YaeFan : Birthday Crush

1379838_10205395763237864_5777109811896385228_n

Author / Script Writer : Ulfa Muriza

Rate : M

Genre : Family,  romance,  marriage life

Happy Born day for Galaxy Fanfan ^^

Pulang kuliah jam 6 sore, buka laptop, dan tercetuslah ide abal – abal ini kkk

Semoga Yaegi & Yifan langgeng terus walopun semakin sibuk ya *aminin bareng Chansha*

For Fanfan, stay health as always. Meigeni love ya!

TYPO EVERYWHERE!

**WYF**

“Sesibuk apapun masa sekarang, tidak akan pernah menggantikan sakit dan indahnya masa lalu. Karena, kita akan selalu berada di sini”

**WYF**

Seoul _ Pukul 2 Siang

Teriknya sinar matahari membuat Yaegi enggan keluar untuk pergi makan siang bersama staff baru CN Grup yang kini sudah resmi menjadi bagian dari perusahannya. Yaegi memilih untuk menetap di ruangannya yang terbilang sederhana, karena itu hanyalah cabang dari salah satu kantor KK yang tersebar di seluruh Asia.

Yaegi kembali duduk di meja kerjanya usai menikmati panorama singkat  kota Seoul pada musim panas melalui kaca besar yang terdapat di ruangannya. Tanpa sengaja ia melirik kalender yang terdapat di sudut meja, 6 November. Ia langsung meraih cepat ponselnya dan tampak menghubungi seseorang.

“Ye, satu tiket kelas bisnis untuk pukul 4 sore.”

“ . . . . . “

“Ye, terima kasih.”

“Hufh –“ Yaegi menyandarkan punggungnya pada kursi kerjanya. Ia mengecek kembali kotak pesan pada ponselnya, bahkan membaca ulang pesan singkat yang ia kirimkan tadi malam untuk Kris.

Tiba – tiba wajah Yaegi berubah mengernyit, ia bangun dari sandarannya.

“Apa? Tidak terkirim? Aish! Pantas saja.”

Seketika wajahnya berubah panic setelah melihat dengan jelas bahwa pesan yang ia kirimkan tadi malam untuk Kris sama sekali tidak terkirim. Dengan cepat Yaegi menekan nomor Kris, dan …

“Tidak aktif?” Wajah Yaegi semakin berubah kesal ketika ia mengingat bahwa ponsel Kris tidak bisa di hubungi sejak tadi malam ia hendak mengucapkan selamat ulang tahun kepada suaminya itu. Ya, karena jadwal pertemuan penting dengan beberapa klien baru membuat Yaegi harus menetap di Seoul selama dua hari.

Yaegi kembali menempelkan ponsel ke telinganya,

“Oppa, kau di rumah?”

“Aku sedang di luar bersama Wu Sha, & Wu Chan. Kenapa?”

“Kris di rumah?”

“Kami baru saja mengantarnya ke studio rekaman. Memangnya kenapa?”

“Jadi di rumah tidak ada orang? Aku tidak bisa menghubunginya sejak tadi malam.”

“Coba tanyakan pada nona Wang, mungkin suamimu memiliki nomor yang lain.”

“Oppa!”

“Sudah dulu ya, anakmu mulai bertingkah. Bye.”

Yaegi mencampak kesal ponselnya ke atas meja. Lian selalu sukses untuk membuatnya merah padam pada saat genting seperti ini. Sejak Kris kembali sering beraktifitas di luar, komunikasi mereka kembali terhambat karena pekerjaan. Terlebih jarak Guangzhou – Seoul yang selalu harus ia tempuh, membuat keduanya hanya akan bertemu pada malam hari, lalu terlelap.

Yaegi meraih kembali ponselnya, dan mengetik sesuatu dengan cepat,

“Aku tidak suka dengan caramu!”

Ia menuruti emosinya yang sedang memuncak, dan mengirimkan pesan tersebut pada Kris. Memang benar, sudah beberapa waktu Yaegi bersabar untuk semua ini. Sejujurnya ia tidak terlalu suka jika Kris berada di ruang lingkup pekerjaan yang melibatkan banyak lawan jenis, tapi ia tidak akan pernah bisa memang melawang sang mertua untuk menghentikan semua itu.

“Biarkan dia berusaha dengan caranya sendiri. Akan banyak hal yang membuat namanya semakin buruk jika mereka mengetahui bahwa kau ada di belakang kesuksesannya kelak.”

Kata – kata Ibu Kris yang selalu membuat Yaegi kembali mengalah, dan memilih untuk diam. Rasa serba salah itu kembali membuat kekesalannya semakin memuncak.

