EXO SPECIAL SERIES ‘HanNa’ NO MORE – CHAPTER 1

1385994_461881337264445_136227669_n

EXO SPECIAL SERIES ‘HanNa’ NO MORE – CHAPTER 1

  • Authoress : Muriza a.k.a Yaegi Cho
  • Main Casts      :

– EXO Luhan | Xiao Lu | Xi Luhan

– Kim Nana | OC | as Trainee SM (fiction)

– EXO Kris | Wu Yi Fan

– Cho Yaegi | Official OC | Kris Wife

– Wu Geum Chan & Wu Geum Sha  | Official OC | Kris Children

  • Supported Casts :

–      EXO | Xiumin – Kai – Chen – Sehun – D.o – Chanyeol – Baekhyeon – Suho – Tao – Lay |

–      EXO ‘s Real Manager | Lee Seunghwan –  Heo  Jaehyuk – Noh Yong Min – Tak Young Jun  | Kim Min Wook | Im Hyunkyun

–      Xing Zhaolin | Real SM Trainee

–      Yoon Soo Hee | SM Model | Model in Wolf drama MV

–      Another BB / GB SM / Real Trainee  & OC that you’ll find on the spot later on

  • Genre              : Family –  Comedy – Friendship – Sad / Hurt / Comfort – Romance
  • Rating                         : R – Restricted
  • Length             : Chaptered

Ideas, inspiration, characterization, official cast’s name, background, and the whole of the story is MINE, belongs to me  ~ Don’t do something plagiarize or plagiarism !! Everybody know that my XONAMS/XONJIES  are smart ~ I wanna study more with all of your comments ~  Typo everywhere.  We Are One ! Enjoy the story yeorobunnn ^_^

***

Annyeong XONJI / XONAM. Jaljinaesseyo? Aku balik lagi dan kali ini bersama HaNa. Mana ni HaNa shipper? Di series kali ini mungkin bakalan ada hal – hal yang belum terkuak *eaak bahasanya* -_-

Gatau mau bilang apa lagi *plak

Ah iya, kalo baca Series ini WAJIB punya + dengerin lagu dari Band Keceh FT ISLAND AFTER LOVE yak! Wajib! Kalo ga entar dikarungin Jong In *maksa

Enjoy your  reading ^^ ~

***

OST – FT ISLAND _ AFTER LOVE

Modu da geojitmariya da geojitmariya

Its all lies. All lies

Semuanya adalah kebohongan, semua kebohongan

Noye sarangeun da geojitmariya

Your love for me was all lies

Cintamu adalah kebohongan
Itorog apeuge haeseo

You’ve hurt me so

Karena itulah aku merasa sakit seperti ini
Nal seulpeuge haeseo ulligo gan sarangijanha

You left me crying

Karena membuatku bersedih, tidakkah kau tahu cinta yang pergi dan membuatku menangis

***

“Naega eobseo —- “

“DING – DING – DING! Ya! Tidak kah kau merasa tempo mu itu sangatlah buruk? Dashi (ulangi) !”

Nana meniup poni, mengatur nafas agar emosi nya tidak memecah. Dari dua minggu sebelumnya ia masih juga belum berhasil menaikkan tempo ketika ia bernyanyi.

Saem! Bisakah aku tidur sekarang? Bahkan suara ku habis hanya untuk mengulangi bagian itu – itu saja. Lagu itu memang tidak cocok untuk ku!”

“Yak! Beraninya kau menggurui ku! Aku di bayar untuk ini. Dashi !”

Aish !” Nana berdecak kesal, ia tidak bisa melawan guru vokal yang sudah di bayar mahal oleh SM hanya untuk calon visual sepertinya.

Sesuai dengan kesepakatan, latihan vokal tambahan untuk malam ini hanya sampai pukul 9 saja. Selebihnya, Nana diperbolehkan untuk kembali ke dorm yang juga merupakan tempat trainee SM  tinggal.

Brak! Nana menutup kasar lokernya. Setelah berganti pakaian dan tak lupa earphone yang selalu tersemat di telinganya, Nana bergegas turun ke lantai dasar. Ia terbiasa untuk menggunakan tangga di malam hari, dengan alasan itu dapat membantu membakar lemak berlebih di tubunya. Yeoja itu berjalan memutar untuk menemukan tangga yang terdapat disebelah utara tempat ia berpijak saat ini.

Bibir yeoja itu ikut melantunkan bait demi bait lagu yang tengah mengalun pada kedua telinganya, ia menuruni satu persatu anak tangga dengan sesekali menirukan gerakan tarian yang sudah ia hafal diluar kepala.

Tidak sampai 10 menit, yeoja berambut sebahu itu kini sudah tiba di lantai dasar. Ia berjalan dengan santai tanpa melihat sekitarnya. Nana menyusuri lobi SM, langkahnya terhenti ketika melihat kerumunan fans yang berdiri di luar sana dengan kamera yang menggantung di leher mereka, “hufh – “ Nana meniup lagi poninya, ia bergidik kesal dan berputar arah untuk melewati pintu samping SM.

“Hoooyy Kim Nana!” seseorang meneriakkan namanya dari arah kursi lobi. Nana berbalik dan melihat beberapa member EXO disana, salah satunya adalah Sehun yang kini tengah melambai – lambaikan tangan kepadanya. “Hmm, annyeong!” Nana mengangkat tangannya tanda menyapa sembari tersenyum tipis, ia juga membungkukkan sedikit kepalanya, dan langsung berbalik pergi.

***

EXO saat ini sedang  dalam perjalanan pulang menuju dorm. Setelah EXO Showtime tayang perdana beberapa hari yang lalu, itu artinya mereka akan menjalani syuting untuk beberapa episode kedepan disela – sela jadwal mereka yang semakin hari kian padat. Ditambah dengan comeback stage  pada spesial desember  yang hanya tinggal menghitung hari saja.

“Hyung. Aku ingin ayam goreng di sudut jalan sebelum menuju dorm. Bisakan kita kesana?” Kai memajukan kepalanya ke bangku depan dan berbicara pada Yong Min manager.

“Geure.” Yong Min manager segera menepikan Van yang ia kemudikan pada sebuah restoran ayam goreng yang tekenal dengan kelegitan saus manisnya.

“Hyung. Aku ikut. Jika Ahjumma itu melihat ku, ayamnya sangat banyak. Hahaha.” Kai tertawa lepas, ia menggeser sedikit kaki Baekhyun agar ia dapat melangkah keluar.

“Hyung, aku aku juga ikut. Aku mau kentang goreng.” Luhan juga ikut turun.

“Hyung, aku — “

“Sehunni didalam saja.” Yong Min manager menyanggah cepat.

“Kau dengar Sehunni? Didalam saja.” Baekhyun mengulangi perkataan Yong Min manager dengan gaya mengejek.

“LUHAN HYUNG AKU JUGA MAU KENTANG GORENG!” Sehun berteriak ketika mereka sudah menutup pintu mobil.

