[Impromptu One-shot] YaeFan : Twins Wu The Explorer (Dad, mom we’re love you…)

hands2

 

Author : YaegiCho / @UlfaMuriza07 (Twitter | Instagram) 

Cast : Wu Yi Fan  | Kris – Cho Yaegi | OC – Twins Wu |OC

Cameo : EXO – EXO Kai – SHINee Taemin

Genre : Family, Comedy, Marriage – life

Rating :  T 

Story is mine ! Plagiat out! Siders wake up! 

TYPO IS ART !😀

Only leave your feeling, no what you think😀

Happ reading ^o^ 

 

**WYF**

“Bila bagi dunia, ayah dan ibu adalah seseorang. Tapi bagi kami, kalian adalah sebuah dunia

Dad, mom… I love you”

**WYF**

Suatu sore di kediaman keluarga Wu …

 

“Wu Geum Chan, Wu Geum Sha cepat kemari… “

“ ChanSha –ya! Kalian dengar eomma tidak?!”

Tak ada reaksi apapun dari ruang TV. Sepasang bayi kembar yang kini beranjak menjadi balita memasuki umur 3 tahun itu masih terhanyut oleh tontonan favorit mereka, Pororo.

“Ya ampun aku bisa cepat tua kalau seperti setiap hari. Ck!”

Yaegi berjalan keluar dari kamar mandi dengan dua handuk di bahunya.

“Geum Chan –ah, Geum Sha –ya. Ayo mandi dulu…”

Yaegi menghampiri putra – putrinya itu seraya berkacak pinggang. Bukan satu atau dua kali ChanSha mengabaikannya, saking sering itu terjadi, Yaegi telah menganggap itu sebagai olah raga di akhir pekan baginya saat di luar jam kantor.

“Tidak mau, tidak mau.”

Geum Sha lebih dulu memberi penolakan. Peri kecil itu menggeleng tanpa melihat pada Yaegi.

“Chan –ah, Wu Geum Chan…”

Terlebih Geum Chan. Tidak ada sepatah suara pun keluar dari pangeran kecil itu. Ia larut oleh aksi Pororo sambil melipat kedua kakinya, dengan mulut yang ternganga.

“Tidak ada yang mau ikut eomma berbelanja? Oke, bye – bye.” Yaegi pura – pura berbalik pergi.

Tetap tidak ada respon apapun. Hingga akhirnya Yaegi menggeliat frustasi. Ia berjongkok pasrah di belakang putra – putrinya.

“Eomma, appa sudah pulang?”

Tiba – tiba Geum Chan berbalik merangkak ke arahnya.

“Appa tidak akan pulang kalau kalian nakal seperti ini.” Yaegi menggerutu pelan.

“Eomma, appa ikut juga?”

Geum Chan lagi bertanya.

Yaegi hanya memandang Geum Chan datar. Rasa kesalnya kembali terkalahkan oleh tingkah menggemaskan putranya itu.

“Appa sedang sibuk bekerja. Jadi perginya sama eomma saja ya?” Yaegi mengusap puncak kepala Geum Chan.

“Untuk membeli susu ya eomma?”

Yaegi sesaat mengernyit, mencoba memahami bahasa burung Geum Chan yang semakin hari kian kaya akan kosakata.

“Iya, membeli susu.”

“Eomma, eomma, eomma …”

Kini Geum Sha ikut menghampiri sang kakak dan ibunya.

“Sha –ya, kita mandi ya nak? Uhm?” Yaegi sudah sangat risih melihat wajah dan singlet Geum Sha yang penuh bercak cokelat.

Putri kecil itu menggeleng cepat, “tidak mau. Sha tidak mau…”

Geum Sha memajukan bibir mungilnya hingga.

“Ash, ya tuhan…” Yaegi membenamkan wajahnya pada kedua lututnya yang terlipat. Ia kian mengerang frustasi, karena harus mengurus ChanSha seorang diri tanpa sang ibu mertua, dan suaminya. Memakai jasa baby sitter pun juga tidak akan mengurangi kerepotannya, karena ChanSha akan bersikap lebih brutal bila bersama orang lain yang tidak mereka kenal.

