut? Lampu kamar kenapa dimatikan? Lalu Kris dimana? Ah! Ini pasti ada hubungannya dengan kecurigaan ku siang tad—i.. “ Perkataan Yaegi terputus ketika ia juga mulai menyadari akan maksud barisan kerang – kerang laut kecil yang berjejer manis menuju pintu kaca menembus taman kecil disana..

Yaegi perlahan turun dari ranjangnya, ia perlahan mengikuti arah deretan kerang – kerang kecil itu .. dan ..

“Eungg?” Yaegi melihat jelas cahaya – cahaya kecil yang menembus tirai kamarnya,

“KRIS-ah? KRIS-ah kau kah it—u” TREK ~ Bibirnya mengatup rapat beriringan dengan pintu yang baru saja ia tarik dan terbuka ..

“Kk—Kris-ah.. “ Yaegi memandang heran seseorang yang berdiri diujung sana, seseorang yang lebih mirip dengan sosok pangeran berkuda putih yang selalu berada didalam mimpinya dahulu..

“Welcome in our Neverland .. My — Wendy.. “ suara berat serta senyuman jelmaan malaikat itu kini perlahan semakin mendekat ke arahnya..

Yaegi masih mematung pada teras kamar, ia tidak dapat menggerakkan kakinya.. “Kk—Kris-ah .. apa — a—apa yang te—terjadi?” Yaegi menunjuk seisi taman yang penuh dengan lilin kecil yang memancarkan sinar hangatnya..

Kris tak henti mengembangkan senyuman hangatnya, tangan besarnya meraih lembut jemari – jemari Yaegi .. “Ttarawatjo (ikut aku).. “ Kris menarik gadisnya itu pada beranda sederhana yang ada diujung sana..

Mereka kini berdiri saling berhadapan, Kris melepas genggaman lembutnya  “Cho Yaegi..“

“Nde?” Yaegi masih linglung akan keberadaannya kini, rasa amarah yang teramat ingin ia limpahkan pada sosok yang telah ia temukan batang hidungnya itu perlahan memudar begitu saja.

Yaegi mengakui dalam hatinya, sosok Kris malam ini sangatlah berbeda, apa itu karena Pink Shirt yang dikenakan oleh namja itu? Yang merupakan warna favoritnya, entahlah.. saat ini Yaegi benar – benar tidak memiliki apapun yang ingin ia katakan.

Gambar

(Ini baju kemeja pink nya)

“Sejak saat pertama kali kau berada disana, aku mulai tertarik pada mu.. “

“Nde?”

“Pertama kali aku melihat mu mengantarkan makan siang untuk SJ hyungdeul.. “

“Uhm.. “ Yaegi menautkan kedua tangannya, betapa gugupnya ia saat ini, ia memilih untuk mencoba melihat ke sisi lain..

“Yaegi-ah.. “ tangan Kris menggeser wajahnya untuk melihat padanya ..

“Mmm?” Yaegi berusaha menarik senyum simpulnya.

“Mianhaesseo .. aku lebih banyak membuat mu menangis karena ku. Mianhasseo, telah membawa mu kedalam hidup ku yang sulit ini . Mianhaesso, tidak pernah ada hadiah ataupun kejutan disetiap ulang tahun mu. Geurigo mianhaesseo, karena aku hanya menginginkan kau satu – satunya yang akan terus berada disini bersama ku, mianhae.. jika suatu saat nanti kau harus mati bersama ku Yaegi-ah ..  “

“ . . . . . “ Yaegi tidak memiliki jawaban apapun, matanya kini terpaku pada kedua bola mata Kris yang menghanyutkan.

Kris melanjutkan kalimatnya, “Ketika aku tahu kau telah berpisah dengannya, aku memberanikan diri untuk menyukai mu.. “

“Pertama kali  aku melihat mu dari jarak dekat, ketika kau sedang memasak untuk kami semua .. aku benar – benar yakin bahwa aku menyukai mu.. “

Kris memandangi setiap lekuk wajah Yaegi sedikit lama, perlahan kini tangannya berpindah memindai setiap helai rambut Yaegi yang nyaris berantakan, sorot mata yang dapat membunuh siapapun yeoja yang melihatnya .. “Meskipun ini terlambat, bisakah aku meminta mu untuk kedua kalinya?”

“Eoh Kris-ah.. “ Yaegi reflek memegangi bahu Kris ketika namja itu kini berlutut didepannya ..

“Will you marry me?” entah mengapa tidak ada rasa mual ataupun hasrat ingin memuntahkan sesuatu dari ulu hatinya saat ini, tidak seperti biasanya, Yaegi lebih dulu akan terbahak ketika Kris melakukan sesuatu yang seperti saat ini..

“Kris-ah .. “ kedua pipi yeoja mungil itu mulai bersemu merah ..