Yaegi beranjak dari duduknya, dan sejenak menekan tombol pada sambungan telfon meja kerjanya,

“Ye, nona.”

“Tuan Park, antarkan aku ke bandara sekarang, aku menunggumu di parkiran.”

“Ye, baik. Saya mengerti.”

“Ye, terima kasih.”

Yaegi pun bergegas keluar dari ruangannya.

**WYF**

Beijing _ pukul 8 malam

Penerbangan yang tertunda selama berjam – jam membuat rasa jengah Yaegi semakin menjadi. Ia memilih untuk mengambil pemberhentian di Beijing dan pergi ke apartement Kris. Semenjak kembali di sibukkan oleh rutinitasnya, Kris menyewa sebuah apartement di tengah pusat kota Beijing, dan akan menetap di sana jika sedang memiliki jadwal yang padat.

Yaegi menekan kode kunci apartement Kris yang sudah terhafal di luar kepalanya.

Tit – tit.

Yaegi melangkah gontai menuju ruang utama apartement yang tampak gelap gulita.

“Kris –ah, kau di rumah?”

Yaegi menekan saklar lampu dan seketika cahaya pun menerangi seisi apartement itu.

“Ck!” Yaegi menaruh kotak kue ulang tahun yang ia beli ketika dalam perjalanan menuju kemari. Ia kembali merasa semua ini percuma. Hingga saat ini Kris masih juga belum mengaktifkan ponselnya.

Beberapa menit Yaegi menunggu dan berharap Kris akan datang kemari, agar mereka bisa pulang ke Guangzhou bersama, tetapi semua itu sepertinya hanya akan berujung nihil. Yaegi beranjak dari duduknya, dan memutuskan untuk langsung pulang ke Guangzhou. Persetan dengan kado atau pesta ulang tahun, jika untuk berkomunikasi saja terlalu berbelit seperti ini. Begitulah yang ada di dalam pikiran Yaegi saat itu.

**WYF**

Guangzhou _ Pukul 10 malam

Yaegi baru saja tiba di kediamannya dengan menggunakan taksi. Dengan bahasa mandarin yang ia kuasai seadanya, membuat Ibu dari dua bayi kembar itu bisa sampai ke tempat tujuannya dengan selamat.

Yaegi hanya melihat satu mobil pada pintu garasi, hanya mobil Lian yang terparkir di sana. Rasa gelisah Yaegi kembali menyeruak ketika melirik arloji pada tangannya. Kris bahkan masih hanya tinggal sebuah nama di hari ulang tahunnya sendiri.

“Baiklah, jika kau menyukai cara seperti ini. Lakukan sesukamu, aku sudah tidak peduli!” Batin Yaegi mencuat kesal.

“Aku pulang…. Geum Sha –ya, Geum Chan –ah.. oppa..”

Yaegi mengabsen satu persatu penghuni kediaman keluarga Wu, kecuali sang mertua yang saat ini sedang menetap di Kanada untuk beberapa waktu.

“Eomma…”

Peri kecil Geum Sha langsung terlihat dari balik sofa ketika mendengar suara Yaegi. Geum Sha langsung berhamburan ke  arah ibunya.

“Putrikuuu..” Yaegi mengangkat Geum Sha ke dalam gendongannya.

“Eomma sudah pulang?” Geum Sha mulai bisa berbicara meski terdengar sukar untuk dimengerti.

Yaegi mengecup sayang pipi buah hatinya itu, “di mana kakak dan pamanmu nak?”

Geum Sha menunjuk arah TV dengan telunjuknya.

“Kau sudah pulang? Kenapa tidak menghubungiku?” Lian langsung bangun dari posisi santainya ketika melihat sosok Yaegi yang tiba – tiba muncul.

“Tidak apa – apa.” Yaegi menjawab datar.

Lian melihat pada Geum Chan yang sudah terlelap sejak tadi di sampingnya, “Wu Chan sangat rewel hari ini, tapi perutnya sudah kenyang jadi dia bisa tertidur.”

Yaegi memberikan anggukan kecil, “gomawo oppa, malam ini aku akan tidur di kamar bawah bersama anak – anak.”

Lian juga mengangguk, “baiklah. Ah ya, kau tidak apa – apa jika aku tinggal sebentar? Aku memiliki janji bersama teman –temanku malam ini.”

Yaegi langsung menggeleng, “pergilah.”

“Dia masih tidak menghubungimu?” Lian dapat membaca raut wajah Yaegi.

Yaegi menggidikkan kedua bahunya, “entahlah. Biarkan saja. Oppa, bisakah kau menolongku untuk membawa Geum Chan ke kamar?”