“Appa! Appa!”

Yaegi sontak mendongakkan kepalanya, saat Geum Sha berteriak menunjuk arah belakang punggungnya.

Plak!

Satu tepukan reflek mendarat pada lutut seseorang yang secara tiba – tiba sudah berada di belakangnya.

“Yah, kejutannya tidak jadi.”

Kris muncul dengan seringaian tanpa dosa.

Yaegi segera beranjak dari posisinya, berbalik pada Kris.

“Tidak jadi ke acara interview?”

Kris menggeleng, sambil mengangkat kedua buah hatinya ke dalam gendongannya.

“Diundur besok, lagipula kau sendirian kan di rumah?” Kris mengecup pipi ChanSha bergantian.

Yaegi menyibakkan poninya yang tergerai, “hmm. Mereka tidak mau mandi.”

“Jadi kalian belum mandi? Mau mandi bersama appa?”

ChanSha mengangguk bersamaan.

“Okay, let’s go! Uh, eomma mau ikut juga?”

“Ya!”

Teriakan Yaegi membuat Kris tertawa seiring membawa ChanSha menuju kamar.

1 jam berselang …

“Appa… appa ini apa? Ini… ini apa?”

“Ini gel rambut.”

“Gel rambut?”

“Iya, gel ram – hei! Wu Geum Sha jangan! Sshh, ya ampun.. itu tidak bisa di makan nak.” Kris spontan meloncat dari sisi cermin saat mendapati Geum Sha yang hendak mencicipi krim wajahnya.

“Appa… appa… turunkan Chan… appa…”

Geum Chan merengek dari atas ranjang.

“Mau turun? Kemari …”

Kris menurunkan satu persatu dari mereka ke lantai.

“Uh? Kau mau pergi ke mana?”

Perhatian Kris kembali teralihkan oleh Yaegi yang berjalan masuk ke kamar, menuju lemari pakaian.

“ChanSha akan masuk sekolah minggu depan. Jadi harus membeli per-“

“Mereka jadi masuk playgroup? Tidak berbahaya?”

Mendengar pertanyaan Kris, sontak membuat Yaegi kembali menutup lemari baju.

“Lalu harus bagaimana? Aku hanya memiliki waktu libur 2 hari dalam sebulan untuk kembali dari Korea, itu juga karena Lian oppa bersedia menggantikanku. Ibu sedang di Kanada, jadwalmu juga akan semakin tidak teratur di awal tahun.”

Yaegi menguraikan panjang lebar dengan raut wajah frustasi.

Kris ikut memutar otaknya. Ia tidak bermaksud menganggap kedua malaikat kecil sebagai penghalang dirinya dan Yaegi. Hanya saja, ia maupun Yaegi masih belum terbiasa dengan perkembangan ChanSha yang semakin hari kian menjadi super aktif itu.

“Yaegi –ya..”

“Apa?”

Kris berjalan menghampiri istrinya.

“Ini yang namanya orang tua.”

“Maksudmu?”

Alis Yaegi bertaut tak mengerti.

Perlahan Kris menggeser kedua bahu Yaegi agar lebih lurus berada di depannya.

“Sejak mereka lahir hingga sekarang, aku belum bisa menciptakan kerja sama yang baik untuk membesarkan mereka. Mian…”

Yaegi mendorong pelan Kris dari hadapannya, “kau bicara apa? Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan pekerjaanmu Kris –ah.”

“Aku akan susah bila melihat kau frustasi seperti ini Yaegi –ya.” Kris kembali maju satu langkah.

“Ani, bukan seperti itu. Mungkin aku memang terlalu emosional akhir – akhir ini. Aku juga minta maaf.”

Tiba – tiba Kris menyandarkan satu lengannya ke sisi lemari, membuat punggung Yaegi ikut bersandar pada permukaan lemari. Kris perlahan mendekatkan wajahnya dengan sedikit menunduk, “anggap saja kita sedang berpetualang.”