“SUDAH BERAPA KALI KU KATAKAN JANGAN BERTERIAK !!” D.o sangat jengkel jika ada suara teriakan yang dapat membuat gendang telinganya pecah.

“Hey sudah – sudah! Kenapa  ribut!” Chen menengahkan.

“SHIKEURO!” Sehun & D.o menyembur Chen bersamaan.

Kini Chen memilih diam dengan wajah pasrah , “-__-“.

***

 “Selamat datang. Silahkan memilih menu yang ada.” Sapaan ramah dari pelayan restoran.

“Nde, dua paket ayam goreng dan.. Luhan, kentang gorengnya yang mana?” Yong Min manager menoleh pada Luhan.

“Ah yang biasa saja hyung.” Luhan memperhatikan sekelilingnya, meskipun ini sudah larut malam tetapi masih ada beberapa pengunjung yang terus berdatangan.

“Hyung. Kentang goreng keju itu juga enak. “ Kai berbisik pada Luhan.

Luhan menggeleng, “aku tidak suka. Kau mau?”

“Tidak. Aku tidak sanggup menghabiskannya sendiri.” Kai juga menggeleng.

Sembari menunggu paket pesanan mereka, Luhan, Kai berserta Yong Min manager hanya berdiri didepan kasir karena menunggu ayam goreng cepat saji itu tidaklah lama.

Luhan kembali mengedarkan pandangannya keseluruh isi restoran. Ini baru kali keduanya ia masuk dan membeli langsung makanan yang ada disini, biasanya manager hyunglah yang selalu membelikan untuk mereka.

“Eoh?” Luhan seperti melihat sesuatu dari meja yang terletak pada sudut restoran. Seorang yeoja dengan earphone yang melekat pada indera pendengarnya. Lebih tepatnya lagi, Luhan melihat sosok yang ia kenal cukup dekat sebelumnya, “Nana?” ucapnya dalam hati.

Tanpa sengaja dua pasang mata mereka saling bertemu, ya.. Luhan benar, itu adalah Kim Nana yang ia kenal. Beberap detik seakan mata mereka tak dapat bergeser, tetapi dalam hitungan detik berikutnya… Nana lebih dulu berpaling tanpa ekspresi sama sekali, ia menatap lurus kedepan sambil menikmati ayam goreng didepannya.

Luhan mengernyit, ia merasa ada yang salah dari sosok itu,  “kenapa dia tidak melotot pada ku? Atau.. memberikan kepalan tangannya?” Nana bersikap seakan – akan sama sekali tidak mengenal Luhan. Yeoja itu sama sekali tidak berpaling kembali pada Luhan, meskipun dapat dipastikan Nana dapat merasakan dengan ujung matanya bahwa Luhan masih memandang ke arahnya.

Mian.. suasana hati ku sedang sangat buruk. Kepalan tangan & mata ku yang melotot terlalu mahal untuk ku berikan pada mu saat ini rusa babo.

*** 

SM Trainee’s Dorm

Salju mulai berjatuhan menghiasi malam gelap. Meski masih samar – samar terlihat, tetapi sangat jelas bahwa suasana natal semakin dekat. Suasana yang selalu di nantikan oleh setiap orang, suasana  yang penuh cinta & kasih serta saling berbagi dalam indahnya desember.

Nana memandangi langit nan redup dengan mata telanjangnya. Ia mendongak begitu lama untuk mencari sesuatu yang berkerlap – kerlip diatas sana.

“Hanya ada satu.. “ senyuman manis yang sangat jarang terlihat itu tiba – tiba terpahat sempurna pada bibir merah mudanya. Nana menemukan hanya satu bintang saja. Bintang itu seperti sedang berusaha untuk mempertahankan cahayanya yang akan segera dikalahkan oleh kabut malam.

Tap! Sebuah tepukan tangan beriringan dengan derap langkah seseorang yang  datang menghampirinya, “Nana Jie ! Kau sedang apa?” seorang namja berpostur tubuh lebih tinggi dari Nana, bergariskan wajah yang oriental.

Nana memang sedikit terkejut atas kedatangannya, tetapi yeoja itu sama sekali tidak terlihat galak seperti biasanya, “kau lihat? Malam ini hanya ada satu.” Nana menunjuk arah langit terbuka. Namja yang berusia lebih muda darinya itu pun mendongak, “apakah itu Luhan ge?” namja bernama lengkap Xing Zhaolin itu  bertanya polos.

Nana menggeleng, ia melemparkan tatapan murkanya pada Zhaolin, “ out! Ara?” itu barulah Kim Nana yang sesungguhnya.

“Hahaha. Geotjimmal.. “ terdengar dari pengucapannya, Zhaolin belum terlalu fasih dalam bebahasa  Korea.

“Geumanhaeyo Olin-ah. Malam terlalu dingin untuk ku menyuruh mu tidur di luar. Geutjo?” Nada Nana seperti sedang mengancam dengan cara halus.

“Anyimnida Na Jie. Aku tidak sedang membual. Aku — “

“Berlatihlah dengan keras agar kau segera di debutkan. Bila perlu, SM akan melalukan project Boy Group lebih dulu di bandingkan Girl  Group. Aro? Hwaiting!” Nana memotong ucapan Zhaolin, ia mendaratkan telapak tangan hangatnya di bahu Zhaolin.

“Na Jiejie (kakak).. “ panggil Zhaolin lirih. Zhaolin salah satu orang terdekat Nana yang sedikitnya banyak mengetahui akan kehidupan Nana, termasuk hubungannya yang pernah terjalin seumur jagung bersama Luhan.

“Eum. Wae? Berhenti menanyakan apapun tentang itu. Kau tidak lihat? Betapa cantiknya aku? Aku Kim Nana. Niga noona (aku kakak mu). Aku akan menghajar siapapun yang berani membully mu. Algaesso? “ Nana mengangkat kepalan tangannya.

Zhaolin terkekeh pelan melihat tingkah konyol Nana, “geundaeyo jiejie.. bukankah kau — “

Lagi – lagi Nana memotong cepat, “ghopjeongmalgu. Aku — aku akan menunggu hingga kau di debutkan. Ini janji ku sebagai seorang Noona. Xing Zhaolin hwaiting! “ semangat Nana memang selalu berapi – api.

“Hmm. Jika mengingkari janji., aku akan sangat membenci mu jiejie. Na jiejie, hanya kau yang dapat memahami Korea ku yang sangat buruk.” Zhaolin menyandarkan kepalanya pada bahu Nana, kharisma dan ketampanan seorang Zhaolin akan berubah menjadi  bocah menggemaskan ketika ia sedang berada didekat Nana.

“Cih.. namja macam apa kau ini?” Nana menyenggol sedikt bahunya hingga membuat kepala Zhaolin terangkat.

“Yak jiejie!” Plak! Zhaolin memukul keras bahu Nana.