“Bersediakah kau  tua dan mati bersama ku ?” Kris memberikan tangannya, ia menunggu jawaban yeoja itu seolah mengulang ketika pertama kali melamarnya, lebih tepatnya ia melakukan ini karena dia belum pernah meminta Yaegi secara langsung untuk menikahinya.

Pada saat tangan Yaegi ingin bergerak menyentuh telapak tangan hangat itu …

“Ouwo.. Ouwu Oo – O Owuo — Ouwo.. Ouwu Oo – O Owuo …”

“Eoh?” Yaegi reflek menoleh pada sebuah benda tipis berukuran persegi yang terdapat diatas meja..

 

Nalgeun il-gijang meonjireul teo-reonae mundeuk pyeolchin gos keu so-gen hae-malgge
ni-ga isseo ajing neon geudaero yeo-gi nama-isseo
itko chinaet-deon geurimi tteo-olla cha-geun tteollimi nae mome sae-msosa
jom seo-geulpeugin hae keuttaero do-ra-gal su eom-neun ge… “

Rasa tidak percaya  mulai menyelimutinya .. “Kris-ah .. Kalian .. “ Yaegi sangat amat terkejut dengan keberadaan sebelas memberdeul yang kini mulai memetikkan jemari – jemari mereka sambil menyanyikan langsung lagu kesukan Yaegi, ‘Peter Pan’ .

Kris masih menunggu Yaegi untuk memberikan tangannya..

Tanpa menghabiskan  banyak waktu untuk berpikir, Yaegi langsung menautkan tangannya “Hmm.. tentu saja bersedia. ”

Seketika itu juga Kris tersenyum lalu  berdiri dan ..  HUG ~ membawa yeoja itu kedalam pelukannya..

 

“neol chaja-ganda chu-eo-gi bonaen tinggeobel ttaranaseot-deon Neverland
keu kose nae-ga neowah parabomyeo utko isseo
nan yeongwonhan neoye piteopaen. keu shi-gane meomchun ne namja
seotul-jiman neomu sarang-haet-deon naye neo-ye-ge danyeo-ga
..”

Peterpan versi akustik terus mengiringi mereka, memberdeul bernyanyi layaknya itu sebuah penampilan langsung ..

“ neol chaja-ganda chu-eo-gi bonaen tinggeobel ttaranaseot-deon Neverland
keu kose nae-ga neowah parabomyeo utko isseo
nan yeongwonhan neoye piteopaen. keu shi-gane meomchun ne namja
seotul-jiman neomu sarang-haet-deon naye neo-ye-ge danyeo-ga
..”

PROK – PROK – PROOK.. “ Woooohooo.. WUOUWWW.. Hyung kau berhasil, Hyung kau diterima.. WOHOOO.. “ Prok – prok – prok .. memberdeul bersorak, mereka bertepuk tangan layaknya sebuah pertunjukan..

“Hahaha.. “ Yaegi menyudahi pelukannya, ia tertawa geli memandangi mereka yang ada didalam sana.

“Kakak Ipar.. gomawo.. sudah mau menikahi Gege ku.. “ Prok – prok – prok ..

“Hyung, eotteo?” Chanyeol mengacungkan jempolnya.

“More than great ! “ Kris ikut mengacungkan jempolnya, dan mengedipkan sebelah matanya pada memberdul.

Prok –  prok – prok .. “Noona chukkae ~ kau resmi menjadi Nyonya Wu sekarang .. “

“Semoga pernikahan kalian akan terus seperti ini.. “

“Cepat berikan kami keponakan .. “

“Yak ! Ini hanya pura – pura ! “

“Gyahahaha ah nde, sudah ada ChanSha.. “

“Hyung,  kau memang seorang namja. Kris hyung-gga meotjinne ! JJANGEYO ! JJANG ! “ PROK – PROK – PROK .. “WOHHOOOO… “ Untuk kesekian kalinya mereka kembali bertepuk tangan meriah.

“Gyahaha. Neomu gomawoyo .. jinjja gomawoyo yeorobun.. “ Yaegi tidak mampu berkata – kata lagi, selain menahan wajahnya yang merah padam karena rasa haru serta malu yang kini bercampur jadi satu, ia tak henti – hentinya mengusap pelan wajahnya sembari tetap menggenggam tangan Kris..

“Kau selamanya akan menjadi milik ku..” Kris mengusap sayang puncak kepala Yaegi.

Yaegi mengangguk pasti, “Hmm.. “ hanya senyuman yang mampu menjawab semua rasa bahagianya saat ini.

Kris membawa tubuh Yaegi agar lebih dekat dengannya, “Gomawoyo.. “  perlahan ia menuntun dagu yeoja itu dan .. CHU ~

“OMO ! “

“YAK SEHUNNA ANDWAEEE !! “ Teriakan D.o jelas terdengar ketika Kris mengecup bibir Yaegi tepat didepan mereka semua..