“Eh?” Yaegi terperangah tidak mengerti.

“Kita nikmati saja seperti saat pertama kali kita menikah. Kau mengerti maksudku kan?” Kris mengerlingkan sebelah matanya.

Yaegi spontan menolak wajah Kris ke samping kanan, “kau gila ya? Anak – anak bisa saja masuk kemari, Wu Yi Fan!”

Kris tiba – tiba terbahak tanpa alasan.

“Memangnya aku ada mengatakan apa? Cih, pikiranmu saja yang aneh.”

“Pikiranmu lebih aneh! Lihat saja, rambutmu sampai putih semua.” Yaegi menunjuk warna rambut Kris dengan tatapannya.

Kris menarik ujung hidung Yaegi gemas, “masih saja protes soal rambutku, uhm? Ini namanya terobosan baru.” Kris menyisir rambutnnya dengan jemari – jemarinya tangannya penuh percaya diri.

Yaegi sesaat memutar bola matanya, ia tidak habis pikir terhadap sikap Kris yang tidak pernah berubah itu.

“Minggir, aku harus pergi berbelanja sekarang.”

Kris sama sekali tidak menggeser posisinya.

“Suruh manajerku saja untuk membelinya, uhm? Ayolah, ini waktu liburan kita Pikachu.”

“Benarkah? Bisa seperti itu?” Yaegi terlihat setengah antusias.

Kris mengangguk enteng, “hmm. Berikan listnya, nanti aku akan mengirimkan padanya.”

“ANDWAEEEEE! KAI HYUNG, KAI HYUNG!”

“BARBIEKU! BARBIE!!”

Kris dan Yaegi sama – sama terlonjak kaget karena teriakan dari luar kamar.

“Haaaa… appa… hiks… Barbie, Geum Sha Barbie appa…”

Geum Sha terduduk di belakang Geum Chan yang berdiri tepat di depan TV.

“Chan apakan adikmu, nak?”

Kris mengangkat Geum Sha dari gendongannya.

“Hyung, hyung ini…” Geum Chan mengetuk – ngetuk layar TV dengan tangan mungilnya seraya menunjuk seseorang yang terlihat di layar TV.

Yaegi yang juga melihat itu, hanya bisa menggeleng tak percaya.

“Geum Chan senang sekali dengan Kai.”

“Itu acara apa?” Kris ikut melihat layar TV.

Yaegi sedikit menyipitkan matanya ke layar kaca, “Gayo Daejun ya kalau tidak salah? Iya, sepertinya. Woah, Kai dan Taemin…”

“Kai menunggu sangat lama untuk kolaborasi itu.” Kris menimpali.

“Appa! Appa! Kai hyung, Kai hyung…” Geum Chan berteriak bersemangat.

Kris ikut duduk di depan TV, bersama Yaegi sembari terus mengusap punggung Geum Sha agar peri kecil itu tidak merengek lagi.

“Iya, Kai hyung. Chan suka sekali ya dengan hyung itu? Chan ada bertemu Kai hyung ketika di Korea, hmm?”

“Aku sudah jarang ke SM. Dorm mereka juga lebih sering kosong karena persiapan untuk comeback.” Yaegi mewakili Geum Chan untuk menjawab sang appa.

Kris mengangguk pelan, “Zhaolin jadi bergabung menjadi sub unit?”

Yaegi menggedikkan kedua bahunya, “aku tidak tahu. Siapa yang memberitahumu?”

“Aku melihat beritanya di internet.” Sahut Kris datar.

“Ahh, sampai lupa. Minggu depan, hari pertunangannya Soorim dan Suho.”

“Sungguh?” Kris terbelalak tak percaya.

Yaegi mengangguk mantap, “hmm. Barusan aku melihat di akun IG-nya Soorim.”

“Mereka sudah go public?” kedua mata Kris semakin membulat sempurna.

Yaegi mengibaskan tangannya cepat, “eyyh! Tentu tidak. Dia hanya memposting kata – kata seperti itu saja.”

“Ahh, kupikir seperti itu …”

Yaegi merapikan rambut Geum Sha yang duduk masih duduk di pangkuan Kris.