Nana memandang lurus halaman depan dorm mereka, “ jjaldeurohae (dengarkan aku)

Olin-ah. Kau bahkan  harus terluka demi sebuah mimpi. Seret mimpi mu, jangan biarkan mimpi yang menyeret mu. Jika itu terjadi kau akan kalah. Ara?” Nana memalingkan wajahnya menatap Zhaolin.

“Eo. Neomu arasseoyo Nana jiejie. Jiayou!” Zhaolin mengangguk mantap.

“JIAYOU!” Nana  berteriak keras.

“JIAYOU!” Zhaolin tak kalah bersemangat.

“XING ZHAOLIN JIAYOU! JIAYOU JIAYOU!” Nana lebih berapi – api.

“NANA JIE JIE JIAYOU! NAZHAO JIAYOU!”

“Eh? Nazhao? Mwoya?” Nana tiba – tiba mengenyit.

“Nana Zhaolin..” tukas Zhaolin polos.

“Mwo? Gyahahahaha.. “ Nana terbahak.

“JIAYOU! NAZHAO JIAYOU! “ Zhaolin kembali berteriak.

Prang! Tiba – tiba sebuah suara menginterupsi mereka dari lantai atas.

“YA! SUARA KALIAN MEMBUAT KU TULI ARAAAA!”

PRANG! TRING BRAK!

“Eoh! Minkwan hyung gyahahaha.” Zhaolin tertawa tertahan.

“Sssstt! Seulgi tidak akan bisa memasak ramyun lagi ketika ia kembali esok hari. Hahaha..” Nana ikut berbisik.

“AKU MENDENGAR APA YANG KALIAN KATAKAN!” Minkwan kembali berteriak.

“Omo! Olin-ah kajja!” Nana menarik tangan Zhaolin untuk pergi menghindar.

“Eo. Jiejie kajja! Gyahahahaha.. “

Kau bahkan  harus terluka demi sebuah mimpi. Seret mimpi mu, jangan biarkan mimpi yang menyeret mu. Jika itu terjadi kau akan kalah. Bukankah itu yang pernah kau katakan rusa babo? Kkeuronikka.. aku akan menang.

***

Hari berikutnya ..

Gangnam – SM Building

Suasana kantin sore  ini sangatlah sepi. Kantin hanya akan penuh ketika SM Town ataupun konser keluarga SM  lainnya akan segera berlangsung. Jika di hari lain, maka kantin yang terdapat beberapa orang barista itu hanya akan dihuni oleh staff  ataupun para managerdeul yang datang untuk mengurus segala keperluan anak asuh mereka.

EXO termasuk salah satu grup yang sangat sering datang ke kantin. Baik itu hanya untuk latihan tambahan, ataupun latihan rutin seperti saat sekarang dikarenakan comeback semakin dekat. Magnae Sehun melangkah masuk ke area kantin, bocah itu tampak celingukan mencari seseorang yang mungkin ia kenal untuk menemaninya menikmati pancake kenari kesukaannya.

“Sehunni!” Im manager melambai – lambaikan tangan ke arahnya. Tampak dari kejauhan beberapa staff EXO sedang duduk menikmati snack sore mereka.

“Eo hyung.. “ Sehun hanya membalas lambaian tangan staffdeul disana. Ia kini beralih mengetik sebuah pesan singkat melalui ponsel yang ia pegang.

“To : Luhan hyung

Hyung! Aku sendirian! Turun!” Bip.  Pesan terkirim.

Tak lama berselang orang yang dimaksud oleh Sehun kini muncul dan sedang berjalan menuju ke arahnya. Luhan tidak sendirian, melainkan bersama segerombolan serigala tampan lainnya.

“Aigoo.. uri magnae jajan sendirian eoh? Booo.. himnaeyo.. “ Chanyeol mengacak – ngacak rambut Sehun yang ditutupi oleh topi.

“Hyung, kenapa mereka juga — “ Sehun menunjuk pada hyungdeulnya.

“Wae? Aku juga lapar. Wae? Nafsu makan mu hilang?” Kai menyembulkan kepalanya di antara Luhan & Chanyeol.

“Eo. Neomu!” Sehun berkacak pinggang.

“Hey hey! Tuan – tuan tampan yang disana?!” suara Im manager menginterupsi peperangan yang nyaris terjadi -_-

“Eung?” memberdeul  mengerti maksud dari perkataan dari Im manager.

“Sehunni ikut hyung.. “ Xiumin menarik lengan Sehun lebih dulu.

“Jong In kajja!” Luhan memilih untuk merangkul Kai menuju deretan jajanan sore yang sudah tersaji.

Sementara duo leader sudah lebih dulu duduk dan menikmati menu pilihan mereka tanpa memperdulikan sekitar. Kris & Suho akan melupakan segalanya jika berada didepan deretan makanan seperti saat ini.

“Aku mau roti bakar!”

“Pisang ! Pisang!”

“Jangan terlalu banyak memesan. Kita akan latihan satu bagian akhir lagi.”

“Arasseo. Kris hyung aku mau dimsum!”

“Aku tidak mengatakan aku yang traktir.”

“Gyahahahaha. Byun Baekhyun himnaeyooo.. “

Saat ini kedua belas namja itu duduk pada dua buah meja yang digabungkan agar dapat menampung semua dari mereka. Sore itu, EXO berkumpul dikantin mengingatkan saat – saat menjelang mereka akan didebutkan.

“Tadi aku melihat Kyuhyun sunbaenim di atas. Mereka tidak kemari?” Suho berbicara sambil membuka penutup botol air mineralnya.

Chen menggeleng, “molla. Mereka sedang sibuk untuk album comeback. Itu benarkan?”

“Eo. Juli mendatang.. “ Kai mengangguk, ia menggerakkan sumpitnya untuk mengambil sepotong dimsum milik Baekhyun.

“Managaer hyung & staffdeul sedang membicarakan apa? Serius sekali.. “ Tao memanjangkan lehernya agar dapat melihat meja di ujung sana yang sedikit tertutup oleh dua tiang listrik EXO, Kris & Chanyeol.

“Tentu saja untuk promosi desember ini. Kau ini bagaimana!” Sehun menyahut tanpa berpaling dari potongan pancakenya.

“Sangat tidak mungkin untuk membahas pernikahan Tuan Huang Zhi Tao dan Nona Jung Ji Ah.. “ Lay mulai bereaksi.

“Xing ge! Ya!” Tao bergidik kesal.

“Eoh!” Baekhyun & Chanyeol terhenyak bersamaan menunjuk Tao.

D.o menghentikan kunyahannya, “yak yak! Kenapa begitu heboh? Bukankah aku sudah memberitahu kalian?”

“Yang benar ke arah sini.. “ Luhan mengggeser tangan Chanyeol ke arah Lay.

“Ah matna! Jung uisanim! Gyahahaha.. “ Tao baru mengingat jika Lay juga pernah memiliki hubungan dengan seorang yeoja bermarga Jung.