“Hmm.”

**WYF**

                Yaegi terbangun dari tidurnya karena merasa badannya begitu lengket. Ya, ia belum sempat berganti pakaian karena menjaga Geum Sha yang ingin tidur, dan akhirnya ia pun ikut terlelap dengan pakaiannya yang masih lengkap.

Jam dinding hampir menunjukkan pukul 12 malam. Itu artinya ulang tahun Kris akan segera berakhir sebentar lagi. Yaegi mengedarkan tatapan buramnya ke seluruh sudut kamar, berharap Kris sudah berada di sana.

Perasaan Yaegi kembali berkedut ketika mengingat perkataan Lian tadi siang. Apakah Kris benar – benar akan menghabiskan hari ulang tahunnya dengan semua rekan kerjanya yang baru?

Meskipun begitu, Yaegi masih saja berulang kali mengecek ponselnya. Tetap tidak ada panggilan ataupun pesan balasan dari Kris.

Yaegi beranjak dari ranjang secara perlahan, agar ChanSha tidak terbangun. Ia berjalan menuju jendela kamar, dan sedikit menyingkap tirai jendela untuk memastikan apakah Kris sudah pulang, atau memang tidak akan pulang untuk malam ini.

Baru saja Yaegi hendak kembali menutup tirai kamarnya, sebuah cahaya mobil yang menuju garasi menahan gerakan tangannya. Yaegi menajamkan penglihatannya untuk memastikan siapa yang pulang.

Dengan cepat Yaegi keluar dari kamar usai memastikan bahwa itu adalah mobil yang di kendarai oleh Kris. Yaegi sengaja hanya berdiri di depan pintu kamar, menunggu Kris yang mungkin sedang berjalan dari garasi saat ini. Namun, hingga beberapa menit berlalu pria itu tak kunjung terlihat batang hidungnya.

Yaegi menghidupkan saklar lampu dan berjalan menuju garasi. Tidak ada orang.

“Ck, kemana dia?” wajah Yaegi kembali berubah kesal ketika sosok Kris tidak ada di sana.

Samar – samar Yaegi melihat beberapa cahaya kecil dari pintu paviliun rumahnya yang mengarah pada taman yang terletak di sisi samping kediaman keluarga Wu.

Perlahan tapi pasti, Yaegi berjalan menuju pintu paviliun. Rasa takut mulai hinggap ketika suasana malam yang larut terasa begitu senyap tanpa ada cahaya lampu yang menerangi taman.

“Kris –ah, kaukah itu? Kris –ah..”  Yaegi memanggil nama Kris setengah bergetar.

“Oh!”

Lampu taman yang tiba – tiba menyala membuat jantung Yaegi tidak lagi berdetak normal. Ia sungguh terkejut.

“Happy birthday…”

Yaegi segera berbalik ke belakangnya, ketika sebuah suara muncul tepat di belakangnya.

Sosok Kris tengah tersenyum lebar dengan kedua tangan yang terentang lebar.

Tapi Yaegi justru hanya mematung di posisinya tanpa mendekat ke sisi Kris.

“Tidak lucu.” Rasa kesalnya semakin menjadi ketika melihat Kris yang tiba – tiba muncul dengan wajah tanpa rasa bersalah sedikitpun.

Kris berjalan mendekat pada Yaegi, “jangan marah dulu.” Kris langsung menarik tangan Yaegi menuju taman.

“Surprise!” Kris setengah berteriak, sambil memperlihatkan sebuah kue ulang tahun yang terdapat pada meja bundar di sana.

Wajah Yaegi semakin tampak berubah binggung, “apa yang kau lakukan?” Yaegi masih tidak mengerti.

Kris menarik kedua bahu Yaegi agar menghadap ke arahnya, “happy birthday to me, give thanks to you my beloved wife.”

Chup ~

Satu kecupan hangat mendarat di kening Yaegi.

“Darimana saja kau?” Yaegi masih tidak tersentuh dengan sikap Kris. Rasa kesal masih membuatnya enggan untuk menyambut Kris.

Kris menarik Yaegi ke dekatnya tanpa melepaskan tangan yeoja itu, “aku tahu kau akan pulang dan melakukan semua ini. Rasanya itu terlalu bosan untuk dilewati.”

“Aku tidak suka.” Yaegi mencoba menarik tangannya dari genggaman Kris.

Namun Kris menahannya, “hei, kau kenapa? Hmm? Maaf, aku sudah membuatmu seperti ini.”

“Kau membuatku takut Kris –ah!”