“HYUNG KAMI PAMIT ! LAGU NYA DIGANTI DENGAN YANG ASLI SAJA ! ANYYEONG ~ “ bip ~ seketika sambungan skype terputus..

“Eumh?” Yaegi menekan pelan dada Kris agar melepaskan bibirnya.

Mereka berdua menatap layar Ipad sesaat,  “Mereka ingin melanjutkan tidurnya.. hahaha.. “

“ neol chaja-ganda chu-eo-gi bonaen tinggeobel ttaranaseot-deon Neverland
keu kose nae-ga neowah parabomyeo utko isseo
nan yeongwonhan neoye piteopaen. keu shi-gane meomchun ne namja
seotul-jiman neomu sarang-haet-deon naye neo-ye-ge danyeo-ga
..”

Dan kini  lantunan Peterpan  kembali menggema..

“Kau menyukainya?” Kris menggenggam erat kedua tangan Yaegi.

“Hmm, neomu, jinjja, jeongmal joaheyo.. “ kali ini Yaegi yang membawa dirinya sendiri kedalam pelukan namja itu ..

“Kris-ah saranghae.. “

 

“ neol manhi kwehrobhyeot-deon jitkujeun akdang modu mu-llichyeojun giyeo-gi saengsaeng-hae
keu sunkanbu-teo neoye mameul eodko nanun giseukkaji
nae mameun hangsang kureum ta-go narat-ji
neoneun wendi shinderellaboda yeppeot-ji
gaseum ttwiike mandeun dan han saram neol neukginikka du nuni binna… “

 

“Aku bahkan lebih dari itu.. “ chup ~ Kris mengecup sayang puncak kepala Yaegi yang kini berada dalam dekapannya..

“Neomu gomawoyo, Wu Yi Fan .. “ suara Yaegi kini berubah bergetar ..

Kris yang mengetahui akan hal itu segera melepaskan pelukannya, “Hey .. kau kenapa sayang? Uljimma.. ssstt ~ hmm?” Kris menangkupkan kedua tangannya pada wajah Yaegi.

Chup ~ Yaegi mengecup lembut kedua tangan itu, ia menghirup aroma parfum Aqua yang melekat pada kedua telapak tangan Kris .. “Jangan lakukan hal seperti ini lagi.. “

“Eungg.. wae?” Kris berubah bingung menatap gadisnya itu..

Yaegi mendongak, ia menatap intense kedua bola mata Kris , “ cukup selalu berada disisiku, maka aku akan hidup dengan baik .. “

Kris tersenyum lega setelah mendengarnya, “Arasseo. Hiduplah dengan baik jika kau ingin aku terus bernafas,  algaetji?” Ia mendekatkan wajahnya hingga kedua ujung hidung mereka saling bertemu..

 

“ shikyeye taeyeob doneun sa-i eolmana tallajyeosseul-kka
neol sseonaeryeo-gan majimag han jangeul neomkyeot-jiman deo
ilgeonael yonggi-ga anna seulpeun geu-reun jiwonael keoya
uri yaegin kkeuti anil keoya.
tashi mannabol tenikka… “

 

“Eo, aku berjanji Kris-ah.. aku berjanji.. “ Yaegi mengangguk cepat.

“My Wendy I Love You.. “

“ Na do.. “

“Yaegi-ah .. “

“Nde?”

Kris membuka sebuah kotak berhiaskan pita diatasnya yang terdapat pada meja didekat mereka..

Dua buah benda yang berbeda, bermotifkan mutiara laut ..

“Igeoyo .. “ Kris pertama kali mengambil sebuah bando mutiara dari dalam kotak tersebut. Ia langsung memakaikannya pada kepala Yaegi.

Gambar

“Uh?” Yaegi meraba bando yang kini sudah tesemat sempurna pada rambutnya.

“Aku tidak bisa membawa mu ke pantai Jericho, sebagai gantinya .. bando mutiara ini, bukankah mutiara itu berasal dari lautan?”

“Hmm, nde gwenchana.. ini sangat bagus.” Yaegi tersenyum manis.

“Tapi kau lebih berharga dari ribuan mutiara yang ada disana.. “ BLUSH ~ wajah Yaegi sontak kembali memerah seperti kepiting rebus..

Kris hanya bisa tersenyum memandangi wajah polos Yaegi. Tampak ada sebuah benda lagi yang diraih oleh Kris..

“Ini  adalah aku , jangan pernah melepasnya.” Kris kini memakaikan Yaegi sebuah gelang  yang  terdapat inisial ‘F’ berhiaskan permata.

Gambar

“F?” Yaegi bertanya – tanya karena itu bukanlah inisial namanya.