“Memberdeul, ini kantin. Pelankan suara kalian.. “ Suho berbisik, terkadang kepolosan dapat membuat semuanya berantakan. Itulah yang selalu harus membuat Suho berjaga – jaga sebagai seorang leader.

“Suho hyung, kau dan Nona Park akan segera menyusul Kris hyung geutji?” Baekhyun berbisik tepat pada telinga Suho, namja itu memang terbilang sangat susah di atur akhir – akhir ini.

“Goo Moon Ri shikeuro!” Tao memberikan pembelaannya terhadap Suho.

“Yak! Sssh.. awas kau!” Baekhyun mengangkat sumpitnya, ingin sekali ia memukul kepala panda itu dengan sumpit ditangannya.

“AAAA! KKAMJONG !”

“Sedikit saja. Kenapa pelit sekali?”

“TAPI ITU POTONGAN TERAKHIR!”

“Yasudah ini!”

“YAAKS! KENAPA MEMUNTAHKANNYA! KAU JOROK SEKALI!”

“Kau itu sudah cerewet, pelit!”

“AKU TIDAK TERIMA!”

“Jong In, kapan kau pindah kesitu?” Xiumin padahal jelas – jelas sudah mendudukkan Kai disampingnya, tetapi kini Kai tiba – tiba bisa berpindah duduk tepat disebelah Sehun.

“Sehunni, pelankan suara mu! Jangan sampai manager hyung datang kemari. Ssstt.. “ Chanyeol memperingatkan.

“Tapi dia jorok hyung!” Sehun masih protes.

“Tadi aku sudah mengunyahnya, tapi dia tidak mau. Yasudah aku taruh lagi.” Kai menunjuk pancake bekas kunyahannya dipiring Sehun.

“Kenapa selalu mencari gara – gara? Sudah – sudah, pesan yang lain.” Suho mulai frustasi.

“Gigi busuk. Pesankan aku juga eo? Pancake blueberry..” Kai mencolek bahu Sehun.

“Blackberry. Untuk mu hanya ada sirum kkamberry (beri hitam). “ tindih Sehun.

“Yak yak! Apa kalian mau lubang hidung kalian ku jahit eoh? Kkeurokka ? “ D.o menunjuk keduanya.

“Anyu!” Sehun & Kai memegangi lubang hidung mereka bersamaan. Lubang hidung yang dijahit untuk sementara ini adalah senjata ampuh bagi seorang ‘KyungSoo eomma’.

“Yasudah, pesan masing – masing.” Kris menyuruh keduanya untuk bangun.

Dalam waktu yang bersamaan dua orang melangkah masuk ke area kantin, dan itu membuat gerak Kai berhenti sesaat..

“Annyeonghaseyo.. “ salah seorang dari dua yeoja itu lebih dulu mengucap salam dan menyapa EXO dengan ramah.

“Ye annyeonghaseyo.. “ memberdeul juga ikut membungkukkan sedikit kepalanya sopan.

“Yoon Soo Hee-ssi, lama tidak berjumpa.” Suho  menyapa ramah.

“Ah ye. Aku memiliki sedikit keperluan disini. Jwesonghamnida menganggu waktu kalian.” Soo Hee dengan rambutnya yang tergerai kembali membungkuk sopan. Sementara itu yeoja yang pergi bersamanya kini sudah berjalan menuju meja kantin.

Nana hanya menyapa sunbaenimdeulnya itu seadanya. Tujuan ia kemari adalah untuk menikmati aneka jajanan sore yang ada.

“KIM NANA KAU KAH DISANA?” Seunghwan manager berteriak dari meja staffdeul diujung sana.

Nana yang  sedang mengambil piring pun berbalik, “ye. Annyeonghaseyo.. “ Nana membungkukkan kepalanya sopan, lalu mengacungkan jempolnya.

Soo Hee juga ikut melihat ke arah manager & staffdeul, model SM yang baru saja di debutkan itu ikut menyapa dari jauh.

“Geurom. Aku kesana dulu.” Soo Hee menunjuk arah barista.

“Nde. Selamat menikmati Yoon Soo Hee-ssi.. “ memberdeul tersenyum ramah.

“Ye. Kim Jong In-ssi do (juga), selamat menikmati.”

“Hmmppffftt! ” Kai yang baru saja meneguk jus jeruknya tiba – tiba tersedak.

Soo Hee menyunggingkan senyum dari ujung bibirnya, “aku permisi.” Yeoja itu benar – benar melangkah pergi dari hadapan memberdeul.

“Kai? Kau kenapa? Gwenchana?” Tao mengusap – ngusap punggung Kai.

“Eo. Gwenchana.. “ raut wajah Kai berubah aneh, tanpa sengaja ia menatap Soo Hee dengan ujung matanya.

“Dia sedikit misterius.. “  Chen mendesis pelan sambil menoleh  pada sosok Soo Hee sekilas.

“Luhan hyung, kajja. Aku tidak bisa membawa dua piring sekaligus.” Sehun bangun dan menarik tangan Luhan untuk memesan pancake.

Tring! Tanpa sengaaja Luhan menaruh sendoknya dengan sedikit berdentum, “eh? Naega wae?” Luhan menunjuk dirinya sendiri.

“Memangnya disana ada apa?” pertanyaan Lay terdengar tajam dengan matanya yang lebih tepat menuju pada dua hoobaedeul mereka yang baru saja berlalu, Nana & Soo Hee.

“Anyu. Geure, kajja.. “ Luhan menggeleng cepat. Seketika suasana meja memberdeul diselimuti oleh hawa canggung. Mulai dari Kai yang tersedak, hingga sendok Luhan yang berdentum pada piring makannya.

“Kenapa semuanya diam? Cepat di habiskan, kita segera kembali ke atas setelah ini.” Suara Xiumin menginterupsi, pada kenyataannya Xiumin lebih terkesan dewasa dan selalu bersikap tenang dibandingkan yang lainnya.

“Hyung. Sirupnya yang ini.. “ Sehun menuangkan sirup gula pada pancakenya.

“Nde. Sehunni, kau pegang ini. Hyung mau mengambil yang disana.. “ Luhan hendak mengambil beberapa potong kue yang berselang 3 piring dari pancake.

“Eo.” Sehun mengangguk mengiyakan.

Luhan mengambil piring kecil, ia mulai menggerakkan tangannya untuk mengambil potongan yang ia inginkan dengan alat pengambil kue yang sudah disediakan, tetapi..

Ting! Alat pengambil kue miliknya bertemu dengan alat pengambil kue yang tiba – tiba muncul didepannya. Luhan perlahan menatap seseorang yang kini juga sudah berdiri disampingnya.

“Nana-ah.. “ Luhan reflek memanggil nama  itu.

“OUT! Aku lebih dulu ingin mengambilnya. Out!” Ting! Nana mengetuk alat pengambil kue Luhan tanpa melihat pada Luhan. Melihat itu Luhan memilih untuk mengalah, ia membiarkan Nana untuk lebih dulu mengambil potongan kue yang ia inginkan. Tanpa sengaja mata Luhan mengarah pada dada Nana, ia menemukan sesuatu yang sangat ia kenal.