“Kenapa tidak coba menghubungi Suho oppa, atau yang lain? Mungkin mereka merasakan hal yang sama denganmu.”

Kris meraih ponselnya, “sudah. Ketika acara MAMA kemarin. Aku mengirimkan ucapan selamat pada Kyungsoo, tapi tidak dibalas.”

“Mungkin dia sudah tidur.” Yaegi mensugestikan.

“Entahlah, mungkin mereka masih –“

“Hei, jangan berpikir buruk seperti itu.” Yaegi memotong cepat kalimat Kris.

Kris berusaha untuk menarik lengkungan bibirnya.

“Hmm, ya aku – Yak! Wu Geum Chan!”

Kris spontan bangun dari duduknya tanpa mengingat Geum Sha yang masih duduk di pangkuannya karena aksi Geum Chan yang sangat mengejutkan.

“Omo! Wu Geum Chan andwae!”

Yaegi merangkak cepat menuju Geum Chan yang hendak menarik kawat – kawat TV yang entah bagaimana caranya ia sudah berada di atas buffet TV.

“Hah!”

Kris dan Yaegi sama – sama menghela nafas berat. Mereka kembali terduduk pasrah setelah mengamankan kedua buah hati mereka.

“Ya ampun, jantungku hampir copot. Jangan seperti itu lagi, mengerti? Geum Chan bisa tersetrum, mengerti?” Kris memegang kedua tangan Geum Chan yang hanya menunduk tak berani menatapnya.

“Eomma.. nyam – nyam.. eomma…”

Suara Geum Sha mengalihkan fokus Yaegi.

“Nyam – nyam?” Yaegi melirik jam dinding. Wajar saja, ternyata sudah memasuki pukul 7. Itu artinya ia harus segera menyiapkan makan malam.

“Kris –ah, aku ke dapur. Kau awasi mereka ya? Jangan tidur, uh?” Yaegi beranjak dari depan TV.

Kris mendongak sesaat, “kau mau masak apa? Jangan gampang saja, aku tidak yakin bila harus mengawasi mereka sendirian.”

Perkataan Kris membuat Yaegi melengos semakin pasrah.

“Kubilang juga apakan? Dua anakmu ini mengalahkan Dora the Explorer.”

“Hahaha.” Kris sontak terbahak.

“Twins Wu the explorer begitu? Haha!”

***

Sembari Yaegi menyiapkan makan malam, sesekali ia mengecek ke arah ruang tengah kediaman mereka. Sekedar memastikan bahwa Kris tidak tertidur dan tetap mengawasi dua titisan negara api mereka, ChanSha.

“ChanSha appa masih di sana kan?”

Yaegi sengaja meninggikan intonasi suaranya ketika melihat Kris mulai mengambil ancang – ancang di atas sofa.

“Neeeeee…”

Suara serak Kris yang terdengar malas, membuat Yaegi terkekeh geli.

“Appa, appa buatkan ini… appaaaa!”

“Ini? Appa tidak tahu caranya Chan. Minta tolong eomma nanti ya?”

“Ahhh shireo shireo… hik.. shireotagu!”

Kris memandang ke arah dapur dengan wajah putus asanya.

“Sebentar lagi siap, bersabarlah.” Yaegi mengisyaratkan pada Kris dengan mengangkat telapak tangannya.

Beberapa menit kemudian …

“Nyam – nyam…”

“Yum .. yum .. yum.. “

Yaegi dan Kris memandang Geum Chan dan Geum Sha bergantian yang sedang menyantap makan malam mereka.

Kris meneguk segelas air putih, untuk menghilangkan sedikit rasa penatnya.

“Makannya pelan – pelan nak..” Yaegi mendekatkan lagi piring Geum Sha ke sisi peri kecil itu.

Kris masih tidak berkomentar apapun. Ia menopang dagu dengan satu tangannya, seperti nyaris tak berkedip.

“Cepatlah besar, lalu memijat appa setiap hari…” Kris menggumam pelan.