“Takut atau curiga?”

Pertanyaan Kris membuat Yaegi sejenak menahan nafasnya, ia memilih untuk bungkam.

Kris menatap lekat kedua manik mata Yaegi sampai yeoja itu tidak mampu lagi membalas tatapannya.

“Aku tahu kau tidak akan melupakan hari ini. Aku sudah kembali sejak tadi sore dari agensi dan berdiam di rumah Ray. Tidak tahu kenapa, aku sangat merindukan sosok istriku dengan wajah kesalnya. Maka aku melakukan semua ini. Aku sengaja tidak mengaktifkan ponselku sejak tadi malam. Terima kasih, kau kembali dari kesibukanmu hanya karena hari ini..”

Perlahan Yaegi mencerna perkataan Kris, hingga membuatnya mengerti. Kris tidak ingin  hanya selalu menerima kado ataupun kue ulang tahun dari Yaegi. Karena bagi namja itu, kehadiran Yaegi di sisinya akan selalu menjadi sebuah kado di setiap hari yang ia lewati. Sesibuk apapun hari – hari itu, ia tahu bahwa Yaegi akan selalu mengingatnya. Begitupula dengan dirinya.

Yaegi maju selangkah ke depan Kris, dan langsung memeluk namja itu.

“Jangan seperti ini lagi, aku sungguh tidak suka.”

Tanpa ragu Kris melingkarkan kedua tangannya pada pinggang Yaegi, “aku sangat mencintaimu, tidak ada yang perlu kau takutkan.” Bisik Kris di sela – sela pelukan mereka.

“Kita sudah terlalu sibuk sekarang.”

“Aku tahu, ayo kembali membiasakan diri.”

Yaegi menyudahi pelukannya, ia kini menatap Kris dengan tatapan yang lebih tenang, “membiasakan diri untuk tidak berkomunikasi maksudmu?”

Kris mengusap sayang puncak kepala Yaegi, “membiasakan diri untuk saling mengingatkan bahwa kita juga memiliki waktu untuk bersama – sama. Hmm?”

“Hmm.” Yaegi hanya menyahut dengan dehamannya. Masih ada hal yang membuatnya sukar untuk mengiyakan perkataan Kris.

“Kau belum bisa mempercayaiku sepenuhnya.”

“Aku tidak bilang begitu.”

“Kau melihatku seperti Yaegi –ya. Apa aku mengenalmu baru satu hari kemarin?”

“Jangan seperti ini lagi.” Yaegi kehabisan kata – kata.

Kedua tangan Kris menangkup lembut wajah Yaegi, “aku mengerti. Tapi, tidak bisakah aku meniup lilinku sebelum jam 12 malam?” tatapan Kris mengacu pada kue ulang tahun yang sejak tadi masih menyala lilin di atasnya.

“Hmm, lakukanlah.”

Chu ~

Satu kecupan lembut menyentuh permukaan bibir Yaegi.

“Kurasa aku tidak perlu mengucapkan permohonan apapun, karena semuanya sudah terkabul.” Kris kembali mencium lembut bibir Yaegi dan semakin mengeratkan genggamannya.

Yaegi sesaat menyudahinya, “aku ingin semua ini tidak akan pernah berubah,”

“Tentu.” Sahut Kris setengah berbisik.

“Selamat ulang tahun suamiku..” kini senyuman Yaegi mulai terbingkai di wajah lelahnya.

Kris menempelkan dahinya ke dahi Yaegi, “aku menanti kado spesial.”

“Eung?”

“Ma-king Lo-ve” bisik Kris seduktif.

Plak! Satu tepukan mendarat pada dada Kris, “mesum!”

“Hahaha.”

 

END

 

 

38 thoughts on “YaeFan : Birthday Crush

  1. kapan kris jadi waras dan kagak mesum eon?? tapi seneng banget barusan liat foto si babeh lewat d tl terharu juga karena dia nangis pas liat video yang dibuat fans untuk support yifan.. eon selamat berhiatus.. dan tetap semangat untuk hari harimu… ^^

  2. Aih…. yaefan moment memang selalu romantis deh… aku suka kak ceritanya. tp plis deh pikiran yadongnya gk pernah berkurang selalu menambah tp gak apalah namanya juga laki2 yang normal, ya gak kak?
    Memang dalam menjalani kehidupan sepasang suami istri ataupun dalam pacaran komunikasi tetaplah nomor satu supaya hubungan yg dijalani menjadi baik tanpa ada suatu kecurigaan ataupun kecemasan. Hmmm… arraseo eonni
    Happy birthday wu yifan🙂 :-*