“Kalung.” Desisnya dalam hati.

“Out!” Nana sudah selesai mengambil potongan kue yang ia inginkan.

“Eung?” Luhan masih melihat kalung pemberiannya yang masih dipakai oleh yeoja itu.

“Tuan rusa out!”

Luhan tidak menyadari jika Nana menyuruhnya untuk memberi jalan.

“Mwo?”

“Aku mau memesan kopi disebelah sana. Apa kau mau menjadi tersangka utama jika yeoja secantik ini mati hanya karena tersedak makanan? Out!” Nana menyembur Luhan dalam satu tarikan nafas.

Mendengar perkataan Nana, Luhan menjadi ingin muntah dalam seketika. “Out out! Outtt!” Luhan memberikan jalan pada Nana tanpa henti mengatakan ‘OUT’ hingga membuat bibirnya maju beberapa senti.

“Kau yang out!” Nana merasa jalan yang diberikan Luhan terlalu sempit.

“Sudah! Aku sudah out!” Luhan memundurkan lagi satu langkahnya.

“Ya! Ku bilang out sepenuhnya! Out out!” Nana bergidik gemas.

“Sudah! Ini sudah sangat out!”

“OUT !”

“SUDAH OU — T “ Luhan berhasil menahan suaranya yang nyaris meninggi ketika menyadari memberdeul disana memperhatikannya sejak tadi.

“Luhan hyung mwoneongeoya?” memberdeul menatapnya aneh.

Luhan menggeleng cepat, melirik sekilas pada staffdeul di ujung sana. “Anyo.”

Ia tersenyum bodoh.

Nana tersenyum penuh kemenangan ketika melihat wajah Luhan yang tertekuk karena memberdeul memperhatikannya, “ sudah ku katakan. O – U – T! Kekeke.” Nana melewati Luhan dengan seringai setannya.

Luhan memperhatikan wajah Nana sejenak, “malam itu.. malam itu bukan Kim Nana. Itu sosok yang sangat dingin.” Gumamnya dalam hati.

OUT! Maksud ku OUT untuk memasang wajah yang membuat ku tidak bisa menatap mu rusa babo! Anyi, lebih tepatnya STOP! Eo, kali ini aku yang babo. Cih..

***

~ Yaegi’s Apartement ~

Sejak tadi Kris hanya berdiri didepan pintu kamar. Ia bersandar pada palang pintu memperhatikan sosok istrinya yang kini sedang melipat tumpukan kain diatas tempat tidur.

“Yaegi-ah, jika orang yang tidak mengerti dan melihat ini, mereka akan menyangka aku sedang mengusir mu.. “ Kris akhirnya membuka suara.

Yaegi tersenyum tipis tanpa berhenti melakukan aktifitasnya saat ini, “Geum Sha & Geum Chan tidak akan berpikir seperti itu tentang mu Kris-ah. Jangan khawatir.. “

“Neo jinshimnya (kau serius) ? Sungguh ingin pindah dari sini? Geundae wae Yaegi-ah ?“ Kris melangkah mendekat menuju tempat tidur.

“Dwesseoyo. Kau bisa melihat ChanSha setelah kau pulang dari SM. Jaraknya tidak begitu jauh. Samchon akan mengantar mu. Ghopjeongmalgu.”

“Cho Yaegi.. “ nada Kris terdengar frustasi.

Yaegi akhirnya berhenti melipat baju – baju yang akan ia masukkan kedalam koper besar dibawah tempat tidur, “waeyo? Aku melakukan ini sungguh bukan karena sesuatu yang tidak kau ketahui Kris-ah. Dorm kalian akan lebih sering di kunjungi banyak kamera.”

“Jangan bodoh. Mereka tidak akan tersesat hingga lantai 20. Jangan bodoh. Itu hanya acara yang memiliki jangka waktu dan akan segera berakhir.” Kris masih berdiri didepan Yaegi, ia belum bisa menerima semua ini.

“Jangan bodoh. Keberadaan ku dan ChanSha sangat mudah di curigai. Dwesseoyo. Jangan berpikir tentang diri mu sendiri. Jika ingin merahasiakannya, maka itu harus sampai akhir.” Yaegi mendadak sebal. Ia mempercepat gerakan tangannya untuk memasukkan semua baju yang akan ia bawa kelak. Yaegi memutuskan untuk tinggal disebauh rumah, dan meninggalkan apartement. Karena baginya akan terlalu beresiko untuk perkembangan EXO kedepan.

“Lalu seluruh hidup mu akan kau habiskan hanya untuk memikirkan orang lain? Babo!” Kris tetap keras kepala.

“Wu Yi Fan geumanhaeyo. Hentikan sikap kekanak – kanakan mu. Kita bukan bercerai, kau juga tetap bisa tidur dengan ku kapan pun kau mau.” Jawab Yaegi santai.

“Bicara mu seperti wanita bayaran Nyonya Wu.. “

Yaegi mendongak pada Kris dan tersenyum geli, “wae? Apakah aku pantas menjadi seperti itu?”

“Chugollae (kau sudah bosan hidup) ?”

“Hahaha. Anya. Uhm.. kau sudah makan malam?”

“Kajimma. Jangan pindah dari sini. Aku tidak setuju.” Kris masih memikirkan hal yang sama.

“Aku sudah membayar setengah uang untuk rumah itu. Halamannya cukup luas, ChanSha juga tidak akan terus terkurung didalam rumah. Pergilah kesana setelah promosi album mu selesai. Eo?”

“Kajimma.” Kris mengambil satu helai baju dari dalam koper Yaegi dan membuangnya ke atas tempat tidur.

“Ya Kris-ah!” Yaegi spontan berdiri melihat perbuatan Kris.

“Tetaplah disini. Jika memang ketahuan, itu sudah waktunya.” Kris kini mengeluarkan semua baju Yaegi dari dalam koper dan membuatnya kembali berantakan.

PLAK! Yaegi mendaratkan tangannya pada bahu Kris.

“Akh! Kenapa memukul ku!”

“Neo micheosseo? Jika semua orang tahu pernikahan mu, apa kau yang akan terluka? Lalu aku akan baik – baik saja? EOH!” Yaegi menatap Kris sengit.

Perkataan Yaegi membuat Kris tidak mampu menelan salivanya dengan baik,

“Yae –Yaegi-ah.. “

“Pernikahan ini memang tidak normal, hajiman.. pernahkah kau berpikir agar kehidupan mereka harus lebih baik dari ini? ChanSha-gga, mereka perlu udara segar setiap pagi, teman bermain, tempat bermain. Kau pernah memikirkan hal itu Kris?”

Kris reflek menatap wajah Yaegi, “jangan memanggil ku seperti itu!” Kris sangat tidak suka mendengar Yaegi memanggilnya hanya dengan  ‘Kris’ tanpa embel – embel diujungnya.