Yaegi mengusap punggung Kris, seraya menahan tawanya.

“Kau kenapa tuan Wu?” Yaegi berpura – pura tidak mengerti.

Kris mengubah posisi duduknya. Kini ia melipat kedua tangan di atas meja, lalu menenggelamkan wajahnya di sana.

“Sepertinya aku terlihat sangat patuh ketika masih kecil.” Erangnya pelan.

Yaegi ikut berpikir demikian.

“Hmm, kata bibi aku juga tidak nakal saat kecil.”

Ting – ting – TRING!

“Sshhh, jangan seperti itu nak.”

Yaegi bergidik frustasi saat Geum Sha mengetukkan sendok ke permukaan meja.

“Kyaaahak…!”

Peri kecil itu justru tertawa melihat kepanikan sang ibu.

“Sudah selesai makannya? Ayo, ikut appa menggosok gigi.”

Kris beranjak dari kursi makan.

“Shireooooo…” Geum Chan menggeleng dengan mulut yang masih penuh.

“Shireo, no way, andwae, go away, nyam – nyam, adakah kata – kata lain yang lebih manis nak?”

Kris melafalkan satu persatu kosakata yang selalu terucap dari bibir mungil Geum Chan dan Geum Sha.

Melihat wajah Kris yang semakin tertekuk pasrah, mengundah rasa geli tersendiri bagi Yaegi.

“Chan –ah, Sha –ya… kalian tahu apa penyebab rambut appa menjadi uban semuanya?”

“Ya! Ya! Ya! Kenapa membahas rambut lagi?!”

Tawa Yaegi akhirnya memecah.

“Kenapa kau jadi marah – marah? Aku kan bertanya pada mereka. Eihh…”

Kris berdecak kesal, ia langsung mengangkat Geum Chan dari kursi makan.

“Bawa Geum Sha juga setelah ini.” Kris lebih dulu berjalan ke kamar mandi.

“Neeeee…”

***

Tanpa terasa, waktu sudah memasuki pukul 9 malam. Suasana kediaman keluarga Wu mulai beranjak sepi dari aktifitas Twins Wu.

Dua balita sehat itu kini telah berada di gendongan orang tua mereka masing – masing. Geum Chan bersama Kris, dan Geum Sha bersama sang ibu.

“Ssstt.. ssstt.. Yaegi –ya, tolong buka pintunya.” Kris berbisik pada Yaegi untuk meraih knop pintu kamar ChanSha, karena ia begitu kerepotan dengan Geum Chan dan boneka besar milik pangeran kecilnya itu.

“Geum Sha juga sudah tidur?”

“Uhm, sudah juga.”

Perlahan Kris lebih dulu menidurkan Geum Chan ke atas tempat tidur, disusul Yaegi juga ikut meletakkan putri kecilnya di tempat tidur yang terpisah dengan sang kakak.

Kecupan selamat malam dari sang ayah mendarat lembut pada kening dan dua pipi Geum Chan.

“Tumbuhlah menjadi anak yang baik, laki – laki yang tampan, pria mapan, patuh pada ayah, menyayangi ibu, dan melindungi adik perempuanmu. Mengerti? Daddy, love ya Chan.” Bisik Kris lembut pada salah satu telinga Geum Chan. Ia selalu menggunakan bahasa mandarinnya.

Kini Kris beralih pada peri kecilnya yang cantik, Geum Sha. Ia juga melakukan ritual yang sama.

Mengusap lembut puncak Geum Sha perlahan, lalu mendaratkan kecupan lembut pada dahi dan dua pipi gempal putrinya.

“Jadilah gadis yang baik hati seperti ibumu, disukai banyak orang seperti ayah, jadi anak yang pintar, juga patuh pada ayah ibu dan kakakmu. Mengerti? My only princess good night.”

Kris sesaat berdiri, menunggu Yaegi merapikan selimut kedua buah hatinya.

“Akhirnya.” Yaegi datang mendekat ke arahnya.

Kris merangkul bahu Yaegi santai, “mereka luar biasa.” Kris menggeleng tidak percaya.