“Uhm, F ..  Fan.  Wu –  Yi – Fan.  Penggalan akhir dari nama ku, sama seperti Cho Yaegi yang akan menjadi gadis terakhir dalam hidup ku.. “ BLUSH ~ lagi – lagi .. pipi Yaegi bersemu merah..

“Thanks for loving me, thanks  for this Fantastic Canada.. “ chup ~ Kris mengecup hangat kening Yaegi .. “ Tempat yang gelap ini jauh lebih indah dibandingkan Neverland, karena kau adalah Wendy ku,  Cho Yaegi.. “

HUG ~ Untuk kedua kalinya, Yaegi kembali merengkuh hangat tubuh Kris”, “Tidak mengapa jika harus terus bersembunyi, karena persembunyian ini membuat ku dapat memiliki mu.. Peterpan abadiku, Wu Yi Fan .. “

Kris mengeratkan pelukannya, ia menyandarkan dagunya beberapa saat pada puncak kepala Yaegi..

“Yaegi-ah, kajja ~ “

“Eh?” Yaegi melepaskan pelukannya, “Kajja? Kita mau pergi kemana?”

“Tentu saja Neverland..” Kris menjawab asal.

“Kris-ah, ini sudah malam.. jangan berkata  yang tidak – ti — KYA!” Yaegi spontan berteriak ketika Kris tiba – tiba menggendongnya ala bridal style.

“Kris-ah, mwoaneongeoya? Turunkan aku, aku berat.. kyaa ~ “ Yaegi mulai meronta – ronta.

“Sssttt, kau akan membangun kan seisi rumah jagi.. ttarawatjo..” tatapab Kris mulai menggoda, ia  berjalan membawa Yaegi kembali masuk ke kamar.

“Yak yak Kris-ah, disana banyak batu nanti kau akan jatuh. Yak yak kya ~ lepaskan.. “

“Kita akan pergi ke Neverland Nyonya Wu.. “

“Andwae ~ kyaa ~ Wu Yi Fan !! “

“Kita akan bersenang – senang.. “

“ANDWAE ! Aku belum selesai datang bulan ! Yak neo baboya !! KYAA ~ “

“Aku memiliki alternatif lain yang lebih menyenangkan.. kekeke“

“KYAAAAA IBUUUUU.. “

“ Tempat yang gelap ini jauh lebih indah dibandingkan Neverland, karena kau adalah Wendy ku,  Cho Yaegi .. “

–      (Your eternal Peterpan _ Wu Yi Fan) –

“ Tidak mengapa jika harus terus bersembunyi, karena persembunyian ini membuat ku dapat memiliki mu.. Peterpan abadiku, Wu Yi Fan “

–       ( Your only Wendy, Cho Yaegi) –

YaeKris Qoutes

END
Wheeew ~ Finally, author lunas bayar hutang buat liburan Wu family di Kanada yak kekeke..

Meskipun tidak sefantastik judulnya yahh mau begimana lagi? Kris kan artis, ga mungkin bisa keluar kemana – kemana bebas ama cewe lagi *kebanyakan ngik ngok -_- *

Yeorobuunnn ,, uri readerdeul, nantikan upcoming EXO SERIES nya yahhh ..  ada beberapa couple yang akan segera rilis kekeke

Banyak yang belum terungkap? Pastinya, ini kan nyambung😀

RCL please ~

Keep stay, keep health, keep hwaiting, We Are One ! Saranghaeyoooo  ~ *deep bow

I’ll comeback soon ~ bye bye ~

192 thoughts on “EXO SPECIAL SERIES – FANTASTIC CANADA CHAPTER 5 END

  1. Sebenernya udah baca dari awal, tapi biar ngga terlalu nyampah.. Saya komennya disini aja ya thor😀
    feelnya udah dapet, tapi konfliknya kurang.. Tapi kren bangetlah
    Lanjutin nulisnya
    Fightingg ??’-‘)9

  2. bkn cuma yaegi yg berubah mukax jd kepiting rebus..eon za yg baca udah kya di cat d muka pake acara senyum2 sendri low baca tingkah knyol nan romantis yaeris couple ini…
    udah gt d bumbuin pke pertengkaran sekai yg bikin eon ngakak abiz…
    d tambah nm soo rim ygd blg mirip sarimi haha itu bikin ngakak abiz…
    gomawo ff saeng chin jja daebak ^^

  3. aigoo…..sehun-ah, andwaeyo!!!! #plak
    woooaaahhhh……. FantasticBaby #nyanyibarengGD #plak
    Daebak!!! >_< Lanjooouuuuttttt………. #plak

  4. kata2 lian tajam bgt..nyakitin buat yaegi..
    Tp so sweet kejutan dr kris..neverland..
    Kyaaa..chingu jjang..ffnya daebak..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s