“Aku harus segera memindahkan beberapa barang esok hari. Berhenti mengusik ku.” Yaegi sudah tidak memiliki mood untuk berbicara.

“Lalu bagaimana jika kau datang bulan? Aku tidak bisa langsung berlari tanpa penyamaran ku. Cho Yaegi, aku ingin — “

“Apa kau bisa selalu berada disisi ku?” DEG! Mata Kris nyaris berkaca – kaca ketika mendengar kalimat menusuk itu. Yaegi menarik nafasnya pelan, ia perlahan mendekat pada Kris yang benar – benar membeku saat ini. Tubuh namja itu seakan mengeras, itu kalimat terbaik yang sukses membuat degup jantungnya berhenti berdetak.

Yaegi menyandarkan kepalanya perlahan didada Kris, ia mulai melingkarkan kedua tangannya pada tubuh jangkung namja itu, “mian. Akan ada Soo Rim, Oppa, & Samchon yang akan selalu melihat ku.” Yaegi tahu bahwa ia telah melukai perasaan Kris dengan perkataanya barusan.

Cukup lama Kris terdiam tanpa membalas pelukan Yaegi. Hingga akhirnya sebuah anggukan menyusul, “geure. Aku tidak akan menahan mu. Uhm.. agar ChanSha dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. “ terdengar lirih suara Kris yang berhembus hangat ditelinga Yaegi.

Yaegi perlahan merenggangkan lingakaran tangannya dan mendongak menatap wajah Kris, “apa aku baru saja menyakiti mu?”

Kris menggeleng cepat, “anyu. Apa halaman rumah itu cukup luas untuk bermain salju?” tangan Kris mengusap – ngusap lembut pucak kepala Yaegi.

“Eo. Rumah yang sangat hangat untuk natal tahun ini. Jika memungkinkan, kita akan — “

Chu – Kris menghentikan perkataan Yaegi dengan mengecup lembut bibir yeoja itu, “harus berapa kali ku katakan? Niga seonmul-ya (kau adalah hadiah untuk ku). “

Yaegi mematung sesaat, ia merasa ciuman itu terkesan dingin. Kris masih menyimpan rasa kecewa dihatinya, itulah yang ia rasakan saat ini.

“Aku mencintai mu Wu Yi Fan..” Yaegi kembali memeluk hangat namja didepannya itu, kedua matanya mulai memanas.

Kris tahu jika saat ini Pikachu nya akan segera berurai air mata. Kali ini Kris membalas pelukan Yaegi, ia mempererat rengkuhannya, “aku akan baik – baik saja. Tapi dengan satu syarat.. “ smirk Kris mulai terlihat.

Yaegi segera menyudahi pelukannya, “syarat?”

Kris mendekatkan wajahnya perlahan, “naluri sebagai seorang pria.. “ bisiknya jelas.

“Cho Yae — Ya! Auwwwhh.. aigoo.. booo.. jinjja.. auwhh.. kalian ternyata ingin berbuat mesum.. “ tiba – tiba suara cempreng seorang Kim Nana datang merusak suasana -_-

“Eoh, Nana-ah.. kkeunesseo?” Yaegi sontak menolak Kris agar menjauh dari hadapannya.

“Eo. Sudah selesai dari tadi. Aku harus pulang sekarang.” Nana berkata santai.

“Kenapa dia bisa disini?” Kris berbisik pada Yaegi.

“Aku meminta bantuannya untuk menggambar kurva. Itu tugas kuliah ku, dan Nana sangat jago dalam menggambar.” Jelas Yaegi.

“Mama.. “

“Appa.. Appa.. “ Twins Wu juga ikut terlihat, kedua malaikat kecil itu merangkak dari arah luar dan mengikuti Nana hingga kedepan pintu kamar.

Yaegi sedikit terkejut ketika melihat wajah kedua buah hatinya, “Nana-ah.. kenapa dengan wajah anak – anak ku?”

Kris yang melihat itu juga ikut tercengang, “Geum Sha, Geum Chan kenapa baju kalian jadi kotor sekali?”

“Chittaaa… moollyaaammama.. “

“Amoooshttaa..”

Nana melihat ChanSha bergantian, “ahh.. tadi aku memakan pasta coklat. Mereka terus menarik – narik rambut ku hingga aku tidak bisa berkonsentrasi. Jadi aku membagi pasta coklat ku..” tukas Nana enteng.

“Mwoya! Ya Tuhan Kim Nana apa yang kau lakukan?” Yaegi cepat – cepat berlari untuk menggendong salah satu dari Twins Wu. Melihat wajah buah hatinya yang penuh dengan noda coklat membuatnya terasa miris, “Nana-ah.. anak – anak ku belum bisa memakan makanan yang seperti itu.. “ Yaegi terlihat pasrah.

“Eo, mian. Mana aku tahu. Yaegi-ah, jika terjadi sesuatu pada mereka aku tidak akan melarikan diri. Khanda.” Nana berbalik dan melenggang santai untuk  pergi menuju keluar apartement.

“Dasar sinting.. “ Kris mendesis pelan melihat sosok Nana yang baru saja pergi.

Yaegi berbalik ke arah Kris, “Kris-ah.. eotteokhae? Bagaimana jika mereka — “

“Semoga tidak apa – apa. Itu hanya pasta coklat biasa.” Kris menggendong Geum Chan, sembari menghapus sisa – sisa pasta coklat diwajah mungil itu.

“Gyahahaha.. Yaegi-ah, mereka seperti kucing yang terkena siraman lumpur, geutjo? Kyeowo.. “ Kris justru kini tertawa geli melihat wajah ChanSha.

“Aih kau ini, kenapa tertawa! Gyahaha.. eo, mereka lucu sekali Kris-ah. Aigoo.. Kim Nana itu ada – ada saja.” Yaegi akhirnya gagal menahan tawanya dan ikut tertawa geli.

Nana membuka pintu apartement dan menutupnya kembali. “Hoaaamhh.. “ ia menguap lebar. Hari ini energi nya benar – benar terkuras habis. Setelah latihan seharian penuh, ia juga harus membantu  untuk menyelesaikan tugas kuliah chingunya itu. Nana adalah satu – satunya diantara  Yaegi, Jung Hee & Na Young yang paling jago dalam melukis ketika mereka masih berkuliah pada kampus yang sama dahulu.

Bruk – bruk – bruk! “eung?” Nana berhenti menguap, ia melihat seseorang yang sepertinya baru saja berlari dari arah pintu apartement Yaegi. Nana melihat ke belakang, tidak ada pintu apartement lain.  Letak apartement Yaegi memang yang tersudut. DEG! Mata Nana membulat lebar ketika ia menyadari akan sesuatu.

“Ya! JANGAN LARI!” Nana berlari kencang ke arah lift. Tidak sia – sia, ia berhasil menemukan sosok mencurigakan itu.

“Neo nuguya!” seorang yeoja dengan topi yang menutupi matanya itu terlihat panik  ketika Nana menahan pintu lift yang ia naiki.