Yaegi melingkarkan kedua tangannya pada pinggang Kris, sembari menyandarkan kepalanya pada bahu pria itu.

“Hmm, semoga mereka terus tumbuh dan sehat.” Tukas Yaegi dengan suara setengah berbisik.

Satu kecupan mendarat cepat pada puncak kepala Yaegi.

“Ayo, kita istirahat.”

Yaegi sesaat mendongak menatap Kris, “tapi kita belum makan –“

Satu kecupan kilat menyentuh permukaan bibir Yaegi.

Yaegi terlonjak pelan, ia spontan memukul dada pria bermarga Wu di dekatnya itu.

“Hei, kalau mereka bangun bagaimana?!”

Kris hanya tersenyum lebar melihat ekspresi Yaegi.

“Ayo, mataku sudah berat sekali.” Kris merangkul Yaegi keluar dari kamar Twins Wu.

“Eits, jangan lupa lampunya.”

Langkah Yaegi tertahan sejenak.

Tangan Kris mengarah langsung pada saklar di dekatnya.

“Good night angels the explorer …”

Tit.

_FIN_

 

Hai hai😀

Wu Fams muncul dengan cerita singkatnya mereka😀

Ini hanya one shot nya kehidupan Kris di balik layar piano dan biola *eaaaaa

Yah, namanya juga udah punya anak. Pasti ada saat – saatnya frustasi karena kebadungan mereka, mana pada gembul – gembul -_-

Emm… sebenarnya secara ga langsung, dari FF ini pengen bilang kalo.. begitulah kasih sayang orang tua kita. Senakal apapun masa kecil kita, sejengkel apapun mereka, tapi ga akan pernah mengikis kasih sayang mereka. *hugayahmama* T_T

Overall, cerita ini muncul gitu alias impromptu alias gada persiapan apapunnnn  plusssss  tetiba kangen sama Fanfan T_T

See ya in next stories Xonji/Xonam *XOXO*

Love ya all!

 

 

 

40 thoughts on “[Impromptu One-shot] YaeFan : Twins Wu The Explorer (Dad, mom we’re love you…)

  1. akhirnyaa di post jugak epep keluarga yaefan🙂 ChanSha udah besar, tapi agak badung kasian yaefan kerepotan
    kak upaaa kereeen deh pokoknyaa😀 ditunggu ya epep kakak selanjutnya, hwaiting!! ^^*

  2. Antengggggggg banget keluarga ini ya..dua anak it mkin cerewet aj mulutx kyx to bikin gemessss ya haahaa
    Suka banget moment yg ad chanshax begini

  3. wah..baru tau kalo eonni bikin oneshoot..gak liat notif di email jadi gak tau..uhm..aku jg kangen sama fanfan eonni..seneng ngeliat dia sibuk skrg..setidaknya dia masih bs sukses walaupun skrg cuma sendiri..ngerasa kurang sih karna biasanya kalo diairport ada 12 foto preview eh skrg cma 1..ditunggu ya eonni ff selanjutnya..apalagi katanya Suho-Soorim mau tunangan..keep writing eonni! hiatusnya udahan aja yaaa?😀 eonni fighting! ^^

  4. Cieeeee yang rujuk lagi ciyeeee yg mesra2an lagi /colek ketiak upan/ 😂😂😂😂
    Kaget pas dibilang ff update. Pantesan td malam qe bilang kangen upan. Rupanya abis mesra2an yaaaa 😆😆😆😆
    Enaklah yaa udh bs jamah2an sama ChanSha dan upan. Jangan selingkuh2 lagi makanya 😂😂😂😩
    Kurang apalagi upan tu, udh keren kece tinggi pengertian ganteng boren penyayang bijaksana dan ga mudah sombong lagi 😂😂😂😂
    Lupakan yg dikampung sebelah kembalilah padanya sang naga yg telah beruban 😭😭😭😭
    Chan ga habis2 yaa heboh kalo liat Jongin. Kayaknya kalo liat KaiShi nikah, bs2 Chan ngambek sama gue 😷😷😷😷
    Makin lasak duobola2bule ini ya ckckck
    SuSoo mau tunangan? Sihiiiiiyyy,
    Enaklah ya Suho udah ada Soorim udh ga jablay lagi 💏
    Sekali lagi selamat atas rujuknya ya Pong. Baik2 sama suami 😂😂😂