  3. Ahahhahahahahahaha kanggggeeeeeennnnn YaeFan :* :* (っ˘з(˘⌣˘c)

    Kangen kangen kangen
    Aaaaaakkkkhhh
    Hhhuufft,, kangen mereka masih breng2 sma exo di korea,,

    Aku ini kenapa loh,, ahahha entahlah :p

    Kangenn (⌣̩̩́_⌣̩̩̀)
    Bertahan satu kangen,, bertahan satu K.A.N.G.E.N ahahhah

    #abaikan ini eom -_-

  4. Sekarang yaegi kerjax sendiri ya..tanpa lian yg nguntit kemana mana..malahan canggihx jd pengasuh anak noh si lian hahaha

    Ohh iyaaaa…chukaeeeeee appax chansha hahaha

  5. Duh meskipun jarang ketemu tp yaekris tetep kayak dulu
    ya meskipun terpaut dgn jarak Korea china..

    AH kaka
    mian eoh gua jarang Mampir ke wp
    hahaha
    Yg fF kai aja aku masiH sampe Chapter 5 (lupa)

    Duh diawal yaegI udah Kesel tuh ma yifan

    Love
    Ya kado sPesialx ga jadi ini? Ah Yaegi eonni kgk mau
    kgk enak

  6. so sweet eon ♡ sayang Kris masih sibuk skrg, kasian Yaegi~hubungan mrk msh harus kaya dlu, sembunyi2. ditunggu fanfic eonni selanjutnyaa, semangat eon! keep writing~😊

  7. Hbd appa…senengny liat kluarga kecil ini.aplagi kmesraan YaeKris.endingny so sweet bgt….
    Smngat trus eomma nulisny….part 9 selalu dnanti.
    As always,keep health n keep writting
    Upa HWAITING…
    ♡♡♡

  8. HAAAAAAAAAH finally, i really miss yaekris moment>___< ciyus kangen sama couple ini, kangen chansa jugaa^^ ditunggu cerita2 dari yaekris plus chansa^^

  9. Hahaha seru bgt ceritanya. Kris emang mesum. Tapi mana ada sih suami yang ga mesum.gakgakgakgak. Kcuali dia ga sayang sama istrinya. tp sdkt kcwa krn ga ada momen exo nya

  10. dah lama nih gak mampir ksini lagi. Eh, ktemu ni ff, aku suka ceritanya ,,cieee yang ultah ,, dan hadiah yg dimintanya itu loh gak nyangka haha… Ok deh happy birthday buat kris oppa .. For you all the best deh ☺.. dan untuk author nya terus semangat yaa!!
    Maaf komenan geje nih ˘•˘

  11. Mau komen dikit aja.
    Bagian akhir permintaan upan yang pake bahasa inggris -2 kata penuh makna- bisa dijabarkan ga?
    Kwkwkw udah itu aja 😂😂😂

  12. huaaah jeongmal jjaaang akhirnya aku nemu lagi blog ff yg isinya nae sexy cool namja yi fan oppa !!!!!
    nae jeongmal haengbokkaeyoo

    ceritanya sweet banget
    sumpah demi apapun ya bikin tambah kangen sama uri galaxy fanfan !!

    tp tetap diteruskan yaaa eonithornim !
    sengganya ngilangin kangen sama kris ge !!
    keep writing eooon !!

  13. Hahaha…mesumnya tetep kagak ketinggalan walo perang dunia sekalipun dsar mr.galaxy ckck…awl baca udh ketar ketir kirain mo berantem lgi oh! ternyata.
    Emang ni pasangan teraneh di dunia coba ja siapa yg ultah malah dia yg bkin kejutan sendiri ada2 ja..ChanSha nongol cma dikit amiiir…
    Wat Kris met ultah*walo telat ga apa2 dh* moga sukses selalu…
    Wat authornya semangat kuliahnya n makin sukses ke depanya n cepet balik lgi nulisnya q selalu menanti karya2mu selnjutnya.”FIGHTING”.

  14. Yeay!!YaeFan muncul lg #nari2
    Kangen bgt ma cerita mereka berdua…#hugthem
    ChanSa jg😀
    D tunggu aktifnya lgi
    Fighting!!(ง’̀⌣’́)ง

  15. ahaha..
    telat bgt aq bcnya ya…
    dah lewat sebulan..
    hehehe…
    uuggghhh c kris selalu buat melted aja ni dgn sikap romantisnya…
    envy sma yaegi bs pny suami kyk kris…
    fighthing kris-a..
    ↖(^ω^)↗↖(^ω^)↗↖(^ω^)↗↖(^ω^)↗

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s