“Ahhh.. sasaengdeul sudah berkembang pesat eoh? Ya! Kemarikan!” Nana segera ikut masuk kedalam lift. TING! Pintu lift pun tertutup.

“Ya! Kau siapa? Apa yang kau lakukan!” yeoja itu terus berusaha memberikan perlawanan  terhadap Nana yang masih mencoba merampas sesuatu yang di genggam olehnya.

“Kau mau menyadap apartement chingu ku eoh? Ya! Kemarikan alat itu. KEMARIKAN!” Nana meremas kuat pergelangan tangan yeoja itu, terlihat dari seragam yang berbalut blazer tebalnya, gadis itu adalah seorang pelajar.

“Ternyata Kris itu memiliki kekasih dan tinggal di apartement yang sama eo? Anhae! Tidak akan ku berikan! Yak! Sebenarnya kau itu siapa! Kyaaa lepaaasss!” yeoja itu terus memberontak, ia berusaha menyembunyikan alat penyadap yang ia genggam.

“Aish gadis busuk! KU BILANG KEMARIKAN!” Nana menarik – narik paksa kemanapun tangan gadis itu bergerak.

“Ya! Ini bukan urusan mu! LEPAS— eoh!” tanpa sengaja tangan yeoja itu menarik baju bagian bahu Nana, dimana ia menemukan sebuah pin bundar yang tersemat pada tali ransel yang Nana pakai. “SM Trainee?” DEG! “Jadi kau — “ yeoja itu semakin banyak memiliki informasi yang dapat ia sebar luaskan.

“YA! KU BILANG KEMARIKAN! CHUGEOSHIPPO! EOH!!” Nana tidak memperdulikan akan hal itu. Dia terus berusaha untuk mendapatkan alat penyadap yang ada ditangan yeoja didepannya saat ini. Alat penyadap itu akan merekam setiap pembicaraan Kris & Yaegi yang akan tersambung ke semua komplotan sasaeng lainnya.

JEPRET! Sebuah blitz kamera menyilaukan wajah Nana. Yeoja itu sempat mengambil gambar Nana dengan kamera yang menggantung dilehernya, “kau Trainee SM yang memiliki hubungan khusus dengan Kris.” Yeoja itu berusaha untuk tidak terlihat takut terhadap Nana.

“Aish! Kemarikan!” Nana kini mencoba merampas kameranya, tetapi entah bagaimana bisa..

DUK!

“Akh!” Nana meringis keras ketika sebuah hantaman mendaratka pada tulang kering tangannya. Sasaeng itu memukul tangan Nana dengan kameranya.

“LEPAS! KAU MERUSAK RENCANA KU SAJA!” tangan sasaeng  itu berhasil menekan tombol lantai 15 pada dinding lift.

“Berhenti berbuat kekacauan dan menyulitkan orang tua mu haksaeng! KEMARIKAN!” Nana masih bergelut meskipun darah segar perlahan mengucur dari tangan kanannya.

TING! Sial! Pintu lift akhirnya terbuka dilantai 15.

DEG! Yang lebih mengejutkannya lagi, mereka menemukan salah satu member EXO dihadapan mereka saat ini.

“Nana-ah.. apa yang sedang —“

“JANGAN MEMANGGIL NAMA KU!” Nana berteriak lantang ketika menyadari ia masih bergumul dengan sasaeng didepannya saat ini.

“Ahhh.. jadi nama mu Nana? Kau memiliki hubungan dengan nya? Binggo!”

JEPRET ! JEPRET! Sasaeng itu mengarahkan blitz kamera pada keduanya secara bergantian. Sementara namja didepan mereka saat ini terdiam tak dapat berbuat apapun, ini terlalu mengejutkan.

“Aish! Ya kemarikan!”

DUK! DUK! “LEPAS!” sasaeng itu terus memukuli tangan Nana hingga lebam.

Hingga.. DUK!

“AAAHH!” Nana tidak memiliki pilihan lain, ia menendang bagian lutut yeoja itu hingga tersungkur kedepan pintu lift.

Nana segera merampas kamera, alat penyadap serta tas yang dibawa oleh haksaeng itu.

KRAK! Nana menghancurkan  alat penyadap itu lebih dulu agar gelombang suara segera terputus, ia menginjakknya dengan keras.

“YA! KEMBALIKAN!” haksaeng itu berusaha untuk berdiri tetapi dengan sigap Nana lebih dulu menarik lengan namja didepannya untuk masuk kedalam lift sebelum komplotan sasaeng & security  datang membuat keributan.

“Luhan-ssi ttarawa!”

Nan eotteokhanya? Kau melihat ku meringis kesakitan rusa babo!

TBC

Yay! Finally, chapter perdana rampung😀 Eotteo? Lanjut?

Ah nde. Sekedar info kekekke.  Trainee SM yang author masukin disini adalah real😀

Kang Seulgi & Minkwan yang disebut Nana & Zhaolin diatas itu beneran Trainee SM.

Dan untuk Xing Zhaolin.. ini fotonya😀

BPNYE4ECUAAJNjI

Dia 97 Line, Trainee asal cina. Tingginya beti – beti dah ama Chanyeol kayaknya kekeke.

See u soon ^^ *deep bow*

 

162 thoughts on “EXO SPECIAL SERIES ‘HanNa’ NO MORE – CHAPTER 1

  1. Yeayyyyy akhirnya Luhan-Nana couple sekarang…. ^^ udah lama banget nunggu ini couple
    Mereka tuh kayak nya mirip ya jailnya sama menurutku -_-”
    Sesaeng kok hebat ya..?? sampe bisa masuk ke dorm EXO gitu… tapi Nana itu jagoan ya ._.v bisa gebukin sesaeng, bisa jadi body guard EXO tuh –”
    Lagian sesaeng EXO parah banget -_-” ngeri kalo denger ceritanya gituuu iiiiihhh mereka itu fans atau pyscopath?!