  5. Akhirnya kau kembali dengan ceritamu yang hebat seperti biasanya Eonni ^^ cuz I really missed your fanfiction. So, welcome back Eonni, I look forward to you another interesting story and a happy new year Eonni ^_^

  6. Wah…q yg komen pertama 😄
    kangen sma yaekris….tingkahnya chansa
    good thor 👍
    Btw…ini prtama klinya q komen d wp ini stelah skian lama baca ff.nya..sejak q suka sma kris thun kmaren gra2 dy kluar dri exo (maaf fans exo) wktu itu dy mnarik prhatianku krna kasusnya dn buat q liat dia dmnw..jdi sukanya bukn smata2 krna kluar dri exo. Tpi lbih kpada krna q d cekokin britanya dy tiap hari 😁
    mian thor…✌ krna bru komen skarang

  7. Akhirnya eonniiiii sudah kutunggu ffnya dan skrg akhirnya munculll :3
    Ahh..jadi kangen galaxy eon pas bagian geum chan liat kai😦 jd inget pas msh ot12 ffny eonni si twins wu sering main sm member exo😦 ahh kangennnn
    Lanjut yaa eon😉

  8. Wuuuaaa akhirnya muncyl juga wu fams…rindu akan kebersamaam mereka…tu twins wu gak ada yg protes soal rambut appanya yg aneh itu??kekkee
    ChanSa makin aktif aja…geum chan jd fanboynya kai ni..ahahha

  9. Anyeong..author…
    Kenapa lama..?
    Thor..kelanjutan ffx kkamjong gmana?kok ga’ ada kabar beritax lagi sih…qt para raedersx author pada penasarn bingitz…
    Jeballl…dilanjut dong adik cho…biar qt bacax ga’ setengah2 gtu…jadi SEMANGAT ya adik cho..tlong di lanjut ff bang kai ya…tq.

  10. kangen ..
    kangen banget sama fan fan ya tuhan
    entah seharusnya aku seneng tapi aku malah nangis gini .
    huaaaaa
    please olease erus update yaa
    dnegan baca ff km aku ngerasa kalo fan fan masih baik baik aja
    neomu gmawooo kamu masih inget sm fan fan

    keeo writing !

  11. pertamanya Kaget waktu tau udah ada ff baru disiini tapi langsung girang setelah itu xD baru baca sekarang dan seperti biasa ff nya bagus🙂 tapi masih shock karna Chansa dah gede :’D bisa dikecilin lagi gak/? #plakk
    jangan lama lama posting ff selanjutnya ya eonn ^_^

  12. Aaahh…ChanShaaa….Kangeeen dh ma kalian YaeFan jga…psti skrang udh gede ya tngkahnya pda badung ya hehehe…makin gemes dh..kangen jg dh ma authornya apa kbarnya???.smoga mkin sukses ya!.

  13. beneran eonn si suho mau tungangan?
    kyaaaaaaaaaaaaaa gak sabar :3, eonn kapan ff nya si jongin dilanjut?,-
    nunggunya sampe karatan wkwkw

  14. Q jg kangen fanfan makanya pas mampir d wp ini trs ada cerita wu fams q seneng bgt😀
    G kebayang gmn skrg chansa~ jd pengen punya adek yg gembul2 kyk mereka😀
    Dan rambut uban kris keren bgt~ dia tambah mirip tokoh manga yg selalu kece badai kkk
    Kangen OT12 jg ㅠㅠㅠㅠ
    Selalu d tunggu karya2nya😀
    Fighting!!

  15. Baru baca masa -__-
    Jadi kangen fanfan lagi hweee TT_TT
    Masa kyungsoo sejahat itu nggak dibales?
    Chansa cepet gede yak supaya appa mu ada yg mijit kkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s