    Eonnie makasih request ku terpenuhiiii❤ ;33 aww seneng dehhh :** next nya jangan lama" ya😀 loveee❤

  2. kyaaaaa eomma,
    akhirnya series hanna juga eo, kyaa hanna eo hanna gyahahahaha,

    auwwhhhhh, eomma, apakah nana eonni, sebrutal itu yah, ckckckckck
    anin kalah eo,

    eungg eomma, zhaolin cakep dah, apalagi dya 97L lagi, kyaaaa brondong manis *apadeh*

    next next eomma,
    jangan pake out out lagi yak, kkkkk~
    hwaiting eomma,
    sarangheyoooo bbuing

  3. Itu ada2 aja sasaeng fans sampe ke lantainya kris..
    Smoga ga nyebar kemana2 deh,
    Nambah masalah bikin ribet aja..
    Trs itu yg ketemu di lift Luhan ??
    Asik asik..
    Luhan sama Nana balikan deh,
    Couple ini lucu bgt ^^

  4. q jadi suka karakter nana di sini..tegas,, meskipun memaksakan tapi dia teguh pendiriannya..setia kawannya itu patut di acungi jempol,,ahahahaha
    nana kau harus mendapatkan namjan yang berjiwa besar seperti… *kedip2 sama akang H ahahahah
    di tunggu cerita nana selanjutnya,, ga tau knapa baca part hanna ini dah tertarik bgt dari awal.. karakter dia bikin ga bosenn bacanya… ga mellow ahahahaha
    pokoknya kim nana is the best ahahahaha
    lucu dianya… taft orangnya,,, q sukaaaaaaaaaaaaaaa
    nanaaaaaaaaaaaaaaaaa…q ngepens sama kamu ahahahah
    tapi na… jngan lirik2 baekiq yahhh ahahahahha

    • Goo Caca Moon Ri wkwkkwwk panjang amat mak namanya -____-
      Entar jadi beda arti itu :3
      Mak mirip rorg lagi kampanye LOL. Noooh udah aku masukin akang H dinext chap. Sebenranya mau akang S, tapi gegara mak bilang lenjeh wkwkkwkw kagak jadi😀😀
      Jiaaaahhh.. entar buka fanpagenya Nana yak? Beehh Nana kagak bakal ngelirik papa beki, Nana kan ga suka jengkol ahahahahah

  5. Nana keren bgt, demi temen apapun bkal d lakuin..
    Seruntung bgt ad nana yg nemuin tu sasaeng..klo enggak..
    Aigoo..eottoke??bisa2 yaekris ketauan..blm lg luhan jg ad d stu..
    Sigh penasaran bgt ma lanjutannya..
    Jgn lama2 ne..🙂

  6. Namanya zhaolin tohh yang aku tau dia trainee sm yg tinggi bett kekekek~

    Eoh sasaeng mau eksis ni di ff eomma xD tangan nana berdarah omooo *sokkaget lulu obatin gih…

  7. Whoaaaaaaaa nana emang kereeen (•̯͡.•̯͡)
    Sasaeng fans emang nyeremin yaaa eonn :3
    Luhan sama nana balikn lagi aja eonn jangan out out gitu -,,,,,-
    Aaaah iya eonn kemarin aku nemu foto adiknya wupan “katanya” cakepnya kagak nahaaaaaaan eonn kkkkk xD
    Next chapter , next chapteeeeer~

  8. Hahaha… Akhirnya lahir juga seri yang paling aku tunggu2… Aku emang ngefans banget deh ama yang namanya Kim Nana… Tapi kasian deh, Nana terluka…😦 pokoknya next chapter cepetin yaaah…

  9. wah, akhrnya couple favoritku ada crtanya.
    nana km bringas bgt ya, haha
    itu tanganmu gpp?
    semoga mrka happy ending.
    hhm,
    olin imut, msh kecil. g pantes buat nana, hahaha
    nana sama luhan udh cocok bgt.

  10. Ping-balik: EXO SPECIAL SERIES ‘HanNa’ NO MORE – CHAPTER 2 | We Are One ! Wo Ai Kris Wu

  11. Parah bgt seorang Kim nana!

    Setelah ini Lay – Woo yeon
    hehehe
    Wah..Trainee Sm
    Calon Biasku
    hahaha

    Oh…Kai punya hub.dgn Soo hee?
    Aish..entah napa aku ga suka ma soo hee

  12. Holaaa eonni~
    Baru sempet buka wp nya eonni ehh tau tau udah langsung 2 chapter aja yg nongol hehehe
    menurutku HanNa couple ini pasangan paling absrud dr pasangan pasangan yg lain-_- udah kalo ketemu sukanya bilang out! out! hahahaha
    gilaaaa tuh sasaeng fans gebug tangan Nana sampe kek gitu!! poor Nana😦

    lanjuuuut baca chap 2 yaaa. annyeong eonni~ fighting!!^^

  13. Ping-balik: EXO SPECIAL SERIES ‘HanNa’ NO MORE – CHAPTER 3 | We Are One ! Wo Ai Kris Wu

  14. duh baru smpet buka blog ni. maklum aku lagi sbuk ujian -_-
    walah walah sasaengnya nekat bener sampe nana berdarah” gitu. lulu kenapa ga tolongin nana coba *eh
    aduh kris bener” deh, msh aja begitu wkwkwk

  15. Ping-balik: EXO SPECIAL SERIES ‘HanNa’ NO MORE – CHAPTER 4 | We Are One ! Wo Ai Kris Wu

  16. ALOHA PEOPLE.. FINALLY I’M BACK HAHAHAHA
    Kyaaaaaaaa Luhan Nana😄
    Well, baru permulaan aja Nana udh galak minta ampun wkwkwk..
    Aduh sasaengnya ngeselin banget sih errrrr ><
    Luhan juga kenapa malah nonton doang *cubit Luhan*
    Ahh iyaa, trainee SM, si Seul Gi, yg disebut Sulli ama Krystal di Radio Star, sampe bikin Kyuhyun di scolded sama orang management SM ckckckck..
    Ohh Zhaolin juga asli trainee SM? Kirain OC (maklum ga ngikutin SM Rookies XD) wkwkwk
    Zhaolin mukanya rada mirip Sehun ya :3 hehe

  17. Aigoo annyeong eonni mian baru bisa review lagi tugas menumpuk dan gak sempet buka blog nya -_- tapi seru eonn xing zhaolin nya manis ^^

  18. hello new readers here😀 dari kemarin nyari fanfic main castnya luhan akhirnya ketemu juga🙂 demen sama karakter si kim nana yang brutal😀 couple paling absurd yah cuma Hanna😀 lanjut eonni keep writing jjang🙂

  19. sekarang giliran si Luhan couple, oh bertemu kembali dengan Nana😀,,. Kak, si Nana mantan preman ya?? jago banget deh kayaknya keke–. haduh cerita agak akhirnya mulai bertemu kembali dengan Wu Family😦 hiks.hiks.. ^^

  20. Nie ff kyknya bakalan seru deh…
    ‘HanNa’,, mereka coupelnya lucu bgt.. OUT!! OUT!! hahahaha…
    eoniee,, aku dah sering baca2 ff di sini..
    tp aku g komen d sini soalnya aku g bisa.. kekeke
    karna sekarang aku dah bisa komen d sini,, aku akan selalu komen deh…🙂
    Aku next chapter nya y…🙂 Bye-Bye… #dadah sm ChanSha…

  21. aawuuuuhh nana nama kita sama tapi apakah takdir percintaan(?) kita akan sama hahaha semoga happy ending jg ya takdir cinta aku wkwks🙂 nana bener2 jd panutan aku nih hehe ohya thor mian aku komennya bolong2 ^^v author jjangeyo🙂 hwaiting!!

  22. Udah mulai k endus ny
    hmmm
    untung udah mau pindah
    chingu mianhae kalo nanti coment’a agak jarang
    aku lg ngebut
    kuotanya sekarat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s